Sinopsis Film Pembantaian Dukun Santet, Diangkat dari Thread Viral

17 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta Film horor Indonesia kini semakin menjanjikan, dengan berbagai karya yang berhasil menarik perhatian penonton lokal maupun internasional. Salah satu film yang tengah menjadi sorotan adalah 'Pembantaian Dukun Santet', yang dijadwalkan tayang pada 8 Mei 2025. Film ini disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dan diproduksi oleh MD Pictures. Dengan latar belakang yang diangkat dari tragedi pembantaian, film ini berani mengeksplorasi tema yang sensitif dan penuh kontroversi.

Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap film horor, 'Pembantaian Dukun Santet' menawarkan lebih dari sekadar ketegangan. Kisahnya yang diadaptasi dari thread viral di Twitter oleh Jeropoint, menggabungkan elemen horor dengan realita sosial yang menyentuh. Dalam film ini, penonton akan dibawa menyelami teror yang terjadi di sebuah pesantren, yang menjadi latar belakang dari pembunuhan warga yang dituduh sebagai dukun santet. Hal ini tentu saja menimbulkan pertanyaan tentang etika dalam penggambaran tragedi nyata di layar lebar.

Film ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi bahan diskusi yang panas di kalangan masyarakat. Beberapa pihak mempertanyakan apakah penggambaran tragedi tersebut dapat dianggap sebagai eksploitasi ataukah penghormatan terhadap sejarah dan trauma yang dialami oleh para korban dan keluarga mereka. Dengan adanya film ini, kita dihadapkan pada dilema antara menikmati sebuah karya seni dan menghormati memori kelam yang menyertainya. Berikut Liputan6.com ulas, Sabtu (05/04/2025). 

Film legenda horor, Si Manis Jembatan Ancol akan segera tayang kembali di bioskop dalam format baru. Kali ini sosok Maryam akan diperankan oleh Indah Permatasari.

Sinopsis Film Pembantaian Dukun Santet

'Pembantaian Dukun Santet' mengisahkan tentang tragedi yang diangkat dari thread Jeropoint, di mana sekelompok warga melakukan tindakan brutal terhadap orang-orang yang dituduh sebagai dukun santet. Dalam film ini, penonton akan diajak untuk merasakan ketegangan dan ketakutan yang dialami oleh para karakter saat mereka berhadapan dengan teror yang melanda pesantren. Cerita ini berfokus pada bagaimana stigma terhadap dukun santet membawa dampak yang mengerikan bagi masyarakat, serta bagaimana ketidakadilan dapat berujung pada kekerasan yang tak terbayangkan.

Deretan Pemain dan Sutradara

Film 'Pembantaian Dukun Santet' dipimpin oleh sutradara berbakat Azhar Kinoi Lubis, yang dikenal dengan kemampuannya menyajikan cerita yang mendalam dan menegangkan. Dalam film ini, sejumlah aktor berbakat turut ambil bagian, di antaranya Kevin Ardilova, Aurora Ribero, Kaneishia Yusuf, Iqbal Sulaiman, Siti Aziizah Chairunnisa, Sasya Anastaysa, Teuku Rifnu Wikana, Ariyo Wahab, Totos Rasiti, Annisa Hertami, Pritt Timothy, dan Sapta Taliwang. Kehadiran para aktor ini diharapkan dapat membawa nuansa yang autentik dan mendalam dalam penggambaran karakter-karakter yang terlibat dalam tragedi tersebut.

Proses pembuatan film ini tidak lepas dari tantangan, mengingat tema yang diangkat sangat sensitif. Tim produksi harus memastikan bahwa mereka dapat menyampaikan cerita dengan cara yang menghormati para korban dan keluarga mereka, sekaligus menarik perhatian penonton. Penelitian mendalam mengenai peristiwa nyata tersebut juga dilakukan untuk memberikan konteks yang lebih kuat dalam cerita.

Memicu Perdebatan 

Film ini telah memicu perdebatan di kalangan masyarakat, terutama terkait dengan etika penggambaran tragedi nyata di layar lebar. Beberapa orang merasa bahwa film ini dapat memicu re-traumatisasi bagi mereka yang terlibat dalam peristiwa tersebut, sementara yang lain berpendapat bahwa penting untuk mengingat dan merenungkan sejarah kelam ini agar tidak terulang kembali. Dengan demikian, 'Pembantaian Dukun Santet' tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga menjadi pengingat akan dampak dari stigma dan kekerasan dalam masyarakat.

Tanggal Tayang Film Pembantaian Dukun Santet

Film 'Pembantaian Dukun Santet' dijadwalkan tayang di bioskop pada tanggal 8 Mei 2025. Tanggal ini sudah dinanti-nantikan oleh banyak penonton yang penasaran dengan bagaimana film ini akan mengadaptasi tragedi nyata menjadi sebuah karya seni. Dengan genre horor yang kental, film ini diharapkan mampu memberikan pengalaman menegangkan sekaligus menggugah kesadaran penonton tentang isu-isu sosial yang relevan.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |