Liputan6.com, Jakarta Netflix Indonesia kembali membuat kehebohan di media sosial lewat unggahan bernuansa drama Korea yang dikemas dengan cara unik dan penuh parodi. Gaya penyampaian yang khas dan menyentuh hati membuat postingan ini cepat viral, meskipun isinya sepenuhnya bersifat fiktif dan parodikal.
Dalam unggahan terbarunya, Netflix Indonesia menampilkan poster keluarga Gwan-sik dan Oh Ae-sun dari drama WHEN LIFE GIVES YOU TANGERINES yang tampak sedang mengucapkan terima kasih atas donasi yang diberikan. Narasi yang digunakan menyerupai kampanye donasi sungguhan, lengkap dengan sentuhan emosional khas drama Korea.
Warganet pun langsung membanjiri kolom komentar dengan respon lucu dan dramatis. Mereka ikut larut dalam suasana seolah benar-benar berdonasi untuk keluarga dalam drama, memperlihatkan betapa kuatnya efek storytelling dan pendekatan jenaka yang dilakukan oleh Netflix Indonesia.
Berterima Kasih Atas Donasi yang Diberikan
Setelah sebelumnya mengunggah ajakan donasi fiktif untuk pasangan karakter Gwan-sik dan Oh Ae-sun, Netflix Indonesia kembali hadir dengan unggahan penuh kehangatan dan tawa. Kali ini, akun resmi tersebut membagikan poster yang memperlihatkan ekspresi keluarga kecil tersebut dengan ucapan terima kasih yang menyentuh dan penuh satire.
Untuk menambah nuansa dramatis dan komikal, caption unggahan tersebut menuliskan, "Berkat warga Netflix, beban Gwan-sik & Ae-sun bisa terasa lebih ringan. Terima kasih untuk semua dukungan, warga!" Kalimat ini membaurkan humor dan empati, ciri khas konten-konten viral dari Netflix Indonesia yang sering mengangkat sisi emosional dengan cara yang tak biasa.
Komentar Lucu Dari Netizen
Unggahan itu langsung disambut meriah oleh netizen Indonesia, yang terkenal dengan kreativitasnya dalam mengolah humor. Mereka berbondong-bondong membalas unggahan tersebut dengan komentar-komentar lucu dan satir, seolah mereka benar-benar mengikuti kampanye donasi untuk keluarga Gwan-sik.
Salah satu komentar berbunyi, "Alhamdulillaahh semoga bermanfaat yaa, sehat2 pak Gwansik dan bu Aesun," yang ditulis dengan penuh kepedulian, meski konteksnya adalah fiksi. Kepekaan netizen terhadap nuansa komedi dan emosi berhasil menjadikan interaksi ini sebagai bagian dari hiburan itu sendiri.
Masih Ada yang Ingin Berdonasi
Tak sedikit netizen yang menyebut masih ingin berdonasi untuk keluarga fiktif ini, meskipun kampanye tersebut jelas hanya parodi. Bentuk bantuannya pun tidak biasa, mulai dari kue khas Lebaran hingga air mata akibat menonton episode terakhir drama tersebut.
Salah satu komentar berbunyi, "Min aku mau donasi kue nastar... masih bisa ga?" sementara komentar lain menambahkan, "Alhamdulillah ikut memberikan donasi berupa air mata d episode terakhir." Reaksi-reaksi ini memperlihatkan bagaimana warganet Indonesia bisa menikmati lelucon dengan empati yang tetap terasa tulus.
Donatur Minta Pelukan Dari Menantu Oh Ae-Sun
Sebagian netizen bahkan melangkah lebih jauh dengan menambahkan permintaan yang kocak bagi para donatur. Mereka menyebut bahwa siapa pun yang berdonasi seharusnya berhak mendapatkan pelukan dari menantu Oh Ae-sun sebagai bentuk terima kasih yang lebih personal.
"Setiap donatur berhak mendapat pelukan dari mantunya Ae-sun ga min?" tulis salah satu komentar yang dengan cepat mendapatkan banyak tanda suka dan balasan lucu lainnya.
Netizen Indonesia Paling Gercep Soal Donasi
Respons cepat dan spontan dari netizen Indonesia terhadap unggahan tersebut menunjukkan betapa mereka selalu siap merespons topik-topik yang mengundang tawa dan empati. Bahkan dalam konteks fiktif sekalipun, semangat untuk ikut terlibat tetap tinggi.
Salah satu komentar menyebut, "Netizen indo kalo soal donasi gercep emng," dan hal ini seolah menjadi pengakuan umum terhadap budaya digital Indonesia yang reaktif, ekspresif, dan tak pernah kehilangan sisi humor.
Apa Maksud Dari Kampanye Donasi Fiktif Ini?
Kampanye tersebut adalah bentuk promosi kreatif Netflix Indonesia yang dibalut dalam parodi drama Korea.
Bagaimana Respon Netizen Terhadap Postingan Tersebut?
Respon netizen sangat positif dan lucu, dipenuhi komentar yang berpura-pura seolah ikut berdonasi sungguhan.