Apakah Es Krim Mengandung Kolesterol? Ketahui Nutrisi dan Alternatif Sehatnya

19 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta Pernah bertanya-tanya, Apakah es krim mengandung kolesterol? Es krim merupakan dessert favorit segala usia. Manis, kaya cita rasa, dan menyegarkan, membuat es krim jadi andalan di berbagai suasana. Namun, di balik kenikmatannya, penting mengetahui kandungan nutrisi dan dampaknya bagi kesehatan.

Banyak orang menyukai es krim, tetapi penting untuk memahami dampaknya terhadap kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung atau kolesterol tinggi. Oleh karena itu, memahami kandungan nutrisi dalam es krim dan memilih alternatif yang lebih sehat sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Salah satu kandungan yang dikhawatirkan dalam es krim adalah kolesterolnya.  Artikel ini akan membahas secara detail tentang kandungan kolesterol dalam es krim, dampaknya pada kesehatan, dan alternatif pilihan camilan beku yang lebih sehat. 

Berikut informasi penting yang perlu kamu ketahui agar dapat menikmati es krim tanpa mengorbankan kesehatan jantungmu. Semuanya dirangkum Liputan6.com dari Medical News Today Healthline, dan Livestrong, Sabtu (5/4/2025).

Seri balapan MotoGP 2024 telah sampai di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Antusiasme tak hanya dirasakan bagi penonton dan wisatawan, pebalap pun tak mau melewatkan momen di berbagai objek wisata sekitar. Seperti aksi pebalap Moto2 dari tim Ma...

Pola Makan Pengaruhi Kolesterol

Kolesterol adalah zat lemak yang penting bagi tubuh, namun kadarnya harus dijaga agar tetap normal. Pola makan sangat berpengaruh terhadap kadar kolesterol dalam darah. Makanan tinggi lemak jenuh dan kolesterol, seperti es krim full cream, dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat. Kolesterol LDL dapat menumpuk di dinding arteri, menyebabkan penyumbatan dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan masalah kesehatan lainnya.

Selain itu, konsumsi gula berlebih juga dapat meningkatkan kadar trigliserida, jenis lemak lain dalam darah yang juga berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan pola makan dengan mengonsumsi makanan kaya serat, buah, sayur, dan protein tanpa lemak. Olahraga teratur juga sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.

Mengutip Erin Palinski-Wade, RD, CDCES, ahli nutrisi dan diabetes di New Jersey, dan penulis Belly Fat Diet for Dummies mengatakan, 

"Kadar kolesterol tinggi, khususnya LDL, meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Selain itu, jangan lupakan gula dalam es krim kesukaanmu. Gula berlebih dapat meningkatkan kadar trigliserida." 

Trigliserida merupakan jenis lemak dalam darah, dan kadar trigliserida yang tinggi seringkali dikaitkan dengan kadar glukosa darah tinggi, yang meningkatkan risiko resistensi insulin atau diabetes tipe 2.

Nutrisi dalam Es Krim

Es krim, terutama jenis full cream, mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang cukup tinggi. Satu porsi (1/2 cup) es krim vanilla rata-rata mengandung 4,5 gram lemak jenuh, lebih dari seperempat dari asupan maksimum yang disarankan untuk kebanyakan orang dewasa (berdasarkan data USDA). Jenis es krim yang lebih kaya akan lemak dapat mengandung lebih banyak lagi.

Selain lemak jenuh dan kolesterol, es krim juga tinggi gula dan kalori. Kandungan gula yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan obesitas. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan label nutrisi pada kemasan es krim dan memilih jenis es krim rendah lemak atau rendah gula.

Satu porsi (66g atau 1/2 cup) es krim vanilla biasa mengandung sekitar 4.5 gram lemak jenuh, 15.6 gram karbohidrat, 14 gram gula total, dan 29 miligram kolesterol. Kandungan nutrisi ini dapat bervariasi tergantung merek, jenis, dan bahan-bahan yang digunakan.

Apakah Es Krim Mengandung Kolesterol?

Seccara singkat, ya, es krim mengandung kolesterol, terutama jenis es krim yang terbuat dari susu full cream. Kandungan kolesterol dalam es krim berasal dari susu yang digunakan dalam pembuatannya. Namun, perlu diingat bahwa kolesterol dalam makanan tidak secara langsung memengaruhi kadar kolesterol dalam darah seperti yang dijelaskan oleh American Heart Association (AHA).

Meskipun demikian, konsumsi es krim secara berlebihan dapat meningkatkan risiko peningkatan kadar kolesterol LDL. Ini karena es krim juga tinggi lemak jenuh dan gula, yang dapat memicu peningkatan produksi kolesterol oleh hati. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi es krim secukupnya dan memilih jenis es krim yang lebih sehat.

Kelebihan es krim adalah rasanya yang lezat dan dapat memberikan kenikmatan bagi banyak orang. Kekurangannya adalah kandungan lemak jenuh, gula, dan kolesterol yang tinggi, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Kaitan Es Krim dengan Kenaikan Kolesterol

Konsumsi es krim secara teratur dan dalam jumlah besar dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah. Lemak jenuh dalam es krim dapat memicu hati untuk memproduksi lebih banyak kolesterol, sementara gula tambahan dapat meningkatkan kadar trigliserida. Kenaikan kadar kolesterol LDL dan trigliserida meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Meskipun kolesterol makanan tidak secara langsung memengaruhi kadar kolesterol darah, konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan gula, seperti es krim dalam jumlah berlebihan, dapat mengganggu keseimbangan metabolisme lemak dan meningkatkan risiko masalah kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi es krim secukupnya dan memperhatikan pola makan secara keseluruhan.

Penting untuk diingat bahwa kombinasi lemak jenuh dan gula tambahan dalam es krim membuatnya kurang baik untuk kesehatan jantung, terutama bagi mereka yang memiliki kolesterol tinggi. Konsumsi es krim sebaiknya diimbangi dengan pilihan makanan sehat lainnya.

Haruskah Menghindari Es Krim?

Tidak perlu menghindari es krim sepenuhnya, asalkan kamu mengonsumsinya dengan bijak. Menikmati es krim sesekali dalam jumlah wajar tidak selalu berbahaya. Kuncinya adalah moderasi. Batasi konsumsi es krim, terutama bagi kamu yang memiliki kolesterol tinggi atau riwayat penyakit jantung.

Jika kamu mengonsumsi es krim beberapa kali dalam seminggu, pilihlah jenis es krim rendah lemak atau rendah gula. Perhatikan label nutrisi pada kemasan dan bandingkan kandungan lemak jenuh dan gula antar merek. Prioritaskan es krim dengan kandungan lemak jenuh dan gula yang rendah.

Bagi penderita diabetes, sangat penting untuk membatasi konsumsi es krim karena dapat meningkatkan kadar gula darah. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan panduan yang tepat mengenai konsumsi es krim yang aman bagi kondisi kesehatanmu.

Alternatif Es Krim

Ada banyak alternatif es krim yang lebih sehat dan rendah lemak jenuh, seperti:

  • Frozen Yogurt: Kandungan lemak jenuhnya lebih rendah daripada es krim biasa, namun perhatikan kandungan gulanya.
  • Sherbet: Seringkali rendah lemak dan terbuat dari buah-buahan.
  • Sorbet: Bebas susu dan rendah lemak, tetapi mungkin tinggi gula.
  • Popsicle (Es Loli): Pilih yang terbuat dari buah-buahan asli, bukan yang berbasis krim.
  • Es Krim Non-Dairy: Terbuat dari susu alternatif seperti almond, kedelai, atau kelapa. Perhatikan kandungan gulanya.
  • Smoothie: Minuman sehat yang dapat memberikan rasa yang mirip dengan milkshake.
  • Buah Beku: Pilihan paling sehat karena rendah lemak dan tanpa tambahan gula.

Dengan memilih alternatif yang lebih sehat, kamu tetap dapat menikmati camilan beku tanpa harus khawatir dengan dampaknya terhadap kadar kolesterol.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |