Liputan6.com, Jakarta Gelang emas merupakan salah satu perhiasan yang tidak hanya indah dipandang tetapi juga memiliki nilai investasi. Namun, banyak orang menghadapi masalah umum yaitu gelang yang mudah putus atau rusak, terutama jika dipakai setiap hari. Oleh karena itu, penting memilih model gelang emas yang kuat secara struktur dan tetap elegan secara tampilan.
Kualitas gelang emas tidak hanya ditentukan oleh kadar karatnya, tapi juga oleh desain sambungan, jenis mata rantai, serta metode pengunciannya. Beberapa model tertentu memang dirancang khusus agar tahan lama, tidak mudah kusut, dan tetap aman saat digunakan dalam berbagai aktivitas.
Untuk Anda yang sedang mencari referensi model gelang emas yang awet dan tidak mudah putus, berikut ini adalah 12 rekomendasi model berdasarkan desain yang populer dan terbukti kokoh dalam penggunaan jangka panjang.
1. Gelang Rantai dengan Desain Kokoh
Gelang rantai dengan desain kokoh adalah pilihan yang tepat untuk ketahanan. Model rantai seperti figaro, foxtail, atau box chain umumnya lebih tahan lama karena mata rantainya saling mengunci dengan baik. Hindari rantai dengan mata rantai yang sangat kecil atau desain yang rumit, karena cenderung lebih mudah kusut dan putus.
Ketebalan rantai juga memengaruhi kekuatan gelang. Rantai yang lebih tebal secara alami lebih kuat dan tidak mudah putus saat terkena tarikan atau benturan. Perhatikan detail ini saat memilih gelang rantai.
Selain desain dan ketebalan, pastikan juga kualitas sambungan rantai baik. Sambungan yang kuat akan mencegah rantai putus saat digunakan sehari-hari.
2. Gelang Rantai dengan Emas Berkualitas Tinggi
Kualitas emas memegang peranan penting dalam menentukan ketahanan gelang. Kadar emas yang lebih tinggi, seperti 18 karat atau 22 karat, umumnya lebih kuat daripada emas dengan kadar lebih rendah. Emas 24 karat, meskipun murni, cenderung lebih lunak dan lebih mudah tergores atau berubah bentuk.
Emas dengan kadar yang lebih tinggi memiliki campuran logam lain yang lebih sedikit, sehingga lebih tahan terhadap korosi dan perubahan warna. Hal ini membuat gelang emas Anda tetap berkilau dan indah dalam jangka waktu yang lama.
Namun, perlu diingat bahwa emas dengan kadar yang terlalu tinggi juga bisa lebih lunak. Sebaiknya pilih kadar emas yang seimbang antara kekuatan dan kemurnian.
3. Gelang dengan Pengait yang Kuat
Pengait atau kunci gelang merupakan titik lemah potensial yang seringkali luput dari perhatian. Pastikan pengait terbuat dari emas berkualitas tinggi dan memiliki mekanisme yang kokoh, seperti lobster clasp atau spring ring. Pengait yang longgar atau lemah dapat menyebabkan gelang mudah lepas dan hilang.
Periksa mekanisme pengait secara berkala untuk memastikan masih berfungsi dengan baik. Jika terasa longgar atau sulit dibuka-tutup, segera perbaiki atau ganti dengan yang baru.
Selain jenis pengait, perhatikan juga ukurannya. Pengait yang terlalu kecil mungkin tidak cukup kuat untuk menahan berat gelang, terutama jika gelang tersebut memiliki banyak hiasan atau batu permata.
4. Gelang Tali Emas dengan Material Tali Berkualitas
Gelang emas dengan tali (bisa kulit, kain berkualitas tinggi, atau bahan sintetis yang kuat) menawarkan kombinasi gaya dan ketahanan. Pastikan tali tersebut kuat, tidak mudah putus atau rusak, dan terpasang dengan aman pada bagian emas gelang.
Pilihlah material tali yang tahan terhadap air dan keringat agar tidak mudah rusak atau berbau. Tali yang berkualitas akan membuat gelang Anda lebih awet dan nyaman dipakai sehari-hari.
Perhatikan juga jahitan atau ikatan yang menghubungkan tali dengan bagian emas gelang. Pastikan jahitan tersebut kuat dan rapi agar tidak mudah lepas.
5. Gelang Emas dengan Batu Permata yang Terpasang dengan Aman
Gelang emas yang dihiasi batu permata dapat terlihat elegan, tetapi pastikan batu-batu tersebut terpasang dengan kuat dan aman. Batu yang longgar dapat mudah lepas dan menyebabkan kerusakan pada gelang. Pilihlah batu permata yang keras dan tahan lama.
Periksa secara berkala kondisi pemasangan batu permata. Jika ada batu yang terasa longgar, segera bawa ke toko perhiasan untuk diperbaiki.
Hindari memakai gelang dengan batu permata saat melakukan aktivitas berat atau berisiko tinggi terkena benturan.
6. Gelang Emas dengan Desain Minimalis
Gelang dengan desain yang sederhana dan minimalis cenderung lebih kuat dan tahan lama daripada gelang dengan desain yang rumit dan banyak detail kecil. Desain yang rumit dapat memiliki titik-titik lemah yang lebih rentan terhadap kerusakan.
Gelang dengan desain minimalis juga lebih mudah dipadukan dengan berbagai gaya pakaian dan cocok untuk dipakai sehari-hari.
Selain itu, gelang dengan desain minimalis biasanya lebih mudah dibersihkan dan dirawat.
7. Gelang Keroncong (dengan konstruksi yang tepat)
Gelang keroncong, jika dibuat dengan teknik yang baik dan menggunakan emas berkualitas, dapat menjadi pilihan yang kuat dan tahan lama. Namun, pastikan konstruksinya kokoh dan tidak memiliki bagian yang rapuh.
Perhatikan detail ukiran atau hiasan pada gelang keroncong. Pastikan ukiran tersebut rapi dan tidak memiliki bagian yang tajam atau mudah patah.
Gelang keroncong biasanya memiliki berat yang lebih dibandingkan dengan model gelang lainnya. Hal ini juga menjadi indikasi bahwa gelang tersebut lebih kuat dan tahan lama.
8. Gelang Emas Model Bangle dengan Dinding Tebal
Gelang bangle dengan dinding tebal adalah salah satu model yang terkenal akan kekuatannya. Bentuknya yang solid dan tanpa sambungan rantai membuatnya minim risiko putus. Bangle biasanya terbuat dari satu lingkaran emas utuh, sehingga ketahanan strukturnya lebih terjamin dibandingkan model gelang berantai. Pilihan ini sangat cocok bagi Anda yang menginginkan perhiasan dengan desain sederhana namun tetap berkelas.
Keunggulan lain dari bangle adalah ketahanannya terhadap deformasi. Karena menggunakan emas dalam bentuk padat, gelang ini tidak mudah bengkok atau berubah bentuk meskipun sering digunakan. Hal ini menjadikannya pilihan tepat untuk pemakaian sehari-hari, terutama bagi mereka yang aktif beraktivitas.
Dalam memilih bangle, perhatikan ketebalan dindingnya. Semakin tebal bangle, semakin kuat dan awet perhiasan tersebut. Namun, pastikan bobotnya tetap nyaman dipakai agar tidak terasa berat di pergelangan tangan.
9. Gelang Emas Model Cuff yang Fleksibel tapi Kokoh
Gelang cuff memiliki desain terbuka yang memudahkan pemakaian tanpa pengait. Model ini bisa menjadi pilihan kuat selama dibuat dengan emas berkualitas tinggi dan struktur yang tebal. Keunggulan cuff adalah kemampuannya untuk sedikit menyesuaikan ukuran pergelangan tangan tanpa kehilangan bentuk aslinya.
Desain cuff umumnya sederhana, namun tetap elegan. Ketiadaan sambungan rantai membuatnya lebih tahan terhadap risiko putus. Meski begitu, penting memastikan logamnya cukup kuat sehingga bagian ujung gelang tidak mudah retak atau patah.
Jika ingin gelang cuff yang lebih tahan lama, pilih model dengan ujung yang diperkuat atau dilapisi logam tambahan. Hal ini akan mengurangi risiko deformasi akibat pemakaian jangka panjang.
10. Gelang Emas Hollow dengan Struktur Penguat
Gelang hollow atau berongga sering dianggap lebih ringan dan nyaman dipakai. Namun, kelemahannya adalah risiko penyok atau patah jika tidak dibuat dengan konstruksi yang tepat. Untuk mengatasi hal ini, produsen perhiasan biasanya menambahkan lapisan penguat di bagian dalam gelang.
Lapisan penguat ini menjaga bentuk gelang tetap stabil meskipun mendapat tekanan. Selain itu, gelang hollow dengan penguatan akan tetap terasa ringan di pergelangan tangan namun tetap memiliki daya tahan yang baik.
Jika memilih gelang hollow, pastikan dindingnya tidak terlalu tipis. Periksa juga permukaan gelang untuk memastikan tidak ada bagian yang rapuh atau berpotensi retak.
11. Gelang Emas Model Mesh dengan Anyaman Rapat
Model mesh atau anyaman rapat memberikan kombinasi antara fleksibilitas dan kekuatan. Mata rantai kecil yang disusun rapat akan saling mengunci sehingga mengurangi risiko putus. Selain itu, desain ini memberikan tampilan yang unik dan elegan.
Kekuatan gelang mesh sangat bergantung pada kerapatan anyamannya. Semakin rapat, semakin sulit bagi gelang untuk tersangkut atau kusut. Ini membuatnya lebih tahan lama dalam pemakaian sehari-hari.
Untuk perawatan, hindari menarik gelang mesh secara paksa agar anyamannya tidak longgar. Simpan di tempat yang aman dan jauhkan dari benda tajam.
12. Gelang Emas Custom dengan Desain Personal namun Aman
Bagi yang menginginkan sentuhan personal, gelang emas custom adalah pilihan yang tepat. Desain dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan selera, sekaligus memastikan struktur gelang tetap kokoh. Anda bisa menambahkan nama, inisial, atau simbol tertentu tanpa mengorbankan kekuatan gelang.
Penting untuk bekerja sama dengan perajin perhiasan berpengalaman agar hasil custom tetap mempertahankan kualitas dan keamanan. Perajin yang ahli akan tahu bagaimana menyeimbangkan estetika dan kekuatan material.
Gelang custom juga memungkinkan Anda memilih jenis pengait, ketebalan, dan model rantai sesuai preferensi, sehingga risiko putus dapat diminimalkan.
People Also Ask
1. Bagaimana cara merawat gelang emas agar tidak mudah putus?
Bersihkan secara rutin, hindari benturan keras, dan simpan di tempat yang aman saat tidak digunakan.
2. Apakah emas 24 karat lebih kuat dari 18 karat?
Tidak, emas 24 karat lebih lunak sehingga mudah berubah bentuk, sedangkan 18 karat lebih keras dan tahan lama.
3. Model gelang emas apa yang paling tahan lama?
Model bangle padat dan rantai box chain biasanya lebih kuat dan tahan lama.
4. Apakah gelang emas cocok dipakai setiap hari?
Ya, asal model dan kualitasnya baik, gelang emas aman digunakan setiap hari.
5. Apa tanda gelang emas akan putus?
Rantai longgar, pengait aus, atau sambungan retak adalah tanda gelang perlu diperbaiki.