Tips Tanam Cabai Pakai Cocopeat untuk Panen Melimpah di Rumah

17 hours ago 5

Manajemen Penyiraman yang Efisien

Cocopeat memiliki kemampuan retensi air yang tinggi, sehingga frekuensi penyiraman bisa dikurangi dibandingkan media konvensional. Siram tanaman ketika lapisan atas media mulai mengering, biasanya 1-2 hari sekali tergantung kondisi cuaca dan umur tanaman.

Untuk tanaman muda (0-20 hari setelah semai), penyiraman dapat dilakukan 1-2 kali sehari dengan dosis sekitar 750 ml per tanaman. Untuk tanaman yang lebih tua (21 hari hingga 2 bulan), dosis dapat ditingkatkan menjadi 1,5 liter per tanaman, disesuaikan dengan kondisi iklim dan kebutuhan tanaman.

Program Pemupukan Berkelanjutan

Karena cocopeat rendah nutrisi, program pemupukan yang konsisten sangat diperlukan untuk memastikan pertumbuhan cabai yang optimal. Pemberian nutrisi harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman.

Jadwal pemupukan yang direkomendasikan:

  • Pemupukan Dasar: Berikan pupuk organik atau pupuk kandang yang sudah matang saat pengolahan lahan, sekitar 1-1,5 kg per lubang tanam, untuk menyediakan nutrisi awal.
  • Minggu 1-4 (setelah tanam): Aplikasikan pupuk organik cair NPK setiap 7 hari. Pupuk NPK Mutiara 16-16-16 sering direkomendasikan untuk fase ini.
  • Minggu 5-8: Tingkatkan konsentrasi pupuk NPK sesuai dengan kebutuhan tanaman yang semakin besar.
  • Fase Berbuah: Tambahkan pupuk tinggi kalium (K) untuk kualitas buah optimal. Pupuk kandang kambing juga dapat meningkatkan unsur K yang mendukung perkembangan bunga menjadi buah.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Media cocopeat yang steril dapat mengurangi risiko serangan penyakit akar, namun monitoring rutin tetap diperlukan. Lakukan pemeriksaan berkala terhadap gejala penyakit seperti layu bakteri atau serangan hama seperti aphids. Aplikasikan pestisida organik sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan tanaman.

Pengaturan Lingkungan Tumbuh Ideal

Tanaman cabai dalam media cocopeat membutuhkan lingkungan tumbuh yang spesifik untuk mencapai produktivitas maksimal. Pastikan tanaman mendapatkan intensitas cahaya yang cukup, yaitu 6-8 jam sinar matahari langsung setiap hari.

Suhu optimal untuk pertumbuhan cabai adalah sekitar 24-30°C pada siang hari, dengan kelembapan udara idealnya 60-70%. Sirkulasi udara yang baik juga sangat penting untuk mencegah penyakit jamur yang sering menyerang tanaman cabai.

Teknik Pemangkasan dan Penyangga

Lakukan pemangkasan tunas air dan daun tua yang menguning untuk mengoptimalkan distribusi nutrisi ke bagian tanaman yang produktif. Pemangkasan ini membantu tanaman fokus pada pembentukan buah.

Pasang ajir atau penyangga ketika tanaman mencapai tinggi sekitar 30 cm untuk mencegah rebah akibat beban buah, terutama saat tanaman mulai berbuah lebat. Penyangga akan menjaga tanaman tetap tegak dan mencegah kerusakan pada batang dan cabang.

Frequently Asked Questions (Q&A)

Q: Berapa lama cocopeat bisa digunakan untuk menanam cabai?

A: Cocopeat berkualitas baik dapat digunakan selama 1-2 musim tanam (6-12 bulan) tanpa perlu diganti. Setelah panen, tambahkan kompos baru dan aduk rata untuk penggunaan berikutnya.

Q: Apakah perlu menambahkan pupuk kimia saat menggunakan cocopeat?

A: Tidak wajib, namun untuk hasil optimal bisa menambahkan pupuk NPK dalam dosis rendah (50% dari rekomendasi kemasan) karena cocopeat sudah dicampur dengan kompos organik.

Q: Bagaimana cara mengatasi cocopeat yang terlalu lembap?

A: Kurangi frekuensi penyiraman dan pastikan drainase pot berfungsi baik. Tambahkan sekam bakar atau perlite untuk meningkatkan porositas media jika diperlukan.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |