7 Jenis Tanaman Penutup Tanah Selain Rumput, Halaman Lebih Cantik dan Ramah Lingkungan

15 hours ago 6

1. Daun Beludru (Gynura procumbens)

Daun Beludru, atau dikenal juga sebagai Sambung Nyawa, adalah tanaman herba yang tumbuh merambat atau menjalar. Tanaman ini memiliki daun berwarna hijau tua dengan bagian bawah daun dan batangnya seringkali berwarna ungu kemerahan, serta tekstur daun yang sedikit berbulu menyerupai beludru.

Sebagai salah satu jenis tanaman penutup tanah selain rumput, Daun Beludru dapat tumbuh dengan cepat dan membentuk karpet hijau yang padat, membantu menekan pertumbuhan gulma. Tanaman ini cocok untuk daerah tropis dan subtropis, serta dapat tumbuh baik di tempat yang teduh maupun terkena sinar matahari parsial.

2. Rumput Pinto (Arachis pintoi)

Rumput Pinto (Arachis pintoi), juga dikenal sebagai kacang pinto, adalah legum penutup tanah abadi yang berasal dari Brasil. Tanaman ini memiliki kemampuan untuk tumbuh rendah dan menyebar, membentuk karpet hijau yang padat, sehingga efektif dalam mengendalikan erosi dan menekan gulma.

Rumput Pinto dikenal karena toleransinya terhadap kekeringan setelah mapan dan kemampuannya untuk tumbuh di berbagai jenis tanah, termasuk tanah yang kurang subur. Selain sebagai penutup tanah, Rumput Pinto juga dapat digunakan sebagai pakan ternak karena kandungan proteinnya yang tinggi.

3. Ubi Hias (Ipomoea batatas 'Marguerite')

Ubi Hias, khususnya varietas seperti 'Marguerite', adalah kultivar ubi jalar (Ipomoea batatas) yang dibudidayakan untuk dedaunannya yang menarik daripada umbinya. Tanaman ini dikenal karena daunnya yang berbentuk hati atau lobed dengan warna cerah seperti hijau limau, ungu tua, atau perunggu, yang dapat memberikan kontras warna yang indah di taman.

Sebagai jenis tanaman penutup tanah selain rumput, Ubi Hias tumbuh merambat dengan cepat dan menyebar luas, membentuk hamparan dedaunan yang lebat yang efektif menutupi area tanah dan menekan gulma. Ubi Hias lebih menyukai lokasi yang cerah penuh hingga teduh parsial dan tanah yang lembab namun memiliki drainase yang baik.

4. Alyssum (Lobularia maritima)

Alyssum manis (Lobularia maritima) adalah tanaman penutup tanah tahunan yang populer, dikenal karena bunganya yang kecil, harum, dan berlimpah. Bunga-bunga kecil ini biasanya berwarna putih, ungu, atau merah muda, dan tumbuh dalam kelompok padat yang membentuk karpet bunga yang indah.

Alyssum manis tumbuh rendah, biasanya mencapai tinggi 6 hingga 12 inci, dan menyebar hingga 12 inci, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk mengisi celah di antara batu pijakan, di sepanjang perbatasan, atau sebagai penutup tanah di area yang lebih kecil. Tanaman ini lebih menyukai sinar matahari penuh hingga teduh parsial dan tanah yang memiliki drainase baik.

5. Rumput Kucai (Allium schoenoprasum)

Kucai (Allium schoenoprasum) adalah tanaman herba abadi yang termasuk dalam keluarga bawang-bawangan. Meskipun sering dikenal sebagai bumbu dapur, kucai juga dapat berfungsi sebagai penutup tanah karena pertumbuhannya yang membentuk rumpun padat dengan daun-daun ramping seperti rumput.

Kucai menghasilkan bunga berwarna ungu muda yang menarik lebah dan penyerbuk lainnya, menambah nilai estetika pada lanskap. Tanaman ini relatif mudah tumbuh dan dapat mentolerir berbagai kondisi tanah, meskipun lebih menyukai tanah yang subur dan memiliki drainase baik dengan sinar matahari penuh.

6. Candytuft (Iberis sempervirens)

Candytuft abadi (Iberis sempervirens) adalah tanaman penutup tanah yang populer, dikenal karena hamparan bunga putihnya yang cerah di musim semi. Tanaman ini memiliki dedaunan hijau tua yang selalu hijau, membentuk gundukan rendah yang padat, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk taman batu, perbatasan, atau sebagai penutup tanah di lereng.

Candytuft tumbuh dengan tinggi sekitar 6 hingga 12 inci dan menyebar hingga 18 inci, menciptakan efek karpet yang indah saat berbunga. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase baik, serta tahan terhadap kekeringan setelah mapan.

7. Lantana (Lantana camara)

Lantana (Lantana camara) adalah semak berbunga yang kuat dan cepat tumbuh, sering digunakan sebagai penutup tanah di iklim hangat. Tanaman ini dikenal karena gugusan bunganya yang berwarna-warni, yang dapat berubah warna seiring waktu, menampilkan nuansa merah, oranye, kuning, dan merah muda secara bersamaan.

Lantana memiliki kebiasaan tumbuh menyebar dan dapat menutupi area yang luas, menjadikannya pilihan yang efektif untuk mengendalikan erosi dan menekan gulma di area yang luas atau lereng. Tanaman ini sangat toleran terhadap kekeringan dan panas, serta tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase baik.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |