Liputan6.com, Jakarta Membangun rumah dengan anggaran terbatas sering kali menjadi tantangan besar. Namun, kini semakin banyak solusi desain rumah sederhana yang memanfaatkan bahan murah tetapi tetap kokoh dan tahan lama. Salah satu kombinasi populer adalah penggunaan batako sebagai dinding dan baja ringan untuk rangka atap.
Material batako dikenal lebih ekonomis dibandingkan bata merah, sementara baja ringan menawarkan kekuatan serta ketahanan terhadap rayap dan karat. Dengan perencanaan desain yang tepat, rumah minimalis berbahan ini tidak hanya murah tetapi juga mampu menghadirkan kesan modern dan fungsional.
Berikut 8 desain rumah minimalis berbahan batako dan baja ringan yang bisa menjadi inspirasi. Simak referensi yang kami berikan berikut, dirangkum Liputan6.com, Jumat (22/8) untuk Anda yang sedang mencari referensi rumah murah dan kokoh.
1. Rumah Satu Lantai Batako dengan Atap Baja Ringan yang Hemat Biaya
Desain paling dasar adalah rumah satu lantai yang sepenuhnya memanfaatkan dinding batako dan atap baja ringan. Batako memiliki keunggulan harga lebih rendah dibanding bata merah, sehingga menekan biaya pembangunan. Atap baja ringan dipilih karena pemasangannya cepat, efisien, dan lebih awet tanpa perlu perawatan intensif.
Selain hemat biaya, rumah tipe ini juga memiliki durabilitas tinggi. Batako lebih tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem, sementara baja ringan tidak mudah lapuk atau dimakan rayap. Kombinasi keduanya memberikan rumah yang kokoh meski dibangun dengan anggaran terbatas.
Penggunaan desain minimalis dengan bentuk persegi panjang membuat rumah ini mudah dikembangkan di kemudian hari. Pemilik dapat menambahkan ruangan sesuai kebutuhan tanpa perlu merombak besar-besaran struktur utama.
2. Desain Rumah Batako dengan Ruang Terbuka untuk Sirkulasi Udara
Rumah yang dirancang dengan ruang terbuka seperti teras atau ventilasi besar akan terasa lebih sejuk meski tanpa pendingin ruangan. Batako memiliki sifat menyerap panas lebih rendah dibanding bata merah, sehingga suhu dalam rumah lebih nyaman.
Desain ruang terbuka juga menekan biaya karena tidak semua area tertutup tembok penuh. Dengan tambahan kanopi ringan dari baja, ruangan semi terbuka ini tetap terlindungi dari hujan namun tetap menghemat material.
Model ini cocok bagi keluarga kecil yang ingin rumah sederhana tetapi sehat dengan sirkulasi udara alami. Selain itu, ruang terbuka dapat difungsikan ganda sebagai ruang tamu santai atau tempat menjemur pakaian.
3. Rumah Minimalis Batako dengan Rangka Baja Ringan Dua Sisi Miring
Model atap dua sisi miring menjadi salah satu desain paling populer di kalangan rumah minimalis. Baja ringan memungkinkan pemasangan rangka atap dengan sudut presisi, sehingga air hujan cepat turun dan tidak menimbulkan kebocoran.
Dinding batako yang dipadukan dengan desain atap miring memberikan kesan lebih modern dibandingkan atap datar. Dari segi biaya, model ini tetap tergolong hemat karena tidak memerlukan struktur beton berat.
Rumah tipe ini sangat cocok dibangun di area perkotaan dengan lahan terbatas. Atap miring juga memberi ruang tambahan di bawah plafon yang bisa digunakan untuk sirkulasi udara atau penyimpanan.
4. Desain Rumah Batako dengan Baja Ringan dan Konsep Hunian Tumbuh
Hunian tumbuh adalah konsep rumah yang dibangun secara bertahap sesuai kemampuan finansial pemilik. Tahap awal bisa berupa rumah satu lantai sederhana dengan batako dan baja ringan. Seiring waktu, pemilik dapat menambah ruangan atau lantai tambahan tanpa merusak konstruksi dasar.
Baja ringan memiliki kelebihan fleksibilitas tinggi untuk ditambahkan atau dimodifikasi. Sementara batako memungkinkan renovasi dengan biaya relatif murah. Dengan perencanaan desain sejak awal, rumah bisa berkembang mengikuti kebutuhan keluarga.
Konsep ini banyak diterapkan oleh masyarakat bergaji di bawah rata-rata karena memungkinkan memiliki rumah layak tanpa menunggu modal besar di awal. Hunian tumbuh menjadi solusi jangka panjang yang lebih realistis.
5. Rumah Batako Minimalis dengan Atap Baja Ringan dan Carport Sederhana
Bagi keluarga muda, keberadaan carport menjadi kebutuhan tambahan. Desain rumah batako dengan atap baja ringan memungkinkan penambahan carport tanpa biaya besar. Struktur baja ringan dapat diperluas untuk membentuk kanopi yang melindungi kendaraan.
Carport sederhana ini cukup dengan atap miring dari baja ringan yang menyatu dengan desain utama rumah. Dengan begitu, tampilan rumah tetap serasi dan modern meski dibangun dengan material ekonomis.
Selain berfungsi melindungi kendaraan, carport juga bisa digunakan sebagai area tambahan untuk kegiatan luar ruangan. Hal ini membuat rumah terasa lebih multifungsi meski ukurannya terbatas.
6. Desain Rumah Batako dengan Kombinasi Finishing Ekspos
Batako ekspos menjadi tren baru dalam desain rumah minimalis karena memberikan kesan industrial yang unik. Dengan sedikit sentuhan plester atau cat transparan, dinding batako bisa tetap kokoh sekaligus estetis.
Penggunaan baja ringan sebagai atap menambah kesan modern. Kombinasi ini menghasilkan rumah yang tidak hanya murah, tetapi juga berkarakter kuat dan berbeda dari rumah konvensional.
Model ini cocok untuk generasi muda yang ingin rumah minimalis dengan desain unik tanpa biaya berlebihan. Batako ekspos juga lebih mudah dirawat karena tidak memerlukan finishing mewah.
7. Rumah Batako dan Baja Ringan dengan Taman Depan Hemat Lahan
Meskipun lahan terbatas, menambahkan taman kecil di depan rumah tetap memungkinkan. Desain rumah batako dengan baja ringan bisa menyesuaikan tata ruang agar menyisakan area hijau sederhana.
Taman kecil ini tidak hanya mempercantik rumah, tetapi juga memberi kesejukan alami. Dengan kombinasi ventilasi besar dari batako dan atap ringan, sirkulasi udara semakin optimal.
Model rumah ini sangat cocok bagi keluarga dengan anak kecil karena menyediakan ruang hijau untuk bermain tanpa menambah biaya besar. Penataan sederhana membuat rumah terasa lebih hidup dan sehat.
8. Desain Rumah Dua Lantai Batako dan Baja Ringan dengan Anggaran Terbatas
Jika kebutuhan ruang semakin besar, rumah dua lantai berbahan batako dan baja ringan menjadi solusi. Struktur baja ringan dapat digunakan untuk menopang lantai dua dengan biaya lebih rendah dibanding beton bertulang.
Batako tetap dipilih sebagai dinding karena lebih hemat. Dengan perencanaan matang, rumah dua lantai bisa dibangun secara bertahap tanpa harus mengeluarkan dana besar sekaligus.
Model ini memberi keleluasaan ruang bagi keluarga berkembang. Desain dua lantai tetap minimalis namun fungsional, sehingga nyaman ditinggali dalam jangka panjang.
5 Pertanyaan Seputar Rumah Minimalis Batako dan Baja Ringan
1. Apakah rumah batako lebih murah daripada bata merah?
Ya, batako lebih murah karena proses produksinya sederhana dan membutuhkan bahan baku lebih sedikit.
2. Apakah baja ringan cukup kuat untuk rumah dua lantai?
Baja ringan mampu menopang struktur dua lantai jika perhitungan konstruksinya tepat dan pemasangan sesuai standar.
3. Bagaimana cara merawat dinding batako ekspos?
Cukup dengan lapisan cat transparan atau coating khusus agar tidak mudah berlumut dan tetap tahan lama.
4. Apakah rumah batako dan baja ringan cocok untuk daerah rawan gempa?
Cocok, karena bobot baja ringan lebih ringan dari beton, sehingga risiko runtuh lebih kecil saat gempa.
5. Berapa lama umur atap baja ringan?
Atap baja ringan bisa bertahan 20–25 tahun jika menggunakan material berkualitas dan dirawat dengan baik.