7 Model Tunik Batik Longgar Lengan Bishop untuk Tampilan Anggun & Syar’i

1 week ago 12

Liputan6.com, Jakarta Tunik batik longgar dengan lengan bishop kini menjadi salah satu pilihan busana yang paling digemari wanita muslimah modern. Potongannya yang longgar membuat pemakai merasa nyaman sekaligus tampil santun, sementara detail lengan bishop yang mengembang di bagian bawah memberi sentuhan elegan dan anggun. Ditambah dengan motif batik khas Indonesia, model tunik ini tidak hanya menonjolkan keindahan busana, tetapi juga memperkuat nilai budaya dalam tampilan sehari-hari. 

Artikel ini akan membahas 7 model tunik batik longgar dengan lengan bishop yang bisa menjadi inspirasi untuk tampilan anggun sekaligus syar’i. Setiap model menghadirkan keunikan tersendiri, mulai dari paduan motif batik tradisional hingga sentuhan modern yang kekinian. Dengan pilihan yang tepat, tunik ini bisa dipakai dalam berbagai kesempatan, baik acara formal maupun santai, sehingga penampilan tetap menawan tanpa meninggalkan kesan sopan dan elegan. 

1. Tunik Batik Bishop dengan Potongan A-Line 

Model A-line dikenal dengan potongan yang melebar ke bawah sehingga memberi ruang gerak lebih leluasa. Saat dipadukan dengan desain lengan bishop, tunik ini menghadirkan tampilan anggun sekaligus menutup tubuh secara syar’i. Potongan longgar dari dada hingga bawah membuat pemakainya terlihat lebih ramping dan proporsional. 

Model A-line sangat cocok untuk wanita dengan bentuk tubuh berisi karena dapat menyamarkan area pinggul. Untuk menonjolkan kesan elegan, pilih tunik dengan panjang menutup lutut, lalu padukan dengan celana lurus atau rok polos agar tetap sopan dan nyaman dikenakan sepanjang hari.

2. Tunik Batik Bishop dengan Detail Kerah Shanghai

Kerah Shanghai atau mandarin collar memberi sentuhan formal dan berkelas pada tunik batik. Ketika dipadukan dengan lengan bishop, model ini menghasilkan gaya yang rapi sekaligus menawan. Potongan kerah tegak membuat leher terlihat lebih jenjang, sementara tunik longgar tetap menjaga kenyamanan dan kesopanan. 

Model ini sangat sesuai digunakan dalam acara resmi seperti rapat, undangan pernikahan, atau pengajian. Paduan hijab simpel polos akan semakin menonjolkan detail kerah Shanghai, sehingga keseluruhan tampilan tetap syar’i namun berwibawa. 

3. Tunik Batik Bishop dengan Cutting Asimetris

Model asimetris memiliki potongan bagian depan dan belakang yang tidak sama panjang, biasanya lebih pendek di depan dan lebih panjang di belakang. Desain ini memberi kesan modern dan modis tanpa mengurangi kenyamanan. Dengan tambahan lengan bishop, tampilan semakin anggun dan feminin. 

Potongan asimetris cocok untuk wanita yang ingin tampil lebih dinamis. Tunik ini bisa dipadukan dengan celana lurus untuk gaya formal, atau legging polos untuk acara santai. Efek jatuh dari potongan asimetris juga memberi ilusi tubuh lebih jenjang dan ramping. 

4. Tunik Batik Bishop dengan Layer Bertumpuk

Tunik layer menghadirkan potongan kain bertumpuk pada bagian depan atau samping, sehingga memberi dimensi yang menarik. Ketika dipadukan dengan lengan bishop, model ini menciptakan kesan elegan, mewah, dan tetap longgar. Cocok sekali bagi wanita yang ingin tampil lebih menonjol namun tetap syar’i. 

Desain layer juga membantu menyamarkan bentuk tubuh, sehingga nyaman dipakai oleh berbagai bentuk badan. Tunik ini cocok untuk acara formal seperti pesta atau pertemuan penting, terutama jika dipadukan dengan hijab sederhana agar detail layer tetap menjadi pusat perhatian. 

5. Tunik Batik Bishop dengan Belt Ikat Pinggang

Model tunik ini dilengkapi dengan belt atau ikat pinggang kain yang bisa diatur sesuai kebutuhan. Walau berbentuk longgar, detail belt membuat tampilan lebih terstruktur dan memberikan siluet ramping pada bagian pinggang. Lengan bishop yang mengembang semakin menambah nuansa elegan.

Tunik dengan belt sangat fleksibel karena bisa dipakai dengan dua gaya: diikat untuk memberi aksen ramping, atau dilepas untuk tampilan lebih santai. Cocok untuk acara semi-formal maupun sehari-hari, terutama jika ingin terlihat anggun tanpa kehilangan kenyamanan. 

6. Tunik Batik Bishop Model Ruffle

Ruffle adalah detail lipit atau kerut pada bagian bawah tunik atau di area dada yang membuat tampilan lebih feminin. Ketika dipadukan dengan potongan lengan bishop, model ini menghasilkan gaya romantis dan lembut, sangat cocok bagi wanita yang ingin tampil manis. 

Model ruffle biasanya hadir dengan desain longgar, sehingga tetap sesuai dengan prinsip syar’i. Tunik ini sangat cocok dipakai untuk acara santai seperti arisan, kumpul keluarga, atau sekadar jalan-jalan. Untuk menyeimbangkan detail ruffle, gunakan hijab polos dengan warna kalem agar tampilan tidak berlebihan. 

7. Tunik Batik Bishop Panjang Menutup Betis (Maxi Tunik)

Maxi tunik memiliki panjang hingga betis atau bahkan mendekati mata kaki. Model ini sangat sesuai untuk tampilan syar’i karena menutup tubuh lebih sempurna, sekaligus memberi kesan anggun. Dengan tambahan lengan bishop, busana terlihat semakin elegan dan berkelas.

Tunik panjang ini bisa menjadi pilihan untuk acara formal maupun keagamaan. Potongannya yang jatuh lurus membuat tubuh terlihat lebih jenjang, apalagi jika dipadukan dengan sepatu hak rendah. Pilih motif batik sederhana dengan warna netral agar tampilan tetap terkesan mewah tanpa berlebihan.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Apa kelebihan tunik batik longgar dengan lengan bishop dibanding tunik biasa?

Kelebihannya terletak pada potongan longgar yang nyaman dan menutup tubuh secara syar’i, ditambah lengan bishop yang memberi aksen anggun, feminin, dan elegan tanpa terlihat kaku.

2. Apakah tunik batik lengan bishop hanya cocok untuk acara formal?

Tidak. Tunik ini fleksibel digunakan untuk berbagai kesempatan, baik acara resmi seperti pesta dan pengajian, maupun acara santai seperti arisan atau jalan-jalan, tergantung model dan padanan busananya.

3. Model tunik mana yang paling cocok untuk tubuh berisi?

Tunik dengan potongan A-line atau maxi tunik yang panjang hingga betis sangat cocok, karena mampu menyamarkan bentuk tubuh sekaligus memberi siluet lebih ramping.

4. Apakah tunik batik dengan lengan bishop bisa dipadukan dengan celana?

Bisa. Tunik ini cocok dipadukan dengan celana kulot, palazzo, maupun celana lurus untuk menjaga kesan rapi dan syar’i. Untuk tampilan lebih feminin, bisa juga dipadukan dengan rok panjang polos.

5. Bagaimana cara memilih hijab yang sesuai dengan tunik batik lengan bishop?

Pilih hijab polos dengan warna netral atau senada dengan warna dominan batik agar tampilan tetap seimbang. Jika tuniknya sudah penuh detail, sebaiknya gunakan hijab sederhana agar tidak terlihat berlebihan.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |