7 Model Teras Rumah Sederhana tapi Mewah, Ciptakan Kesan Elegan di Lahan Terbatas

18 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Teras rumah berperan penting sebagai area transisi antara luar dan dalam hunian serta tempat bersantai atau menerima tamu. Desain teras yang optimal mampu memberikan kesan pertama yang positif bagi setiap pengunjung.

Konsep teras sederhana tapi mewah menekankan fungsionalitas dan penggunaan material berkualitas tanpa ornamen berlebihan. Penerapan warna netral, furnitur minimalis, dan penataan rapi menghadirkan kesan elegan dan berkelas.

Meski berlahan terbatas, teras rumah tetap dapat tampil estetik dan rapi dengan pemilihan desain dan elemen pendukung yang tepat. Berbagai model teras bisa disesuaikan untuk menciptakan keseimbangan antara kesederhanaan dan kemewahan. Berikut selengkapnya sebagaimana dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (27/1/2026).

1. Teras Minimalis Modern dengan Garis Bersih

Model teras minimalis modern menonjolkan garis-garis lurus yang tegas serta desain sederhana. Penggunaan palet warna netral seperti putih, hitam, atau abu-abu memberikan kesan lapang dan bersih, sangat cocok untuk rumah di perkotaan. Warna netral ini efektif memantulkan cahaya, membuat area terasa lebih luas dan terang, bahkan pada lahan terbatas.

Untuk mencapai kesan mewah dalam kesederhanaan, teras ini dilengkapi furnitur minimalis seperti bangku atau kursi ramping yang proporsional. Lantai keramik polos berwarna terang, seperti putih atau krem, berkontribusi pada efek visual yang lapang dan bersih. Elemen dekorasi sederhana namun berkualitas tinggi dapat ditambahkan untuk memperkuat kesan elegan.

Teras minimalis modern juga mengintegrasikan elemen alam secara strategis, misalnya tanaman hijau dalam pot seragam. Desain ini berfokus pada fungsionalitas dan estetika modern, menciptakan ruang nyaman untuk bersantai. Hasilnya adalah teras yang rapi dan tidak berlebihan.

2. Teras Scandinavian dengan Sentuhan Kayu

Desain teras bergaya Scandinavian menonjolkan warna terang seperti putih atau abu-abu muda, dipadukan dengan elemen kayu ringan. Gaya ini dikenal karena kesederhanaannya yang elegan, pencahayaan optimal, dan penggunaan bahan alami yang berkelanjutan. Kombinasi ini menciptakan nuansa hangat, nyaman, sekaligus mempertahankan kesan bersih dan lapang.

Furnitur minimalis berbahan kayu menjadi ciri khas teras Scandinavian, menambah kenyamanan dan kesan natural. Material kayu dapat diaplikasikan pada lantai dek, kursi, atau dinding, memberikan tekstur alami yang menyeimbangkan palet warna netral. Desain ini ideal bagi rumah yang ingin menampilkan kesederhanaan namun tetap elegan dengan sentuhan alami.

Teras Scandinavian seringkali memanfaatkan pencahayaan alami secara maksimal dan diperkaya dengan tanaman hijau untuk suasana asri. Fleksibilitas desain memungkinkan perpaduan dengan gaya lain, seperti sentuhan industrial. Ini menciptakan karakter unik dan menarik pada teras hunian.

3. Teras Urban Industrial

Teras urban industrial dicirikan oleh penggunaan material yang dibiarkan tampak alami atau setengah jadi, seperti beton ekspos, besi, baja, dan kayu tidak dipoles. Elemen-elemen ini memberikan tampilan unik, kasar, namun tetap estetik secara visual. Konsep ini menciptakan kesan modern dan berani dengan dominasi warna monokromatik.

Untuk kesan mewah dalam gaya industrial, teras dapat dilengkapi furnitur kayu minimalis atau perpaduan material kayu dan logam. Dinding beton ekspos tanpa cat, panel beton berlubang (roster) sebagai ventilasi, serta kanopi baja ringan tanpa finishing berlebihan adalah contoh aplikasi material khas. Ini menunjukkan keindahan material apa adanya.

Meskipun dominan material keras, teras industrial dapat dipercantik dengan sentuhan alami seperti tanaman gantung. Pot tanaman kaktus dan lidah mertua juga cocok untuk nuansa hijau yang berpadu dengan gaya industrial yang tegas. Perpaduan ini menghadirkan keseimbangan visual, membuat teras terasa lebih sejuk dan hidup.

4. Teras Tropis Modern

Teras tropis modern sangat cocok dengan iklim Indonesia karena mengutamakan sirkulasi udara yang baik dan penggunaan material alami. Desain ini sering menampilkan fasad minimalis dan terbuka, membuat rumah terlihat lebih luas dan lapang, serta terasa adem. Material alami seperti kayu dan batu alam menjadi fitur utama, memberikan nuansa santai dan natural.

Ciri khas lainnya adalah penggunaan atap dengan overstek lebar untuk melindungi dari sinar matahari dan hujan, serta menjaga suhu di dalam rumah. Bukaan lebar dan dinding roster juga sering digunakan untuk memperlancar sirkulasi udara dan memaksimalkan cahaya alami. Pilihan warna-warna netral yang serasi dengan alam menjadi kunci dalam desain ini.

Kehadiran tanaman hijau yang melimpah, seperti pohon palem mini atau tanaman hias lainnya, sangat penting untuk memperkuat kesan tropis dan menciptakan suasana segar. Teras tropis modern juga dapat menggunakan paving block dengan celah rumput atau sistem decking kayu sebagai resapan air alami. Ini sejalan dengan gaya hidup peduli lingkungan.

5. Teras dengan Taman Vertikal

Taman vertikal adalah solusi efektif untuk memaksimalkan lahan terbatas pada teras, terutama jika ruang ke samping atau ke depan sangat minim. Konsep ini memanfaatkan dinding fasad rumah atau pagar dengan panel, rak, atau trellis dari kayu maupun baja ringan untuk menempatkan tanaman. Keunggulan utamanya adalah tidak memakan ruang lantai dan memberikan focal point hijau yang menarik perhatian.

Pilihan tanaman untuk taman vertikal bisa berupa sirih gading, pakis boston, string of hearts, atau tanaman rambat yang mudah dirawat. Penggunaan pot dengan warna dan bentuk seragam, seperti putih, hitam, atau terakota, dapat menjaga taman tetap rapi dan modern. Penempatan vertikal ini membuat teras tetap terlihat rapi dan hijau, tanpa mengurangi luas ruang berjalan.

Taman vertikal tidak hanya menambah estetika, tetapi juga dapat menciptakan suasana sejuk dan asri di teras. Desain ini dapat diintegrasikan dengan berbagai gaya teras, bahkan dapat menjadi pelengkap taman minimalis yang sudah ada. Perpaduan dengan kolam air terjun minimalis juga bisa memberikan kesan yang lebih segar.

6. Teras dengan Elemen Air

Menambahkan elemen air pada teras, seperti kolam ikan mini atau air mancur, dapat memberikan dampak menenangkan secara psikologis. Fitur air ini juga berfungsi mendinginkan suhu udara di sekitarnya, menciptakan suasana oasis yang sejuk. Bahkan kolam kecil di sudut teras sudah cukup untuk menciptakan efek zen yang menenangkan.

Teras dengan kolam ikan tidak hanya menjadi elemen dekoratif, tetapi juga menciptakan nuansa alami dan menambah keindahan visual. Suara gemericik air dapat memberikan ketenangan tanpa perlu kolam besar. Ini menjadikannya pilihan ideal untuk teras sederhana namun mewah, cocok untuk relaksasi.

Untuk menjaga kesan mewah dan sederhana, pemilihan desain kolam atau air mancur harus minimalis dan terintegrasi dengan baik. Contohnya, air mancur dinding (water wall) dengan aliran ke wadah sederhana. Penambahan batuan koral di sekitar elemen air juga dapat memperkuat nuansa alami dan estetika teras.

7. Teras Japandi Modern

Teras Japandi modern merupakan perpaduan harmonis antara gaya Jepang dan Scandinavian, menonjolkan kesederhanaan, fungsionalitas, dan kehangatan. Material kayu menjadi elemen utama dalam mendesain teras gaya Japandi, seperti lantai dek kayu dan kursi kayu panjang. Ini menciptakan kesan alami dan hangat pada hunian.

Palet warna netral, seperti warna terang atau soft gray, sering digunakan pada teras Japandi, dipadukan dengan material alami untuk tampilan bersih dan menenangkan. Furnitur minimalis dengan desain sederhana dan fungsional sangat cocok untuk gaya ini. Hal ini menghindari kesan penuh dan menjaga ruang tetap lapang.

Teras Japandi modern juga memaksimalkan setiap sudut dengan penataan efisien, seperti meletakkan kursi kayu berbentuk L. Menghiasinya dengan tanaman hijau di sekitar teras memperkuat hubungan antara ruang bangunan dan alam. Ini menjadikan teras sebagai ruang transisi yang fungsional sekaligus estetis.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apa itu konsep teras "sederhana tapi mewah"?

Konsep ini mengedepankan kesederhanaan, fungsionalitas, dan penggunaan material berkualitas tanpa ornamen berlebihan, namun tetap memancarkan kesan elegan dan berkelas.

2. Bagaimana cara memaksimalkan teras rumah dengan lahan terbatas?

Kuncinya terletak pada pemilihan desain, tanaman, dan elemen pendukung yang tidak berlebihan, serta memaksimalkan setiap jengkal ruang dengan elemen alami dan sirkulasi udara yang baik.

3. Model teras apa yang cocok untuk iklim Indonesia?

Teras tropis modern sangat cocok karena mengutamakan sirkulasi udara yang baik, penggunaan material alami, dan perlindungan dari sinar matahari serta hujan.

4. Apakah taman vertikal efektif untuk teras kecil?

Ya, taman vertikal adalah solusi efektif untuk memaksimalkan lahan terbatas karena tidak memakan ruang lantai dan memberikan focal point hijau yang menarik perhatian.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |