6 Ciri Ular Pemanjat Pohon yang Sering Muncul di Pekarangan, Ini Bedanya

3 weeks ago 10
  • Apakah semua ular yang bisa memanjat pohon berbisa?
  • Mengapa ular pemanjat pohon sering masuk pekarangan rumah?
  • Apakah ular pemanjat pohon berbahaya bagi manusia?
Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Kemunculan ular di pekarangan rumah sering kali mengejutkan warga, terutama ketika hewan melata tersebut terlihat berada di pagar, dahan pohon, atau atap rumah yang sebelumnya dianggap sulit dijangkau oleh ular.

Fenomena ini bukan terjadi tanpa sebab, karena ada jenis ular tertentu yang secara alami memiliki kemampuan memanjat pohon dan beradaptasi dengan lingkungan permukiman yang dipenuhi vegetasi, semak, serta sumber mangsa yang melimpah.

Memahami ciri-ciri ular pemanjat pohon menjadi langkah penting untuk membedakan jenis ular yang berpotensi muncul di sekitar rumah, sekaligus membantu masyarakat bersikap lebih waspada dan tepat dalam menghadapi keberadaannya.

1. Tubuh Lentur dan Ramping Memudahkan Ular Bergerak di Pepohonan

Ular pemanjat pohon memiliki struktur tubuh yang lebih ramping dan lentur dibandingkan ular tanah, sehingga memungkinkan mereka melilit dahan dengan stabil tanpa kehilangan keseimbangan.

Bentuk tubuh seperti ini membuat ular mampu bergerak secara vertikal dari batang pohon menuju cabang yang lebih kecil dengan gerakan halus dan minim suara, sehingga sering kali tidak terdeteksi oleh manusia.

Kondisi tersebut menjadi alasan utama mengapa ular jenis ini dapat masuk ke pekarangan rumah melalui pohon peneduh, pagar tanaman, atau rambatan yang menempel di bangunan.

2. Sisik Ventral Lebar Membantu Mencengkeram Permukaan Vertikal

Salah satu pembeda utama ular pemanjat pohon terletak pada sisik bagian bawah tubuh atau sisik ventral yang cenderung lebih lebar dan memiliki tekstur yang membantu daya cengkeram.

Sisik ini memungkinkan ular menempel kuat pada permukaan kasar seperti batang pohon, tembok, atau pagar tanpa mudah tergelincir meskipun bergerak secara vertikal.

Dengan kemampuan tersebut, ular dapat menjelajah area pekarangan rumah yang memiliki banyak struktur tinggi tanpa harus selalu berada di tanah.

3. Warna Tubuh Menyatu dengan Lingkungan Sekitar Rumah

Ular pemanjat pohon umumnya memiliki warna tubuh hijau, cokelat, atau corak tertentu yang menyerupai daun dan batang pohon, sehingga sulit dikenali saat berada di vegetasi pekarangan.

Kamuflase alami ini berfungsi melindungi ular dari predator sekaligus membantu mereka mendekati mangsa seperti burung atau kadal tanpa terdeteksi.

Di lingkungan rumah yang dipenuhi tanaman hias, pohon buah, dan semak, warna tubuh tersebut membuat ular sering luput dari perhatian hingga akhirnya terlihat secara tiba-tiba.

4. Mata Besar Mendukung Aktivitas Berburu di Ketinggian

Ciri lain yang cukup menonjol pada ular pemanjat pohon adalah ukuran mata yang relatif lebih besar dibandingkan ular yang hidup dominan di darat.

Mata besar membantu ular memantau pergerakan mangsa di dahan atau semak dengan lebih akurat, terutama saat berburu burung dan reptil kecil.

Kemampuan visual ini membuat ular lebih aktif di area pekarangan yang memiliki pepohonan tinggi dan sumber makanan yang mudah dijangkau.

5. Bentuk Kepala Khas Menjadi Petunjuk Awal Identifikasi

Bentuk kepala ular pemanjat pohon cenderung beragam, mulai dari runcing hingga menyerupai segitiga, tergantung pada spesiesnya.

Perbedaan bentuk kepala ini sering menjadi petunjuk awal bagi pengamat untuk membedakan ular pohon dengan jenis ular lain yang lebih sering berada di tanah.

Di pekarangan rumah, bentuk kepala yang tampak mencolok saat ular berada di dahan sering kali menjadi momen pertama warga menyadari keberadaannya.

6. Perilaku Arboreal Membuat Ular Lebih Sering Terlihat di Atas Tanah

Ular pemanjat pohon memiliki perilaku arboreal, yaitu kecenderungan hidup dan beraktivitas di atas permukaan tanah seperti dahan, semak, atau pagar.

Mereka kerap berjemur di cabang pohon pada pagi hari, bersembunyi di dedaunan pada siang hari, dan berburu saat kondisi lingkungan lebih tenang.

Pola perilaku ini menjelaskan mengapa ular sering terlihat berada di posisi tidak biasa di sekitar rumah, termasuk di pohon pekarangan atau struktur bangunan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ular Pemanjat Pohon

1. Apakah semua ular yang bisa memanjat pohon berbisa?

Tidak semua ular pemanjat pohon berbisa, karena ada beberapa spesies yang tidak memiliki bisa dan hanya mengandalkan lilitan untuk melumpuhkan mangsa.

2. Mengapa ular pemanjat pohon sering masuk pekarangan rumah?

Pekarangan menyediakan pohon, semak, dan mangsa alami seperti burung dan tikus yang menarik bagi ular.

3. Apakah ular pemanjat pohon berbahaya bagi manusia?

Sebagian besar tidak agresif, namun tetap berpotensi berbahaya jika merasa terancam atau terganggu.

4. Bagaimana cara membedakan ular pohon dan ular tanah?

Perbedaan dapat dilihat dari bentuk tubuh yang ramping, kemampuan memanjat, serta kebiasaan berada di dahan atau pagar.

5. Apa yang harus dilakukan jika melihat ular di pohon pekarangan?

Disarankan menjaga jarak aman dan menghubungi petugas berwenang agar penanganan dilakukan dengan tepat.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |