Trik Mengatasi Handuk Kasar jadi Lembut Lagi Seperti Baru, Nyaman Dipakai

4 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Meski baru dipakai beberapa kali, handuk baru sering kali sudah terasa kasar karena cara mencuci yang salah. Oleh karena itu, penting tahu trik untuk mengatasi handuk kasar agar jadi lembut lagi dan nyaman di kulit.

Tak hanya terasa kurang nyaman, handuk yang kasar sering kali justru melukai kulit. Sebaliknya, handuk lembut akan memberikan kenyamanan lebih sehingga badan terasa makin rileks untuk mandi.

Dengan mengikuti trik dari Liputan6.com, Senin (12/1/2026) berikut, ubah handuk Anda yang sudah kasar dan kusut menjadi lembut kembali layaknya baru.

1. Cuci handuk dengan tambahan cuka putih

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah mencuci handuk menggunakan bantuan cuka putih. Masukkan handuk ke dalam mesin cuci dan atur pada pengaturan air panas atau siklus sanitasi agar kotoran, sabun, serta minyak tubuh yang menempel lebih mudah terlepas.

Tuangkan sekitar satu cangkir cuka putih ke dalam wadah deterjen atau langsung ke tabung mesin cuci bila tidak memiliki tempat khusus. Cuka akan membantu memecah residu deterjen dan pelembut yang selama ini menumpuk pada serat handuk.

Tumpukan residu inilah yang membuat handuk terasa kaku dan kurang menyerap air. Jalankan mesin cuci tanpa deterjen terlebih dahulu. Setelah selesai, handuk biasanya sudah terasa lebih ringan, bersih, dan mulai lembut.

2. Hindari penggunaan pelembut kain

Anda mungkin berpikir pelembut kain adalah solusi terbaik untuk membuat handuk lebih empuk. Faktanya, pelembut justru sering menyebabkan handuk makin kasar dalam jangka panjang.

Kandungan silikon pada pelembut kain akan melapisi serat handuk, sehingga daya serap berkurang dan teksturnya menjadi kaku. Oleh karena itu, sebaiknya hentikan pemakaian pelembut pada handuk dan cukup gunakan deterjen ringan saja.

Jika sudah terlanjur sering menggunakan pelembut, langkah pencucian dengan cuka dan baking soda bisa membantu mengembalikan kondisi serat handuk menjadi lebih bersih dari lapisan kimia yang menumpuk.

3. Gunakan baking soda untuk melonggarkan serat

Selain cuka, baking soda juga sangat efektif membantu mengatasi handuk yang terasa kasar dan berbau apek. Tambahkan sekitar setengah cangkir baking soda ke dalam tabung mesin cuci bersama handuk.

Jalankan mesin cuci menggunakan air panas agar proses peluruhan residu sabun berjalan maksimal. Baking soda bekerja dengan cara menetralkan bau, mengurangi mineral dari air yang keras, dan membuka kembali serat handuk yang kaku sehingga terasa lebih empuk saat disentuh.

Anda bisa menggunakan metode cuka dan baking soda secara bergantian pada siklus pencucian berbeda, bukan dicampur sekaligus, agar hasilnya lebih optimal.

4. Keringkan handuk dengan cara yang tepat

Setelah dicuci, proses pengeringan juga menentukan lembut atau tidaknya handuk Anda. Sebelum dijemur, kibaskan handuk beberapa kali agar seratnya mengembang dan tidak saling menempel. Anda dapat menjemurnya di tempat yang terkena sinar matahari namun tetap memiliki sirkulasi udara yang baik.

Hindari menjemur terlalu lama di bawah matahari terik karena dapat membuat teksturnya kembali kaku. Jika menggunakan mesin pengering, pilih suhu sedang lalu masukkan bola pengering atau bola tenis bersih agar handuk tidak menggumpal. Putaran mesin membantu mengangkat serat sehingga handuk terasa lebih tebal dan lembut.

Pastikan handuk benar-benar kering sebelum disimpan Handuk yang disimpan dalam kondisi lembap mudah berbau tidak sedap dan menjadi kasar kembali.

Trik merawat handuk supaya awet dan tetap halus

Lakukan beberapa tips berikut supaya handuk Anda bisa digunakan secara nyaman dalam jangka waktu cukup lama.

  • Jangan dicuci bersama pakaian lain: Handuk sebaiknya dicuci terpisah dari pakaian agar tidak tercampur kotoran dan seratnya tidak mudah rusak. Pakaian ber-resleting atau berkancing bisa menggesek permukaan handuk dan membuatnya kasar.
  • Gunakan detergen secukupnya: Residu detergen yang tertinggal bisa membuat serat handuk mengeras dan terasa kaku. Gunakan takaran normal dan pastikan pembilasan benar-benar bersih.
  • Batasi penggunaan pelembut pakaian: Jika dipakai terlalu sering bisa melapisi serat handuk sehingga daya serapnya menurun dan teksturnya berubah. Gunakan sesekali saja, misalnya setiap beberapa kali pencucian.
  • Jemur di tempat yang mendapatkan sirkulasi udara baik: Usahakan menjemur di tempat yang terkena sinar matahari atau minimal memiliki sirkulasi udara baik. Hindari menjemur di kamar mandi yang lembap terlalu lama.
  • Cuci handuk secara rutin: Handuk sebaiknya dicuci setiap 3–4 hari pemakaian, atau lebih cepat jika sering dipakai. Handuk menyerap keringat, sel kulit mati, dan sabun, sehingga bila jarang dicuci akan terasa kasar dan berbau.

Pertanyaan dan Jawaban

Apa penyebab handuk cepat kasar?

Umumnya disebabkan oleh penumpukan residu detergen dan pelembut pada serat kain. Penjemuran di tempat yang terlalu panas, jarang dicuci, atau dicuci bersama pakaian ber-resleting/kancing juga dapat merusak serat sehingga teksturnya tidak lagi halus.

Bagaimana cara mengatasi handuk yang kaku?

Mencuci ulang dan bilas hingga benar-benar bersih dari sabun. Anda juga bisa merendam handuk dengan campuran air hangat dan sedikit cuka selama 15–20 menit untuk meluruhkan residu detergen.

Apakah boleh merendam handuk dengan air panas?

Boleh, tetapi tidak dianjurkan terlalu sering. Air panas memang membantu membunuh bakteri dan menghilangkan bau, namun penggunaan berlebihan bisa merusak serat dan membuat handuk cepat tipis serta kasar.

Kapan handuk sebaiknya diganti?

Umumnya handuk sebaiknya diganti setiap 1–2 tahun pemakaian rutin. Jika handuk sudah tampak tipis, bau tidak hilang meski dicuci, seratnya rontok, atau terasa sangat kasar di kulit.

Apa bahan handuk yang paling tahan lama?

Katun premium, seperti cotton combed atau Egyptian cotton dikenal lembut sekaligus tahan lama. Bahan microfiber juga cukup awet dan cepat kering, meski sensasi lembutnya berbeda dari katun. 

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |