15 Ide Jualan Kue dari Tepung Ketan yang Pasti Laris dan Mudah Dikembangkan

18 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Jajanan tradisional Indonesia selalu memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Di tengah maraknya kue modern dan dessert kekinian, kue tradisional justru tetap bertahan karena cita rasanya yang khas, bahan yang sederhana, serta nilai nostalgia yang melekat kuat. Salah satu bahan utama yang sering digunakan dalam jajanan pasar adalah tepung ketan, yang dikenal menghasilkan tekstur kenyal, lembut, dan legit.

Tepung ketan juga mudah diolah dan fleksibel untuk berbagai teknik memasak, mulai dari dikukus, digoreng, hingga dipanggang. Ditambah dengan bahan pendamping seperti kelapa parut, santan, gula merah, dan daun pandan, kue dari tepung ketan mampu menghadirkan rasa autentik yang disukai lintas generasi.

Tak heran jika ide jualan kue dari tepung ketan menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Modal relatif kecil, bahan mudah didapat, dan pasarnya luas—mulai dari jajanan pasar, takjil Ramadan, hingga camilan harian. Berikut ini ulasan lengkap ide-ide kue tepung ketan dari Liputan6.com yang layak dijadikan produk jualan, Selasa (27/1/2026).

1. Gemblong Gula Merah

Gemblong gula merah merupakan jajanan tradisional yang memiliki kombinasi tekstur dan rasa yang sangat disukai banyak orang. Bagian luarnya terasa renyah setelah digoreng, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan gurih berkat campuran tepung ketan dan kelapa parut. Lapisan gula merah yang legit dan mengkilap menjadi ciri khas sekaligus daya tarik visual saat dipajang.

Dari sisi usaha, gemblong relatif mudah dibuat dengan bahan sederhana dan biaya produksi rendah. Kue ini cocok dijual per buah, per tusuk, maupun dikemas isi beberapa potong untuk oleh-oleh atau snack box.

2. Wingko Babat

Wingko babat dikenal sebagai kue berbahan tepung ketan yang dipanggang dengan aroma kelapa yang kuat dan menggugah selera. Teksturnya kenyal namun tetap padat, sehingga mengenyangkan dan cocok dinikmati bersama teh atau kopi. Proses pembuatannya tidak memerlukan oven besar karena bisa menggunakan cetakan sederhana di atas kompor.

Untuk meningkatkan nilai jual, wingko dapat divariasikan dengan rasa pandan, cokelat, keju, atau gula aren. Wingko juga memiliki daya tahan lebih baik dibanding kue basah kukus, sehingga aman dijual secara offline maupun online.

3. Klepon Isi Gula Aren

Klepon isi gula aren adalah salah satu ikon jajanan pasar berbahan tepung ketan yang hampir selalu laris. Sensasi gula aren cair yang meleleh saat digigit menjadi pengalaman rasa yang membuat pembeli ingin kembali membeli. Lapisan kelapa parut di bagian luar juga memberikan keseimbangan rasa gurih dan manis.

Dari sisi bisnis, klepon sangat cocok dijual harian karena proses pembuatannya relatif cepat dan bisa diproduksi dalam jumlah besar. Klepon juga fleksibel dijual sebagai jajanan pasar, isi snack box, maupun menu takjil Ramadan.

4. Onde-Onde Ketan Isi Kacang Hijau

Onde-onde ketan dengan isian kacang hijau memiliki cita rasa klasik yang tidak lekang oleh waktu. Kulitnya yang kenyal berpadu dengan isian kacang hijau manis menciptakan tekstur dan rasa yang seimbang. Balutan wijen di bagian luar memberikan aroma khas sekaligus sensasi renyah saat digoreng.

Kue ini bisa dijual dalam kondisi hangat untuk rasa terbaik, namun tetap enak saat dingin. Dari sisi usaha, onde-onde cukup menguntungkan karena tampilannya menarik dan mudah diterima oleh berbagai kalangan usia.

5. Getas Ketan

Getas ketan merupakan camilan tradisional yang menawarkan perpaduan rasa manis dan gurih yang kuat. Terbuat dari campuran tepung ketan, kelapa parut, dan santan, getas digoreng hingga renyah lalu dilapisi gula yang mengkristal.

Teksturnya yang garing di luar namun tetap empuk di dalam membuatnya cocok sebagai teman minum teh sore hari. Kue ini juga sering disajikan dalam acara keluarga atau hajatan. Dari sisi jualan, getas memiliki tampilan sederhana tetapi disukai karena rasanya yang “ngangenin”.

6. Mochi Ketan

Mochi ketan merupakan adaptasi kue tradisional yang berhasil masuk ke pasar modern, terutama di kalangan anak muda. Teksturnya yang lembut dan kenyal membuat mochi terasa premium meski berbahan dasar sederhana. Isian seperti kacang, cokelat, keju, atau matcha memberi banyak pilihan rasa yang bisa disesuaikan dengan tren.

Tampilan mochi yang kecil, bulat, dan berwarna-warni sangat cocok untuk pemasaran online. Dari segi usaha, mochi ketan memiliki margin keuntungan yang baik karena nilai jualnya cukup tinggi.

7. Dodol Ketan

Dodol ketan dikenal sebagai kue tradisional dengan tekstur kenyal dan rasa manis legit yang khas. Dibanding kue basah lainnya, dodol memiliki daya simpan yang lebih lama sehingga lebih aman untuk stok dan distribusi. Hal ini menjadikan dodol cocok dijadikan oleh-oleh atau dijual dalam kemasan kecil.

Meski proses pembuatannya membutuhkan waktu dan tenaga ekstra, hasil akhirnya sepadan dengan nilai jual yang didapat. Dodol ketan juga bisa divariasikan dengan rasa durian, nangka, atau pandan untuk menarik minat pasar.

8. Kue Bugis

Kue bugis adalah kue kukus berbahan tepung ketan dengan isian unti kelapa dan gula aren yang manis. Dibungkus daun pisang, kue ini memiliki aroma khas yang meningkatkan selera makan. Teksturnya lembut dan sedikit lengket, khas kue tradisional yang mengenyangkan. Kue bugis sering dijumpai dalam acara adat, syukuran, atau snack box.

Dari sisi usaha, kue ini memiliki pasar yang stabil karena digemari berbagai kalangan dan identik dengan cita rasa tradisional.

9. Kue Mendut

Kue mendut memiliki tekstur lembut dan basah yang khas karena penggunaan santan dan tepung ketan. Isian kelapa parut bercampur gula merah memberikan rasa manis gurih yang seimbang. Kue ini biasanya dibungkus daun pisang, sehingga tampil sederhana namun menggugah selera.

Kue mendut sering disajikan dalam acara hajatan dan kegiatan adat, membuatnya potensial untuk pesanan dalam jumlah besar. Dari sisi bisnis, kue mendut cocok dijadikan produk pre-order untuk acara tertentu.

10. Biji Salak

Biji salak merupakan jajanan berbahan tepung ketan yang sangat populer terutama saat bulan Ramadan. Bentuknya bulat kecil dengan tekstur kenyal, disajikan bersama kuah gula merah dan santan yang gurih. Rasa manis dan legitnya sangat cocok sebagai menu takjil. Biji salak juga sering dijadikan pelengkap kolak atau bubur sumsum.

Dari segi usaha, kue ini memiliki permintaan musiman yang tinggi dan bisa dijual dalam porsi mangkuk siap santap.

11. Kue Tok

Kue tok merupakan kue tradisional berbahan tepung ketan yang dicampur kentang, sehingga teksturnya lebih empuk dan lembut. Isian kacang hijau memberikan rasa manis yang tidak berlebihan dan cocok di lidah banyak orang.

Tampilan kue tok yang berwarna-warni juga membuatnya menarik secara visual. Kue ini biasanya dikukus, sehingga relatif lebih sehat dibanding kue goreng.

Dari sisi jualan, kue tok cocok ditawarkan sebagai jajanan pasar premium atau isi snack box.

12. Bolu Ketan Hitam

Bolu ketan hitam menawarkan sensasi kue basah dengan aroma khas ketan hitam yang kuat. Teksturnya lembut dan sedikit padat, sehingga terasa mengenyangkan. Warna gelap alami dari ketan hitam memberi kesan unik dan berbeda dari bolu biasa. Kue ini cocok dijual dalam bentuk potongan maupun loyang kecil untuk konsumsi keluarga.

Dari sisi bisnis, bolu ketan hitam memiliki pasar tersendiri karena dianggap lebih “tradisional” dan bernilai nostalgia.

13. Kue Pare

Kue pare memiliki bentuk unik menyerupai buah pare, sehingga langsung menarik perhatian pembeli. Dibuat dari tepung ketan dengan isian kelapa parut dan gula merah, kue ini menawarkan rasa manis gurih yang khas. Teksturnya lembut dan sedikit kenyal, cocok dinikmati sebagai camilan.

Keunikan bentuknya menjadi nilai jual utama, terutama untuk pasar jajanan tradisional atau acara khusus. Kue pare juga cocok dijual sebagai produk tematik atau pesanan khusus.

14. Kue Iwel-Iwel

Iwel-iwel adalah kue kukus sederhana dari tepung ketan dan kelapa parut dengan isian gula merah. Dibungkus daun pisang, kue ini memiliki aroma alami yang sangat menggoda. Rasanya manis, gurih, dan legit, khas kue tradisional Jawa.

Meski tampilannya sederhana, iwel-iwel memiliki penggemar setia karena cita rasanya yang kuat. Dari sisi usaha, kue ini cocok dijual sebagai jajanan pasar dengan modal kecil.

15. Ongol-Ongol Ketan

Ongol-ongol ketan memiliki tekstur kenyal dengan rasa manis yang lembut dan aroma pandan yang harum. Taburan kelapa parut di bagian luar memberikan tambahan rasa gurih yang seimbang.

Kue ini biasanya dipotong kecil-kecil sehingga praktis untuk dijual per porsi. Ongol-ongol juga memiliki tampilan menarik dengan warna cerah yang menggugah selera.

Dari sisi bisnis, kue ini cocok dijadikan produk jualan harian maupun isi snack box tradisional.

FAQ Seputar Tepung Ketan

1. Apa perbedaan tepung ketan dan tepung beras?

Tepung ketan berasal dari beras ketan dan menghasilkan tekstur kenyal, sedangkan tepung beras dari beras biasa dengan hasil lebih lembut dan rapuh.

2. Apakah tepung ketan bisa menggantikan tepung terigu?

Bisa untuk beberapa jenis kue, namun hasilnya akan lebih kenyal dan padat. Tidak semua resep cocok diganti sepenuhnya.

3. Mengapa kue dari tepung ketan cepat keras?

Biasanya karena kadar cairan kurang atau kue dibiarkan terlalu lama tanpa penutup, sehingga kehilangan kelembapan.

4. Apakah kue tepung ketan cocok untuk usaha rumahan?

Sangat cocok karena bahan murah, teknik sederhana, dan pasarnya luas.

5. Bagaimana cara menyimpan kue dari tepung ketan agar awet?

Simpan dalam wadah tertutup rapat dan konsumsi dalam 1–2 hari untuk kue basah, atau gunakan kemasan vakum untuk produk tertentu.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |