:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318418/original/021403600_1755485051-1.jpg)
1/7
Keluarga dan pendukung warga Israel yang disandera oleh militan Hamas di Gaza sejak serangan pada 7 Oktober 2023, meneriakkan slogan-slogan saat mereka memblokir arus lalu lintas di sebuah terowongan di Yerusalem pada 17 Agustus 2025. (Menahem Kahana/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318419/original/021434000_1755485056-2.jpg)
1/7
Keluarga dan pendukung warga Israel yang disandera oleh militan Hamas di Gaza sejak perang memanas pada 7 Oktober 2023, melakukan aksi unjuk rasa untuk mendesak tercapainya kesepakatan pembebasan sandera yang masih ditahan. (Menahem Kahana/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318420/original/010067100_1755485062-3.jpg)
1/7
Mereka juga menuntut segera diakhirinya perang di Gaza. (Menahem Kahana/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318421/original/094528400_1755485065-5.jpg)
1/7
Dalam aksinya, pengunjuk rasa juga memblokir arus lalu lintas di sebuah terowongan di Yerusalem. (Menahem Kahana/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318422/original/069425300_1755485069-6.jpg)
1/7
Beberapa polisi dikerahkan untuk membubarkan paksa aksi unjuk rasa yang berlangsung. (Menahem Kahana/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318423/original/047652100_1755485073-7.jpg)
1/7
Untuk membubarkan massa, polisi terpaksa menembakkan air ke arah pengunjuk rasa. (Menahem Kahana/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318424/original/098941700_1755485076-4.jpg)
1/7
Sementara itu, otoritas keluarga tahanan mengatakan lebih dari satu juta orang berpartisipasi dalam protes dan demonstrasi di seluruh wilayah Israel. (Menahem Kahana/AFP)