Liputan6.com, Jakarta Tangerine artinya dalam bahasa Inggris merujuk pada berbagai jenis jeruk mandarin yang memiliki kulit dan daging berwarna oranye pekat. Kata ini kerap ditemui dalam berbagai konteks, mulai dari label buah di supermarket hingga judul drama Korea populer When Life Gives You Tangerines yang tayang di Netflix.
Dalam bahasa Indonesia, tangerine artinya jeruk keprok, yakni buah jeruk kecil dengan kulit longgar dan daging buah yang berair. Buah ini termasuk keluarga sitrus Rutaceae dan dikenal luas karena rasanya yang lebih manis dibandingkan jeruk biasa.
Dilansir dari Merriam-Webster Dictionary, kata tangerine pertama kali digunakan pada pertengahan abad ke-19 sebagai kata sifat yang dipinjam dari bahasa Prancis untuk menggambarkan orang atau benda yang berasal dari kota Tangier di Maroko. Pemahaman mengenai makna kata ini menjadi semakin relevan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kosakata bahasa Inggris seputar buah-buahan.
Lalu bagaimana asal-usul buah ini? Simak pembahasan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (26/6/2026).
Apa Itu Tangerine? Definisi dan Arti dalam Bahasa Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498106/original/015212000_1770698569-Gemini_Generated_Image_spjiuespjiuespji.png)
Perbesar
Secara linguistik, kata tangerine berfungsi ganda sebagai kata benda dan kata sifat dalam bahasa Inggris. Sebagai kata benda, tangerine berarti jenis jeruk mandarin yang memiliki kulit dan daging berwarna oranye pekat, pohon yang menghasilkan buah tersebut, serta warna oranye kemerahan sedang hingga kuat. Sebagai kata sifat, tangerine menggambarkan warna oranye kekuningan sedang seperti kulit buah jeruk keprok.
Mengacu pada Oxford English Dictionary, penggunaan paling awal kata tangerine tercatat pada awal 1700-an, dengan bukti pertama ditemukan pada tahun 1710 dalam tulisan Joseph Addison, penulis dan politisi. Awalnya, kata ini bukan merujuk pada buah, melainkan pada orang atau hal yang berkaitan dengan kota Tangier.
Sebagian orang lebih menyukai tangerine dibandingkan jeruk biasa karena ukurannya yang kecil, kulitnya yang tipis dan longgar sehingga mudah dikupas, serta rasanya yang sering kali lebih manis. Dalam terjemahan ke bahasa Indonesia, tangerine paling sering dipadankan dengan jeruk keprok, meskipun istilah jeruk mandarin juga kerap digunakan secara bergantian.
Sebagaimana dikutip dari Dictionary.com, tangerine merupakan sejenis pohon sitrus sekaligus nama buah yang dihasilkan pohon tersebut. Secara botani, buah ini diklasifikasikan sebagai Citrus reticulata atau terkadang Citrus tangerina, tergantung sistem taksonomi yang digunakan. Tangerine dianggap sebagai varietas jeruk mandarin atau spesies yang berkerabat dekat, dengan sedikit kontribusi genetik dari pomelo.
Asal-Usul Kata Tangerine, Dari Kota Tangier ke Kamus Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8516742/original/062311800_1782442259-YCv1yBf4MAKrZ0BYScGOSOVkLRfDVC7LDJadPzNU.jpg)
Perbesar
Etimologi kata tangerine menyimpan kisah perjalanan perdagangan lintas benua yang menarik. Kata "tangerine" awalnya merupakan kata sifat yang berarti "dari Tangier," sebuah pelabuhan di Maroko yang terletak di Selat Gibraltar, dan nama ini pertama kali digunakan untuk buah yang dikirim dari Tangier. Pelabuhan ini menjadi titik transit utama pengiriman jeruk dari Afrika Utara ke Eropa.
Berdasarkan data dari Online Etymology Dictionary, tangerine sebagai istilah untuk buah muncul pada tahun 1842, berasal dari frasa tangerine orange yang sudah digunakan sejak 1820, yang berarti "jeruk dari Tangier," sebuah pelabuhan penting di Maroko utara tempat buah ini awalnya diimpor ke Inggris. Sebagai kata sifat dengan huruf kapital yang berarti "berasal dari atau berkaitan dengan Tangier," penggunaannya sudah tercatat sejak 1710, kemungkinan berasal dari bahasa Spanyol tangerino.
Tangier di Maroko dulunya merupakan pelabuhan perdagangan utama untuk buah sitrus selama Abad Pertengahan, dan diyakini bahwa tangerine pertama kali ditanam di Tiongkok kemudian menyebar ke kawasan Mediterania dan sekitarnya, lalu menjadi populer di Eropa pada abad ke-19 sebelum diperkenalkan ke benua Amerika. Perjalanan panjang inilah yang menjadikan tangerine sebagai simbol pertukaran lintas budaya dalam sejarah pangan dunia.
Menariknya, tangerine pertama kali ditanam dan dibudidayakan sebagai tanaman komersial tersendiri di benua Amerika oleh Mayor Atway di Palatka, Florida, yang dikabarkan mengimpornya dari Maroko, khususnya dari pelabuhan Tangier, yang menjadi asal-usul namanya. Atway kemudian menjual kebunnya kepada N. H. Moragne, dan dari kebun ini lahir varietas Dancy tangerine yang menjadi salah satu varietas paling populer di Amerika.
Baca juga: 180 Nama Buah-buahan dalam Bahasa Inggris, Panduan Lengkap dari A sampai Z
Perbedaan Tangerine, Mandarin, Clementine, dan Orange
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3289553/original/090279200_1604680199-Ilustrasi_jeruk_mandarin.jpg)
Perbesar
Banyak orang masih bingung membedakan tangerine dengan jenis jeruk lainnya. Mengutip Healthline, tangerine merupakan subkelompok dari mandarin, sementara jeruk biasa (orange) adalah hibrida dari pomelo dan mandarin. Memahami perbedaan ini penting agar tidak salah pilih saat berbelanja buah sitrus.
Berikut perbedaan utama antara keempat buah sitrus tersebut:
- Mandarin – Mandarin adalah kategori sitrus yang mencakup tangerine dan clementine, sehingga setiap tangerine atau clementine secara teknis adalah mandarin, tetapi tidak setiap mandarin merupakan clementine atau tangerine. Mandarin umumnya lebih kecil dari jeruk biasa, rasanya lebih manis, dan memiliki kulit yang lebih tipis serta agak longgar sehingga mudah dikupas.
- Tangerine – Tangerine merupakan jenis spesifik dari mandarin yang berwarna oranye cerah, memiliki kulit yang sedikit lebih keras, dan rasanya sedikit kurang manis serta lebih asam dibandingkan kebanyakan mandarin lainnya. Kulit tangerine yang lebih tegas membuatnya lebih tahan terhadap memar selama pengiriman.
- Clementine – Clementine merupakan hibrida antara mandarin dan jeruk manis yang berasal dari Aljazair pada akhir abad ke-19. Clementine adalah jenis mandarin terkecil, sangat manis, hampir tanpa biji, dan memiliki kulit berwarna oranye kemerahan yang halus serta mengkilap.
- Orange (Jeruk) – Pembeda utama antara tangerine dan jeruk biasa adalah ukuran; jeruk biasa tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk tergantung varietasnya, tetapi secara umum tumbuh lebih besar dari tangerine. Kulit jeruk biasa juga jauh lebih tebal dan lebih sulit dikupas.
- Rasa – Tangerine kadang disebut "baby oranges" karena ukurannya yang lebih kecil, agak pipih, dan umumnya kurang bulat, menjadikannya camilan seukuran saku yang sempurna. Profil rasanya cenderung lebih manis dengan keasaman rendah.
- Kandungan Nutrisi – Dalam hal nutrisi, tangerine mengandung lebih banyak vitamin A dibandingkan jeruk biasa, meskipun jeruk biasa lebih rendah kalori dan lebih tinggi vitamin C serta serat.
Baca juga: 8 Jenis Jeruk Manis yang Populer Beserta Keuntungannya
Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan Tangerine
![7. Jeruk dan Jus Jeruk [Dok/freepik.com]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/XI39z7Uq6HY5AxEnLpF3taP9u5k=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5385555/original/009688400_1760936020-wooden-board-full-juicy-slices-orange-fruit-stone-table-2.jpg)
Perbesar
Meski berukuran mungil, tangerine menyimpan profil nutrisi yang mengesankan. Dilansir dari WebMD, selain dikemas dengan vitamin C, tangerine juga merupakan sumber serat makanan yang baik. Konsumsi buah ini secara rutin dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Berikut kandungan gizi dan manfaat utama tangerine bagi kesehatan tubuh:
- Sumber Vitamin C – Bahkan tangerine berukuran kecil mengandung 33% dari nilai harian vitamin C yang direkomendasikan, senyawa penting yang digunakan tubuh untuk berbagai fungsi vital. Vitamin C terbukti berdampak positif terhadap produksi sel darah putih yang berguna untuk fungsi sistem imun secara umum.
- Kaya Antioksidan – Tangerine beserta kulitnya merupakan sumber antioksidan yang kaya seperti vitamin C, beta-cryptoxanthin, serta flavonoid seperti naringin, hesperidin, tangeretin, dan nobiletin yang melindungi dari berbagai penyakit.
- Menjaga Kesehatan Jantung – Senyawa berharga yang ditemukan dalam kulit tangerine adalah flavonoid nobiletin, dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa nobiletin secara khusus dapat menurunkan tekanan darah, trigliserida, dan kadar kolesterol LDL.
- Mendukung Kesehatan Mata – Manfaat lain dari kandungan vitamin C yang tinggi dalam tangerine adalah dukungannya terhadap kesehatan mata dengan menunda timbulnya katarak dan degenerasi makula terkait usia.
- Melancarkan Pencernaan – Tangerine kaya akan serat dan air, keduanya penting untuk membentuk massa tinja dan mendorong gerakan usus yang sehat sehingga membantu meringankan sembelit.
- Mendukung Penurunan Berat Badan – Dibandingkan buah-buahan seperti nanas, pisang, dan mangga, tangerine memiliki jumlah karbohidrat yang relatif rendah — satu tangerine kecil hanya mengandung 40 kalori dan 10 gram karbohidrat.
- Mengatur Tekanan Darah – Tangerine adalah sumber potasium yang baik, mineral yang membantu mengeliminasi kelebihan natrium melalui urin, sementara kandungan antioksidannya juga meningkatkan fungsi pembuluh darah dan sirkulasi darah.
Sebagaimana dilaporkan WebMD, sebuah studi selama lima tahun terhadap lebih dari 500.000 orang dewasa menunjukkan bahwa memakan setidaknya setengah cangkir buah segar setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular secara signifikan, di mana partisipan yang makan buah setiap hari sekitar 33% lebih kecil kemungkinannya meninggal karena serangan jantung atau stroke.
Baca juga: 14 Manfaat Jus Jeruk Sebagai Pilihan Menu Sehat, Sumber Vitamin C
Makna Budaya Tangerine di Berbagai Negara
Di balik rasanya yang manis, tangerine ternyata memiliki makna simbolis yang mendalam di berbagai kebudayaan dunia. Buah mungil berwarna oranye cerah ini bukan sekadar sumber nutrisi, melainkan juga pembawa pesan tentang keberuntungan, kemakmuran, dan harapan baik. Peran budayanya telah bertahan selama ribuan tahun dan terus dilestarikan hingga era modern.
Merujuk HandMyth, tangerine secara budaya memiliki makna penting karena selama lebih dari tiga milenium buah ini telah melampaui asal-usul botanisnya untuk menjadi simbol kemakmuran global, dan berasal dari Asia Tenggara, perjalanannya membawa asosiasi unik dengan kemewahan kekaisaran, kekuasaan, dan makna spiritual. Di Tiongkok kuno, tangerine dibudidayakan lebih dari 3.000 tahun lalu dan memiliki status kekaisaran yang tinggi — selama Dinasti Zhou, jeruk mandarin menjadi barang upeti berharga bagi kaisar, dan pada masa Dinasti Tang, istana kekaisaran memelihara kebun eksklusif untuk tangerine premium.
Dalam berbagai budaya, terutama di Asia, tangerine merupakan simbol keberuntungan, kekayaan, dan kelimpahan, dan karena permainan kata dalam bahasa Mandarin di mana tangerine dan jeruk diasosiasikan dengan keberuntungan dan kebahagiaan, warna buah sitrus ini pun menyerupai emas sehingga melambangkan kelimpahan kebahagiaan dan kekayaan. Tradisi ini membuat tangerine selalu hadir dalam perayaan Tahun Baru Imlek sebagai hadiah dan dekorasi rumah.
Di Korea, tangerine memiliki ikatan mendalam dengan Pulau Jeju. Sebagaimana disampaikan Tasting Table, Jeju telah menanam buah sitrus sejak tahun 1052 M berkat iklim tropis pulau tersebut dan tanah vulkaniknya yang kaya nutrisi yang dibutuhkan tangerine untuk tumbuh subur. Menurut The Jeju Weekly, tangerine Jeju telah digunakan sebagai obat sejak abad ke-17, dan catatan dari lebih dari 300 tahun lalu membuktikan bahwa orang Korea menggunakan tangerine untuk mengobati batuk, penyakit kudis, dan pilek, termasuk kulit dan bijinya.
Dalam tradisi Barat, tangerine berperan sebagai lambang kegembiraan Natal , dengan cara dimasukkan ke dalam kaus kaki sejak era Victoria, mewakili kelimpahan dalam cerita rakyat tentang pemberi hadiah. Drama Korea populer When Life Gives You Tangerines yang dibintangi IU dan Park Bo-gum juga mengangkat makna simbolis buah ini dalam konteks kehidupan di Pulau Jeju.
Baca juga: 5 Karakter Ikonik IU di Drama Korea
Varietas Tangerine yang Populer di Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526606/original/025535800_1782457265-Clementine.jpg)
Perbesar
Dunia tangerine ternyata jauh lebih beragam dari yang dibayangkan banyak orang. Citrus Variety Collection dari University of California mencatat 167 hibrida dan varietas mandarin yang berbeda. Dari ratusan varietas tersebut, beberapa di antaranya lebih dikenal dan mudah ditemui di pasaran global.
- Dancy Tangerine – Dancy merupakan anakan dari tangerine Moragne yang menjadi salah satu varietas tertua dan paling populer di Amerika, dikenal juga sebagai zipper-skin tangerine. Hingga tahun 1970-an, Dancy adalah tangerine yang paling banyak ditanam di Amerika Serikat dan popularitasnya membuat istilah "tangerine" digunakan secara luas sebagai nama pemasaran.
- Clementine – Clementine adalah jenis mandarin terkecil, sangat manis, tanpa biji, dan memiliki kulit oranye kemerahan yang halus serta mengkilap; di toko-toko sering dipasarkan dengan nama Cuties atau Sweeties.
- Satsuma – Satsuma mandarin merupakan jenis mandarin spesifik yang berasal dari Jepang lebih dari 700 tahun lalu, berwarna oranye lebih terang, manis, berair, tanpa biji, dan merupakan varietas yang paling mudah dikupas.
- Tangelo – Tangelo mewakili kategori yang berbeda karena merupakan hibrida hasil persilangan tangerine (mandarin) dengan jeruk bali (grapefruit). Nama tangelo sendiri merupakan gabungan dari kata tangerine dan pomelo.
- Honey Tangerine (Murcott) – Di antara hibrida tangerine paling penting dari Florida adalah murcott, jenis tangor yang berbuah di akhir musim dan dipasarkan dengan nama "honey tangerine."
- Sunburst – Sunburst merupakan hibrida kompleks tiga arah antara tangerine, jeruk, dan jeruk bali yang berbuah di awal musim. Varietas ini populer di kalangan petani Florida karena produktivitasnya.
- Ponkan – Analisis genetik menunjukkan bahwa induk Dancy tangerine adalah dua hibrida mandarin, salah satunya adalah mandarin Ponkan. Ponkan banyak dibudidayakan di Brasil, India, dan Tiongkok.
Setiap varietas sitrus yang dinikmati saat ini diturunkan dari tiga nenek moyang kuno: mandarin, sitron, dan pomelo. Keragaman varietas tangerine modern merupakan hasil ribuan tahun budidaya dan persilangan selektif yang menghasilkan buah dengan beragam profil rasa, dari sangat manis hingga asam segar.
Baca juga: 9 Buah yang Mengandung Vitamin C Tinggi, Tidak Hanya Jeruk
Memahami tangerine artinya tidak hanya soal menerjemahkan sebuah kata dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Di balik buah mungil berwarna oranye ini tersimpan sejarah perdagangan kuno, kekayaan nutrisi yang luar biasa, dan warisan budaya yang telah bertahan selama ribuan tahun. Dari kebun-kebun Tiongkok kuno hingga rak-rak supermarket modern, tangerine terus menjadi salah satu sumber vitamin C paling digemari di seluruh dunia.
Pertanyaan Seputar Tangerine
Q: Apa arti kata tangerine dalam bahasa Indonesia?
A: Tangerine dalam bahasa Indonesia artinya jeruk keprok, yakni buah sitrus kecil dengan kulit longgar dan daging buah yang berair. Selain itu, kata tangerine juga bisa merujuk pada warna oranye kemerahan yang menyerupai kulit buah jeruk keprok matang, serta pohon yang menghasilkan buah tersebut.
Q: Apakah tangerine dan mandarin itu sama?
A: Tangerine dan mandarin sering membingungkan, tetapi keduanya memiliki perbedaan kunci — semua tangerine adalah mandarin, tetapi tidak semua mandarin adalah tangerine. Mandarin merupakan kategori besar yang mencakup tangerine, clementine, satsuma, dan banyak varietas lainnya. Tangerine sendiri memiliki warna oranye cerah, rasa yang sedikit kurang manis dan lebih asam dari kebanyakan mandarin, serta kulit yang sedikit lebih keras.
Q: Dari mana asal kata tangerine?
A: Kata tangerine sebagai istilah untuk buah muncul pada tahun 1842, berasal dari frasa tangerine orange yang berarti "jeruk dari Tangier," pelabuhan penting di Maroko utara tempat buah ini awalnya diimpor ke Inggris. Tangier adalah pelabuhan perdagangan utama untuk buah sitrus selama Abad Pertengahan, dan diyakini bahwa tangerine pertama kali ditanam di Tiongkok sebelum menyebar ke kawasan Mediterania.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516280/original/030213000_1782441717-WTKDqOtvfEcLfIb3w9pxE9YJhWOZCOXECaaPv4YB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516230/original/028282800_1782441681-km3rvtixXfXUdCKof8CgrjeNpW8BDiLkiWPLGJe9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8472960/original/011760200_1782381658-9vqBwqX4a59MigvNEC3nV5MF9Hg3Ndj2VWjPYyHx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516309/original/019103200_1782441743-kTHQNW30wLdLj36CHRlyfcON9h0qzf1ETl0rC3Pf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396245/original/097674000_1782277287-ocpLPtRKdNPdmlTlEkrifEZHQpgs7RPl74pz3PA4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/994625/original/005148900_1442691401-Penurunan_Bendera_Hotel_Yamato.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516277/original/000800800_1782441716-YwElV78wISg99L3gMHLVEKbJoQEjT31wHsQYrmmJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516253/original/066713300_1782441699-ziuMFG5nkPuUXSqBvqzyVr1jL0OLfpTGtVt0su4l.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516184/original/017434700_1782441646-V4pep2Oi2c7SFo1mkN7wxiW6vq0f8fNkxLpd5ywn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516254/original/089030500_1782441700-JDLTczfsFxI2JY2rCbLkaRmMpXnm9vHXdjLbiy9n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516216/original/077409600_1782441661-klFenKaf8zla9WW64rGV3wvjg8UoEfHv5HdI9f1q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3141646/original/018952800_1591080964-animals-avian-beaks-birdhouse-1156507.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3523373/original/068734600_1627444692-asean-4692563_1280_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516271/original/024616500_1782441713-3W3JsXJgkEaC7Bq3hB6macYz3i86t44FpS763RLk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8522911/original/065307300_1782451627-de109ca4-11b8-472b-8baf-0cb049b14ab5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516210/original/059996400_1782441657-zRzhPw0w2Ar4eoTEwq7w4dPHhDLa8ATHyV13HwMD.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8472952/original/083002300_1782381647-DAXMbjPMa9gaMriKVpehjA3dykOuLZFy9vVCcB3q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502252/original/067153000_1770974707-upset-asian-couple-sit-couch-living-room.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516288/original/096933200_1782441719-FbdLq7RWFiaMjN6OLaOmJZ2pbNs8IiJk2QfdCq0S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516192/original/037151000_1782441650-JvkjyJzaHrdD7xlQTzyTYIA1NTGz9BNViDnIJkFm.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530617/original/099175500_1773466166-mud1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522319/original/072750000_1772755216-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522345/original/079886200_1772757830-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4401674/original/056918100_1681909694-20230419-Mudik-Jalur-Pantura-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1045202/original/018183200_1446724420-151105-THR-PNS-Grafis-Abdillah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521841/original/047869500_1772701578-open_space_3a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528599/original/064914600_1773288962-Ashera_Dress_Sq1_1770721983416.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522260/original/039984700_1772750807-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522506/original/039967800_1772767694-Teras_rumah_subsidi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522537/original/050337400_1772768376-Model_Rambut_Pendek_Wanita_Cina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522634/original/031632000_1772771522-Gemini_Generated_Image_68hqe168hqe168hq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522514/original/063562100_1772767710-marlon-soares-NDe1cA_jb_4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524816/original/031467100_1773012780-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478554/original/057404800_1768904586-Beternak_Jangkrik_Pakan_Ternak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)