Liputan6.com, Jakarta Menyampaikan pendapat dalam bahasa Inggris adalah keterampilan yang sangat dibutuhkan baik di ruang kelas maupun dunia kerja. Memahami beragam contoh giving opinion membantu siapa saja untuk berkomunikasi lebih percaya diri dan terdengar natural saat berdiskusi.
Giving opinion merupakan cara seseorang mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pandangan pribadinya tentang suatu hal, dan hal ini penting karena menjadi fondasi percakapan yang bermakna. Tanpa kemampuan menyampaikan pendapat, interaksi dalam bahasa Inggris terasa kosong dan kurang interaktif.
Mengetahui cara mengekspresikan pendapat dalam bahasa Inggris sangat berharga, baik saat berbicara maupun menulis. Beragam contoh giving opinion yang disajikan dalam artikel ini mencakup frasa formal, informal, kalimat lengkap, hingga dialog percakapan sehari-hari yang bisa langsung dipraktikkan. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Jumat (26/6/2026).
Apa Itu Giving Opinion dalam Bahasa Inggris
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526596/original/088440500_1782457254-bf66318c-1a71-4975-a406-e1315ad23a4f.jpg)
Perbesar
Giving opinion adalah ungkapan yang digunakan untuk menyampaikan pendapat, pandangan, atau gagasan pribadi tentang suatu topik tertentu. Dalam percakapan sehari-hari, kemampuan ini sering muncul ketika seseorang merespons pertanyaan, menanggapi suatu isu, atau turut serta dalam diskusi kelompok. Mengekspresikan pendapat merupakan salah satu keterampilan komunikasi paling esensial dalam bahasa Inggris, baik dalam kelas online, di tempat kerja, maupun dalam percakapan harian.
Dilansir dari EnglishClub, terdapat beragam ungkapan yang lazim digunakan untuk fungsi bahasa menyampaikan pendapat. Frasa-frasa ini bervariasi mulai dari yang sederhana seperti "I think..." hingga yang lebih kompleks seperti "It's my contention that...", tergantung pada konteks dan tingkat formalitas percakapan.
Secara umum, giving opinion bisa dibedakan menjadi dua kategori besar berdasarkan konteksnya, yaitu giving opinion dalam situasi formal dan informal. Perbedaan ini terletak pada pemilihan kata dan struktur kalimat yang digunakan. Dari sudut pandang kesopanan, tidak selalu wajib membedakan tingkat formalitas, namun saat menulis atau berbicara dalam konteks formal, sebaiknya menggunakan bahasa yang lebih canggih untuk meningkatkan kualitas bahasa Inggris.
Memperkenalkan pendapat dengan sebuah frasa pembuka sangat penting karena dapat mengatur nada opini dan memandu pendengar untuk memahami jenis pendapat yang sedang disampaikan, apakah itu pendapat pribadi, pendapat dari orang lain, atau pendapat dari sumber yang telah diteliti.
Baca juga: 450 Kata Bahasa Inggris yang Sering Digunakan dalam Percakapan Sehari-hari
Contoh Giving Opinion dalam Situasi Formal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526953/original/085577700_1782457717-3f6bccdf-42bb-4039-a5d3-b9555ef85aec.jpg)
Perbesar
Dalam situasi formal seperti rapat kantor, presentasi, atau diskusi akademik, pemilihan frasa yang tepat sangat menentukan kesan profesional seseorang. Kita perlu lebih berhati-hati dengan frasa formal untuk mengekspresikan pendapat, dan umum menggunakan bentuk kalimat pasif saat situasi formal. Sebaiknya kita menyampaikan sudut pandang sebagai salah satu cara menafsirkan informasi dan melakukannya secara diplomatik.
Berikut beberapa contoh giving opinion formal beserta artinya yang bisa digunakan dalam konteks resmi:
- In my point of view, this business plan needs more detailed financial projections. (Dalam pandangan saya, rencana bisnis ini memerlukan proyeksi keuangan yang lebih rinci.)
- I personally believe that the best approach is to conduct further research before making a decision. (Saya pribadi percaya bahwa pendekatan terbaik adalah melakukan riset lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.)
- I personally consider that we should allocate more budget to digital marketing. (Saya pribadi mempertimbangkan bahwa kita harus mengalokasikan lebih banyak anggaran untuk pemasaran digital.)
- My own view of the matter is that this proposal lacks innovation. (Pandangan saya terhadap masalah ini adalah bahwa proposal ini kurang inovasi.)
- If I had my view, I would suggest a different timeline for this project. (Jika saya memiliki pandangan, saya akan menyarankan jadwal yang berbeda untuk proyek ini.)
- It's my contention that implementing stricter quality control is imperative for long-term success. (Keyakinan saya bahwa menerapkan kontrol kualitas yang lebih ketat sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang.)
- I am of the view that diversifying our product line aligns with current market trends. (Saya berpandangan bahwa diversifikasi lini produk kita sejalan dengan tren pasar saat ini.)
- I'm utterly convinced that renewable energy is the future of the industry. (Saya sepenuhnya yakin bahwa energi terbarukan adalah masa depan industri.)
Frasa seperti "It's my contention that..." merupakan ekspresi formal tingkat tinggi yang cocok untuk konteks akademik dan profesional.
Contoh Giving Opinion dalam Situasi Informal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3177469/original/059735700_1594572926-two-cheerful-women-talking-laughing-cafe_171337-19617.jpg)
Perbesar
Berbeda dengan konteks formal, giving opinion dalam situasi informal menggunakan frasa yang lebih santai dan natural. Situasi ini biasanya terjadi saat mengobrol dengan teman, keluarga, atau orang-orang terdekat. Mengacu pada FluentU, sebuah pendapat pada dasarnya adalah keyakinan pribadi yang didasarkan pada pikiran, perasaan, dan pengalaman seseorang.
Berikut contoh giving opinion informal yang umum dipakai sehari-hari:
- I think this restaurant has the best coffee in town. (Aku pikir restoran ini punya kopi terbaik di kota.)
- In my opinion, watching movies is a great way to relax after work. (Menurutku, menonton film adalah cara bagus untuk bersantai setelah kerja.)
- I believe learning English should be fun and consistent. (Aku percaya belajar bahasa Inggris harus menyenangkan dan konsisten.)
- From my point of view, social media has both positive and negative effects. (Dari sudut pandangku, media sosial punya dampak positif dan negatif.)
- As far as I know, brown rice has better fiber than white rice. (Sejauh yang aku tahu, beras merah punya serat lebih baik dari beras putih.)
- I reckon we should leave earlier to avoid traffic. (Aku rasa kita harus berangkat lebih awal untuk menghindari macet.)
- If you ask me, this song is the best on the album. (Kalau kamu tanya pendapatku, lagu ini yang terbaik di album.)
- The way I see it, spending time with family is more important than working overtime. (Cara pandangku, menghabiskan waktu bersama keluarga lebih penting dari lembur.)
Menariknya, struktur kondisional "I'd say" jarang diajarkan sebagai bentuk kondisional, padahal ini adalah salah satu cara paling umum untuk menyampaikan pendapat dalam bahasa Inggris. Selain itu, kata "reckon" sangat umum digunakan di Inggris saat ini, artinya sama dengan "I think" namun masyarakat Inggris lebih sering menggunakan kata "reckon".
Baca juga: 350 Bahasa Inggris dan Artinya yang Sering Dipakai
Cara Memperkuat Giving Opinion agar Lebih Meyakinkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4731153/original/073204800_1706689047-english-book-resting-table-working-space.jpg)
Perbesar
Menyampaikan pendapat saja tidak cukup untuk membuat lawan bicara terkesan. Diperlukan strategi tertentu agar opini yang disampaikan terdengar lebih kuat dan meyakinkan. Mengutip VOA Learning English, kamu bisa memperkuat pernyataan dengan menambahkan kata keterangan (adverb) atau kata sifat (adjective). Misalnya, bandingkan "In my opinion..." dengan "In my honest opinion..." — versi kedua terdengar jauh lebih kuat dan tulus.
Selain itu, memberikan alasan untuk pendapatmu akan menambah kekuatan pada klaim yang disampaikan. Ini adalah langkah yang sering dilupakan oleh banyak pelajar bahasa Inggris.
Berikut langkah-langkah memperkuat giving opinion secara sistematis:
- Nyatakan pendapat dengan frasa pembuka. Gunakan frasa seperti "I strongly believe that..." atau "I'm absolutely convinced that..." untuk menunjukkan keyakinan. Frasa "I'm absolutely convinced" menunjukkan bahwa pembicara tidak memiliki keraguan sama sekali dan sepenuhnya yakin dengan pendapatnya, lebih kuat dari sekadar "I think" atau "I suppose."
- Berikan alasan yang logis. Tambahkan kata penghubung seperti because, since, due to untuk menjelaskan latar belakang pendapatmu. Contoh: "I believe remote work is efficient because it saves commuting time."
- Dukung dengan contoh atau pengalaman. Frasa seperti "In my experience..." atau "For example..." bisa menjadi alat yang efektif. Kamu juga bisa menyatakan atau membuat daftar alasan secara berurutan (firstly, secondly, thirdly) dan menggunakan konjungsi (because) atau kata penghubung lainnya untuk menjelaskan pemikiranmu secara logis.
- Simpulkan dan ajukan pertanyaan balik. Setelah menyatakan pendapat, kamu mungkin ingin menutup topik tersebut. Mengajukan pertanyaan adalah cara yang bagus untuk mengakhiri argumenmu sendiri, sekaligus penting untuk bertanya tentang pendapat orang lain.
Baca juga: 12 Cara Belajar Bahasa Inggris Sendiri, Cocok untuk Pemula
Tips dan Etika Memberikan Pendapat secara Sopan dalam Bahasa Inggris
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8527286/original/020766500_1782458332-568c2299-b2fd-438c-af4b-450b8bdf6a15.jpg)
Perbesar
Memberikan pendapat bukan hanya soal apa yang dikatakan, tetapi juga bagaimana cara menyampaikannya. Dengan sifat yang sopan bukan berarti menyembunyikan pendapat, melainkan mengemas ide sedemikian rupa sehingga orang lain bisa menerimanya tanpa merasa diserang. Ini adalah prinsip penting yang perlu dipahami setiap pelajar bahasa Inggris.
Berikut tips dan etika giving opinion yang perlu diperhatikan agar komunikasi berjalan lancar:
- Gunakan softening phrases saat tidak setuju. Akui dulu pandangan lawan bicara — awali dengan "I see your point." Gunakan bahasa penghalus seperti "perhaps," "maybe," "not entirely sure" untuk melembutkan pernyataan. Contoh: "I see your point, but I think there might be a better solution."
- Fokus pada ide, bukan orangnya. Alih-alih berkata "You're wrong," lebih baik katakan "This idea may not work because..." Ini menjaga agar diskusi tetap konstruktif dan profesional.
- Hindari menyatakan opini sebagai fakta. Selalu gunakan frasa pembuka seperti "I think..." atau "In my view..." untuk menandakan bahwa itu adalah pendapat pribadi.
- Dengarkan sebelum merespons. Peter Drucker, pakar manajemen, dikutip dari Inc. menyatakan, "Hal terpenting dalam komunikasi adalah mendengarkan apa yang tidak dikatakan."
- Waspadai kesalahan umum. Perlu diingat bahwa "agree" adalah kata kerja dalam bahasa Inggris, jadi berhati-hatilah untuk tidak mengatakan "I am agree" karena itu tidak gramatikal. Bentuk yang benar adalah "I agree."
- Sesuaikan tingkat formalitas. Meskipun banyak orang menyatakan pendapat tanpa frasa pembuka dalam kehidupan sehari-hari, hindari melakukan ini dalam situasi profesional atau topik yang lebih serius.
Ada beberapa cara praktis untuk melatih kemampuan giving opinion: menulis jurnal harian tentang perasaan dan pendapatmu, usahakan menulis setiap hari, bisa tentang apa yang dilakukan hari itu, hal yang disukai dan tidak disukai, atau gunakan tema tertentu untuk memicu ide. Selain itu, kamu bisa berlatih mengekspresikan pendapat dengan memilih sebuah topik, menyetel timer, lalu berbicara tentangnya di depan cermin sambil memperhatikan nada suara dan bahasa tubuh. Kamu juga bisa berdiskusi atau berdebat dengan temanmu.
Baca juga: 12 Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris Otodidak untuk Pemula
Contoh Dialog Giving Opinion dalam Percakapan Sehari-Hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3179115/original/001034700_1594705556-side-view-man-arranging-business-files_23-2148377708.jpg)
Perbesar
Melihat contoh giving opinion dalam bentuk dialog percakapan nyata akan membuat pemahaman semakin mudah. Berikut beberapa contoh dialog giving opinion dalam berbagai situasi yang bisa dijadikan bahan latihan belajar bahasa Inggris.
Dialog 1: Pendapat tentang Film Baru
Rina: Have you watched the new movie at the cinema? What do you think about it?(Sudah nonton film baru di bioskop? Menurutmu bagaimana?)
Dani: I think it's really interesting. The storyline is unpredictable and the actors performed brilliantly.(Menurutku film itu sangat menarik. Alur ceritanya tidak bisa ditebak dan para aktornya bermain luar biasa.)
Rina: I agree with you! In my opinion, it's the best movie this year.(Aku setuju denganmu! Menurutku, itu film terbaik tahun ini.)
Dialog 2: Pendapat tentang Tugas Sekolah
Teacher: What is your opinion about group projects? Do you think they are effective?(Apa pendapat kalian tentang tugas kelompok? Apakah menurut kalian efektif?)
Maya: From my point of view, group projects help us learn teamwork skills. However, I believe there should be clear role division so everyone contributes equally.(Dari sudut pandang saya, tugas kelompok membantu kami belajar kerja sama tim. Namun, saya percaya harus ada pembagian tugas yang jelas agar semua orang berkontribusi secara merata.)
Teacher: That's a very valid point, Maya.(Itu pendapat yang sangat valid, Maya.)
Dialog 3: Pendapat tentang Belajar Online
Andi: How do you feel about online classes?(Bagaimana pendapatmu tentang kelas online?)
Bima: Personally, I think online classes are flexible, but sometimes boring because there's less interaction.(Secara pribadi, aku pikir kelas online fleksibel, tapi kadang membosankan karena interaksinya kurang.)
Andi: I see your point, but in my experience, it depends on the teacher's method. Some online classes are actually very engaging.(Aku mengerti maksudmu, tapi dari pengalamanku, itu tergantung metode gurunya. Beberapa kelas online sebenarnya sangat menarik.)
Dialog 4: Pendapat tentang Media Sosial
Lisa: What's your opinion on social media for teenagers?(Apa pendapatmu tentang media sosial untuk remaja?)
Raka: I'd say social media is helpful if used wisely. But not everyone will agree with me — some people think it's mostly harmful for young people.(Menurutku media sosial bermanfaat jika digunakan dengan bijak. Tapi tidak semua orang setuju — beberapa orang menganggapnya berbahaya bagi anak muda.)
Lisa: I couldn't agree more. As far as I'm concerned, the key is parental guidance and self-discipline.(Aku sangat setuju. Sejauh yang aku tahu, kuncinya adalah bimbingan orang tua dan disiplin diri.)
Baca juga: 1000 Kosakata Bahasa Inggris dan Artinya dari A-Z
Dalam sebuah percakapan, saat bernegosiasi, mengekspresikan pendapat, atau sekadar mengobrol dengan teman, kita sering harus setuju atau tidak setuju dengan orang lain. Kita juga tidak ingin pembicaraan menjadi pertengkaran, sehingga perlu menunjukkan empati terhadap pendapat yang berbeda dan menyatakan ketidaksetujuan tanpa terdengar agresif. Sangat sulit meyakinkan orang saat mereka merasa diserang. Kita perlu mengekspresikan pendapat dan pada saat yang sama menunjukkan bahwa kita mendengarkan, memahami, dan menghargai pendapat lain.
Baca juga: 100 Contoh Kalimat Kata Kerja dalam Bahasa Inggris
Dengan memahami berbagai contoh giving opinion yang telah dijabarkan, kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris akan semakin terasah. Hal terpenting adalah terus berlatih, berani mencoba, dan tidak takut membuat kesalahan. Setiap kali menyampaikan pendapat — baik dalam percakapan sederhana maupun diskusi serius — kemampuan menggunakan giving opinion akan semakin natural dan percaya diri.
Baca juga: 10 Kata Kerja Bahasa Inggris dan Contoh Kalimatnya
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Contoh Giving Opinion
1. Apa perbedaan antara giving opinion formal dan informal?
Giving opinion formal menggunakan frasa yang lebih sopan dan terstruktur, seperti "I personally believe..." atau "In my point of view...", dan cocok digunakan dalam konteks resmi seperti rapat atau presentasi. Sementara itu, giving opinion informal menggunakan frasa yang lebih santai dan langsung seperti "I think..." atau "I reckon...", yang biasanya dipakai saat mengobrol dengan teman atau keluarga.
2. Bagaimana cara menyampaikan pendapat saat tidak setuju dengan orang lain tanpa terdengar kasar?
Gunakan softening phrases atau frasa pelembut seperti "I see your point, but...", "I understand what you mean, however...", atau "That's a good point, but I think...". Frasa-frasa ini menunjukkan bahwa kamu menghargai pendapat lawan bicara sebelum menyampaikan sudut pandangmu sendiri, sehingga diskusi tetap berjalan secara konstruktif dan sopan.
3. Mengapa penting menguasai giving opinion dalam bahasa Inggris?
Menguasai giving opinion sangat penting karena keterampilan ini digunakan hampir di setiap bentuk komunikasi, mulai dari diskusi kelas, rapat kerja, hingga percakapan sehari-hari. Dengan memahami beragam frasa dan cara menyampaikan pendapat, kamu bisa mengekspresikan diri dengan lebih percaya diri dan berpartisipasi aktif dalam berbagai situasi komunikasi berbahasa Inggris.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516280/original/030213000_1782441717-WTKDqOtvfEcLfIb3w9pxE9YJhWOZCOXECaaPv4YB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516230/original/028282800_1782441681-km3rvtixXfXUdCKof8CgrjeNpW8BDiLkiWPLGJe9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8472960/original/011760200_1782381658-9vqBwqX4a59MigvNEC3nV5MF9Hg3Ndj2VWjPYyHx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516309/original/019103200_1782441743-kTHQNW30wLdLj36CHRlyfcON9h0qzf1ETl0rC3Pf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396245/original/097674000_1782277287-ocpLPtRKdNPdmlTlEkrifEZHQpgs7RPl74pz3PA4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/994625/original/005148900_1442691401-Penurunan_Bendera_Hotel_Yamato.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516277/original/000800800_1782441716-YwElV78wISg99L3gMHLVEKbJoQEjT31wHsQYrmmJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516253/original/066713300_1782441699-ziuMFG5nkPuUXSqBvqzyVr1jL0OLfpTGtVt0su4l.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516184/original/017434700_1782441646-V4pep2Oi2c7SFo1mkN7wxiW6vq0f8fNkxLpd5ywn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516254/original/089030500_1782441700-JDLTczfsFxI2JY2rCbLkaRmMpXnm9vHXdjLbiy9n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516216/original/077409600_1782441661-klFenKaf8zla9WW64rGV3wvjg8UoEfHv5HdI9f1q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3141646/original/018952800_1591080964-animals-avian-beaks-birdhouse-1156507.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3523373/original/068734600_1627444692-asean-4692563_1280_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516271/original/024616500_1782441713-3W3JsXJgkEaC7Bq3hB6macYz3i86t44FpS763RLk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8522911/original/065307300_1782451627-de109ca4-11b8-472b-8baf-0cb049b14ab5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516210/original/059996400_1782441657-zRzhPw0w2Ar4eoTEwq7w4dPHhDLa8ATHyV13HwMD.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8472952/original/083002300_1782381647-DAXMbjPMa9gaMriKVpehjA3dykOuLZFy9vVCcB3q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502252/original/067153000_1770974707-upset-asian-couple-sit-couch-living-room.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4718309/original/030812500_1705464298-fresh-juicy-clementine-mandarins.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8516288/original/096933200_1782441719-FbdLq7RWFiaMjN6OLaOmJZ2pbNs8IiJk2QfdCq0S.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530617/original/099175500_1773466166-mud1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522319/original/072750000_1772755216-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522345/original/079886200_1772757830-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4401674/original/056918100_1681909694-20230419-Mudik-Jalur-Pantura-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1045202/original/018183200_1446724420-151105-THR-PNS-Grafis-Abdillah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521841/original/047869500_1772701578-open_space_3a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528599/original/064914600_1773288962-Ashera_Dress_Sq1_1770721983416.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522260/original/039984700_1772750807-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522506/original/039967800_1772767694-Teras_rumah_subsidi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522537/original/050337400_1772768376-Model_Rambut_Pendek_Wanita_Cina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522634/original/031632000_1772771522-Gemini_Generated_Image_68hqe168hqe168hq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522514/original/063562100_1772767710-marlon-soares-NDe1cA_jb_4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524816/original/031467100_1773012780-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478554/original/057404800_1768904586-Beternak_Jangkrik_Pakan_Ternak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)