:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320212/original/051458900_1755590101-1.jpg)
1/7
Pemandangan udara ini menunjukkan sebuah jalan yang membentang di sepanjang lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan di dekat desa Jonquieres, di departemen Aude, Prancis Selatan, pada 18 Agustus 2025. (Lionel BONAVENTURE/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320213/original/093280700_1755590102-2.jpg)
1/7
Menurut petugas pemadam, kebakaran hutan besar di departemen Aude yang meluas pada 5 Agustus dan telah menghanguskan 16.000 hektare masih belum sepenuhnya padam pada 17 Agustus 2025. (Lionel BONAVENTURE/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320214/original/013268100_1755590104-3.jpg)
1/7
Kobaran api dapat muncul kembali akibat suhu tinggi. (Lionel BONAVENTURE/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320215/original/093587800_1755590108-4.jpg)
1/7
Kebakaran hutan yang menghanguskan 16.000 hektare lahan di Prancis ini juga disebut-sebut menjadi yang terbesar dalam 76 tahun terakhir. (Lionel BONAVENTURE/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320216/original/031208000_1755590113-5.jpg)
1/7
Departemen Aude di Prancis selatan menjadi wilayah yang terdampak paling parah dari kebakaran hutan ini. (Lionel BONAVENTURE/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320217/original/053403600_1755590114-6.jpg)
1/7
Cuaca panas, angin kencang, dan kelembapan rendah membuat api menyebar dengan cepat. (Lionel BONAVENTURE/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320218/original/089657800_1755590117-7.jpg)
1/7
Lebih dari 2.100 petugas pemadam kebakaran (damkar), pesawat pemadam khusus, dan personel militer telah dikerahkan untuk menangani bencana itu. (Lionel BONAVENTURE/AFP)