:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5313058/original/034001000_1754983065-1.jpg)
1/7
Para pejalan kaki berbaring di bawah naungan Jardin du Carrousel di Paris, Prancis pada 11 Agustus 2025, di tengah gelombang panas yang melanda Eropa. (Martin LELIEVRE/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5313059/original/040606500_1754983067-2.jpg)
1/7
Peningkatan suhu akibat gelombang panas yang melanda Paris, Prancis, sejak 8 Agustus 2025 kian meningkat. (Martin LELIEVRE/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5313060/original/094545400_1754983069-3.jpg)
1/7
Peningkatan suhu mencapai tingkat luar biasa terjadi di wilayah barat daya Prancis. (Martin LELIEVRE/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5313061/original/083308000_1754983071-4.jpg)
1/7
Setidaknya 12 wilayah administratif (departemen) di Prancis terdampak oleh gelombang panas ini dan berada di bawah peringatan merah. (Martin LELIEVRE/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5313062/original/021970700_1754983074-5.jpg)
1/7
Badan Meteorologi Prancis (Meteo-France) telah mengeluarkan peringatan untuk menginformasikan masyarakat tentang risiko terkait gelombang panas. (Martin LELIEVRE/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5313063/original/023570200_1754983076-6.jpg)
1/7
Sebelumnya, sejumlah negara di kawasan Eropa berada dalam siaga tinggi karena cuaca panas ekstrem dan kondisi kering yang dapat memicu risiko kebakaran hutan di Prancis, Spanyol, dan Portugal. (Martin LELIEVRE/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5313064/original/022162100_1754983078-7.jpg)
1/7
Pihak berwenang setempat telah mengeluarkan peringatan merah dan oranye untuk beberapa wilayah serta menyiagakan pasukan pemadam kebakaran. (Martin LELIEVRE/AFP)