:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306844/original/053364400_1754451455-1.jpg)
1/7
Para perempuan Palestina memungut kacang-kacangan atau beras di Nuseirat, Jalur Gaza tengah, usai misi penerjunan bantuan lewat udara di atas wilayah Palestina yang dikepung Israel pada 5 Agustus 2025. (Eyad BABA/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306845/original/082931800_1754451456-3.jpg)
1/7
Bantuan kemanusiaan terus dijatuhkan dari udara ke Jalur Gaza oleh sejumlah negara dalam beberapa hari terakhir. (Eyad BABA/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306846/original/087246000_1754451458-6.jpg)
1/7
Langkah ini dilakukan untuk mengatasi hambatan pengiriman melalui jalur darat yang masih dibatasi oleh militer Israel. (Eyad BABA/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306847/original/003515800_1754451461-4.jpg)
1/7
Meski demikian pengiriman bantuan lewat jalur udara menuai sorotan dan kritik tajam terkait efektivitas dalam menjangkau warga Gaza yang membutuhkan. (Eyad BABA/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306848/original/006621000_1754451463-7.jpg)
1/7
Sejumlah pakar dan warga Gaza mengatakan bahwa bantuan udara jauh kurang efektif dibandingkan konvoi truk. (Eyad BABA/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306849/original/054057800_1754451464-2.jpg)
1/7
Diketahui, beberapa palet yang dijatuhkan melalui udara awal pekan ini telah jatuh ke laut. Bahkan, setidaknya ada satu palet yang dijatuhkan mengenai dan menewaskan warga Palestina di Gaza. (Eyad BABA/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306850/original/037751900_1754451465-8.jpg)
1/7
Beberapa palet makanan hancur berkeping-keping ketika kerumunan orang bergegas berebut mengambil bantuan. (Eyad BABA/AFP)