:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5331193/original/021751100_1756389023-rusu3.jpg)
1/8
Massa menembakkan petasan ke arah kendaraan taktis milik kepolisian di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5331194/original/006668300_1756389029-rusu7.jpg)
1/8
Usai aksi unjuk rasa mahasiswa di depan gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Jakarta, Kamis (28/8/2025) dibubarkan, sekelompok massa terlibat bentrok dengan aparat keamanan. (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5331195/original/019333900_1756389035-rusu4.jpg)
1/8
Bentrok massa dan aparat polisi dari Korps Brimob terjadi di di sepanjang Jalan Pejompongan-Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5331196/original/038963000_1756389040-rusu10.jpg)
1/8
Tembakkan gas air mata membubarkan konsentrasi massa yang berkumpul di Jalan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5331197/original/023725800_1756389046-rusu11.jpg)
1/8
Baru sekitar pukul 20.00 WIB, aksi sekompok massa tersebut berhasil diredam pihak aparat keamanan. (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5331198/original/017368000_1756389051-rusu1.jpg)
1/8
Sebelumnya, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi berunjuk rasa di depan gedung MPR, DPR dan DPD, Jakarta, pada Kamis (28/8/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5331199/original/008147600_1756389054-rusu2.jpg)
1/8
Mahasiswa menyoroti kenaikan tunjangan anggota DPR. (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5331200/original/091178900_1756389058-rusu12.jpg)
1/8
Mahasiswa menilai kenaikan tunjangan anggota DPR tidak menunjukkan rasa empati pada menurunnya kondisi ekonomi masyarakat yang ditandai lesunya daya beli dan badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). (merdeka.com/Arie Basuki)