:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318363/original/015935500_1755481820-1.jpg)
1/8
Pemandangan dari udara menunjukkan para korban banjir berkumpul di dekat rumah-rumah yang rusak di sepanjang tepi sungai yang dikelilingi batu-batu besar di distrik Buner, provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan pada 17 Agustus 2025. (Abdul MAJEED/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318364/original/096337600_1755481820-2.jpg)
1/8
Tim penyelamat Pakistan terus berupaya mencari korban selamat dari banjir bandang yang menghantam distrik Buner, provinsi Khyber Pakhtunkhwa, pada 17 Agustus 2025. (Abdul MAJEED/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318365/original/018182100_1755481822-5.jpg)
1/8
Operasi pencarian dan penyelamatan terhadap warga yang terjebak reruntuhan terus dilakukan. (Abdul MAJEED/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318366/original/010200500_1755481823-3.jpg)
1/8
Otoritas setempat pada Minggu (17/8/2025), melaporkan bahwa banjir bandang akibat hujan monsoon yang melanda beberapa wilayah di Pakistan telah menewaskan sedikitnya 344 orang dalam 48 jam terakhir. Sementara, lebih dari 150 lainnya masih dinyatakan hilang. (Abdul MAJEED/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318367/original/086661900_1755481823-4.jpg)
1/8
Sekitar 2.000 relawan dan petugas penyelamat dikerahkan untuk mengevakuasi jenazah, membantu korban, serta menyalurkan bantuan darurat di sembilan distrik. (Abdul MAJEED/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318368/original/001118800_1755481825-6.jpg)
1/8
Hujan deras masih menjadi hambatan besar dalam operasi penyelamatan. (Abdul MAJEED/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318369/original/084281000_1755481825-7.jpg)
1/8
Pihak berwenang mengingatkan bahwa peningkatan suhu mempercepat pencairan salju dan gletser di wilayah pegunungan, sehingga meningkatkan debit sungai. (Abdul MAJEED/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318370/original/010336000_1755481827-8.jpg)
1/8
Beberapa ahli menilai perubahan iklim membuat curah hujan semakin tak terduga dan intens dalam beberapa tahun terakhir. (Abdul MAJEED/AFP)