:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306328/original/040785900_1754384468-1.jpg)
1/8
Polisi dengan perlengkapan anti huru hara berbaris melewati Kubah Bom Atom (belakang kiri) saat mereka mengamankan area tersebut di kota Hiroshima, Prefektur Hiroshima pada 5 Agustus 2025. (Richard A. Brooks/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306329/original/093755900_1754384469-2.jpg)
1/8
Sehari jelang upacara peringatan 80 tahun bom atom pertama di dunia, Kubah Bom Atom di kota Hiroshima, Prefektur Hiroshima ramai dikunjungi wisatawan dan peziarah. (Richard A. Brooks/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306330/original/062029800_1754384471-3.jpg)
1/8
Kubah Bom Atom di Hiroshima menjadi simbol kuat dari kekuatan menghancurkan dari senjata nuklir dan menjadi pengingat dampak mengerikan perang. Bangunan ini merupakan saksi bisu peristiwa pemboman di Hiroshima. (Richard A. Brooks/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306331/original/019221000_1754384473-4.jpg)
1/8
Tahun ini, dunia memperingati 80 tahun serangan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. (Richard A. Brooks/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306333/original/075330200_1754384474-5.jpg)
1/8
Sedikitnya 120 negara dan kawasan bersama dengan Uni Eropa berencana menghadiri upacara peringatan 80 tahun pengeboman Hiroshima oleh Amerika Serikat. (Richard A. Brooks/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306335/original/002315000_1754384476-6.jpg)
1/8
Untuk diketahui, pada bulan Agustus 1945 silam, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di dua kota Jepang: Hiroshima dan Nagasaki. (Richard A. Brooks/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306337/original/096287400_1754384476-7.jpg)
1/8
Pengeboman dua kota besar di Jepang tersebut sekaligus menandai tahap akhir Perang Dunia II. (Richard A. Brooks/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306338/original/086993600_1754384477-8.jpg)
1/8
Ratusan ribu orang tewas dalam peristiwa ini. Dan, ini menjadi penggunaan senjata nuklir dalam peperangan pertama dan satu-satunya dalam sejarah. (Richard A. Brooks/AFP)