:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315484/original/063232100_1755160554-ins3.jpg)
1/7
Calon penumpang melihat instalasi arsitektur Nusantara Heritage bertajuk "Tanah Api, Jejak Jiwa” di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/8/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315485/original/012708600_1755160555-ins2.jpg)
1/7
Instalasi setinggi delapan meter ini berbentuk kerucut yang terinspirasi dari rumah adat Wae Rebo di Nusa Tenggara Timur. (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315486/original/061366300_1755160555-ins6.jpg)
1/7
Pemasangan instalasi seni ini dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025. (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315487/original/012716500_1755160556-ins9.jpg)
1/7
Selain instalasi seni juga dihadirkan beragam karya seni produk Nusantara. (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315488/original/057468000_1755160556-ins4.jpg)
1/7
Untuk diketahui, instalasi “Tanah Api, Jejak Jiwa” memuat tiga elemen utama yang sarat makna. (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315489/original/006581900_1755160557-ins1.jpg)
1/7
Pertama, Ring of Fire, merepresentasikan posisi Indonesia di jalur gunung berapi aktif sebagai simbol daya tahan dan produktivitas bangsa. Kedua, bentuk rumah adat kerucut Wae Rebo yang melambangkan kehangatan, perlindungan budaya, dan hubungan spiritual manusia dengan Tuhan. Ketiga, Pradaksina, terinspirasi dari ritual berjalan melingkar di Candi Borobudur, mencerminkan perjalanan kontemplatif manusia dalam mencari makna hidup. (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315490/original/053930600_1755160557-ins5.jpg)
1/7
Kehadiran karya ini tak hanya mempercantik ruang dalam terminal di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, tetapi juga menjadi etalase seni yang memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada para calon penumpang dan wisatawan dari berbagai penjuru dunia. (merdeka.com/Arie Basuki)