:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314056/original/002712400_1755064001-2.jpg)
1/7
Personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) memeriksa tali pengikat bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Gaza di dalam pesawat Hercules C-130 di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada 13 Agustus 2025. (BAY ISMOYO/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314057/original/069857700_1755064004-5.jpg)
1/7
Indonesia mengirim 800 ton bantuan logistik untuk warga Gaza lewat misi airdrop atau melalui jalur udara dengan menggunakan parasut. (BAY ISMOYO/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314058/original/043190300_1755064013-4.jpg)
1/7
Dua pesawat Super Hercules C-130J dikerahkan untuk mengirimkan bantuan logistik bagi warga di Jalur Gaza, Palestina. (BAY ISMOYO/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314059/original/053180400_1755064031-3.jpg)
1/7
Pelepasan bantuan dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. (BAY ISMOYO/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314060/original/011244100_1755064033-6.jpg)
1/7
Bantuan logistik yang disiapkan mencapai 800 ton, berupa makanan hingga selimut, yang akan dijatuhkan melalui metode Low Cost Low Altitude (LCLA) airdrop. (BAY ISMOYO/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314061/original/004679100_1755064035-1.jpg)
1/7
Metode low cost low altitude (LCLA) airdrop memungkinkan bantuan dijatuhkan dari ketinggian rendah dengan biaya efisien sekaligus menjaga keamanan distribusi di wilayah konflik. (BAY ISMOYO/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314062/original/066470000_1755064036-7.jpg)
1/7
Ada 66 personel TNI yang dikerahkan untuk membantu proses pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Gaza tersebut. (BAY ISMOYO/AFP)