:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314483/original/044976400_1755085241-1.jpg)
1/5
Warga yang terpaksa mengungsi akibat kebakaran hutan beristirahat di tempat penampungan sementara di sebuah gedung olahraga di La Baneza, provinsi Leon, Spanyol utara, pada 13 Agustus 2025. (CESAR MANSO/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314484/original/059107500_1755085244-2.jpg)
1/5
Sejumlah warga di La Baneza, provinsi Leon, Spanyol utara terpaksa diungsikan sementara di sebuah gedung olahraga, pada 13 Agustus 2025, akibat gelombang kebakaran hutan besar dalam salah satu musim panas terparah di Spanyol. (CESAR MANSO/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314485/original/069402600_1755085247-3.jpg)
1/5
Hampir 1.000 petugas pemadam dikerahkan untuk memerangi puluhan titik api yang tersebar di beberapa wilayah Spanyol. (CESAR MANSO/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314486/original/085991000_1755085250-4.jpg)
1/5
Di provinsi Leon, kebakaran di Yeres membuat sekitar 800 orang dievakuasi atau berlindung di rumah. Kebakaran juga mengancam Las Medulas—situs warisan dunia UNESCO—yang terkenal dengan tambang emas era Romawi. (CESAR MANSO/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314487/original/084314900_1755085254-5.jpg)
1/5
Otoritas setempat telah mengeluarkan peringatan risiko kebakaran tinggi hingga ekstrem masih berlaku di beberapa wilayah, dan api yang sudah terkendali pun bisa kembali menyala jika kondisi cuaca memburuk. (CESAR MANSO/AFP)