Liputan6.com, Jakarta Fungsi exhaust fan yang paling utama adalah membuang udara pengap, lembap, panas, dan bau dari dalam ruangan ke luar. Alat ini bekerja dengan menyedot udara kotor, lalu menggantinya dengan udara segar dari luar.
Berbeda dengan kipas angin biasa yang hanya memutar udara di tempat, perangkat ini justru mengeluarkan udara ke luar ruangan. Karena itu, fungsi exhaust fan sangat terasa di area minim ventilasi seperti kamar mandi dan dapur yang butuh ventilasi dapur yang lebih lancar.
Memahami cara kerja alat ini penting sebelum menentukan ukuran dan modelnya. Berikut pembahasan lengkap mulai dari pengertian, jenis, hingga tips memasangnya. Mengutip Home Ventilating Institute, exhaust fan kamar mandi merupakan perangkat ventilasi mekanis yang menarik udara pengap, kotor, dan sangat lembap ke luar rumah sehingga kualitas udara di dalam ruangan meningkat.
Mengenal Exhaust Fan dan Cara Kerjanya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3053365/original/066400900_1582008226-exhaust-fan-546946_960_720.jpg)
Perbesar
Exhaust fan adalah kipas ventilasi mekanis yang bertugas mengeluarkan udara dari dalam ruangan menuju ke luar bangunan. Umumnya alat ini dipasang di dinding atau plafon dan terhubung dengan saluran yang mengarah keluar rumah.
Sebagaimana dikutip dari Crompton, exhaust fan bekerja dengan menciptakan tekanan udara negatif di dalam ruangan sehingga udara pengap tersedot keluar dan udara segar dari luar tertarik masuk. Motor menggerakkan baling-baling berputar cepat, sementara rumah kipas atau casing mengarahkan aliran udara ke satu arah menuju saluran pembuangan.
Karena hanya mengalirkan udara satu arah, alat ini paling efektif dipasang di ruangan yang sulit mendapat udara segar. Pada hunian yang pengap, memadukannya dengan cara membuat ventilasi alami agar rumah tidak pengap akan membuat sirkulasi udara semakin optimal.
Fungsi Exhaust Fan yang Penting untuk Hunian
Secara umum, fungsi exhaust fan berkaitan erat dengan kualitas udara dan kenyamanan penghuni. Berikut beberapa fungsi exhaust fan yang perlu Anda ketahui sebelum memasangnya.
Berdasarkan panduan Environmental Protection Agency (EPA), kelembapan relatif dalam ruangan sebaiknya dijaga di kisaran 30-50 persen karena tanpa ventilasi yang memadai, uap air mudah menumpuk dan memicu pertumbuhan jamur.
- Memperlancar sirkulasi udara: fungsi paling mendasar exhaust fan adalah menghisap udara pengap dan menggantinya dengan udara segar sehingga ruangan tidak terasa sumpek, mirip peran model jendela rumah yang bikin sirkulasi udara lancar.
- Mengurangi kelembapan berlebih: uap air dari mandi dan memasak dikeluarkan sebelum mengendap di dinding. Langkah ini menjadi bagian dari cara mengatasi ruangan lembab yang paling praktis.
- Mencegah pertumbuhan jamur: dengan kelembapan yang terkendali, spora jamur sulit berkembang. Sebagaimana disampaikan American Lung Association, paparan jamur dapat memicu reaksi alergi dan gejala asma, sehingga menyalakan exhaust fan saat mandi sangat dianjurkan. Untuk noda yang sudah terlanjur muncul, ikuti cara menghilangkan jamur dinding yang aman.
- Menghilangkan bau tidak sedap: udara yang terkontaminasi asap, polutan, dan bau langsung dibuang ke luar. Cara ini melengkapi berbagai cara menghilangkan bau tak sedap di dalam ruangan.
- Membantu membuang hawa panas: uap panas dari kompor atau air hangat ditarik keluar sehingga ruangan terasa lebih sejuk, prinsip yang juga dipakai pada desain rumah hemat listrik dengan banyak ventilasi.
- Meningkatkan kualitas udara: exhaust fan mengeluarkan debu, asap, dan gas dari dalam ruangan, mirip manfaat menerapkan ventilasi silang pada rumah kecil.
- Menekan risiko gas berbahaya dan kebakaran: di dapur, alat ini membantu mengeluarkan uap dan gas mudah terbakar. Peran ini terasa saat Anda perlu menghilangkan bau gorengan di rumah dengan cepat.
- Mengurangi debu halus di udara: aliran udara yang bergerak menjaga partikel halus tidak mengendap, sejalan dengan tips mengatur ventilasi rumah agar sejuk.
Jenis-Jenis Exhaust Fan Berdasarkan Pemasangannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349540/original/066738200_1757924217-lembab_4.jpg)
Perbesar
Sebelum membeli, penting mengenali jenis exhaust fan yang tersedia agar sesuai kebutuhan ruangan. Setiap tipe memiliki cara pemasangan dan kelebihan yang berbeda.
- Exhaust fan dinding: tipe paling umum yang dipasang menempel di dinding dan langsung membuang udara ke luar melalui bukaan pendek. Cocok untuk ruangan yang memiliki dinding berbatasan dengan area luar.
- Exhaust fan plafon: dipasang di langit-langit dan menyalurkan udara lewat pipa menuju ventilasi luar. Tipe ini sering dipakai di kamar mandi untuk mengatasi uap dan bau kamar mandi.
- Exhaust fan jendela: dipasang langsung pada jendela sehingga udara kotor keluar tanpa saluran tambahan, ideal untuk ruangan tanpa ventilasi lain.
- Exhaust fan inline: motor diletakkan di dalam saluran pipa, biasanya di plafon atau atap, sehingga lebih senyap dan mampu melayani beberapa titik sekaligus.
- Cooker hood: dipasang di atas kompor untuk menghisap asap, uap, dan minyak dari proses memasak. Memasak tanpa ventilasi menaikkan suhu ruangan sementara kompor gas melepaskan polutan yang kurang baik bagi udara, sehingga kehadiran alat ini dibutuhkan pada berbagai desain dapur modern dengan exhaust fan.
Baca juga: cara menghilangkan bau tak sedap pada kamar mandi yang efektif
Cara Memilih dan Menghitung Kapasitas Exhaust Fan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294414/original/033708200_1783835815-danielle-claude-belanger-laVPLiAi-oU-unsplash.jpg)
Perbesar
Memilih kapasitas yang tepat menentukan seberapa efektif exhaust fan bekerja. Dilansir dari Family Handyman, kapasitas kipas diukur dalam CFM (cubic feet per minute) dan idealnya mengikuti aturan satu CFM per satu kaki persegi luas kamar mandi, sehingga kamar mandi seluas 50 kaki persegi membutuhkan kipas minimal 50 CFM dengan patokan delapan kali pergantian udara per jam.
Di Indonesia, kebutuhan daya sedot sering dihitung memakai rumus CMH = A x B, dengan A adalah volume ruangan (panjang x lebar x tinggi) dan B adalah frekuensi pergantian udara per jam. Sebagai contoh, dapur berukuran 4 x 4 x 3 meter memiliki volume 48 m3; jika frekuensi pergantiannya 15 kali per jam, kebutuhannya 48 x 15 = 720 m3/jam. Perhitungan serupa membantu saat memilih model ventilasi terbaik untuk rumah minimalis.
Menekan sumber uap air sama pentingnya dengan menentukan kapasitas yang tepat, terutama saat menghadapi rumah lembap saat musim hujan. Kelembapan di dalam ruangan biasanya merupakan hasil dari aktivitas seperti memasak, mandi, dan mengeringkan pakaian.
Selain kapasitas, perhatikan tingkat kebisingan yang diukur dalam sone, konsumsi daya, serta fitur tambahan seperti pengatur waktu, sensor kelembapan, dan lampu. Pilih produk hemat energi agar kinerja maksimal tanpa membengkakkan tagihan listrik.
Tips Memasang dan Merawat Exhaust Fan agar Awet
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294415/original/009633600_1783835817-zaky-sigit-OknAQDVCKAY-unsplash.jpg)
Perbesar
Posisi pemasangan sangat memengaruhi efektivitas alat ini. Tempatkan exhaust fan sedekat mungkin dengan sumber uap atau bau, dan pasang pada dinding yang berbatasan langsung dengan area luar agar udara kotor benar-benar terbuang, bukan berpindah ke ruangan lain seperti pada rumah satu lantai dengan ventilasi silang.
Saluran pembuangan wajib mengarah ke luar rumah. Mengacu pada Building America Solution Center, kipas sebaiknya dibiarkan menyala hingga satu jam setelah mandi untuk mengendalikan kelembapan, dan udara harus dibuang ke luar, bukan ke loteng atau rongga plafon.
Perawatan rutin membuat exhaust fan tetap bekerja optimal dan tahan lama. Bersihkan kisi dan baling-baling dari debu secara berkala, periksa kabel serta sambungan listrik, dan pastikan saluran ventilasi bebas hambatan agar tidak menjadi sarang jamur dan lumut di perabot rumah.
Demi keamanan, matikan aliran listrik sebelum memasang atau membongkar unit, dan pasang grounding untuk mencegah korsleting. Jika pekerjaan melibatkan pengkabelan atau pembuatan lubang di plafon, serahkan pada tenaga profesional agar hasilnya sesuai standar.
Baca juga: 7 cara menghilangkan jamur di rumah, dari dinding sampai perabot
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Exhaust Fan
Apa fungsi utama exhaust fan?
Fungsi utama exhaust fan adalah membuang udara pengap, lembap, panas, dan berbau dari dalam ruangan lalu menggantinya dengan udara segar dari luar. Alat ini menjaga sirkulasi dan kualitas udara tetap baik, terutama di ruangan minim ventilasi seperti kamar mandi dan dapur.
Apa perbedaan exhaust fan dengan kipas angin biasa?
Kipas angin biasa hanya menggerakkan dan menyebarkan udara di dalam ruangan tanpa mengeluarkannya. Sebaliknya, exhaust fan menyedot udara kotor dan membuangnya ke luar melalui saluran, sehingga udara di dalam ruangan benar-benar berganti dengan yang lebih bersih.
Apakah exhaust fan bisa membuat ruangan lebih dingin?
Exhaust fan tidak mendinginkan udara seperti AC, tetapi ia mengeluarkan hawa panas, uap, dan udara pengap sehingga ruangan terasa lebih sejuk dan nyaman. Untuk hasil terbaik, alat ini bisa dikombinasikan dengan bukaan ventilasi alami agar pertukaran udara berjalan lancar.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291933/original/037658900_1783579955-SSEiPle2rPSyonhdTrhUBvCylwlMuExyi5TtGkLH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294542/original/042572900_1783842856-8671749459482289731.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8958349/original/033611500_1782975096-rRYzsgIX8M1qv90XJ8OPAWmJI7ZrGbQ2SbnLAnOv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294613/original/082754000_1783846727-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294648/original/033769900_1783849334-Cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291922/original/076017400_1783579914-OaMgDhOXMI860NvDefd77XhRnXlZ70D3rZLcBZYO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294583/original/072958900_1783845521-Cozy_Indonesian_Home_Office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291910/original/051852400_1783579897-OdAH8rbNqXMYkIdLo4q2dhyOe6rOwuZLXceJ5dyo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294511/original/047339300_1783840863-ec21ccb7-f58a-459a-ba6b-4d8c1c5f3bfd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294598/original/025685000_1783846347-12999695776166192623.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294472/original/059503800_1783838125-Pohon_Kelengkeng_yang_Pendek_Tapi_Berbuah_Lebat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294574/original/027018800_1783845326-Teras_Minimalis_dengan_Galon_Bekas.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294564/original/018087200_1783844257-Cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294413/original/010163900_1783835783-Teras_Earth_Tone_dengan_Kombinasi_Tanaman_Rambat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294406/original/044556400_1783834967-02f2c200-93d1-4a4c-bb29-49ca57307dc9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294534/original/069526200_1783842815-66dada57-ca61-4e26-b2d2-74d3214b5976.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291905/original/016449800_1783579890-BkxkOhEHrT59GyJyTGttngZdeLU9B7F1YswzI3ok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294359/original/057655200_1783831565-Cara_Membuat_Taman_Minimalis_di_Lahan_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289823/original/043864600_1783415482-aMkY6Xf5CZng7WtsDylnyRphj1wDX2HW1cEcKdoi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294402/original/058985800_1783834364-Pakcoy_dan_Sawi_Ditanam_di_Wadah_Dangkal_1.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552830/original/094815200_1775832773-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528242/original/032994000_1773267692-coq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530898/original/073396600_1773503661-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4955220/original/019136200_1727495901-pexels-mareefe-932577.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536889/original/019012800_1774348758-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4009875/original/001439500_1651133864-3795223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541563/original/023593700_1774868056-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521871/original/058370700_1772702607-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904890/original/026747300_1642309949-Jembatan_Sawunggaling_Surabaya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536947/original/082994500_1774358477-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535088/original/094896700_1773913042-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538055/original/006041700_1774499757-Gamis_Brokat_Bridesmaid_Terbaru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537684/original/000893000_1774433253-43136ce3-700b-4a55-ad89-c17e130f5510.jpg)