Cara Memperbaiki Setrika Tidak Panas, Aman dan Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah

11 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta Setrika yang tak kunjung panas umumnya masih bisa diselamatkan tanpa harus langsung membeli unit baru. Langkah paling awal cara memperbaiki setrika tidak panas adalah memeriksa stopkontak, kabel daya, dan posisi pengatur suhunya.

Bila sumber listrik sudah normal, gangguan bisa berasal dari termostat, sekring termal, atau kerak yang menempel di pelat. Sebagian besar penyebab tersebut masih dapat ditangani sendiri dengan alat sederhana.

Sebagai catatan keamanan, selalu cabut setrika dari sumber listrik sebelum memeriksa bagian dalamnya karena ada risiko sengatan listrik yang berbahaya. Karena itu, cara memperbaiki setrika tidak panas sebaiknya dimulai dari komponen paling sederhana lebih dulu sebelum masuk ke bagian internal.

Cara Memperbaiki Setrika Tidak Panas Lewat Pemeriksaan Dasar

Pemeriksaan dasar menjadi fondasi cara memperbaiki setrika tidak panas karena banyak kendala justru berasal dari luar setrika, bukan mesinnya. Lakukan langkah berikut secara berurutan sambil memastikan tangan dalam keadaan kering.

  1. Periksa Stopkontak: Colokkan alat elektronik lain ke stopkontak yang sama. Jika alat lain juga mati, masalahnya ada pada sumber listrik, bukan setrika. Coba pindahkan setrika ke stopkontak lain untuk memastikan.

  2. Cek Kondisi Kabel Daya: Goyangkan kabel perlahan saat setrika dicolokkan sambil memperhatikan lampu indikator. Jika lampu berkedip atau mati, kemungkinan ada bagian kabel yang putus di dalamnya. Waspadai juga kabel terkelupas, berubah warna, atau bekas gigitan hewan, lalu ganti dengan spesifikasi daya yang sesuai.

  3. Atur Ulang Suhu: Pastikan kenop tidak berada pada posisi MIN atau OFF. Putar searah jarum jam dan sesuaikan dengan jenis kain, yaitu suhu rendah untuk sutra dan rayon, sedang untuk katun dan linen, serta tinggi untuk denim atau kanvas.

  4. Perhatikan Lampu Indikator: Lampu indikator menandakan setrika sedang memanas. Jika lampu tidak menyala sama sekali, curigai sekring atau rangkaian listrik; namun bila lampu menyala tetapi pelat tetap dingin, sumber masalah ada pada termostat atau elemen pemanas.

  5. Reset Setrika Berteknologi Auto-Off: Sebagian setrika modern punya fitur mati otomatis berbasis sensor gerak. Cukup gerakkan setrika agar kembali memanas, atau cabut selama 10-30 menit untuk mereset elektronikanya sebelum menyimpulkan ada kerusakan.

Dilansir dari DoItYourself.com, sebelum membongkar apa pun, baca dulu manual yang disertakan pada setrika untuk memastikan tidak ada yang salah pada pengaturannya. Setelah itu barulah beralih memeriksa termostat dan kabel jika setrika tidak memanas.

Cara Memperbaiki Setrika Tidak Panas pada Komponen Internal

Ketika pemeriksaan dasar tidak membuahkan hasil, bagian internal menjadi inti dari cara memperbaiki setrika tidak panas. Tahap ini butuh obeng dan multimeter, serta kehati-hatian ekstra karena melibatkan komponen kelistrikan.

  1. Bersihkan dan Uji Termostat: Termostat mengatur kestabilan suhu melalui pelat bimetal. Putar tombol ke tingkat berbeda dan amati perubahan panasnya; jika tidak ada reaksi, bersihkan kontak dari debu dengan kuas kecil. Bila tetap tidak berfungsi, termostat kemungkinan rusak dan perlu diganti.

  2. Periksa Sekring Termal (Thermal Fuse): Sekring pengaman ini memutus arus permanen saat suhu berlebih dan sering berbentuk silinder kecil berlapis selongsong tahan panas. Uji dengan multimeter, dan bila terbaca OL berarti putus. Ganti dengan sekring yang memiliki rating suhu (Celsius) persis sama.

  3. Cek Elemen Pemanas: Elemen pemanas adalah komponen utama penghasil panas. Ukur resistansinya dengan multimeter; elemen setrika yang sehat umumnya menunjukkan sekitar 10-20 ohm, sedangkan bacaan tak terhingga menandakan elemen putus atau terbakar.

  4. Periksa Pompa untuk Setrika Uap: Pada setrika uap, pompa bertugas mendorong air dari tangki ke ruang uap. Saat dinyalakan, pompa biasanya mengeluarkan suara; jika tidak ada bunyi sama sekali, ada kemungkinan pompa rusak sehingga panas dan uap tidak terbentuk optimal.

Untuk memastikan kondisi elemen, sebagaimana dikutip dari iFixit, jika tidak ada kontinuitas, berarti elemen sudah mati dan Anda perlu membeli setrika baru. Jika Anda ragu membongkar, menyerahkannya ke teknisi adalah pilihan paling aman.

Cara Membersihkan Kerak dan Merawat Setrika agar Panas Optimal

Kadang setrika sebenarnya masih panas, tetapi kerak menghambat perpindahan panas ke kain. Karena itu, membersihkan pelat termasuk bagian penting dari cara memperbaiki setrika tidak panas, terutama pada setrika uap yang lubangnya mudah tersumbat endapan mineral.

  1. Angkat Kerak di Pelat: Pastikan setrika dingin dan tidak terhubung listrik. Campur cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1, celupkan kain lembut, lalu usapkan ke pelat. Alternatifnya, oleskan pasta gigi non-gel, diamkan beberapa menit, gosok perlahan, kemudian keringkan. Anda bisa mengikuti panduan membersihkan alas setrika yang lengket untuk hasil maksimal.

  2. Bersihkan Lubang Uap: Sumbatan pada lubang uap membuat panas tidak menyebar merata. Bersihkan tiap lubang dengan jarum kecil atau cotton bud bercuka, lalu bilas dengan air bersih. Manfaatkan fitur self-clean jika setrika Anda memilikinya.

  3. Gunakan Air Suling: Air keran mengandung mineral yang cepat membentuk kerak, terutama di daerah dengan air sadah. Mengisi tangki dengan air suling atau air demineralisasi akan memperpanjang umur katup dan menjaga saluran uap tetap lancar.

  4. Simpan dengan Benar: Tunggu setrika benar-benar dingin sebelum disimpan, letakkan dalam posisi berdiri, dan jauhkan dari tempat lembap agar tidak berkarat. Gulung kabel secara longgar agar serabut tembaga di dalamnya tidak putus.

Jika seluruh langkah sudah dicoba tetapi setrika tetap mati, pertimbangkan kondisi elemen pemanasnya. Merujuk laman beko.com, saat elemen sudah terbakar, dalam sebagian besar kasus, memperbaiki perangkat tersebut tidak lagi sepadan. Pada titik ini, mengganti unit dengan memilih merk setrika terbaik dan awet sering kali lebih hemat biaya dan waktu.

Baca juga: Cara Bersihkan Kerak Gosong dengan Trik Sederhana agar Kinclong Lagi

Penyebab Setrika Tidak Panas dan Cara Menghindarinya

Memahami akar masalah membuat Anda bisa mencegah kerusakan berulang. Berikut sederet penyebab paling sering yang membuat setrika kehilangan panasnya, lengkap dengan cara menghindarinya.

Perlu diingat bahwa gangguan tidak selalu berasal dari setrika itu sendiri, melainkan bisa juga dari instalasi rumah, kebiasaan pemakaian, atau perawatan yang terabaikan. Dari pengamatan redaksi, memadukan pemakaian yang bijak dan pembersihan rutin adalah kunci agar setrika awet.

  • Kabel dan steker rusak: Kabel tertekuk, terkelupas, atau steker longgar memutus aliran listrik ke elemen pemanas. Kondisi ini juga berisiko memicu penyebab korsleting listrik di rumah bila dibiarkan.

  • Stopkontak bermasalah: Stopkontak aus atau lubang yang meleleh membuat arus tidak stabil. Ganti bila colokan sudah tidak mencengkeram dengan baik.

  • Pengaturan suhu keliru: Kenop yang tertinggal di posisi minimum membuat pelat tidak memanas meski indikator hidup. Sesuaikan selalu dengan jenis kain.

  • Termostat aus: Pemakaian tanpa jeda atau suhu tinggi terus-menerus mempercepat kerusakan pelat bimetal pada termostat.

  • Sekring termal atau elemen pemanas putus: Lonjakan listrik dan usia pemakaian membuat komponen ini terbakar, sehingga setrika mati total.

  • Beban listrik berlebih: Memakai banyak perangkat berdaya besar sekaligus membuat arus anjlok. Terapkan cara mencegah korsleting listrik di rumah dan gunakan komponen listrik berlabel SNI untuk keamanan.

  • Kerak dan minim perawatan: Residu kain gosong dan endapan mineral menutup pelat serta lubang uap. Bersihkan secara berkala agar panas kembali menyebar sempurna.

Karena setrika termasuk perangkat berdaya besar, memilih peralatan rumah tangga hemat listrik ikut menekan tagihan. Menyetrika banyak pakaian sekaligus juga menjadi salah satu cara menghemat listrik di rumah karena menghindari pemanasan berulang.

Baca juga: Kebiasaan Sederhana Ini Bikin Listrik Lebih Hemat di Rumah

Baca juga: 7 Cara Hemat Listrik untuk Keluarga dengan Banyak Anggota

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Setrika Tidak Panas

Apa penyebab setrika tidak panas?

Penyebabnya beragam, mulai dari kabel atau steker rusak, stopkontak bermasalah, pengaturan suhu terlalu rendah, termostat aus, sekring termal putus, elemen pemanas terbakar, hingga kerak yang menumpuk di pelat. Lakukan pemeriksaan bertahap dari yang paling sederhana sebelum menyimpulkan ada kerusakan berat.

Kenapa lampu indikator menyala tapi setrika tetap dingin?

Kondisi ini biasanya menandakan arus tidak sampai ke pemanas meski rangkaian indikator masih berfungsi. Kemungkinan besar termostat atau elemen pemanasnya rusak, sehingga perlu diuji dengan multimeter atau diperiksa teknisi.

Apakah setrika yang tidak panas bisa diperbaiki sendiri?

Bisa, terutama untuk masalah ringan seperti memeriksa kabel, mengganti stopkontak, mengatur ulang suhu, atau membersihkan kerak. Namun, perbaikan yang melibatkan pembongkaran komponen internal dan kelistrikan sebaiknya diserahkan kepada teknisi jika Anda kurang berpengalaman.

Setelah setrika kembali berfungsi, jaga pakaian tetap rapi dengan cara menjemur kaos tipis agar tidak melar dan mencuci pakaian agar tidak bau apek. Bila setrika masih dalam perbaikan, untuk sementara Anda tetap bisa merapikan baju tanpa setrika agar penampilan tetap terjaga.

Agar hasil setrikaan tak sia-sia, simpan pakaian dengan benar dan manfaatkan bahan alami penghilang bau apek pada pakaian agar aromanya tetap segar. Baca juga: 6 Cara Membuat Lemari Pakaian Selalu Wangi, Cara Mengatasi Baju Bau Apek Padahal Sudah Kering, dan Cara Menghilangkan Bau Apek pada Pakaian Tanpa Dicuci Ulang.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |