:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294574/original/027018800_1783845326-Teras_Minimalis_dengan_Galon_Bekas.jpeg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Memiliki teras hijau yang asri tidak selalu membutuhkan lahan luas maupun biaya besar. Kini, konsep urban garden semakin diminati karena mampu menghadirkan area berkebun yang fungsional di ruang terbatas, seperti teras rumah, balkon, atau halaman depan berukuran kecil. Menariknya, Anda bisa memanfaatkan barang bekas seperti galon air mineral untuk dijadikan pot tanaman yang unik sekaligus ramah lingkungan.
Galon bekas memiliki ukuran yang cukup besar, kuat, dan tahan terhadap cuaca sehingga sangat cocok digunakan sebagai wadah tanam berbagai jenis sayuran, tanaman hias, hingga tanaman buah berukuran mini. Dengan sedikit kreativitas, galon dapat dicat menggunakan warna-warna netral, diberi tekstur, atau dipadukan dengan rak kayu sehingga tampilannya tidak lagi terlihat seperti barang bekas. Bahkan, jika ditata dengan baik, galon bekas mampu menghadirkan kesan modern yang selaras dengan desain rumah minimalis.
Selain membantu mengurangi limbah plastik, penggunaan galon bekas juga memberikan banyak manfaat dari sisi ekonomi. Anda tidak perlu membeli pot berukuran besar yang harganya relatif mahal. Dana yang tersedia dapat dialihkan untuk membeli media tanam, bibit berkualitas, atau perlengkapan berkebun lainnya. Cara ini menjadi solusi menarik bagi siapa saja yang ingin memulai urban farming dengan anggaran terbatas.
Agar tampilannya semakin menarik, galon bekas dapat dikombinasikan dengan material alami seperti kayu, batu alam, roster beton, atau kerikil hias. Penataan yang tepat mampu menciptakan suasana hijau yang nyaman sekaligus mempercantik fasad rumah. Lantas apa saja inspirasi teras minimalis dengan galon bekas yang disulap jadi urban garden? Melansir dari berbagai sumber, Minggu (12/7/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Galon Bekas sebagai Pot Bertingkat untuk Sayuran Hijau
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294576/original/016687100_1783845485-Teras_Minimalis_dengan_Galon_Bekas_1.jpeg)
Perbesar
Salah satu cara paling efektif memanfaatkan ruang sempit adalah menyusun galon bekas menjadi pot bertingkat. Galon dapat dipotong pada bagian samping atau atas, kemudian disusun menggunakan rak besi maupun rak kayu bertingkat. Sistem ini memungkinkan Anda menanam lebih banyak tanaman tanpa memakan banyak area lantai. Konsep tersebut sangat cocok diterapkan pada teras rumah minimalis, terutama untuk hunian tipe 36 atau tipe 45 yang memiliki halaman depan terbatas.
Jenis tanaman yang paling sesuai untuk pot bertingkat adalah sayuran berumur pendek seperti pakcoy, selada, kangkung, bayam, caisim, dan sawi hijau. Tanaman-tanaman tersebut memiliki sistem perakaran yang relatif dangkal sehingga dapat tumbuh optimal di dalam galon bekas. Selain menghasilkan panen yang cepat, warna hijau dari dedaunan juga membuat teras terasa lebih segar dan hidup sepanjang hari. Jika disusun berdasarkan tinggi tanaman, tampilannya akan terlihat lebih rapi sekaligus memudahkan perawatan.
Agar galon bekas tampak lebih estetik, cat bagian luarnya menggunakan warna-warna earth tone seperti krem, putih gading, abu-abu muda, olive, atau terracotta. Tambahkan label kayu kecil berisi nama tanaman untuk memberikan kesan seperti kebun organik modern. Dengan penataan yang rapi, tidak banyak orang akan menyangka bahwa pot-pot tersebut berasal dari galon bekas. Selain hemat biaya, konsep ini juga memudahkan penyiraman, pemupukan, hingga proses panen karena seluruh tanaman tersusun dalam satu area yang mudah dijangkau.
2. Teras dengan Rak Kayu dan Galon Bekas Bernuansa Earth Tone
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294577/original/071669400_1783845485-Teras_Minimalis_dengan_Galon_Bekas_2.jpeg)
Perbesar
Inspirasi berikutnya memadukan galon bekas dengan rak kayu bertingkat sehingga menghasilkan tampilan urban garden yang hangat dan alami. Rak kayu berfungsi sebagai elemen dekoratif sekaligus tempat menyusun pot agar tidak berserakan di lantai teras. Pilih kayu dengan warna natural seperti pinus, jati belanda, atau finishing walnut untuk memperkuat nuansa earth tone yang sedang populer pada desain rumah minimalis modern.
Galon bekas dapat dicat menggunakan warna senada dengan rak kayu, misalnya beige, cokelat muda, sage green, atau abu-abu hangat. Setelah itu, isi dengan berbagai jenis tanaman yang memiliki bentuk daun berbeda, seperti sirih gading, lili paris, rosemary, mint, basil, hingga cabai rawit. Perpaduan tanaman hias dan tanaman produktif membuat urban garden tidak hanya indah dipandang, tetapi juga bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari. Variasi tinggi tanaman akan menciptakan komposisi visual yang lebih dinamis tanpa membuat teras terlihat penuh.
Untuk menyempurnakan tampilannya, tambahkan lantai kerikil putih, pot kecil berbahan terracotta, lampu taman berwarna warm white, atau bangku kayu sederhana di salah satu sudut teras. Aksesori tersebut mampu memperkuat kesan alami sekaligus membuat area berkebun terasa lebih nyaman digunakan sebagai tempat bersantai. Dengan memanfaatkan galon bekas yang dicat rapi dan ditata pada rak kayu, teras rumah akan berubah menjadi urban garden yang modern, hemat biaya, serta mudah dirawat oleh pemula maupun penghobi tanaman.
3. Vertical Garden dari Galon Bekas di Dinding Teras
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294578/original/024774000_1783845486-Teras_Minimalis_dengan_Galon_Bekas_3.jpeg)
Perbesar
Jika luas teras sangat terbatas, memanfaatkan dinding sebagai area tanam merupakan solusi yang patut dicoba. Galon bekas dapat dipotong pada salah satu sisinya, kemudian dipasang secara horizontal atau vertikal menggunakan rangka besi, panel kayu, maupun kawat ram yang kokoh. Dengan konsep vertical garden, area yang sebelumnya kosong dapat diubah menjadi dinding hijau yang menarik tanpa mengurangi ruang untuk berjalan atau meletakkan furnitur. Penataan seperti ini sangat cocok diterapkan pada rumah minimalis yang memiliki lebar teras terbatas.
Jenis tanaman yang dipilih sebaiknya memiliki sistem perakaran dangkal dan tidak memerlukan media tanam terlalu dalam. Sayuran seperti selada, pakcoy, caisim, bayam, kangkung, hingga stroberi dapat tumbuh dengan baik apabila kebutuhan air dan nutrisinya terpenuhi. Selain tanaman konsumsi, Anda juga bisa menambahkan tanaman hias seperti sirih gading, lili paris, peperomia, atau pakis mini untuk menciptakan variasi tekstur dan warna. Perpaduan tanaman produktif dan tanaman hias akan membuat dinding terlihat lebih hidup sekaligus meningkatkan nilai estetika teras.
Agar tampilannya menyerupai urban garden modern, gunakan galon bekas yang telah dicat dengan warna-warna netral seperti putih, abu-abu muda, sage green, atau hitam doff. Susun pot secara simetris dengan jarak yang seragam sehingga terlihat rapi. Tambahkan papan nama kecil dari kayu atau akrilik pada setiap tanaman agar tampilannya semakin menarik. Jika memungkinkan, pasang lampu sorot berwarna warm white di bagian bawah dinding untuk menonjolkan susunan tanaman pada malam hari. Selain mempercantik rumah, vertical garden juga membantu menurunkan suhu di sekitar teras karena dedaunan mampu menyerap panas dan menghasilkan udara yang lebih segar.
4. Sudut Urban Garden dengan Galon Bekas dan Tanaman Herbal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294579/original/007307400_1783845487-Teras_Minimalis_dengan_Galon_Bekas_4.jpeg)
Perbesar
Sudut teras yang sering kali dibiarkan kosong sebenarnya memiliki potensi besar untuk diubah menjadi area urban garden yang produktif. Beberapa galon bekas dapat disusun membentuk pola bertingkat atau setengah melingkar sehingga sudut rumah tampak lebih hidup. Penataan seperti ini tidak memerlukan banyak ruang, tetapi mampu menghadirkan suasana hijau yang menyenangkan sekaligus memberikan fungsi tambahan sebagai kebun herbal keluarga.
Tanaman herbal merupakan pilihan yang sangat tepat untuk konsep ini karena mudah dirawat dan sering digunakan dalam kebutuhan memasak sehari-hari. Anda dapat menanam daun mint, kemangi, basil, rosemary, oregano, thyme, serai, daun bawang, hingga seledri dalam galon bekas berukuran sedang. Selain menghasilkan aroma yang menyegarkan, tanaman-tanaman tersebut juga memiliki bentuk daun yang beragam sehingga menciptakan tampilan yang lebih dinamis. Ketika ditata berdasarkan tinggi tanaman, sudut urban garden akan terlihat lebih tertata dan profesional.
Untuk memperkuat nuansa alami, padukan galon bekas dengan rak kayu sederhana atau meja tanaman bertingkat. Tambahkan kerikil putih di bagian bawah pot, beberapa batu alam, dan pot kecil berbahan terracotta sebagai elemen dekoratif. Penggunaan warna earth tone pada galon, seperti krem, cokelat muda, atau olive green, akan membuat keseluruhan area terlihat lebih harmonis. Sebuah bangku lipat atau kursi rotan di dekat kebun herbal juga dapat menjadikan sudut tersebut sebagai tempat favorit untuk menikmati udara pagi atau bersantai pada sore hari.
Dari sisi perawatan, tanaman herbal umumnya membutuhkan sinar matahari beberapa jam setiap hari dan penyiraman yang disesuaikan dengan kondisi media tanam. Pastikan galon memiliki lubang drainase agar air tidak menggenang dan menyebabkan akar membusuk. Berikan pupuk kompos atau pupuk organik cair secara berkala agar tanaman tetap subur dan siap dipanen kapan saja. Dengan perawatan yang sederhana, sudut kecil di teras dapat berubah menjadi urban garden yang tidak hanya mempercantik rumah, tetapi juga menyediakan bahan masakan segar setiap hari.
5. Galon Bekas yang Disulap Menjadi Pot Gantung Estetik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294580/original/089626000_1783845487-Teras_Minimalis_dengan_Galon_Bekas_5.jpeg)
Perbesar
Pot gantung menjadi solusi cerdas bagi pemilik rumah yang ingin menambah koleksi tanaman tanpa mengurangi ruang di lantai teras. Galon bekas dapat dipotong menjadi bentuk setengah lingkaran atau persegi memanjang, kemudian diberi lubang pada kedua sisinya untuk dipasang tali nilon, kawat baja, atau rantai besi ringan. Setelah dicat menggunakan warna-warna netral seperti putih, krem, terracotta, atau hijau sage, galon bekas akan tampak seperti pot dekoratif yang dijual di toko perlengkapan taman. Penempatannya di bawah kanopi, pergola, atau sepanjang pagar teras akan menciptakan suasana urban garden yang lebih hidup.
Jenis tanaman yang paling cocok untuk pot gantung adalah tanaman yang memiliki pertumbuhan menjuntai atau berukuran ringan. Anda dapat memilih sirih gading, lili paris, tradescantia, dischidia, petunia, krokot hias, atau bahkan stroberi yang buahnya dapat menggantung dengan cantik. Kombinasi tanaman berbunga dan tanaman berdaun hijau akan memberikan variasi warna yang menarik sehingga teras tidak terlihat monoton. Jika ingin menghadirkan kebun yang produktif, beberapa tanaman herbal seperti mint dan oregano juga dapat ditanam dalam pot gantung karena memiliki sistem perakaran yang relatif dangkal.
Agar tampilannya semakin menarik, atur ketinggian pot secara bertingkat sehingga tercipta efek visual yang dinamis. Tambahkan lampu hias berwarna warm white atau lampu tenaga surya di sekitar area gantung agar tanaman tetap menjadi pusat perhatian saat malam hari. Pot gantung dari galon bekas juga dapat dikombinasikan dengan pot lantai dan vertical garden sehingga seluruh elemen saling melengkapi. Selain menghemat ruang, konsep ini membuat teras terasa lebih hijau dari berbagai sisi dan memberikan kesan seperti taman kota modern yang tertata rapi.
6. Teras Minimalis dengan Galon Bekas Berisi Tanaman Buah Mini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294581/original/006096700_1783845489-Teras_Minimalis_dengan_Galon_Bekas_6.jpeg)
Perbesar
Urban garden tidak hanya identik dengan sayuran atau tanaman hias. Anda juga dapat memanfaatkan galon bekas sebagai wadah tanam untuk berbagai jenis tanaman buah berukuran mini yang cocok ditanam di pekarangan rumah. Kapasitas galon yang cukup besar memungkinkan akar berkembang lebih leluasa dibandingkan pot kecil, sehingga tanaman dapat tumbuh lebih sehat. Dengan penataan yang tepat, teras minimalis akan berubah menjadi kebun buah mungil yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menghasilkan panen untuk keluarga.
Beberapa tanaman buah yang cocok ditanam di galon bekas antara lain cabai, tomat, terong, jeruk kalamansi, lemon, jambu air mini, tin (fig), hingga varietas kelengkeng dan jambu kristal yang dibudidayakan sebagai tabulampot. Agar pertumbuhan optimal, gunakan media tanam yang terdiri atas tanah gembur, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan seimbang. Pastikan bagian bawah galon memiliki beberapa lubang drainase agar kelebihan air dapat keluar dengan baik dan akar terhindar dari pembusukan.
Untuk mempercantik tampilan teras, susun galon berdasarkan tinggi tanaman. Tempatkan tanaman buah yang lebih tinggi di bagian belakang, sedangkan tanaman berukuran rendah di bagian depan. Galon dapat dicat menggunakan warna senada, seperti putih tulang, abu-abu muda, atau beige, agar terlihat seragam dan menyatu dengan konsep rumah minimalis. Tambahkan label nama tanaman serta kerikil hias di permukaan media tanam untuk memberikan sentuhan yang lebih rapi dan profesional.
Area kebun buah mini juga dapat dipadukan dengan bangku kayu sederhana atau meja lipat kecil sehingga penghuni rumah dapat menikmati suasana hijau sambil bersantai. Jika tersedia ruang yang cukup, tambahkan tanaman bunga seperti marigold atau zinnia di sela-sela galon. Selain mempercantik tampilan, bunga-bunga tersebut juga berpotensi menarik serangga penyerbuk yang membantu proses pembuahan pada beberapa tanaman.
Perawatan tanaman buah di dalam galon relatif mudah selama kebutuhan dasar tanaman terpenuhi. Penyiraman dilakukan secara teratur sesuai kondisi cuaca, sementara pemupukan organik diberikan secara berkala untuk menjaga kesuburan media tanam. Pemangkasan cabang yang terlalu rimbun juga penting agar tanaman tetap kompak dan mudah dirawat. Dengan konsep ini, teras minimalis tidak hanya menjadi area dekoratif, tetapi juga berubah menjadi urban garden produktif yang mampu menyediakan buah segar langsung dari halaman rumah.
7. Urban Garden Multifungsi dengan Galon Bekas dan Area Duduk Santai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294582/original/093578300_1783845489-Teras_Minimalis_dengan_Galon_Bekas_7.jpeg)
Perbesar
Inspirasi terakhir memadukan fungsi taman dan area relaksasi dalam satu ruang yang harmonis. Tidak sedikit pemilik rumah yang hanya memanfaatkan teras sebagai tempat parkir sepeda atau penyimpanan barang, padahal area tersebut dapat diubah menjadi sudut favorit keluarga. Dengan menyusun galon bekas sebagai pot tanaman di sekeliling area duduk, Anda bisa menciptakan suasana urban garden yang nyaman tanpa harus melakukan renovasi besar-besaran. Konsep ini sangat cocok untuk rumah minimalis yang ingin menghadirkan ruang hijau sekaligus tempat bersantai.
Galon bekas dapat diisi dengan kombinasi tanaman hias, sayuran, dan tanaman aromatik agar suasana terasa lebih hidup. Misalnya, letakkan tanaman berukuran tinggi seperti palem mini atau bambu air di bagian belakang sebagai latar, kemudian padukan dengan tanaman berdaun lebar seperti monstera mini, philodendron, atau caladium. Di bagian depan, tambahkan tanaman produktif seperti cabai, tomat, daun bawang, atau seledri agar urban garden memiliki nilai fungsional. Perpaduan berbagai jenis tanaman akan menciptakan tampilan yang lebih alami sekaligus memberikan dimensi visual yang menarik.
Agar galon bekas terlihat lebih modern, cat seluruh permukaannya menggunakan warna senada seperti putih, abu-abu muda, olive green, atau terracotta. Anda juga dapat melapisinya dengan tali rami, bilah bambu tipis, atau stiker bermotif batu alam sehingga tampilannya menyerupai pot premium. Susun pot dengan pola yang teratur agar area duduk tetap terasa lega dan sirkulasi di teras tidak terganggu.
Lengkapi area ini dengan bangku kayu, kursi rotan sintetis, atau meja kopi berukuran kecil sebagai tempat menikmati teh atau kopi di pagi maupun sore hari. Tambahkan lampu taman tenaga surya, lentera gantung, atau lampu LED berwarna warm white untuk menciptakan suasana hangat pada malam hari. Jika memungkinkan, letakkan karpet outdoor dan beberapa bantal duduk agar area tersebut semakin nyaman digunakan bersama keluarga. Sentuhan sederhana seperti ini mampu mengubah teras menjadi ruang multifungsi yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Urban garden dengan galon bekas membuktikan bahwa kreativitas lebih penting daripada anggaran yang besar. Barang yang semula dianggap sebagai limbah plastik dapat berubah menjadi elemen dekoratif yang mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Selain mempercantik tampilan rumah, konsep ini juga membantu mengurangi sampah plastik, menghadirkan udara yang lebih segar, dan menyediakan tanaman konsumsi yang dapat dipanen langsung dari rumah.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Inspirasi Teras Minimalis dengan Galon Bekas yang Disulap Jadi Urban Garden
1. Apakah galon bekas aman digunakan sebagai pot tanaman?
Ya, galon bekas dapat dimanfaatkan sebagai pot selama sudah dibersihkan dengan baik dan dibuat lubang drainase di bagian bawah agar air tidak menggenang. Lubang drainase sangat penting untuk menjaga kesehatan akar tanaman.
2. Tanaman apa yang paling cocok ditanam di galon bekas?
Galon bekas cocok digunakan untuk berbagai jenis tanaman, seperti pakcoy, selada, kangkung, bayam, cabai, tomat, seledri, daun bawang, tanaman herbal, hingga beberapa tanaman buah mini seperti jeruk kalamansi dan tin.
3. Bagaimana cara membuat galon bekas terlihat lebih estetik?
Galon dapat dicat menggunakan warna-warna netral seperti putih, krem, abu-abu, terracotta, atau sage green. Anda juga bisa menambahkan tali rami, bilah bambu, stiker motif batu alam, atau label kayu agar tampilannya lebih menarik.
4. Apakah galon bekas cocok untuk rumah dengan teras sempit?
Sangat cocok. Galon bekas dapat disusun secara vertikal, dibuat pot gantung, atau ditempatkan pada rak bertingkat sehingga mampu menghemat ruang tanpa mengurangi jumlah tanaman yang ditanam.
5. Bagaimana cara merawat tanaman di galon bekas agar tetap subur?
Gunakan media tanam yang gembur, lakukan penyiraman sesuai kebutuhan tanaman, berikan pupuk organik secara berkala, dan pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup sesuai karakteristik masing-masing jenis.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291933/original/037658900_1783579955-SSEiPle2rPSyonhdTrhUBvCylwlMuExyi5TtGkLH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294542/original/042572900_1783842856-8671749459482289731.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8958349/original/033611500_1782975096-rRYzsgIX8M1qv90XJ8OPAWmJI7ZrGbQ2SbnLAnOv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294613/original/082754000_1783846727-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294648/original/033769900_1783849334-Cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291922/original/076017400_1783579914-OaMgDhOXMI860NvDefd77XhRnXlZ70D3rZLcBZYO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294583/original/072958900_1783845521-Cozy_Indonesian_Home_Office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291910/original/051852400_1783579897-OdAH8rbNqXMYkIdLo4q2dhyOe6rOwuZLXceJ5dyo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294511/original/047339300_1783840863-ec21ccb7-f58a-459a-ba6b-4d8c1c5f3bfd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294598/original/025685000_1783846347-12999695776166192623.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294472/original/059503800_1783838125-Pohon_Kelengkeng_yang_Pendek_Tapi_Berbuah_Lebat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294564/original/018087200_1783844257-Cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294413/original/010163900_1783835783-Teras_Earth_Tone_dengan_Kombinasi_Tanaman_Rambat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294406/original/044556400_1783834967-02f2c200-93d1-4a4c-bb29-49ca57307dc9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294534/original/069526200_1783842815-66dada57-ca61-4e26-b2d2-74d3214b5976.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291905/original/016449800_1783579890-BkxkOhEHrT59GyJyTGttngZdeLU9B7F1YswzI3ok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294359/original/057655200_1783831565-Cara_Membuat_Taman_Minimalis_di_Lahan_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289823/original/043864600_1783415482-aMkY6Xf5CZng7WtsDylnyRphj1wDX2HW1cEcKdoi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292752/original/083495100_1783655487-xHitw4NFambi4tb77xe47iXz6qz3cxd8OuD053YK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294402/original/058985800_1783834364-Pakcoy_dan_Sawi_Ditanam_di_Wadah_Dangkal_1.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552830/original/094815200_1775832773-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528242/original/032994000_1773267692-coq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530898/original/073396600_1773503661-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4955220/original/019136200_1727495901-pexels-mareefe-932577.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536889/original/019012800_1774348758-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4009875/original/001439500_1651133864-3795223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541563/original/023593700_1774868056-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521871/original/058370700_1772702607-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904890/original/026747300_1642309949-Jembatan_Sawunggaling_Surabaya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536947/original/082994500_1774358477-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535088/original/094896700_1773913042-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538055/original/006041700_1774499757-Gamis_Brokat_Bridesmaid_Terbaru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537684/original/000893000_1774433253-43136ce3-700b-4a55-ad89-c17e130f5510.jpg)