:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294598/original/025685000_1783846347-12999695776166192623.jpeg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Cara menanam alpukat dalam ruangan kini semakin populer, tidak hanya sebagai tanaman hias tetapi juga berpotensi menghasilkan buah segar. Melansir laman Avoseedo, pohon alpukat dapat tumbuh subur di dalam ruangan. Anda bisa memulainya dari biji menggunakan pot berukuran minimal 25-30 cm yang dilengkapi lubang drainase yang baik.
Namun, menanam alpukat di dalam ruangan membutuhkan sedikit usaha dan perawatan ekstra agar bisa menghasilkan panen optimal dan bebas hama menyerang. Jadi penting untuk memahami tips perawatannya, termasuk pemilihan varietas yang tepat, agar pohon alpukat Anda dapat tumbuh sehat dan berpotensi berbuah.
Dengan panduan yang tepat, Anda bisa menikmati keindahan dan manfaat dari pohon alpukat yang ditanam di dalam rumah Anda. Berikut adalah tujuh cara menanam alpukat dalam ruangan yang perlu Anda ketahui untuk memastikan keberhasilan pertumbuhan dan panennya, sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (12/7/2026).
1. Pilih Varietas Alpukat yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294599/original/061440900_1783846347-artia.jpeg)
Perbesar
Pemilihan varietas alpukat sangat penting untuk keberhasilan penanama di dalam ruangan. Melansir laman Martha Stewart, seorang ahli pertanian, Raffaele Di Lallo, menyarankan varietas 'Day' sebagai pilihan yang baik untuk ditanam di ruangan. Varietas 'Day' adalah kultivar alpukat hibrida yang berasal dari Florida, hasil persilangan antara ras India Barat dan Guatemala.
Alpukat 'Day' dikenal sangat produktif dan berbuah lebih awal, dengan beberapa sumber menyebutkan dapat mulai berbuah dalam waktu dua hingga tiga tahun setelah penanaman. Buahnya berukuran sedang, memiliki tekstur mentega, dan rasa seperti kacang. Pohonnya kompak dan kuat, menjadikannya pilihan ideal untuk ditanam dalam pot.
Selain 'Day', melansir Avoseedo, varietas alpukat kerdil seperti 'Wertz' (dikenal juga sebagai 'Little Cado' atau 'Minicado') dan 'Holiday' sangat cocok untuk ditanam dalam pot karena ukurannya yang kecil, biasanya di bawah 3 meter. Varietas 'Wertz' adalah alpukat kerdil sejati yang dapat berbuah pada usia muda dan memiliki dedaunan lebat. Meskipun tidak sekecil 'Wertz', varietas 'Gwen' juga merupakan pilihan yang baik untuk ditanam dalam ruangan karena ukurannya yang lebih kompak dibandingkan varietas standar lainnya. Buahnya berukuran sedang dengan kulit hijau dan kualitas yang baik.
Di Indonesia, varietas seperti 'Alpukat Miki' dan 'Alpukat Hass' juga populer ditanam dalam pot atau planter bag. 'Alpukat Miki' dikenal cepat berbuah dan dapat ditanam di pot. Varietas ini juga unggul untuk dataran rendah, dengan buah berbobot sekitar 0,4 hingga 0,6 kg per buah, dan dapat berbuah dalam 1 hingga 3 tahun setelah tanam, jauh lebih cepat dibandingkan alpukat biasa yang membutuhkan waktu di atas 5 tahun.
2. Siapkan Media Tanam yang Subur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294600/original/092349900_1783846347-wadah.jpeg)
Perbesar
Kondisi tanah dan wadah yang tepat sangat krusial untuk menanam alpukat dalam ruangan. Alpukat membutuhkan media tanam yang ringan, berpasir, dan subur dengan drainase yang sangat baik. Media tanam pot tanaman hias biasa dapat digunakan, namun disarankan untuk menambahkan perlit atau batu apung (pumice) untuk meningkatkan aerasi dan drainase.
Alpukat tidak menyukai "kaki basah" atau kondisi akar yang terendam air, sehingga drainase yang baik sangat penting untuk mencegah busuk akar. Beberapa ahli menyarankan campuran sekitar dua pertiga bahan berongga seperti perlit atau pumice dan sepertiga bahan organik untuk menciptakan kantong udara yang penting bagi akar. pH tanah juga idealnya berada di kisaran 5,6 hingga 6,4 untuk penyerapan nutrisi optimal.
Pot terakota tanpa glasir adalah pilihan ideal sebagai wadah karena sifatnya yang berpori, membantu menjaga sistem akar tetap sehat dengan memungkinkan sirkulasi udara dan penguapan kelembaban berlebih. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang cukup di bagian bawah. Untuk pohon alpukat yang akan tetap di pot seumur hidupnya, pilih wadah berukuran 15 galon atau sekitar 56 liter sejak awal. Ukuran pot yang besar, minimal berdiameter dan tinggi 50 cm, juga direkomendasikan karena tanaman alpukat akan terus tumbuh membesar.
3. Lakukan Penyiraman dengan Metode Efektif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294609/original/097063600_1783846688-1030661007390437521.jpeg)
Perbesar
Penyiraman yang tepat adalah kunci untuk menanam alpukat dalam ruangan. Menurut laman Martha Stewart, aturan umum untuk menyiram sebagian besar tanaman hias juga berlaku untuk pohon alpukat Anda, yaitu biarkan bagian atas tanah mengering sekitar satu atau dua inci sebelum menyiram lagi.
Gunakan jari Anda untuk memeriksa kelembaban tanah, bukan alat pengukur kelembaban, karena alat tersebut bisa menyesatkan dan tidak akurat. Siram tanah secara menyeluruh hingga air keluar dari lubang drainase, lalu buang kelebihan air yang terkumpul di bawah pot. Penting untuk memastikan tanah tetap lembab namun tidak tergenang air, karena genangan air dapat menyebabkan akar membusuk.
Hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan daun menguning dan busuk akar. Pohon alpukat muda mungkin membutuhkan penyiraman lebih sering, sekitar dua hingga tiga kali seminggu di tahun pertama pertumbuhannya. Frekuensi penyiraman perlu disesuaikan dengan kondisi tanah dan usia pohon, serta ditingkatkan saat cuaca panas.
4. Letakkan di Area yang Mendapat Cahaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294602/original/046476800_1783846348-971961713565965463.jpeg)
Perbesar
Pencahayaan yang cukup adalah faktor penting untuk pertumbuhan dan potensi pembuahan alpukat yang ditanam dalam ruangan. Tanpa cahaya yang memadai, tanaman Anda tidak akan berbunga dan berbuah.
Pohon alpukat membutuhkan setidaknya enam hingga delapan jam sinar matahari langsung setiap hari untuk tumbuh optimal. Intensitas cahaya antara 40 hingga 80 persen sangat penting untuk mendukung fotosintesis dan pertumbuhan tanaman.
Tempatkan pohon alpukat Anda di dekat jendela yang menghadap ke selatan atau barat, karena jendela ini cenderung mendapatkan lebih banyak sinar matahari. Jika cahaya alami tidak mencukupi, pertimbangkan untuk menggunakan lampu tumbuh (grow light). Rotasi pohon setiap tiga minggu juga dapat membantu memastikan semua bagian tanaman menerima cahaya yang cukup. Pohon yang kekurangan cahaya dapat tumbuh lemah, sulit berbunga, atau memanjang mencari matahari (etiolasi).
5. Lakukan Pemupukan dengan Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294610/original/028953500_1783846689-6416421975167661342.jpeg)
Perbesar
Pemupukan sangat penting untuk pohon alpukat, terutama jika Anda ingin menanam alpukat dalam ruangan agar berbuah. Nutrisi yang cukup mendukung pertumbuhan yang sehat dan produksi buah yang melimpah.
Jika Anda tidak ingin repot mengingat untuk memupuk secara teratur, Anda bisa mencoba pupuk lepas lambat (slow-release fertilizer) yang akan memberikan nutrisi pada tanaman sedikit demi sedikit dari waktu ke waktu. Pilih pupuk organik jika pohon alpukat Anda sudah berada pada tahap di mana ia berpotensi berbuah, karena pupuk organik cenderung tidak membakar akar dan melepaskan nutrisi lebih lambat dan merata. Pupuk organik seperti humus cacing tanah dapat diberikan pada musim semi dan panas.
Untuk pohon alpukat dalam pot, pupuk seimbang seperti NPK 10-10-10 direkomendasikan dua kali setahun setelah tahun pertama. Selama fase pertumbuhan aktif, pupuk dapat diberikan setiap empat hingga enam minggu. Pupuk dasar NPK GOLD DGW 16-10-18, HX DAP, dan pupuk organik juga dapat diaplikasikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi awal. Pemupukan harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman, dengan fokus pada nitrogen dan kalium sebelum berbunga, serta kalium tinggi saat pembesaran buah.
6. Pangkas dan Rawat Pertumbuhan Tanaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294611/original/034222700_1783846689-fc78d0bd-ae6c-40d9-b0fc-87115e046d00.jpg)
Perbesar
Pemangkasan adalah praktik penting untuk mengontrol ukuran dan bentuk pohon alpukat yang ditanam dalam ruangan. Pangkas hanya jika diperlukan untuk mengontrol ukuran pohon Anda dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Pemangkasan juga membantu meningkatkan bentuk tanaman, menghilangkan daun mati, serta merangsang pertumbuhan cabang baru dan pembentukan bunga.
Jangan pernah memangkas lebih dari sepertiga tanaman agar tidak terlalu stres. Pemangkasan berat sebaiknya dilakukan di akhir musim dingin atau awal musim semi, tepat sebelum periode pertumbuhan aktif. Pemangkasan secara rutin juga membantu menjaga keseimbangan pertumbuhan dan sirkulasi udara, serta pencahayaan pada seluruh bagian tanaman.
Untuk mendorong pertumbuhan yang lebih lebat, cubit ujung tunas saat tanaman mencapai sekitar 15 cm, lalu pangkas kembali hingga 6 inci (sekitar 15 cm) untuk memungkinkan daun dan batang baru terbentuk. Pemangkasan cabang yang lebih tinggi juga dapat membantu mempertahankan ketinggian dan bentuk pohon.
7. Proses Panen Alpukat Indoor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294605/original/002094000_1783846349-12999695776166192623.jpeg)
Perbesar
Panen alpukat yang ditanam dalam ruangan bisa menjadi pengalaman yang memuaskan, meskipun membutuhkan kesabaran. Menurut laman Martha Stewart, pohon alpukat varietas 'Day' dapat mulai berbuah setelah dua atau tiga tahun. Namun, varietas lain yang ditanam dari biji mungkin membutuhkan waktu hingga 10 tahun untuk mencapai kematangan dan berbuah. Pohon yang dicangkok (grafted) umumnya berbuah lebih cepat. Varietas alpukat Miki, misalnya, dapat berbuah dalam 2 hingga 3 tahun setelah tanam.
Berbeda dengan banyak pohon buah lainnya, alpukat tidak matang di pohon. Buah harus dipetik terlebih dahulu dan kemudian dibiarkan melunak di suhu ruangan. Ini memungkinkan Anda untuk membiarkan buah tetap di pohon sampai matang dan memanennya sesuai kebutuhan.
Untuk menentukan kematangan buah, petik salah satu buah yang lebih besar dan biarkan di suhu kamar hingga melunak. Jika buah melunak dengan konsistensi yang baik, tidak pahit, dan tidak mengerut, berarti buah tersebut matang dan siap dikonsumsi. Setelah itu, buah yang tersisa dapat dipetik dari pohon sesuai kebutuhan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menanam Alpukat dalam Ruangan
1. Apakah alpukat bisa tumbuh di dalam ruangan?
Bisa. Alpukat dapat tumbuh di dalam ruangan jika memperoleh cahaya yang cukup, media tanam yang baik, dan perawatan rutin.
2. Varietas alpukat apa yang direkomendasikan untuk ditanam di dalam ruangan?
Varietas 'Day' dan varietas kerdil seperti 'Wertz' atau 'Gwen' sangat direkomendasikan. Di Indonesia, 'Alpukat Miki' dan 'Alpukat Hass' juga populer ditanam dalam pot.
3. Bagaimana media tanam yang ideal untuk alpukat dalam pot?
Media tanam harus ringan, berpasir, subur, dan memiliki drainase yang sangat baik, seringkali dengan tambahan perlit atau batu apung (pumice). Pot terakota tanpa glasir juga ideal karena sifatnya yang berpori.
4. Seberapa sering alpukat dalam ruangan harus disiram?
Siram saat bagian atas tanah sekitar satu atau dua inci terasa kering, dan pastikan air mengalir keluar dari lubang drainase. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah busuk akar.
5. Berapa lama waktu yang dibutuhkan alpukat dalam ruangan untuk berbuah?
Varietas cangkok seperti 'Day' bisa berbuah dalam 2-3 tahun, sementara yang ditanam dari biji bisa memakan waktu hingga 10 tahun. Varietas 'Alpukat Miki' dapat berbuah dalam 1 hingga 3 tahun setelah tanam.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291933/original/037658900_1783579955-SSEiPle2rPSyonhdTrhUBvCylwlMuExyi5TtGkLH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294542/original/042572900_1783842856-8671749459482289731.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8958349/original/033611500_1782975096-rRYzsgIX8M1qv90XJ8OPAWmJI7ZrGbQ2SbnLAnOv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294613/original/082754000_1783846727-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294648/original/033769900_1783849334-Cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291922/original/076017400_1783579914-OaMgDhOXMI860NvDefd77XhRnXlZ70D3rZLcBZYO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294583/original/072958900_1783845521-Cozy_Indonesian_Home_Office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291910/original/051852400_1783579897-OdAH8rbNqXMYkIdLo4q2dhyOe6rOwuZLXceJ5dyo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294511/original/047339300_1783840863-ec21ccb7-f58a-459a-ba6b-4d8c1c5f3bfd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294472/original/059503800_1783838125-Pohon_Kelengkeng_yang_Pendek_Tapi_Berbuah_Lebat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294574/original/027018800_1783845326-Teras_Minimalis_dengan_Galon_Bekas.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294564/original/018087200_1783844257-Cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294413/original/010163900_1783835783-Teras_Earth_Tone_dengan_Kombinasi_Tanaman_Rambat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294406/original/044556400_1783834967-02f2c200-93d1-4a4c-bb29-49ca57307dc9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294534/original/069526200_1783842815-66dada57-ca61-4e26-b2d2-74d3214b5976.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291905/original/016449800_1783579890-BkxkOhEHrT59GyJyTGttngZdeLU9B7F1YswzI3ok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294359/original/057655200_1783831565-Cara_Membuat_Taman_Minimalis_di_Lahan_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289823/original/043864600_1783415482-aMkY6Xf5CZng7WtsDylnyRphj1wDX2HW1cEcKdoi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292752/original/083495100_1783655487-xHitw4NFambi4tb77xe47iXz6qz3cxd8OuD053YK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294402/original/058985800_1783834364-Pakcoy_dan_Sawi_Ditanam_di_Wadah_Dangkal_1.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552830/original/094815200_1775832773-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528242/original/032994000_1773267692-coq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530898/original/073396600_1773503661-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4955220/original/019136200_1727495901-pexels-mareefe-932577.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536889/original/019012800_1774348758-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4009875/original/001439500_1651133864-3795223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541563/original/023593700_1774868056-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521871/original/058370700_1772702607-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904890/original/026747300_1642309949-Jembatan_Sawunggaling_Surabaya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536947/original/082994500_1774358477-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535088/original/094896700_1773913042-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538055/original/006041700_1774499757-Gamis_Brokat_Bridesmaid_Terbaru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537684/original/000893000_1774433253-43136ce3-700b-4a55-ad89-c17e130f5510.jpg)