:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325793/original/004494500_1756025562-1.jpg)
1/7
Para demonstran ikut serta dalam aksi unjuk rasa pro-Palestina menentang tindakan Israel dan kelangkaan pangan yang terus berlanjut di Jalur Gaza, selama aksi protes di Melbourne, Australia pada 24 Agustus 2025. (William WEST/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325794/original/084355900_1756025567-2.jpg)
1/7
Ribuan orang turun ke jalan untuk mendukung Palestina di salah satu ruas jalan di Melbourne, Australia pada 24 Agustus 2025. (William WEST/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325795/original/017464300_1756025572-3.jpg)
1/7
Sambil membentang spanduk dan pamflet, pengunjuk rasa mendesak pemberian sanksi kepada Israel dan aksi internasional untuk segera menghentikan bencana kelaparan di Gaza. (William WEST/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325796/original/002345900_1756025576-5.jpg)
1/7
Sebelumnya, pada Jumat 23 Agustus 2025, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi menyatakan terjadinya kelaparan di Gaza. (William WEST/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325797/original/098430600_1756025580-6.jpg)
1/7
PBB menyebut kondisi ini terjadi akibat hambatan sistematis terhadap bantuan oleh Israel. (William WEST/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325798/original/095272000_1756025584-4.jpg)
1/7
Sekitar 500.000 orang di wilayah permukiman warga yang hancur akibat konflik Israel dan miisi Hamas kini menghadapi kondisi kelaparan parah. (William WEST/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325799/original/027777300_1756025589-7.jpg)
1/7
Diketahui, sejak awal Maret 2025, Israel sepenuhnya melarang pasokan bantuan masuk ke Gaza yang menyebabkan kekurangan makanan, obat-obatan, dan bahan bakar yang parah. Israel mulai mengizinkan masuknya bantuan dalam jumlah yang sangat terbatas pada akhir Mei 2025. (William WEST/AFP)