:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5319218/original/094230400_1755508548-1.jpg)
1/5
Orang-orang berjalan melewati truk-truk yang dimuat dengan bantuan untuk Gaza, menunggu di sisi Mesir dari pos perbatasan Rafah pada 18 Agustus 2025. (Khaled DESOUKI/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5319219/original/099540400_1755508549-2.jpg)
1/5
Amnesty International pada 18 Agustus 2025 menuduh Israel telah menerapkan kebijakan sengaja untuk menyebabkan kelaparan di Gaza. (Khaled DESOUKI/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5319220/original/024597500_1755508551-3.jpg)
1/5
Temuan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) internasional yang berfokus pada perlindungan hak asasi manusia ini sejalan dengan peringatan kelaparan di Gaza yang dirilis Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). (Khaled DESOUKI/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5319221/original/086865000_1755508552-4.jpg)
1/5
Sebelumnya, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan sejumlah kelompok bantuan telah memperingatkan tentang ancaman kelaparan di wilayah Palestina tersebut. (Khaled DESOUKI/AFP)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5319222/original/054669100_1755508554-5.jpg)
1/5
Sementara Israel, yang secara ketat membatasi bantuan yang diizinkan masuk ke Jalur Gaza, berulang kali menolak tuduhan tentang kelaparan sengaja dalam perang yang telah berlangsung selama 22 bulan tersebut. (Khaled DESOUKI/AFP)