8 Kombinasi Tanaman untuk Teras Minimalis, Menata Lahan Sempit Jadi Asri

13 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Kombinasi tanaman untuk teras minimalis menjadi solusi cerdas bagi pemilik hunian yang ingin menciptakan oase hijau di lahan terbatas tanpa memberikan kesan berantakan. Tren arsitektur modern saat ini sangat menekankan pada konsep "bringing nature in," di mana area teras berfungsi sebagai ruang transisi yang menghubungkan ketenangan interior dengan kesegaran eksterior. Dengan pemilihan jenis flora yang tepat, teras yang sempit sekalipun bisa terlihat lebih luas, elegan, dan memiliki karakter yang kuat.

Penyusunan tanaman pada konsep minimalis tidak hanya soal estetika, tetapi juga tentang fungsionalitas dan kemudahan perawatan. Penggunaan pot dengan bentuk geometris yang bersih serta pemilihan palet warna daun yang senada sangat disarankan untuk menjaga ritme visual. Fokus utama terletak pada struktur tanaman yang memiliki garis tegas, sehingga mampu memperkuat garis-garis arsitektural bangunan tanpa menutupi detail fasad rumah.

Dalam merancang area ini, keseimbangan antara tanaman tinggi (fokus), tanaman sedang (pengisi), dan tanaman gantung (aksen) sangatlah krusial. Kombinasi yang tepat akan menciptakan lapisan visual yang menarik tanpa memakan banyak ruang lantai yang berharga. Berikut adalah riset mendalam mengenai beberapa pasang tanaman yang bisa Anda aplikasikan untuk mendapatkan tampilan teras minimalis yang sempurna.

1. Sansevieria, Aglaonema, dan Sirih Gading

Kombinasi tanaman untuk teras minimalis ini mengedepankan struktur vertikal dan variasi tekstur daun. Sansevieria atau Lidah Mertua berfungsi sebagai elemen vertikal yang memberikan kesan tinggi dan kokoh. Aglaonema diletakkan di bagian bawah untuk memberikan warna dan volume, sementara Sirih Gading diletakkan di rak atas atau pot gantung untuk memberikan efek menjuntai yang lembut.

Tata letaknya sangat ideal ditempatkan di sudut teras atau di samping pintu utama. Letakkan Sansevieria di posisi paling belakang atau di pot yang lebih tinggi sebagai latar. Aglaonema berada di bagian tengah untuk menutupi bagian batang Sansevieria yang kaku, sementara pot Sirih Gading diletakkan di rak vertikal yang menempel di dinding agar daunnya menjuntai cantik ke bawah.

Pilihan ini sangat populer karena ketiganya memiliki toleransi yang baik terhadap cahaya rendah (shade tolerant). Anda tidak perlu khawatir jika teras tidak terpapar matahari langsung sepanjang hari. Penggunaan pot berwarna senada, seperti putih atau beton ekspos, akan semakin memperkuat kesan minimalis yang modern dan bersih pada area masuk rumah Anda.

2. Ketapang Kencana, Lili Paris, dan Paku Tanduk Rusa

Kombinasi ini sangat cocok untuk menciptakan nuansa tropis yang rapi dan artistik. Ketapang Kencana berperan sebagai statement plant atau pohon utama karena strukturnya yang bertingkat seperti payung. Lili Paris berfungsi sebagai tanaman penutup tanah atau pengisi pot yang memberikan tekstur daun halus dan menjuntai, sedangkan Paku Tanduk Rusa memberikan aksen unik pada dinding.

Untuk tata letaknya, tempatkan Ketapang Kencana di dalam pot besar di sudut teras yang paling terkena sinar matahari. Di bawah pohon tersebut, tanamlah Lili Paris secara rimbun untuk menyamarkan permukaan tanah pot. Paku Tanduk Rusa dapat dipasang pada papan kayu dan ditempelkan pada dinding di belakang pohon tersebut untuk menciptakan kedalaman visual (layering).

Sinergi antara pohon tinggi dan tanaman epifit di dinding memberikan kesan taman hutan kota yang ringkas. Ketapang Kencana memerlukan pemangkasan rutin agar tajuknya tetap rapi dan tidak menghalangi jalan. Kombinasi ini sangat efektif untuk menyaring debu dan memberikan keteduhan alami pada teras yang menghadap ke jalan raya.

3. Monstera Deliciosa, Calathea, dan Sukulen

Kombinasi tanaman untuk teras minimalis satu ini sangat digemari oleh pecinta gaya skandinavia atau industrial. Monstera Deliciosa dengan daunnya yang lebar dan berlubang memberikan kesan eksotis dan mewah. Calathea ditambahkan untuk memberikan pola warna yang kontras di bagian bawah, sementara sukulen kecil diletakkan di atas meja teras sebagai detail pemanis yang mungil.

Letakkan Monstera di sudut yang teduh namun terang agar daunnya tidak terbakar sinar matahari langsung. Gunakan pot terakota atau keramik minimalis berukuran besar untuk menonjolkan kemewahannya. Calathea diletakkan di sisi Monstera dengan ketinggian pot yang sedikit lebih rendah, sedangkan sukulen bisa disusun di dalam satu baki (tray) di atas coffee table teras.

Kombinasi ini menekankan pada keindahan bentuk daun daripada bunga. Monstera dan Calathea memerlukan kelembapan yang cukup, sehingga penempatannya secara berkelompok akan membantu menciptakan mikroklimat yang sehat bagi tanaman. Pastikan area teras memiliki sirkulasi udara yang baik agar tidak ada air yang mengendap pada daun-daun lebar tersebut.

4. Palem Kuning, Bromelia, dan Rumput Gajah Mini

Bagi Anda yang menyukai tampilan teras yang cerah dan berwarna, perpaduan ini adalah pilihan tepat. Palem Kuning memberikan struktur vertikal yang rimbun dan warna kuning kehijauan yang segar. Bromelia memberikan aksen warna merah atau jingga yang kontras melalui bunganya yang unik, sedangkan Rumput Gajah Mini memberikan dasar hijau yang rata jika Anda memiliki sedikit area tanah di pinggir teras.

Tata letaknya dimulai dengan menempatkan Palem Kuning sebagai pembatas atau screen di sepanjang pagar teras untuk privasi. Di bagian kaki palem, tanamlah Bromelia dalam kelompok-kelompok kecil untuk memberikan percikan warna yang menarik perhatian. Jika area bawah menggunakan tanah, tanami dengan Rumput Gajah Mini agar terlihat seperti permadani hijau yang rapi.

Kelebihan kombinasi ini adalah ketahanannya terhadap cuaca panas yang ekstrem. Palem Kuning sangat efektif menyerap racun udara, sementara Bromelia sangat minim perawatan karena tidak memerlukan penyiraman terlalu sering. Kombinasi ini menciptakan suasana santai seperti di resort mewah meskipun lahan yang tersedia sangat terbatas.

5. Kaktus Koboi, Euphorbia, dan Sedum

Kombinasi tanaman untuk teras minimalis bergaya desert atau padang pasir sangat cocok untuk Anda yang menginginkan tampilan yang sangat maskulin dan bersih. Kaktus Koboi (Cereus) memberikan garis vertikal yang sangat tegas dan bersih. Euphorbia memberikan aksen bunga mungil dan struktur batang berduri, sedangkan Sedum atau tanaman merambat sukulen lainnya memberikan tekstur lembut sebagai penyeimbang.

Letakkan tiga atau lima pot Kaktus Koboi dengan tinggi yang berbeda-beda secara berjajar di area yang paling banyak terkena matahari. Euphorbia bisa diletakkan di antara kaktus-kaktus tersebut untuk memberikan variasi bentuk. Gunakan pot berbahan semen atau batu alam yang bertekstur kasar untuk mendukung tema desert garden yang autentik.

Keunggulan utama dari kombinasi ini adalah sifatnya yang sangat low maintenance. Anda hanya perlu menyiramnya sesekali saja, sehingga teras tetap terlihat estetik tanpa perlu perawatan rutin yang menyita waktu. Penggunaan kerikil putih atau batu koral sebagai penutup media tanam akan menyempurnakan tampilan minimalis yang kering dan bersih.

6. Bambu Air, Melati Air, dan Teratai dalam Pot

Menambahkan elemen air pada teras minimalis bisa memberikan efek relaksasi melalui suara air atau pantulan cahaya. Bambu Air memiliki batang vertikal hijau yang sangat lurus dan rapi. Melati Air memberikan bunga putih kecil yang manis di permukaan, sementara Teratai memberikan daun lebar yang mengapung di permukaan air pot besar.

Gunakan pot keramik besar (gentong minimalis) yang kedap air. Tanam Bambu Air di bagian tengah pot sebagai elemen vertikal utama. Melati Air diletakkan di sisi-sisinya, dan biarkan Teratai menutupi sebagian permukaan air. Penempatan pot air ini sangat bagus diletakkan di dekat area duduk atau di samping pintu masuk untuk memberikan aura ketenangan (zen).

Kombinasi ini tidak hanya indah secara visual tetapi juga membantu mendinginkan suhu udara di sekitar teras. Bambu air yang ditata berjajar juga bisa berfungsi sebagai sekat alami yang memisahkan teras dengan area parkir atau taman depan. Pastikan untuk menjaga kebersihan air agar tidak menjadi sarang nyamuk dengan menambahkan ikan hias kecil seperti guppy.

7. Tabebuya Mini, Bunga Tapak Dara, dan Moss Rose

Jika Anda menginginkan teras yang selalu terlihat berbunga setiap hari, kombinasi ini adalah pilihannya. Tabebuya mini dalam pot memberikan bentuk pohon kerdil yang cantik saat berbunga. Bunga Tapak Dara (Vinca) yang tumbuh rimbun ke samping memberikan warna bunga yang stabil sepanjang tahun, dan Moss Rose (Krokot) memberikan bunga-bunga kecil yang cerah di pinggir pot.

Tata letaknya menempatkan Tabebuya mini di pusat atau sudut teras sebagai poin vokal. Di sekeliling potnya atau dalam pot-pot gantung di dekatnya, tanamlah Tapak Dara dan Moss Rose. Pastikan kombinasi ini mendapatkan sinar matahari penuh setidaknya 6 jam sehari agar produksi bunga maksimal dan warna daun tetap cerah.

Kesan minimalis didapat dari pemilihan warna bunga yang seragam atau senada, misalnya kombinasi pink dan putih saja. Perpaduan ini memberikan kesan teras yang ceria namun tetap tertata. Pemangkasan rutin pada Tabebuya mini sangat diperlukan untuk mempertahankan bentuk tajuk bulat yang estetik dan tidak liar.

8. Peace Lily, Philodendron Burle Marx, dan Dollar Rambat

Kombinasi tanaman untuk teras minimalis yang terakhir ini fokus pada kesegaran nuansa "hijau pekat". Peace Lily dikenal dengan daun hijau gelap mengkilap dan bunga putih elegannya. Philodendron Burle Marx memberikan pertumbuhan yang rimbun dan menyebar, sementara Dollar Rambat (Ficus pumila) digunakan untuk menghijaukan dinding yang kosong.

Tempatkan Dollar Rambat untuk merambat secara teratur pada satu sisi dinding teras agar menyerupai dinding hijau. Peace Lily diletakkan dalam pot-pot putih bersih di atas lantai, dan Philodendron diletakkan di rak atau meja teras untuk mengisi ruang kosong. Penempatan ini menciptakan lapisan hijau dari atas ke bawah yang sangat menyejukkan mata.

Kombinasi ini sangat efektif untuk menjernihkan udara dari polutan. Peace Lily adalah pemurni udara yang handal, sedangkan Philodendron sangat mudah diperbanyak. Nuansa hijau yang solid ini memberikan latar belakang yang sempurna untuk perabot teras berbahan kayu atau rotan, menciptakan harmoni alami yang sangat menenangkan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Apa kunci utama kombinasi tanaman untuk teras minimalis?

Kuncinya adalah pemilihan pot yang seragam, penggunaan jumlah tanaman yang terbatas (tidak berlebihan), dan penataan berdasarkan ketinggian (vertikalitas).

Tanaman apa yang paling awet untuk teras minimalis yang panas?

Kaktus koboi, Sansevieria (Lidah Mertua), dan Bougainvillea adalah pilihan paling tahan panas dan minim perawatan.

Bagaimana cara menata tanaman di teras yang sangat sempit?

Gunakan teknik vertical garden atau rak tanaman bertingkat untuk memaksimalkan ruang ke atas tanpa menyita area lantai.

Apakah boleh mencampur banyak warna bunga di teras minimalis?

Sebaiknya batasi 1-2 warna bunga saja agar tetap terlihat rapi dan tidak merusak estetika minimalis yang bersih.

Berapa frekuensi penyiraman tanaman teras minimalis?

Tergantung jenisnya, namun rata-rata 1-2 hari sekali. Untuk kaktus dan sukulen, cukup 1-2 minggu sekali.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |