10 Tanaman Buah yang Tahan Panas untuk Teras, Hasil Panen Segar dan Mudah Dirawat

13 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Menanam pohon buah di area terbuka yang terpapar matahari secara langsung sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi pemilik rumah minimalis. Tanaman buah yang tahan panas untuk teras adalah solusi cerdas untuk menghijaukan area depan rumah sekaligus mendapatkan hasil panen segar meskipun lahan yang dimiliki sangat terbatas. Pilihan tanaman yang tepat tidak hanya akan mempercantik estetika hunian, tetapi juga mampu bertahan dari suhu ekstrem di siang hari.

Memilih varietas buah untuk tabulampot (tanaman buah dalam pot) memerlukan riset mengenai daya tahan akar dan kemampuan fotosintesis tanaman terhadap radiasi matahari tinggi. Tanaman yang adaptif biasanya memiliki karakteristik daun yang tebal, lapisan lilin pada batang, atau sistem perakaran yang kuat untuk menyerap nutrisi di media terbatas. Selain itu, penempatan di teras memberikan sirkulasi udara yang baik yang membantu mencegah serangan jamur pada tanaman.

Perawatan rutin seperti penyiraman yang terjadwal dan pemberian nutrisi yang seimbang menjadi kunci keberhasilan dalam berkebun di area panas. Dengan media tanam yang gembur dan drainase yang lancar, pohon buah Anda dapat tumbuh produktif meski diletakkan di sudut teras yang paling terik sekalipun. Berikut adalah rekomendasi lengkap untuk referensi Anda.

1. Buah Naga (Pitaya)

Buah naga merupakan pilihan utama bagi Anda yang mencari tanaman buah yang tahan panas untuk teras karena berasal dari keluarga kaktus yang secara alami mampu menyimpan cadangan air dalam batangnya. Tanaman ini membutuhkan paparan sinar matahari langsung minimal 70-80% setiap hari untuk merangsang pembungaan yang optimal.

Struktur batangnya yang tidak berdaun lebar meminimalisir penguapan berlebih, sehingga tetap stabil meski cuaca sangat terik. Buah naga juga sangat estetik dengan bentuk batang yang unik dan bunga yang indah saat mekar, menjadikannya dekorasi alami yang eksotis bagi teras bergaya modern maupun tropis.

Untuk penanaman di pot, pastikan Anda menggunakan tiang panjatan di tengah media tanam agar batang dapat merambat dengan rapi. Media tanam yang direkomendasikan adalah campuran pasir, tanah, dan pupuk organik agar drainase tetap lancar dan akar tidak mudah busuk akibat air menggenang.

2. Tin (Ara/Common Fig)

Pohon tin dikenal sebagai tanaman legendaris yang sangat tangguh di bawah paparan matahari penuh dan lingkungan kering. Daunnya yang memiliki pola unik memberikan kesan rimbun namun tetap efisien dalam penggunaan air. Buah tin memiliki nilai gizi tinggi dan rasa yang manis jika mendapatkan asupan sinar matahari yang cukup selama proses pematangan.

Menanam tin di teras sangat menguntungkan karena tanaman ini memiliki pertumbuhan yang relatif cepat dan mudah berbuah meski ukuran pohonnya masih kecil. Tanaman ini tidak membutuhkan lahan luas, cukup dengan pot berdiameter 40-50 cm untuk menopang pertumbuhannya hingga dewasa.

Hal menarik lainnya adalah ketahanan tin terhadap hama yang cukup baik dibandingkan tanaman buah tropis lainnya. Namun, pastikan untuk melakukan pemangkasan rutin pada ujung cabang agar pohon tidak tumbuh terlalu tinggi dan tetap memiliki bentuk yang kompak serta rajin berbuah.

3. Jeruk Lemon

Jeruk lemon adalah salah satu jenis tanaman buah yang tahan panas untuk teras yang sangat populer karena aroma daunnya yang menyegarkan dan warnanya yang cerah. Tanaman ini sangat menyukai intensitas cahaya tinggi untuk memproduksi minyak esensial di kulit buahnya serta mempercepat proses pematangan buah yang kuning sempurna.

Memiliki pohon lemon di teras memberikan manfaat ganda, yakni sebagai penghias ruang terbuka dan penyedia bahan masakan atau minuman sehat setiap saat. Varietas jeruk lemon impor maupun lokal memiliki daya adaptasi yang luar biasa terhadap panas terik asalkan kebutuhan penyiramannya terpenuhi, terutama saat musim kemarau.

Kunci keberhasilan tabulampot lemon adalah pemberian pupuk NPK secara berkala untuk mendukung fase pembungaan dan pembuahan. Penggunaan pot berwarna cerah atau pot tanah liat sangat disarankan untuk menjaga suhu akar agar tetap stabil di bawah sinar matahari langsung yang menyengat.

4. Delima (Pomegranate)

Delima merupakan tanaman buah yang berasal dari wilayah beriklim kering dan panas, menjadikannya pilihan yang sangat reliabel untuk diletakkan di teras terbuka. Bunganya yang berwarna merah menyala seringkali dianggap sebagai tanaman hias sebelum akhirnya berubah menjadi buah yang kaya akan antioksidan.

Pohon delima memiliki akar yang kuat dan batang yang cukup keras, sehingga mampu menghadapi hembusan angin kencang di area balkon atau teras lantai atas. Buahnya pun tahan lama di pohon dan tidak mudah busuk meskipun terkena panas matahari sepanjang hari.

Untuk perawatan harian, delima tidak membutuhkan banyak air setelah tanaman ini mapan atau berukuran dewasa. Anda cukup memberikan air saat media tanam terlihat mulai mengering di permukaan untuk menjaga kelembapan minimal bagi perkembangan buahnya.

5. Mangga Kerdil (Dwarf Mango)

Varietas mangga kerdil atau dwarf mango seperti jenis Irwin atau Kiojay adalah tanaman buah yang tahan panas untuk teras yang paling diminati karena kemampuannya berbuah meski ditanam di wadah terbatas. Mangga secara alami adalah pohon tropis yang membutuhkan sinar matahari penuh untuk menghasilkan rasa buah yang manis dan warna kulit yang kontras.

Meskipun ukurannya jauh lebih kecil dari pohon mangga konvensional, kualitas rasa dan ukuran buah yang dihasilkan tetap maksimal. Teras yang luasnya terbatas tetap bisa memiliki pohon mangga yang produktif dengan pengaturan posisi pot yang mendapat cahaya matahari pagi hingga siang hari.

Perawatan krusial bagi mangga di pot adalah teknik pemangkasan "1-3-9" untuk mengatur jumlah cabang produktif agar nutrisi terfokus pada pembuahan. Selain itu, penggantian media tanam secara berkala sangat disarankan agar akar tidak jenuh dan pertumbuhan tetap optimal.

6. Jambu Air

Jambu air sangat efektif sebagai peneduh alami di teras karena daunnya yang rimbun dan lebar. Tanaman ini memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap suhu udara panas selama ketersediaan air di media tanam tercukupi dengan baik. Kehadiran jambu air di teras memberikan kesan "hutan mini" yang menyejukkan mata.

Buah jambu air sangat menyegarkan jika dinikmati saat cuaca panas karena kandungan airnya yang tinggi. Tanaman ini juga cenderung rajin berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim tertentu jika dirawat dengan pemupukan organik yang konsisten.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah serangan hama lalat buah yang seringkali menyukai jambu air. Penggunaan perangkap lalat atau pembungkusan buah sejak dini sangat dianjurkan agar hasil panen di teras tetap bersih dan layak konsumsi.

7. Belimbing Manis

Belimbing manis merupakan salah satu tanaman tabulampot klasik yang sangat toleran terhadap cuaca panas terik di daerah perkotaan. Pohon belimbing memiliki siklus regenerasi bunga yang sangat cepat, di mana setelah satu periode panen usai, bunga baru biasanya akan segera muncul kembali.

Bentuk daunnya yang kecil dan majemuk membantu tanaman ini mengatur suhu tubuhnya sendiri dengan baik saat cuaca ekstrem. Di teras, belimbing manis dapat tumbuh dengan cantik dan memberikan nuansa hijau yang konsisten sepanjang tahun.

Agar buahnya besar dan manis, pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari minimal 6 jam sehari. Selain itu, penjarangan bunga perlu dilakukan agar pohon tidak terlalu terbebani oleh beban buah yang terlalu banyak dalam satu tangkai.

8. Anggur

Banyak yang tidak menyadari bahwa anggur adalah tanaman buah yang tahan panas untuk teras yang justru memerlukan panas matahari tinggi untuk meningkatkan kadar kemanisan buahnya. Dengan menggunakan sistem rambatan (parais-parais) di kanopi teras, Anda bisa menciptakan atap hidup yang menghasilkan buah mewah.

Anggur sangat efisien ditanam di lahan sempit karena hanya membutuhkan lubang tanam atau pot kecil dengan sistem tajuk yang melebar di atas. Sinar matahari yang cukup akan mencegah serangan jamur pada daun dan buah anggur yang sering muncul jika udara terlalu lembap.

Varietas seperti ninel, transfigurasi, atau Jupiter sangat direkomendasikan untuk pemula karena daya tahannya yang kuat terhadap iklim tropis Indonesia yang panas. Pemangkasan rutin adalah kunci utama agar tanaman anggur terus berproduksi dan tidak hanya tumbuh memanjang ke satu arah.

9. Sawo

Sawo dikenal sebagai pohon yang sangat tangguh terhadap kekeringan dan merupakan tanaman buah yang tahan panas untuk teras yang rendah perawatan. Daunnya yang tebal dan memiliki lapisan lilin alami membuatnya sangat efisien dalam menyimpan kelembapan internal meskipun suhu udara sedang tinggi.

Pohon sawo memiliki karakteristik pertumbuhan yang lambat namun pasti, sehingga sangat cocok bagi Anda yang menginginkan tanaman yang tidak cepat rimbun dan mudah dikendalikan ukurannya. Buah sawo yang manis dan bertekstur lembut menjadi hadiah tersendiri bagi pemiliknya.

Menanam sawo di pot memerlukan kesabaran karena waktu berbuahnya bisa sedikit lebih lama dibandingkan jeruk. Namun, sekalinya berbuah, sawo akan terus produktif selama bertahun-tahun dengan pemeliharaan minimal di area panas.

10. Kedondong Mini

Kedondong mini adalah alternatif praktis untuk teras yang sangat kecil karena ukuran pohonnya yang tetap mungil namun rajin berbuah lebat. Tanaman ini tahan banting terhadap panas matahari dan bahkan tetap bisa berbuah meskipun diletakkan di tempat yang sangat terik sekalipun.

Buahnya yang bergerombol memberikan nilai estetika tersendiri yang sangat khas. Selain buahnya, daun kedondong mini juga sering dimanfaatkan sebagai penyedap masakan, sehingga memiliki nilai fungsional yang tinggi di area dapur atau teras.

Penyiraman rutin satu hingga dua kali sehari saat musim panas sudah cukup untuk membuat kedondong mini ini tetap segar. Tanaman ini adalah salah satu jenis tabulampot yang paling mudah dipelihara oleh mereka yang baru memulai hobi berkebun di rumah.

FAQ Tanaman Buah Tahan Panas

Tanaman buah apa yang paling kuat panas?

Buah naga dan tin adalah jenis yang paling tahan karena karakter fisiknya yang minim penguapan.

Apakah tabulampot harus disiram setiap hari?

Ya, saat cuaca panas terik, penyiraman sebaiknya dilakukan 1-2 kali sehari untuk menjaga media tidak mengering total.

Pupuk apa yang bagus untuk tanaman buah di teras?

Pupuk organik (kompos/kandang) sangat baik untuk kesuburan jangka panjang, dikombinasikan dengan NPK untuk merangsang buah.

Berapa ukuran pot ideal untuk buah di teras?

Minimal diameter 40-60 cm tergantung jenis tanamannya agar akar bisa berkembang maksimal.

Apakah sinar matahari langsung bisa membakar tanaman?

Sebagian besar tanaman buah tropis menyukainya, namun pastikan asupan air cukup agar tanaman tidak mengalami dehidrasi.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |