14 Rekomendasi Tempat Makan Enak di Wonosobo Terbaru 2025 untuk Semua Selera

5 days ago 10

Liputan6.com, Jakarta Menjelajahi Dataran Tinggi Dieng maupun pusat kota tentu tidak lengkap tanpa mencicipi kuliner khas setempat. Wisatawan sering mencari rekomendasi tempat makan enak di Wonosobo terbaru 2025 karena selain keindahan alamnya, kota ini juga kaya akan sajian kuliner yang menggugah selera. Dari sajian tradisional hingga hidangan modern, semua tersedia untuk memanjakan lidah pengunjung.

Keunikan kuliner di Wonosobo membuat para pelancong selalu ingin kembali. Rekomendasi tempat makan enak di Wonosobo terbaru 2025 hadir sebagai panduan, agar wisata kuliner terasa lebih menyenangkan. Ada warung sederhana yang menyajikan cita rasa autentik, ada pula cafe modern yang menampilkan suasana nyaman untuk bersantai. Semua pilihan tersebut memberikan pengalaman gastronomi yang berkesan.

Tidak hanya soal rasa, suasana dan lokasi juga menjadi pertimbangan. Oleh karena itu, rekomendasi tempat makan enak di Wonosobo terbaru 2025 bisa membantu wisatawan menemukan spot kuliner sesuai kebutuhan, baik untuk sarapan hangat setelah berwisata, makan siang bersama keluarga, maupun nongkrong santai di sore hari. Variasi menu pun semakin memikat, karena banyak tempat menggabungkan makanan lokal dengan sentuhan modern.

Melalui rekomendasi tempat makan enak di Wonosobo terbaru 2025, setiap orang bisa lebih mudah menemukan destinasi kuliner favorit. Simak beberapa pilihan tempat di bawah ini yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (25/8/2025). 

1. Manisan Carica – Oleh-Oleh Legendaris Dieng

Bagi pecinta camilan manis, manisan carica menjadi ikon kuliner khas dataran tinggi Dieng yang tidak boleh dilewatkan. Carica, buah sejenis pepaya gunung, hanya tumbuh di wilayah pegunungan tertentu sehingga terasa unik dan berbeda. Proses pembuatannya cukup detail: mulai dari pemilihan buah matang, pengupasan, hingga direbus perlahan bersama gula untuk menghasilkan rasa manis segar bercampur sedikit asam. Teksturnya kenyal, sirupnya melimpah, dan sangat cocok dijadikan kudapan maupun pencuci mulut. Manisan ini dikemas praktis dalam cup plastik, dengan harga mulai dari Rp15.000. Meski tidak bertahan lama, wisatawan rela berburu karena rasanya memang khas dan tidak ada duanya.

2. Tempe Kemul – Gorengan Khas Wonosobo

Camilan gurih satu ini bisa disebut primadona gorengan khas Wonosobo. Tempe kemul berbeda dari tempe goreng biasa karena dibalut tepung berbumbu lengkap yang ditambahkan irisan daun kucai. Proses penggorengan dilakukan hingga menghasilkan tekstur garing di luar namun lembut di bagian dalam. Saat disantap hangat-hangat bersama cabai rawit segar, rasanya benar-benar nagih. Kudapan tradisional ini dijual mulai Rp8.000 per porsi, dan kini bahkan tersedia dalam bentuk kemasan yang lebih tahan lama untuk oleh-oleh.

3. Teh Tambi – Minuman Hangat dari Perkebunan Tinggi

Dingin khas Wonosobo terasa sempurna jika ditemani secangkir teh Tambi. Teh berkualitas premium ini dipetik langsung dari kebun teh peninggalan kolonial di ketinggian 4.500 kaki. Produksinya tetap mempertahankan metode tradisional sehingga menghasilkan teh beraroma kuat, segar, dan tidak meninggalkan rasa pahit. Teh Tambi hadir dalam kemasan sederhana seharga Rp25.000 hingga edisi premium mencapai Rp100.000. Tidak hanya populer di pasar lokal, teh ini juga telah dikenal hingga ke luar negeri karena kualitasnya.

4. Keripik Jamur – Renyah Sehat dari Jamur Tiram

Wonosobo dikenal sebagai penghasil jamur tiram, dan hasil panen ini diolah menjadi camilan populer berupa keripik jamur. Prosesnya dimulai dari pemilihan jamur segar, kemudian direndam dalam bumbu rahasia sebelum dibalut tepung tipis. Penggorengan dengan suhu terjaga membuat teksturnya crispy tetapi tidak berminyak. Rasanya gurih ringan, cocok dinikmati kapan saja. Tidak hanya enak, keripik jamur juga dianggap lebih sehat dibanding camilan gorengan biasa.

5. Mie Ongklok Longkrang – Ikon Kuliner Wonosobo

Beranjak ke hidangan utama, mie ongklok adalah menu paling ikonik di Wonosobo, dan salah satu tempat legendaris untuk menikmatinya adalah Mie Ongklok Longkrang. Berlokasi di Jl. Pasukan Ronggolawe No.14, warung ini buka dari pukul 09.00–21.00 WIB. Mienya bertekstur lembut, disiram kuah kental bercita rasa manis-gurih khas racikan bumbu lokal. Kuahnya kental menyerupai karamel sehingga memberikan sensasi unik saat disantap. Biasanya mie ongklok dinikmati bersama sate sapi empuk yang dibumbui kacang, menambah kaya rasa sekaligus menghangatkan tubuh di tengah udara sejuk Wonosobo.

6. Mie Ongklok Pak Muhadi – Alternatif Legendaris

Selain Longkrang, nama besar lain dalam dunia mie ongklok adalah Mie Ongklok Pak Muhadi. Lokasinya strategis di Jl. A. Yani No.1, Tosari, buka pukul 10.00–20.00 WIB. Kuahnya kental dan gurih, disajikan bersama mie lembut yang membuat banyak pengunjung ketagihan. Harga yang terjangkau menjadikannya ramah di kantong tanpa mengurangi kualitas rasa. Letaknya yang berada di jalur menuju Dieng membuat tempat ini hampir selalu ramai disinggahi wisatawan.

7. Soto Sapi EDS – Kuah Bening Segar

Jika ingin menikmati hangatnya kuah berempah, Soto Sapi EDS bisa menjadi pilihan. Beralamat di Jl. A. Yani No.118, tempat ini buka sejak pagi hingga malam. Kuahnya bening, berisi potongan daging sapi besar yang empuk dan kaya rasa. Hidangan ini sudah menjadi favorit lintas generasi, terbukti dari pelanggan setia yang terus bertahan hingga kini. Pelayanan yang ramah serta suasana nyaman semakin menambah nilai plus tempat makan ini.

8. Waroeng Djoglo – Sop Iga dan Camilan Tradisional

Waroeng Djoglo di Kapencar, Kertek, menjadi destinasi yang pas untuk bersantap sambil menikmati suasana etnik. Menu andalannya sop iga bakar yang juicy dipadukan sup sayur segar. Selain hidangan utama, tersedia pula camilan khas seperti tape goreng manis dan mendoan renyah yang disajikan bersama sambal kecap pedas. Suasana bernuansa tradisional Jawa dengan pemandangan indah menambah kenikmatan saat bersantap.

9. Brother House – Hidangan Kekinian

Bagi yang mencari suasana modern, Brother House di Jl. A. Yani No.35A menawarkan menu variatif seperti nasi goreng berbumbu kaya, mie goreng kenyal, hingga sate ayam berlumur bumbu kacang. Tempatnya luas dan nyaman, cocok untuk berkumpul bersama keluarga maupun teman. Pelayanannya cepat serta ramah, membuat pengunjung betah menghabiskan waktu lebih lama.

10. Rumah Makan Gayatri – Sajian Tradisional 24 Jam

Rumah makan ini berada di JL. Raya Parakan Km.12, Kertek, dan buka 24 jam penuh. Menu andalannya soto Wonosobo berkuah bening yang segar, disajikan bersama daging sapi, sayuran, dan bawang goreng. Selain itu, nasi goreng khas dan ayam penyet pedas juga menjadi favorit banyak orang. Suasana tempatnya sederhana tetapi hangat, sangat pas untuk keluarga maupun rombongan.

11. Krishna Resto Garden – Hidangan Lengkap dan Variatif

Restoran di Jl. Kyai Mansyur No.100 ini menyajikan aneka hidangan Nusantara, seafood segar, hingga pilihan vegetarian. Selain menu tradisional, tersedia pula variasi internasional seperti pasta. Pemandangan indah dan suasana santai menjadikan Krishna Resto Garden pilihan tepat untuk makan bersama keluarga sambil bersantai.

12. Bebek Goreng H. Slamet – Favorit Banyak Kota

Cabang dari jaringan terkenal ini juga ada di Alun-Alun Wonosobo. Bebek gorengnya terkenal gurih, empuk di dalam, dan renyah di luar. Sambal pedas khas menjadi pendamping utama yang membuat makan semakin lahap. Dipadukan dengan nasi hangat serta minuman segar, menu ini hampir selalu habis diburu pengunjung.

13. Warung Api Selere Raja

Jika sedang menikmati keindahan kawasan wisata Candi Arjuna di Dataran Tinggi Dieng, ada satu destinasi kuliner yang sayang dilewatkan, yakni Warung Api Selere Raja. Lokasinya cukup strategis, tepat di Jalan Dieng No. 27, Karangsari, Dieng Kulon, sehingga mudah dijangkau wisatawan yang baru saja selesai menjelajah kompleks candi. Tempat makan ini bisa menjadi pilihan tepat untuk mengisi perut sekaligus beristirahat sejenak.

Menu yang ditawarkan Warung Api Selere Raja cukup beragam, mulai dari makanan khas Wonosobo seperti mie ongklok yang gurih dan mengenyangkan, hingga minuman tradisional seperti purwaceng yang terkenal mampu menghangatkan tubuh di tengah dinginnya udara Dieng. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa menemukan sajian khas Jawa lainnya sehingga cocok untuk berbagai selera. Soal harga tidak perlu khawatir, karena hidangan di sini dibanderol cukup terjangkau, menjadikannya ramah di kantong wisatawan.

14. White House Cafe

Selain kuliner tradisional, Wonosobo juga menawarkan tempat makan bernuansa modern yang tidak kalah menarik. Salah satunya adalah White House Cafe, sebuah destinasi kuliner yang mengusung konsep kafe kekinian, cocok bagi wisatawan muda maupun keluarga yang ingin merasakan suasana lebih santai dan estetik. Kehadiran kafe ini memberikan nuansa berbeda dibandingkan tempat-tempat makan tradisional khas Wonosobo.

Meski mengusung konsep modern, White House Cafe tetap menghadirkan sentuhan lokal pada sajian menunya. Beberapa hidangan populer yang bisa dinikmati di sini antara lain tempe kemul renyah, minuman khas purwaceng, hingga olahan buah carica yang menjadi ikon kuliner Dieng. Perpaduan menu tradisional dalam balutan suasana modern membuat White House Cafe menjadi pilihan menarik, terutama bagi pengunjung yang ingin menikmati kuliner khas Wonosobo dalam nuansa lebih kekinian.

FAQ Seputar Topik

1. Apa kuliner khas Wonosobo yang paling terkenal?

Kuliner khas Wonosobo yang paling terkenal adalah Mie Ongklok dan Tempe Kemul.

2. Apa alasan banyak wisatawan mencari rekomendasi tempat makan enak di Wonosobo terbaru 2025?

Karena Wonosobo dikenal bukan hanya sebagai kota pegunungan dengan panorama indah, tetapi juga sebagai pusat kuliner khas yang unik. Wisatawan ingin mencoba tempat makan baru, baik warung tradisional maupun kafe modern, agar pengalaman liburan terasa lebih lengkap.

3. Tempat makan apa di Wonosobo yang menawarkan pemandangan indah di tahun 2025?

Beberapa tempat makan dengan pemandangan indah di Wonosobo antara lain Rumah Makan Gendhu Roso Jlegong, Waroeng Djoglo juga Brother House dan masih banyak lagi. 

4. Bagaimana cara memilih tempat makan enak di Wonosobo terbaru 2025 bagi wisatawan yang baru pertama kali datang?

A5: Caranya bisa dengan melihat ulasan pengunjung, mencari rekomendasi lokal, atau mengikuti panduan kuliner terbaru. Dengan begitu, wisatawan tidak akan salah pilih dan bisa langsung menikmati hidangan populer maupun spot hidden gem.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |