Makna Hari Perdamaian Internasional dan Temanya di 2026

8 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Setiap 21 September, dunia memperingati Hari Perdamaian Internasional, tepat di tengah tahun yang dipenuhi berita ketegangan dari berbagai belahan dunia, harga energi yang naik-turun, dan kabar pengungsian yang tidak pernah benar-benar berhenti. Dalam suasana seperti ini, makna Hari Perdamaian Internasional terasa jauh lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, bukan sekadar tanggal merah biasa di kalender.

Banyak orang membuka ponsel setiap pagi dan menemukan berita konflik baru, bukan kabar gembira. Rasa cemas terhadap kondisi dunia perlahan menjadi bagian dari rutinitas harian, bahkan bagi mereka yang tinggal jauh dari garis depan pertempuran maupun kawasan yang sedang bergejolak secara politik dan ekonomi.

Situasi ini justru menegaskan bahwa makna Hari Perdamaian Internasional tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan semata. Artikel ini akan mengulas sejarah, filosofi, tema resmi 2026, alasan peringatan ini tetap relevan, sekaligus langkah nyata yang bisa dilakukan siapa pun dalam kehidupan sehari-hari mulai hari ini, seperti yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (21/9/2026).

Apa Itu Hari Perdamaian Internasional?

Hari Perdamaian Internasional adalah hari peringatan yang ditetapkan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1981. Penetapan ini bertujuan memberi satu tanggal yang sama bagi seluruh negara untuk berhenti sejenak dan memikirkan pentingnya menjaga perdamaian dunia bersama-sama.

Pada 2001, Majelis Umum PBB menegaskan kembali peringatan ini sebagai periode non-kekerasan dan gencatan senjata. Sejak saat itu, 21 September tidak sekadar simbol, melainkan ajakan konkret kepada negara dan kelompok bersenjata untuk menghentikan kekerasan, meski hanya sehari.

Setiap tahun, peringatan dibuka dengan membunyikan Lonceng Perdamaian di Markas Besar PBB di New York. Lonceng ini dibuat dari koin sumbangan anak-anak dari berbagai benua, hadiah dari Asosiasi PBB Jepang sebagai pengingat atas korban akibat peperangan.

Makna Hari Perdamaian Internasional

Makna Hari Perdamaian Internasional tidak berhenti pada absennya perang. PBB menegaskan bahwa perdamaian mencakup rasa aman, martabat, kesempatan, dan kerja sama yang dirasakan orang dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya ketiadaan konflik bersenjata di suatu wilayah.

Peringatan ini juga mengangkat peran "arsitek perdamaian sehari-hari", yaitu orang-orang biasa yang menggerakkan perubahan di lingkungan, sekolah, dan komunitas mereka. Perdamaian, dengan demikian, bukan hanya hasil kesepakatan di ruang konferensi antarnegara, melainkan buah dari tindakan warga di tingkat paling dasar.

Sejak 2005, PBB juga menjalankan Peacebuilding Commission bersama Peacebuilding Support Office dan Peacebuilding Fund untuk mendukung pencegahan konflik, penegakan keadilan, rekonsiliasi, dan kesetaraan gender. Lembaga ini telah mendukung berbagai proyek perdamaian di lebih dari 70 negara.

Tema Hari Perdamaian Internasional 2026

Tema Hari Perdamaian Internasional 2026 adalah "Invest in Peace: For Everyone, Everywhere, Every Day". Tema ini mengajak setiap individu, institusi, dan komunitas menempatkan perdamaian sebagai tanggung jawab bersama, bukan urusan yang diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah atau organisasi internasional.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, yang dikutip dari situs PBB, mengajak dunia untuk terinspirasi oleh keberanian orang-orang yang memperjuangkan perdamaian di lingkungan, kelas, dan komunitas mereka. Ia juga menyerukan agar pemimpin dunia berinvestasi pada masa depan yang damai untuk semua orang, di semua tempat.

Tema tahun ini menekankan bahwa perdamaian dibangun setiap hari, bukan sekali dalam setahun. PBB mengajak masyarakat mengambil langkah kecil seperti membantu sesama, menyuarakan perubahan positif, mengadakan Peace Circle lintas generasi, dan membagikan kisah perdamaian lewat tagar #InvestInPeace.

Mengapa Hari Perdamaian Internasional Masih Sangat Relevan Hari Ini

Ketegangan geopolitik masih terjadi di berbagai kawasan pada 2026, mulai dari Timur Tengah hingga Eropa Timur. Kondisi ini menunjukkan bahwa ajakan menjaga perdamaian bukan seremoni tahunan semata, melainkan kebutuhan nyata yang terus berlaku di tengah dunia yang berubah cepat.

Konflik Bersenjata Masih Berlangsung: Ketegangan di Timur Tengah dan sejumlah kawasan lain berdampak pada harga energi, pasokan pangan, dan stabilitas ekonomi global, sehingga menegaskan bahwa perdamaian berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat luas.

Perpecahan Sosial di Ruang Digital: Informasi yang salah dan ujaran kebencian di media sosial mempercepat ketegangan antarkelompok. Peringatan ini mengingatkan pentingnya dialog dan komunikasi yang membangun, bukan yang memecah belah.

Krisis Pengungsi yang Berkelanjutan: Konflik di berbagai negara terus mendorong perpindahan penduduk dalam jumlah besar. Peringatan ini menegaskan tanggung jawab bersama untuk melindungi hak dan martabat setiap orang yang terdampak.

Ketimpangan yang Memicu Konflik: Kesenjangan ekonomi dan sosial sering menjadi akar ketegangan antarkelompok maupun antarnegara. Perdamaian yang bertahan lama membutuhkan keadilan dan pemerataan kesempatan bagi semua pihak.

Peran Generasi Muda Semakin Penting: Anak muda kini aktif menyuarakan isu perdamaian lewat platform digital dan gerakan komunitas. Peran ini menunjukkan bahwa perdamaian bisa dimulai dari langkah kecil siapa saja, tanpa menunggu kebijakan besar.

Ide Aksi Merayakan Hari Perdamaian Internasional di Kehidupan Sehari-hari

Merayakan Hari Perdamaian Internasional tidak harus menunggu acara besar atau kebijakan pemerintah. PBB sendiri mengajak setiap orang mengambil satu langkah kecil setiap hari untuk perdamaian. Berikut beberapa ide yang bisa dipraktikkan langsung di rumah, sekolah, tempat kerja, maupun lingkungan sekitar.

Beri Waktu untuk Membantu Sesama: Sisihkan waktu untuk menolong tetangga, teman, atau orang asing yang membutuhkan bantuan. Tindakan sekecil apa pun menunjukkan bahwa perdamaian dimulai dari kepedulian terhadap orang di sekitar kita.

Suarakan Perubahan Positif: Gunakan kesempatan berbicara di keluarga, kelas, atau komunitas untuk mendorong perubahan yang membawa kebaikan bersama. Suara yang disampaikan dengan cara membangun bisa menggerakkan orang lain untuk ikut bertindak.

Adakan Peace Circle Lintas Generasi: Ajak anak muda dan orang dewasa duduk bersama untuk berdiskusi mencari solusi atas persoalan di lingkungan mereka. Format ini membuka ruang dialog yang jarang terjadi dalam interaksi sehari-hari.

Bagikan Kisah Perdamaian di Media Sosial: Manfaatkan platform yang dimiliki untuk menyebarkan cerita atau pesan perdamaian dengan tagar #InvestInPeace. Cerita yang jujur dan sederhana sering lebih menyentuh dibanding pesan yang formal.

Praktikkan Dialog Tanpa Kekerasan di Rumah: Selesaikan perbedaan pendapat dengan keluarga atau rekan kerja lewat percakapan, bukan konfrontasi. Kebiasaan ini menjadi latihan paling dasar sebelum seseorang bisa mendorong perdamaian di lingkup yang lebih luas.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Makna Hari Perdamaian Internasional

Apa makna Hari Perdamaian Internasional bagi masyarakat umum?

Hari Perdamaian Internasional mengingatkan bahwa perdamaian dibangun dari tindakan kecil sehari-hari, seperti membantu sesama dan menjaga dialog yang sehat, bukan hanya dari kesepakatan antarnegara.

Kapan Hari Perdamaian Internasional diperingati?

Hari Perdamaian Internasional diperingati setiap tanggal 21 September di seluruh dunia sejak ditetapkan pada 1981

Siapa yang menetapkan Hari Perdamaian Internasional?

Hari ini ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada 1981 dan diperkuat pada 2001 sebagai periode non-kekerasan dan gencatan senjata.

Apa tema Hari Perdamaian Internasional 2026?

Tema 2026 adalah "Invest in Peace: For Everyone, Everywhere, Every Day", yang mengajak semua pihak menanamkan perdamaian dalam kehidupan sehari-hari.

Mengapa Hari Perdamaian Internasional masih relevan saat ini?

Peringatan ini tetap relevan karena ketegangan dan konflik di berbagai belahan dunia masih berlangsung, sehingga ajakan menjaga perdamaian tidak pernah kedaluwarsa.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |