Liputan6.com, Jakarta - Pindah ke rumah yang lebih kecil membuat memilih barang yang dibawa saat pindah ke rumah yang lebih kecil menjadi bagian penting dari proses pindahan. Bukan sekadar mengurangi jumlah kardus, keputusan ini menentukan apakah rumah baru terasa lega atau justru kembali penuh sejak hari pertama.
Barang-barang yang sudah lama menemani kehidupan sehari-hari sering memiliki nilai emosional. Namun, rumah dengan luas terbatas membutuhkan pertimbangan baru: apakah barang tersebut masih digunakan, benar-benar dibutuhkan, dan sesuai dengan ruang yang tersedia?
Karena itu, proses memilah sebaiknya tidak dilakukan terburu-buru menjelang hari pindahan. Dengan melihat ukuran rumah baru, kebiasaan sehari-hari, serta fungsi setiap barang, Anda dapat membawa lebih sedikit barang tanpa merasa kehilangan hal-hal yang memang penting. Berikut ulasan Liputan6.com, Senin (21/9/2026).
Mulai dari Mengukur Rumah Baru dan Membayangkan Kehidupan di Dalamnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350590/original/046906700_1789623334-Kesalahan_menata_rumah_kecil_yang_membuat_ruangan_terlihat_semakin_sempit_model_memasukkan_furnitur_tidak_sesuai_ukuran.jpg)
Perbesar
Langkah pertama bukan langsung membuka lemari atau mengisi kardus, melainkan memahami rumah yang akan ditempati. Menurut House Beautiful, mengukur ruangan baru sebelum proses pengepakan membantu menentukan furnitur berukuran besar yang masih mungkin digunakan. Ukur ruang tamu, kamar tidur, dapur, lorong, pintu, hingga area penyimpanan.
Cara ini penting terutama untuk furnitur seperti sofa, lemari, meja makan, rak buku, dan tempat tidur. Barang yang terlihat masih bagus belum tentu praktis jika ukurannya membuat ruangan baru terasa sesak.
Setelah mengetahui ukuran ruangan, bayangkan bagaimana setiap area akan digunakan. House Beautiful juga menyarankan penghuni mempertimbangkan kebutuhan rumah baru sebelum menentukan barang yang dibawa. Misalnya, jika rumah baru tidak memiliki ruang kerja khusus, meja kerja berukuran besar mungkin perlu diganti dengan meja yang lebih ringkas.
Buatlah gambaran sederhana mengenai fungsi setiap ruangan. Tentukan furnitur utama yang memang dibutuhkan, kemudian lihat barang apa saja yang mendukung aktivitas tersebut. Dengan begitu, proses memilih barang yang dibawa saat pindah ke rumah yang lebih kecil tidak hanya berfokus pada jumlah benda, tetapi juga pada kesesuaiannya dengan kehidupan sehari-hari.
Gunakan Pertanyaan Sederhana untuk Menentukan Barang yang Dipertahankan
Setelah memahami ruang baru, mulailah memilah barang berdasarkan penggunaan. Salah satu pendekatan yang bisa digunakan adalah menanyakan beberapa hal kepada diri sendiri: kapan terakhir kali barang tersebut digunakan, apakah masih berfungsi dengan baik, apakah ada barang lain yang memiliki fungsi sama, dan apakah barang itu akan digunakan di rumah baru?
House Beautiful menyarankan membuat inventaris barang yang ingin dibawa. Daftar tersebut membantu pemilik rumah melihat keseluruhan barang sekaligus membayangkan penempatannya di denah rumah baru.
Barang yang digunakan hampir setiap hari sebaiknya menjadi prioritas. Misalnya, peralatan masak yang sering digunakan, beberapa piring dan gelas, pakaian yang rutin dikenakan, perlengkapan kerja, serta peralatan rumah tangga yang memang menunjang aktivitas sehari-hari.
Sebaliknya, barang yang hanya disimpan karena kebiasaan perlu diperiksa kembali. Barang yang selama bertahun-tahun tidak pernah digunakan mungkin sebenarnya tidak perlu menempati ruang di rumah baru.
Prinsip ini juga berlaku untuk barang duplikat. Jika memiliki tiga teko, beberapa set alat makan, atau lebih dari satu alat dengan fungsi sama, pilih versi yang paling sering digunakan dan kondisinya paling baik.
Menurut Martha Stewart, proses downsizing merupakan kesempatan untuk menghilangkan barang ganda dan mempertahankan versi yang paling berguna. Jadi, mengurangi barang bukan berarti harus hidup tanpa benda yang dibutuhkan, melainkan menghindari barang berlebihan.
Prioritaskan Barang yang Berguna dan Memiliki Nilai Personal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5458712/original/053529500_1767088579-Pilihan_yang_Paling_Masuk_Akal_untuk_Pekerja_dengan_Gaji_Pas_Pasan_Jualan_Barang_Preloved.jpg)
Perbesar
Tidak semua barang yang jarang digunakan harus langsung disingkirkan. Ada benda tertentu yang memiliki nilai sentimental atau menjadi bagian penting dari sejarah keluarga.
Martha Stewart, berdasarkan pandangan sejumlah ahli organisasi dan pindahan, memasukkan foto, dokumen asli, perhiasan, serta barang yang berkaitan dengan hobi yang masih dijalani sebagai kategori yang layak dipertimbangkan untuk dibawa ketika melakukan downsizing.
Foto keluarga, misalnya, tidak selalu membutuhkan ruang besar tetapi dapat memiliki nilai emosional yang sulit digantikan. Dokumen asli seperti akta kelahiran, sertifikat pernikahan, dokumen keuangan atau dokumen legal tertentu juga sebaiknya tidak diperlakukan sama seperti kertas biasa.
Untuk barang sentimental, buatlah batas yang realistis. Anda tidak harus membawa seluruh koleksi benda kenangan jika ruang baru sangat terbatas. Pilih barang yang benar-benar memiliki arti dan sulit digantikan.
Prinsip yang sama dapat digunakan untuk barang hobi. Jika masih rutin menjahit, perlengkapan menjahit tentu memiliki fungsi. Jika masih berkebun, pilih alat berkebun yang sesuai dengan luas halaman atau balkon rumah baru.
Namun, perlengkapan dari hobi yang sudah lama ditinggalkan perlu dipertimbangkan secara lebih jujur. Jangan mempertahankan satu lemari penuh perlengkapan hanya karena merasa suatu saat mungkin akan menggunakannya kembali.
Periksa Pakaian, Peralatan Rumah, dan Perlengkapan Cadangan
Pakaian sering menjadi salah satu kategori paling sulit ketika pindah ke rumah yang lebih kecil. Lemari yang besar memungkinkan seseorang menyimpan pakaian untuk berbagai kemungkinan, termasuk pakaian yang sudah tidak pernah dikenakan.
Martha Stewart mengutip ahli yang menyarankan mempertahankan pakaian yang digunakan dalam satu tahun terakhir, sembari menyingkirkan pakaian yang sudah tidak sesuai ukuran, kondisi, atau kebutuhan. Prinsip tersebut dapat menjadi titik awal, bukan aturan mutlak.
Perhatikan pakaian yang benar-benar nyaman dan sering digunakan. Jika ada beberapa pakaian dengan fungsi hampir sama, pilih yang paling sering dikenakan. Pakaian yang sudah rusak, tidak nyaman, atau tidak pernah dipakai dapat dipisahkan untuk disumbangkan, dijual, didaur ulang, atau dibuang sesuai kondisinya.
Hal serupa berlaku untuk perlengkapan rumah. Jangan buru-buru membawa semua seprai, handuk, selimut, peralatan makan, dan peralatan dapur. Pertahankan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan penghuni rumah dan sesekali tamu yang datang.
Menurut Homes & Gardens, perlengkapan yang jarang digunakan seperti dekorasi musiman, perlengkapan liburan, buku tertentu, dan bedding tambahan dapat dikemas lebih awal ketika proses pindahan dimulai. Namun, untuk rumah yang lebih kecil, jumlahnya tetap perlu disesuaikan dengan kapasitas penyimpanan.
Jangan Lupakan Barang yang Sulit Digantikan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4952895/original/087673400_1727257822-pexels-karolina-grabowska-4498143.jpg)
Perbesar
Dalam proses memilah, ada kecenderungan untuk terlalu fokus pada barang yang terlihat memenuhi rumah. Padahal, beberapa benda kecil justru sangat penting ketika sudah berada di rumah baru.
Martha Stewart menekankan pentingnya mempertahankan dokumen asli tertentu. Sementara itu, Homes & Gardens menyarankan membuat area atau kotak khusus yang tidak ikut dikemas bersama barang biasa. Isinya dapat berupa dokumen penting, pengisi daya, kebutuhan harian, dan barang yang harus segera ditemukan setelah tiba di rumah baru.
Barang bernilai tinggi atau dokumen yang sangat penting juga sebaiknya mendapatkan perlakuan khusus. Jangan memasukkannya secara sembarangan ke dalam kardus yang akan bercampur dengan puluhan barang lain.
Untuk dokumen yang tidak harus disimpan dalam bentuk fisik, House Beautiful menyebut digitalisasi sebagai salah satu cara menghemat ruang. Tagihan lama, manual penggunaan, kuitansi tertentu, dan dokumen yang memang boleh disimpan secara digital dapat dipindai atau difoto terlebih dahulu.
Namun, digitalisasi tidak berarti semua dokumen fisik boleh dibuang. Untuk dokumen legal atau dokumen asli yang memiliki fungsi administratif, periksa terlebih dahulu apakah versi fisiknya tetap diperlukan.
Pisahkan Barang Menjadi Beberapa Kelompok
Agar proses tidak terasa melelahkan, buat beberapa kategori sederhana. Misalnya, barang yang dibawa, dijual, disumbangkan, didaur ulang, dibuang, dan barang yang masih ingin dipertimbangkan.
Metode ini membantu menghindari keputusan yang terlalu emosional. Ketika semua barang langsung diberi label “bawa” atau “buang”, proses bisa terasa ekstrem. Dengan adanya kategori “pertimbangkan”, Anda dapat memberi waktu kepada diri sendiri untuk mengambil keputusan.
Homes & Gardens juga menekankan pentingnya melakukan decluttering sambil mengepak. Artinya, jangan memasukkan semua barang ke kardus terlebih dahulu dengan pikiran akan memilahnya nanti. Kebiasaan tersebut justru dapat memindahkan kekacauan lama ke rumah baru.
Mulailah dari barang yang paling jarang digunakan. Barang musiman, dekorasi, koleksi berlebih, perlengkapan dari kamar yang jarang digunakan, dan barang yang tersimpan di gudang dapat diproses lebih awal.
Setelah itu, secara bertahap lanjutkan ke pakaian, buku, peralatan dapur, dan barang sehari-hari. Sisakan barang yang masih digunakan sampai mendekati hari pindahan.
Jangan Memenuhi Rumah Baru pada Hari Pertama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5239850/original/006976300_1748855409-pexels-karolina-grabowska-4506269.jpg)
Perbesar
Ada satu kesalahan yang cukup mudah terjadi setelah pindah ke rumah lebih kecil: merasa harus segera membeli barang baru agar rumah terlihat lengkap.
Padahal, House Beautiful menyarankan untuk tidak terburu-buru membeli furnitur atau dekorasi baru. Tinggallah terlebih dahulu di rumah baru dan lihat bagaimana barang yang sudah dimiliki benar-benar digunakan.
Pendekatan ini membuat Anda lebih mudah mengetahui kebutuhan sebenarnya. Bisa jadi meja kecil yang sebelumnya dianggap terlalu sederhana justru sangat cocok untuk ruangan baru. Sebaliknya, furnitur yang terlihat penting sebelum pindahan mungkin ternyata mengganggu sirkulasi setelah semua barang ditempatkan.
Karena itu, berikan waktu bagi rumah baru untuk menunjukkan kebutuhannya. Setelah beberapa minggu, barulah pertimbangkan apakah ada barang yang benar-benar perlu ditambahkan.
Pada akhirnya, memilih barang yang dibawa saat pindah ke rumah yang lebih kecil bukan perlombaan untuk memiliki sesedikit mungkin benda. Tujuannya adalah menciptakan ruang yang mendukung kehidupan sekarang. Barang yang berguna, sesuai ukuran rumah, sulit digantikan, atau memiliki nilai personal tetap dapat menjadi bagian dari rumah baru selama jumlahnya terkendali.
Tanya Jawab Seputar Pindahan Rumah
1. Kapan sebaiknya mulai memilah barang sebelum pindah rumah?
Sebaiknya mulai beberapa minggu sebelum hari pindahan, terutama jika jumlah barang cukup banyak. House & Gardens merekomendasikan memulai proses secara bertahap, sementara barang yang jarang digunakan dapat dikemas lebih awal. Semakin banyak waktu tersedia, semakin kecil kemungkinan keputusan dibuat karena terburu-buru.
2. Apakah semua barang yang masih bagus harus dibawa?
Tidak. Kondisi barang bukan satu-satunya pertimbangan. Barang yang masih bagus tetapi tidak digunakan, berukuran terlalu besar, memiliki fungsi ganda, atau tidak sesuai dengan rumah baru dapat dipertimbangkan untuk dijual atau disumbangkan.
3. Bagaimana menentukan furnitur yang dibawa ke rumah kecil?
Ukur furnitur dan ruangan rumah baru terlebih dahulu. Perhatikan juga ukuran pintu, lorong, serta jalur masuk. House Beautiful menyarankan melakukan pengukuran agar tidak membawa furnitur yang ternyata tidak dapat ditempatkan atau bahkan tidak bisa masuk ke rumah baru.
4. Bagaimana dengan barang kenangan yang sulit dibuang?
Pilih barang yang benar-benar memiliki arti bagi Anda. Foto, surat pribadi, perhiasan, atau benda keluarga tertentu dapat dipertahankan selama ruang penyimpanannya tersedia. Untuk koleksi yang sangat banyak, pilih beberapa benda yang paling bermakna daripada mempertahankan semuanya.
5. Apa yang harus disiapkan dalam kotak pertama saat tiba di rumah baru?
Siapkan kebutuhan untuk satu atau beberapa hari pertama, seperti pakaian ganti, perlengkapan mandi, charger, dokumen penting, alat kebersihan sederhana, perlengkapan tidur, obat-obatan pribadi yang memang sedang digunakan, serta beberapa peralatan makan. Dengan begitu, Anda tidak perlu membongkar seluruh kardus hanya untuk menemukan barang yang dibutuhkan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9354015/original/099520200_1789990031-magang_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324932/original/026241600_1755914564-WhatsApp_Image_2025-08-23_at_08.47.56_fb097a28.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353904/original/019459400_1789983054-268067a4-be1d-4fc0-bb9e-dfe9fa0d7384.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571182/original/046684700_1777608755-HL_rumah_minimalis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3343315/original/097583500_1610069587-7-manfaat-bunga-pepaya-untuk-kesehatan-lawsn-radikal-bebas-hingga-atasi-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4218671/original/089920200_1667890950-pexels-liliana-drew-9462766_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353704/original/018731500_1789975272-2147917161.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324054/original/058077500_1786689049-QU4UrWxdUmm1eGERy8jwpcuukKuAat3PjZA8wemz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8321743/original/004995300_1782190493-minimalis_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353746/original/076616100_1789977456-d27a8dd9-7c90-4533-a30b-ab47bf495410.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353623/original/096389200_1789972428-Gemini_Generated_Image_wd2mo4wd2mo4wd2m.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353625/original/029200200_1789972475-Menyapu_dengan_senang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353003/original/018880700_1789888607-1b287172-3413-43b6-9038-9cad5210c26c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337250/original/050395500_1788238255-2vUXZCuqXAUrRSufUfVh5O5i52AOEZribL3Pn0ej.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353504/original/059515700_1789967753-ChatGPT_Image_21_Sep_2026__12.14.05.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353568/original/055422900_1789969743-40859d57-a18b-4b66-9737-cf5804c08e61.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353556/original/052370500_1789969124-52418f9c-3946-4ef9-9c67-866612e3a981.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353537/original/042181400_1789968772-HL_perangkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353484/original/076220700_1789966317-lis_plafon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353472/original/097475800_1789966084-alampu_7.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336150/original/025769500_1788141275-4887a07b-cbfa-4c27-87dd-a34a2ddf4af9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336522/original/062149400_1788164466-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326731/original/044655800_1787034649-01M09H5EZC0CJF22ZHH9BPEA9C.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514575/original/008264000_1772095176-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336528/original/070709900_1788164536-Poison_Dart_Frog.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336176/original/026556300_1788144002-32234.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3144625/original/098363800_1591334410-Foto_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337050/original/022337900_1788230032-1de3d558-1975-4c43-b4f2-118d1bd51876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9332963/original/050260600_1787725598-1280px-Siliwangi_in_Lampegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337142/original/081564900_1788234228-Noda_Bekas_Keringat_di_Bantal.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337293/original/019623200_1788239716-56d48274-58d6-4330-a2d5-7c8cc37e4557.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7182742/original/004905700_1779978836-pexels-bulat-5678622.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337139/original/089359100_1788234193-outi-marjaana-5eu96L3hob4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336191/original/048055400_1788145496-pexels-nerea-arance-205949445-11860562.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336588/original/048843200_1788166989-2b16fa11-1670-4e28-b029-72a189aecfd4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263241/original/026820600_1781870752-Budidaya_Azolla_sebagai_Pakan_Alternatif.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310320/original/033268000_1754903814-Depositphotos_243089644_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502254/original/062020500_1770974864-beautiful-asian-girl-sleeps-her-bed-with-white-sheets-warm-winter-duvet-smiling-her-sleep-drea.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336566/original/005951400_1788166224-pexels-anntarazevich-5629138.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336964/original/043861300_1788227999-strberi.jpg)