:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578149/original/060462400_1782536450-RwhAZTworvYUdXjIV7fvmjhgn4AF5QWSUGZH6Uv2.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta Istilah first date sering muncul di percakapan sehari-hari maupun media sosial, terutama di kalangan anak muda. Secara sederhana, first date artinya kencan pertama, yaitu momen awal dua orang bertemu untuk saling mengenal dalam konteks romantis.
Momen ini kerap dipenuhi perasaan campur aduk, mulai dari gugup, antusias, hingga penuh harapan. First date sangat menentukan arah potensi sebuah hubungan ke depan.
Banyak orang bertanya-tanya apa saja yang perlu dipersiapkan agar first date berjalan sukses. Dilansir dari Wikipedia, first date adalah pertemuan awal dalam proses kencan antara dua individu, di mana masing-masing berusaha mengenal satu sama lain, merencanakan potensi hubungan, dan menjalani aktivitas romantis.
Apa Arti First Date dan Penggunaannya dalam Bahasa Sehari-hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2059747/original/072572600_1522999806-kencan.jpg)
Perbesar
Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk memahami apa sebenarnya first date artinya dalam konteks bahasa maupun budaya. Berikut penjelasan lengkapnya.
Dalam bahasa Inggris, first date merujuk pada pertemuan pertama dalam proses kencan antara dua orang, dengan tujuan yang bervariasi, mulai dari mencari pasangan romantis, platonis, hingga menemukan pasangan hidup jangka panjang. Praktik kencan sendiri dapat berbeda-beda tergantung budaya, gaya hidup, agama, gender, dan orientasi seksual.
Dalam bahasa Indonesia, kata date bisa berfungsi sebagai kata benda yang berarti kencan atau sebagai kata kerja yang berarti berkencan. Di kalangan anak muda, istilah ini sering diadaptasi menjadi "ngedate" dengan menambahkan awalan "nge" sebagai pengganti imbuhan "me-" yang lebih baku. Frasa first date sendiri ditulis dalam dua kata terpisah dan kerap digunakan dalam kosakata gaul bahasa Inggris sehari-hari.
Perlu dibedakan pula antara first date dan last date. Jika first date artinya kencan pertama, maka last date merujuk pada kencan terakhir. Konteks penggunaannya bisa bermakna manis, misalnya kencan terakhir sebelum wisuda, atau bermakna melankolis sebagai kencan terakhir sebelum hubungan berakhir. Dalam penulisan, pastikan tidak salah mengeja menjadi "frist date" karena bentuk yang benar adalah first date, dua kata terpisah.
Tujuan dan Fungsi First Date dalam Sebuah Hubungan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2531348/original/021927700_1544701828-Priscilla_Du_Preez.jpg)
Perbesar
Kencan pertama bukan sekadar jalan-jalan berdua. Karena sering menentukan nada hubungan ke depan, first date menjadi momen yang sangat penting. Mengacu pada riset yang dipublikasikan di Communication Monographs, Mary Claire Morr Serewicz dari University of Denver dan Paul Mongeau dari Arizona State University menyatakan bahwa kencan pertama "merepresentasikan peristiwa awal yang penting dalam perkembangan hubungan kencan."
Berdasarkan studi Mongeau (2004), setidaknya ada enam tujuan utama seseorang menjalani kencan, yang juga berlaku dalam konteks first date:
- Rekreasi — Bersenang-senang dan menikmati waktu bersama.
- Sosialisasi — Mengenal karakter dan kepribadian pasangan kencan lebih dalam.
- Peningkatan status sosial — Berkencan dengan seseorang yang dianggap menarik secara sosial.
- Persahabatan — Menemukan teman untuk beraktivitas bersama.
- Seleksi pasangan — Mengevaluasi potensi seseorang sebagai pasangan hidup.
- Keintiman — Membangun hubungan emosional yang bermakna.
Tiga tujuan paling umum yang dimiliki orang saat first date adalah mengurangi ketidakpastian, mencapai eskalasi relasional, dan bersenang-senang. Menariknya, tujuan seseorang bisa berubah selama kencan berlangsung — misalnya, seseorang mungkin datang hanya ingin berteman namun kemudian memutuskan untuk mengejar hubungan romantis.
Emily Impett, peneliti dari University of Toronto, dikutip dari situs University of Toronto menyatakan, "Kecocokan sangat sulit diprediksi sebelum orang pertama kali berinteraksi — meskipun popularitas aplikasi kencan membuat kita percaya bahwa hal itu bisa diprediksi sebelum dua orang berinteraksi satu sama lain."
Psikologi di Balik Kencan Pertama: Temuan Riset Terkini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2736322/original/011557200_1550899448-photo-1543269865-4430f94492b9.jpg)
Perbesar
Kencan pertama ternyata melibatkan proses psikologis yang jauh lebih kompleks dari sekadar memilih restoran atau menentukan busana. Riset menunjukkan bahwa komunikasi awal memainkan peran penting dalam pembentukan hubungan romantis. Kencan pertama bukan sekadar cara mengetahui fakta dasar tentang calon pasangan, melainkan waktu untuk mencari sinyal ketertarikan dan menyampaikan minat Anda sendiri.
Rata-rata, seseorang memutuskan apakah mereka menginginkan kencan kedua dalam waktu 42 menit, lebih singkat dari durasi satu episode televisi, namun menit-menit tersebut membawa beban yang sangat besar. Fakta ini menunjukkan betapa pentingnya kesan pertama yang Anda ciptakan.
Dr. Shir Atzil dari Departemen Psikologi Hebrew University, dikutip dari SciTechDaily menjelaskan, "Terhubung dengan pasangan bergantung pada seberapa baik kita menyinkronkan tubuh kita." Studi tersebut berfokus pada bagaimana fisiologi dan perilaku pasangan menyesuaikan satu sama lain selama pertemuan pertama, berdasarkan eksperimen speed-dating dengan 46 kencan yang masing-masing berlangsung lima menit.
Para psikolog merujuk pada konsep yang disebut primacy effect, sebuah bias kognitif yang menyebabkan orang mengingat informasi pertama yang mereka temui lebih baik dibandingkan informasi yang datang setelahnya, sehingga kesan pertama cenderung melekat meskipun ada bukti yang bertentangan. Hal ini menjelaskan mengapa first date memiliki pengaruh besar terhadap persepsi seseorang tentang calon pasangannya. Selama kencan pertama, orang secara tidak sadar memindai konsistensi antara kata-kata dan tindakan, di mana mendengarkan dengan penuh perhatian, rasa ingin tahu, dan responsivitas menjadi sinyal yang meyakinkan.
Tips Sukses Menjalani First Date agar Berkesan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4597776/original/074204600_1696390887-12699109_Happy_couple_running_to_each_other_1_.jpg)
Perbesar
Memahami first date artinya juga berarti mempersiapkan diri agar momen tersebut berjalan lancar dan berkesan. Amy Morin, psikoterapis dan pelatih kekuatan mental, dikutip dari The Knot menyarankan, "Bicarakan hal-hal yang kamu sukai, hal seru yang kamu suka lakukan, dan aspek positif dalam hidupmu." Berikut beberapa tips yang didukung riset dan saran para ahli:
- Jadilah diri sendiri dan autentik. Riset secara konsisten menunjukkan bahwa keaslian dan rasa ingin tahu mengalahkan pesona yang dilatih. Jangan berusaha menjadi orang lain hanya untuk mengesankan pasangan kencan.
- Pilih aktivitas yang mengurangi tekanan. Kencan berbasis aktivitas efektif karena mengurangi apa yang peneliti sebut dyadic stress, yaitu tekanan dari dua orang asing yang saling menatap tanpa apa pun selain percakapan untuk mengisi keheningan.
- Datang tepat waktu atau lebih awal. Ketepatan waktu menunjukkan bahwa Anda menghargai waktu pasangan kencan dan serius dengan pertemuan tersebut.
- Berikan perhatian penuh dan simpan ponsel. Dr. Roxy Zarrabi, psikolog klinis berlisensi, dikutip dari Vice menyatakan, "Jika pasangan kencan Anda hadir sepenuhnya bersama Anda, mereka menunjukkan bahwa mereka terlibat dalam percakapan dan memperhatikan."
- Ajukan pertanyaan yang bermakna. Hindari pertanyaan yang terlalu basa-basi atau bersifat interogasi. Pertanyaan yang mengundang cerita akan lebih efektif daripada pertanyaan yang hanya menghasilkan jawaban satu kata.
- Tetapkan batasan personal. Amy Morin merekomendasikan untuk menetapkan kebijakan terlebih dahulu yang membantu Anda memutuskan apa yang nyaman bagi Anda, seperti tidak mengundang orang ke rumah atau hanya bertemu di tempat umum.
- Persiapkan penampilan yang rapi dan nyaman. Pilih pakaian yang sesuai dengan lokasi kencan dan mencerminkan kepribadian Anda tanpa terlihat berlebihan.
- Jangan berlebihan mengonsumsi alkohol. Konsumsi alkohol berlebihan dapat mengganggu penilaian dan menyebabkan perilaku memalukan, sehingga disarankan membatasi satu atau dua gelas saja.
Baca juga: 8 Tips Penting untuk Kencan Pertama yang Harus Dilakukan dan Dihindari
Kesalahan yang Wajib Dihindari saat First Date
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3142779/original/087853300_1591170428-photography-of-couple-holding-hands-842546__1_.jpg)
Perbesar
Selain mengetahui apa yang sebaiknya dilakukan, memahami first date artinya juga perlu diimbangi dengan kesadaran akan hal-hal yang bisa merusak momen kencan pertama. Banyak orang tanpa sadar melakukan kesalahan yang membuat pasangan kencan merasa tidak nyaman atau kehilangan minat.
Alessandra Conti, seorang celebrity matchmaker, dikutip dari DatingAdvice.com menyatakan, "Kencan pertama bukanlah indikator terbaik apakah seseorang akan menjadi pasangan Anda. Faktanya, orang yang hebat dalam berkencan cenderung tidak begitu hebat dalam menjalani hubungan." Pernyataan ini mengingatkan kita untuk tidak terlalu cepat menilai berdasarkan satu pertemuan saja.
Berikut beberapa kesalahan umum yang perlu diwaspadai saat first date:
- Membicarakan mantan. Topik tentang hubungan masa lalu bisa membuat pasangan kencan merasa tidak nyaman. Fokuslah pada momen saat ini dan hindari topik sensitif lainnya.
- Mendominasi percakapan. Kencan pertama adalah tentang komunikasi dua arah. Berikan kesempatan yang sama bagi pasangan untuk berbicara dan mendengarkan secara aktif.
- Terlalu banyak bermain ponsel. Mengecek ponsel terus-menerus mengirimkan sinyal bahwa Anda tidak menghargai waktu dan kehadiran orang di depan Anda.
- Membahas rencana pernikahan atau anak. Membawa topik komitmen besar pada kencan pertama bisa terasa terlalu berat dan membuat pasangan merasa tertekan.
- Berpura-pura menjadi orang lain. Salah satu temuan kunci dari psikologi kencan pertama adalah bahwa kesempurnaan bukanlah tujuan, karena berusaha tampil sempurna justru menciptakan tekanan dan jarak.
- Memilih lokasi yang tidak tepat. Hindari tempat yang terlalu berisik sehingga sulit mengobrol, atau lokasi yang terlalu intim untuk pertemuan pertama. Pilih lokasi yang nyaman dan mendukung interaksi.
- Menaruh ekspektasi terlalu tinggi. Datanglah dengan pikiran terbuka dan nikmati proses mengenal seseorang tanpa memaksakan hasil tertentu.
Kencan pertama adalah saat seseorang menampilkan versi terbaik dirinya — jika versi terbaik mereka saja sudah tidak memuaskan, sebaiknya Anda melangkah maju. Kepekaan terhadap tanda-tanda red flag sejak kencan pertama akan membantu Anda membuat keputusan yang lebih bijak tentang kelanjutan hubungan.
Baca juga: 6 Tanda Red Flag dalam Hubungan yang Perlu Diwaspadai
Pertanyaan dan Jawaban Seputar First Date
Apa perbedaan antara first date dan first meet?
First date artinya kencan pertama yang memiliki konteks romantis, di mana dua orang bertemu dengan tujuan mengevaluasi potensi hubungan. Sementara itu, first meet lebih bersifat umum dan bisa terjadi dalam konteks pertemanan atau profesional tanpa nuansa romantis. Dalam budaya kencan internasional, keduanya sering digunakan secara bergantian, meskipun maknanya berbeda.
Berapa lama waktu ideal untuk sebuah first date?
Berdasarkan temuan riset, rata-rata seseorang sudah bisa memutuskan ketertarikan dalam waktu sekitar 42 menit. Para ahli menyarankan agar first date tidak terlalu panjang, cukup satu hingga dua jam saja. Durasi ini memberikan waktu yang cukup untuk saling mengenal tanpa membuat suasana terasa melelahkan atau canggung.
Siapa yang sebaiknya membayar saat first date?
Topik pembayaran sering menjadi perdebatan dalam dunia kencan modern. Secara umum, pihak yang mengajak kencan sebaiknya menawarkan untuk membayar. Namun, tidak ada aturan baku mengenai hal ini karena setiap orang memiliki latar belakang dan preferensi yang berbeda, sehingga mendiskusikan ekspektasi sebelum bertemu bisa menjadi langkah bijak untuk menghindari situasi canggung.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578146/original/033395800_1782536447-B2V5OWBlWq3DF3ON2cNR2HCrG14qEgpyCxJm5vgW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578281/original/017219100_1782536600-GPNEmMuaoyFOgxkjKkUljwYjcSyr3YSTr7Xlfqq5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578286/original/093604100_1782536604-58WYA9TILkwvaEJqbczZhm3drOgVljEJbR5mNI1G.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578280/original/001994200_1782536598-Ek3yqvtDmGVA0YF223Fybm89cdphS21pkSLNgbqH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578198/original/054566800_1782536500-A9qC94dgSvQbni191ecUKXEaVVzmFTHVK0CPyu66.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5278625/original/058751700_1752116095-20250707_135157.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578154/original/067625600_1782536454-3q7ejuC9XzXP9dmRwINgXWoCRsASRJ72qkpW05SJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8633679/original/091208900_1782633292-noah-silliman-gzhyKEo_cbU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578158/original/004335500_1782536458-4wweLHP0QWe79dQwj3jGteSmhS3V43kok8wdRqsM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578264/original/076010800_1782536572-wgyXmZBewIAQXBLjf7hrmPSa8pWYtgd14ggBFd8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578170/original/041557400_1782536483-d3o9xH49dfVa0GhNz4lStUk8Kgfn0SalUFExHKQw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578184/original/093331400_1782536494-JBw7D8wnx5P1QVBKmN3unu9MZ8r3DgFALJhrwUmI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578262/original/037938300_1782536570-Xu2bZVx1lDSpKqCz9kQ8n9C1ekywZQDK5heihgzL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578270/original/028613200_1782536578-tX9l0H40oXOIIIH8svmqyDf3gXoguYg6LVBwXTD2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578289/original/084521300_1782536607-lsuYQudBVC1NDSDrQhC1P892fD9YExKa4Ugpq9j0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578292/original/089902900_1782536609-3JravQbeXfFIi8ZnQ1GROJtgbnQ4EBPWJeABdawb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578296/original/028590900_1782536614-cwfdHCVIHqSGnLfyL3pOF1ruaeig5TKhDoLghbE3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578298/original/013314400_1782536616-VAowCEKOE5RXsPAYYIbUf47gHU6djbvi2gJxx5FO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8578284/original/076073100_1782536602-0CZLVgeD95qZhwNvb0U6j39jnMT0Y7dXTRuTRAUU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8400310/original/065172800_1782281909-0d6bcd89-b439-44f5-9c4d-9a627f5f8042.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530617/original/099175500_1773466166-mud1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522319/original/072750000_1772755216-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522345/original/079886200_1772757830-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4401674/original/056918100_1681909694-20230419-Mudik-Jalur-Pantura-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1045202/original/018183200_1446724420-151105-THR-PNS-Grafis-Abdillah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528599/original/064914600_1773288962-Ashera_Dress_Sq1_1770721983416.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521841/original/047869500_1772701578-open_space_3a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522260/original/039984700_1772750807-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522537/original/050337400_1772768376-Model_Rambut_Pendek_Wanita_Cina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522506/original/039967800_1772767694-Teras_rumah_subsidi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522634/original/031632000_1772771522-Gemini_Generated_Image_68hqe168hqe168hq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522514/original/063562100_1772767710-marlon-soares-NDe1cA_jb_4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478554/original/057404800_1768904586-Beternak_Jangkrik_Pakan_Ternak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524816/original/031467100_1773012780-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)