Cara Menanam Alpukat di Halaman Rumah agar Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat

1 day ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Menanam alpukat di halaman rumah kini semakin diminati oleh banyak orang. Selain buahnya bernilai ekonomi tinggi, pohon alpukat juga memiliki tajuk yang rimbun dan indah sehingga cocok dijadikan tanaman produktif sekaligus peneduh. Dengan perawatan yang tepat, alpukat dapat tumbuh subur bahkan di lingkungan perumahan.

Banyak orang mengira alpukat hanya bisa tumbuh di lahan luas atau perkebunan. Padahal, dengan pemilihan varietas yang tepat dan teknik tanam yang benar, alpukat dapat ditanam langsung di halaman rumah maupun di dalam pot untuk lahan terbatas.

Liputan6.com akan membahas secara lengkap cara menanam alpukat di halaman rumah, mulai dari persiapan bibit, teknik penanaman di tanah dan pot, perawatan, hingga tips agar cepat berbuah berdasarkan rujukan dari laman pertanian dan buku budidaya alpukat, Minggu (4/1/2025).

Mengenal Tanaman Alpukat dan Kebutuhan Tumbuhnya

Alpukat (Persea americana) merupakan tanaman buah tahunan yang berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko. Berdasarkan literatur budidaya dari Love The Garden dan Homestead and Chill, alpukat termasuk tanaman hijau sepanjang tahun (evergreen) yang dapat hidup puluhan tahun jika dirawat dengan baik.

Secara umum, alpukat membutuhkan:

  • Sinar matahari penuh selama 6–8 jam per hari
  • Tanah gembur, subur, dan memiliki drainase baik
  • Suhu ideal antara 20–30°C
  • Lingkungan yang tidak tergenang air

Akar alpukat tergolong dangkal dan sangat sensitif terhadap genangan air. Oleh karena itu, pengelolaan media tanam dan sistem drainase menjadi kunci utama dalam cara menanam alpukat di halaman rumah.

Memilih Bibit Alpukat yang Tepat

Keberhasilan penanaman alpukat sangat ditentukan oleh kualitas bibit. Berdasarkan buku dan laman pertanian, terdapat dua jenis bibit alpukat yang umum digunakan:

  1. Bibit Sambung (Grafting): Bibit ini berasal dari hasil sambungan batang unggul dengan batang bawah yang kuat. Bibit sambung direkomendasikan karena:
    • Lebih cepat berbuah (4–5 tahun)
    • Mutu buah seragam
    • Lebih tahan penyakit
  2. Bibit dari Biji: Bibit dari biji memang mudah dibuat, namun memiliki kekurangan:
    • Waktu berbuah sangat lama (bisa 8–10 tahun)
    • Tidak menjamin kualitas buah
    • Risiko tidak berbuah sama sekali

Untuk keperluan halaman rumah, bibit alpukat sambung sangat dianjurkan agar hasil lebih optimal.

Cara Menanam Alpukat di Halaman Rumah Secara Langsung

Menanam alpukat langsung di tanah cocok bagi Anda yang memiliki halaman cukup luas. Berikut langkah-langkahnya:

1. Menentukan Lokasi Tanam

Pilih area halaman yang terkena sinar matahari penuh dan terlindung dari angin kencang. Jika memungkinkan, tanam di dekat dinding rumah agar tanaman mendapat perlindungan tambahan, terutama di musim hujan.

2. Mengolah Tanah

Gemburkan tanah sedalam ±50 cm. Campurkan tanah dengan bahan organik seperti kompos atau pupuk kandang matang. Berdasarkan rujukan pertanian, alpukat menyukai tanah dengan pH 6–6,5.

Jika tanah cenderung liat, buat gundukan atau bedengan setinggi 20–30 cm untuk mencegah genangan air.

3. Proses Penanaman

  • Buat lubang tanam sedikit lebih besar dari ukuran akar bibit
  • Masukkan bibit alpukat sambung secara hati-hati
  • Timbun kembali dengan tanah dan tekan perlahan
  • Pastikan sambungan batang tidak tertutup tanah

4. Penyiraman dan Mulsa

Siram secukupnya hingga tanah lembap, namun tidak becek. Tambahkan mulsa organik seperti jerami atau daun kering untuk menjaga kelembapan tanah.

Teknik ini merupakan bagian penting dalam cara menanam alpukat di halaman rumah agar akar tidak mudah stres.

Cara Menanam Alpukat di Halaman Rumah Menggunakan Pot

Bagi Anda yang memiliki lahan terbatas, alpukat tetap bisa ditanam menggunakan pot besar. Berdasarkan Love The Garden, pilih varietas alpukat kerdil seperti Wurtz (Little Cado) atau Dwarf Pinkerton.

1. Memilih Pot

Gunakan pot berdiameter minimal 50 cm dan kedalaman 50 cm. Pastikan pot memiliki banyak lubang drainase.

2. Media Tanam

Gunakan campuran:

  • Tanah gembur
  • Kompos atau pupuk kandang matang
  • Pasir atau sekam bakar

Media harus ringan dan mampu mengalirkan air dengan baik.

3. Penanaman Bibit

Tanam bibit di tengah pot, lalu tambahkan media tanam hingga menutup akar. Jangan menimbun batang terlalu dalam.

4. Penempatan dan Perawatan

Letakkan pot di area yang mendapat sinar matahari langsung. Siram secara rutin, namun hindari air menggenang di dasar pot.

Menanam alpukat di pot membutuhkan perhatian lebih pada penyiraman dan pemupukan, namun tetap efektif sebagai solusi cara menanam alpukat di halaman rumah yang sempit.

Perawatan Tanaman Alpukat

Agar alpukat tumbuh sehat dan produktif, lakukan perawatan berikut:

  • Penyiraman: 2–3 kali seminggu, tergantung kondisi tanah
  • Pemupukan: Berikan pupuk organik atau pupuk buah setiap 3–4 bulan
  • Pemangkasan: Pangkas cabang yang terlalu rimbun agar sirkulasi udara baik
  • Pengendalian Hama: Waspadai busuk akar dan lalat buah

Menurut literatur pertanian, busuk akar adalah penyebab kematian alpukat paling umum akibat tanah terlalu basah.

Waktu Panen dan Ciri Buah Siap Petik

Alpukat tidak akan matang di pohon. Buah siap dipanen ketika ukuran maksimal dan warna kulit mulai kusam. Setelah dipetik, alpukat akan matang dalam 5–10 hari pada suhu ruang.

FAQ Seputar Tanaman Alpukat

1. Berapa lama alpukat berbuah setelah ditanam?

Bibit sambung biasanya berbuah dalam 4–5 tahun, sedangkan bibit dari biji bisa 8–10 tahun.

2. Apakah alpukat bisa ditanam di dataran rendah?

Bisa. Alpukat dapat tumbuh dari dataran rendah hingga menengah asalkan drainase baik dan cukup sinar matahari.

3. Apakah satu pohon alpukat bisa berbuah sendiri?

Bisa, namun hasil lebih maksimal jika terdapat dua tipe bunga (A dan B) di sekitar lokasi tanam.

4. Apakah alpukat perlu dipupuk rutin?

Ya, pemupukan rutin membantu pertumbuhan dan pembentukan buah lebih optimal.

5. Apakah alpukat cocok dijadikan tanaman pot?

Cocok, terutama varietas kerdil, meski produksi buah biasanya tidak sebanyak yang ditanam langsung di tanah.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |