Liputan6.com, Jakarta - Jamur dinding merupakan masalah rumah tangga yang umum, terutama di wilayah dengan tingkat kelembapan tinggi seperti Indonesia. Kehadiran jamur tidak hanya merusak tampilan estetika hunian, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan serius bagi penghuninya. Oleh karena itu, memahami cara menghilangkan jamur dinding yang efektif dan aman menjadi sangat penting.
Banyak pemilik rumah seringkali keliru dengan hanya membersihkan permukaan jamur tanpa mengatasi akar penyebab kelembapan, yang pada akhirnya menyebabkan jamur tumbuh kembali dengan cepat. Pendekatan yang tepat untuk cara menghilangkan jamur dinding memerlukan strategi komprehensif, mulai dari proses pembersihan yang benar hingga langkah-langkah pencegahan jangka panjang. Pemilihan bahan pembersih yang sesuai juga krusial untuk memastikan jamur hilang tuntas dan tidak muncul lagi.
Berikut ini telah Liputan6 rangkum, beragam cara menghilangkan jamur dinding yang telah terbukti ampuh dan aman untuk diaplikasikan di rumah, pada Senin (5/1). Setiap metode akan dijelaskan secara rinci, lengkap dengan panduan langkah-langkahnya, sehingga Anda dapat memilih cara menghilangkan jamur dinding yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan rumah Anda. Mari kita selami lebih dalam solusi untuk mengatasi masalah jamur di rumah.
Mengapa Jamur Tumbuh di Dinding dan Bahayanya
Jamur dinding berkembang biak subur karena kombinasi beberapa faktor lingkungan, termasuk kelembapan tinggi, suhu hangat, dan sirkulasi udara yang tidak memadai. Area-area yang sering mengalami kebocoran pipa, kerusakan atap, atau kondensasi berlebihan menjadi lingkungan ideal bagi spora jamur untuk tumbuh dan menyebar. Bahkan, jamur hanya membutuhkan waktu sekitar 24 jam untuk mulai tumbuh pada permukaan dinding yang basah.
Tanda-tanda keberadaan jamur di dinding dapat dikenali dari beberapa ciri fisik dan bau. Secara visual, jamur seringkali muncul sebagai noda hitam, hijau, cokelat, atau bahkan putih dengan tekstur berbulu atau seperti bubuk. Selain itu, area yang terinfeksi jamur biasanya mengeluarkan bau apek atau bau tanah yang khas, yang dapat menjadi indikator kuat meskipun jamur belum terlihat jelas.
Dari perspektif kesehatan, jamur dinding dapat memicu berbagai masalah serius. Spora jamur yang terhirup dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, batuk, hidung tersumbat, mata berair, dan memperparah kondisi alergi atau asma. Individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, anak-anak, lansia, dan penderita penyakit paru-paru kronis lebih rentan terhadap dampak negatif ini.
Beberapa jenis jamur, seperti black mold (Stachybotrys chartarum), dapat menghasilkan mikotoksin yang bersifat toksik. Paparan jangka panjang terhadap mikotoksin ini berpotensi menimbulkan keluhan kesehatan seperti sakit kepala, kelelahan, hingga gangguan pencernaan.
Selain dampak kesehatan, jamur juga dapat merusak struktur bangunan. Jamur mampu menembus material dinding, merusak lapisan cat, dan mengikis material dasar seperti kayu atau gipsum, yang pada akhirnya dapat mengurangi nilai estetika dan properti rumah.
6 Metode Efektif untuk Membersihkan Jamur Dinding
Sebelum memulai proses pembersihan jamur, sangat penting untuk melakukan persiapan yang matang dan memastikan keamanan diri. Kenakan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan karet, masker N95 atau respirator, dan kacamata pelindung.
Pastikan area yang akan dibersihkan memiliki ventilasi yang baik dengan membuka jendela dan pintu. Jika memungkinkan, gunakan kipas angin untuk membantu sirkulasi udara.
Lindungi furnitur dan lantai di sekitar area yang terinfeksi dengan terpal atau plastik untuk mencegah penyebaran spora jamur dan tetesan cairan pembersih. Mempersiapkan area dengan baik akan mempermudah proses pembersihan dan meminimalkan risiko kontaminasi.
1. Pembersihan dengan Cairan Pemutih Klorin
Cairan pemutih klorin adalah salah satu metode yang paling umum dan efektif untuk menghilangkan jamur di dinding, terutama pada permukaan yang tidak berpori. Pemutih efektif membunuh jamur dan mencerahkan area yang terkena.
Untuk permukaan yang tidak berpori, campurkan satu bagian pemutih klorin dengan tiga bagian air dalam botol semprot. Semprotkan larutan ini langsung ke area yang berjamur dan biarkan selama beberapa menit agar larutan bekerja membunuh spora jamur. Setelah itu, gosok area tersebut dengan sikat atau spons hingga jamur hilang, lalu bilas dengan air bersih menggunakan kain lembap dan keringkan sepenuhnya.
Peringatan Keamanan: Penting untuk tidak mencampur pemutih dengan amonia, cuka, atau hidrogen peroksida karena dapat menghasilkan gas beracun yang sangat berbahaya. Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik, gunakan sarung tangan karet, masker N95, dan kacamata pelindung saat menggunakan pemutih.
2. Penggunaan Cuka Putih Murni
Cuka putih merupakan alternatif alami yang efektif dan lebih aman untuk mengatasi jamur dinding, terutama bagi mereka yang sensitif terhadap bahan kimia keras. Cuka memiliki sifat antijamur dan antibakteri yang dapat membunuh sekitar 82% jenis jamur.
Tuangkan cuka putih murni ke dalam botol semprot tanpa dicampur air. Semprotkan langsung pada area berjamur dan biarkan selama 15 menit hingga satu jam agar jamur menyerap cukanya. Setelah didiamkan, gosok area tersebut dengan sikat hingga bersih. Aroma cuka yang menyengat akan hilang setelah area mengering sempurna.
Cuka dapat digunakan dengan aman bersama larutan pembersih alami lainnya seperti hidrogen peroksida, garam, dan jus lemon.
3. Aplikasi Hidrogen Peroksida
Hidrogen peroksida 3% adalah pembersih alami yang efektif, antijamur, antivirus, dan antibakteri, serta merupakan alternatif yang lebih aman daripada pemutih klorin. Radikal bebas oksigen dari H₂O₂ merusak dinding sel jamur dan spora.
Gunakan larutan hidrogen peroksida 3% yang tersedia secara komersial dan tuangkan langsung ke dalam botol semprot. Semprotkan hidrogen peroksida ke area yang berjamur dan biarkan selama 10-15 menit. Setelah itu, gosok area tersebut dengan sikat atau spons untuk mengangkat jamur dan noda.
Setelah digosok, bilas area tersebut dengan air bersih dan keringkan sepenuhnya. Hidrogen peroksida dapat digunakan pada berbagai permukaan, termasuk dinding dan lantai, namun disarankan untuk menguji pada area kecil yang tidak mencolok terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada perubahan warna.
Peringatan Keamanan: Meskipun hidrogen peroksida adalah pembersih jamur alami, perawatan harus dilakukan untuk melindungi diri dari kontak dengan kulit dan mata karena dapat menyebabkan kemerahan atau iritasi. Kacamata dan sarung tangan karet direkomendasikan saat menggunakan hidrogen peroksida.
4. Pembersihan dengan Baking Soda
Baking soda (natrium bikarbonat) adalah bahan serbaguna yang efektif dan tidak beracun untuk menghilangkan jamur. Baking soda bekerja dengan mengubah tingkat pH zat di sekitarnya, sehingga efektif menetralkan bau dan bertindak sebagai agen abrasif ringan.
Untuk membuat larutan semprot, gabungkan dua sendok makan soda kue dengan dua gelas air dalam botol semprot dan kocok sampai benar-benar larut. Semprotkan pada jamur dan gosok dengan sikat atau kain. Bilas area dan semprotkan lagi, kali ini biarkan udara kering.
Anda juga bisa membuat pasta dengan mencampurkan baking soda dan air dengan perbandingan 50/50, lalu oleskan pada jamur dan biarkan kering sebelum digosok. Baking soda tidak hanya membersihkan tetapi juga membantu menghilangkan bau apek. Residu yang tersisa dapat membantu mencegah jamur berulang.
5. Penggunaan Boraks
Boraks adalah mineral alami yang efektif dalam membasmi jamur dan mencegah pertumbuhannya kembali. Boraks digunakan sebagai fungisida dan herbisida alami, serta dapat membunuh sebagian besar jenis spora jamur rumah tangga.
Campurkan satu cangkir boraks dengan satu galon air hangat. Oleskan larutan boraks ke area yang berjamur menggunakan sikat atau spons. Gosok area tersebut dengan kuat untuk mengangkat jamur. Oleskan larutan boraks ke area berjamur, gosok, dan biarkan residunya tetap ada untuk mencegah pertumbuhan jamur kembali.
Boraks tidak perlu dibilas setelah diaplikasikan, karena residunya dapat membantu mencegah pertumbuhan jamur di masa mendatang.
Peringatan Keamanan: Meskipun boraks relatif aman dan tidak mengeluarkan uap beracun seperti pemutih, tetap disarankan untuk mengenakan sarung tangan dan kacamata pelindung saat menggunakannya. Pastikan area berventilasi baik selama proses pembersihan. Boraks bersifat toksik jika tertelan, sehingga harus disimpan jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
6. Amonia untuk Permukaan Keras
Amonia sebaiknya digunakan sebagai pilihan terakhir dan hanya untuk permukaan keras non-berpori seperti keramik atau logam. Campurkan satu bagian amonia dengan satu bagian air, semprotkan, dan biarkan selama 10-15 menit sebelum digosok bersih.
Peringatan Keamanan: Ventilasi yang sangat baik mutlak diperlukan karena uap amonia sangat berbahaya jika terhirup. Jangan sekali-kali mencampur amonia dengan pemutih atau produk pembersih lainnya karena dapat menghasilkan gas beracun. Gunakan masker respirator, sarung tangan, dan pastikan tidak ada orang lain di ruangan saat aplikasi. Setelah penggunaan, bilas area secara menyeluruh dengan air bersih.
3 Strategi Pencegahan Jangka Panjang Jamur Dinding
1. Renovasi dengan Cat Anti-Jamur
Setelah pembersihan menyeluruh, langkah penting adalah pengamplasan dan pengecatan ulang. Amplas seluruh area yang terkena jamur untuk mengangkat sisa noda dan cat yang mengelupas. Aplikasikan primer anti-jamur sebagai lapisan dasar sebelum mengecat dengan cat khusus anti-kelembapan.
Cat anti-jamur mengandung fungisida yang dapat mencegah pertumbuhan jamur untuk jangka waktu 3-5 tahun. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada pengendalian kelembapan yang baik.
2. Perbaikan Sumber Kelembapan
Identifikasi dan perbaiki semua sumber kelembapan yang menjadi akar masalah pertumbuhan jamur. Periksa atap secara berkala untuk mendeteksi kebocoran, pastikan sistem pipa tidak ada yang bocor, dan perbaiki retakan pada dinding atau atap yang dapat menyebabkan rembesan air.
Sistem drainase yang baik di sekitar rumah juga penting untuk mencegah air menggenang dan meresap ke dinding. Pastikan juga untuk membersihkan dan mengeringkan area yang basah dalam waktu 24-48 jam setelah terjadi tumpahan atau kebocoran.
3. Optimalisasi Ventilasi dan Kontrol Kelembapan
Tingkatkan sirkulasi udara dengan membuka jendela secara teratur, terutama saat cuaca cerah atau setelah mandi dan memasak. Pasang exhaust fan di kamar mandi dan dapur, serta area lain yang rentan kelembapan tinggi.
Penggunaan dehumidifier sangat membantu dalam mengontrol tingkat kelembapan udara, terutama di ruangan tanpa jendela atau basement. Pertahankan tingkat kelembapan relatif di bawah 50% untuk mencegah pertumbuhan jamur.
Peralatan Keamanan dan Kapan Memanggil Profesional
Perlengkapan Keselamatan Wajib
Pembersihan jamur dinding memerlukan perlindungan diri yang memadai untuk mencegah paparan spora dan bahan kimia berbahaya. Gunakan sarung tangan karet yang tebal untuk melindungi kulit dari kontak langsung dengan jamur dan larutan pembersih.
Masker N95 atau respirator berkualitas tinggi wajib digunakan karena masker kain biasa tidak mampu menyaring spora jamur yang sangat kecil. Kacamata pelindung mencegah spora jamur dan percikan bahan kimia masuk ke mata.
Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang sangat baik dengan membuka semua jendela dan pintu selama proses pembersihan. Siapkan juga pakaian pelindung yang dapat dicuci atau dibuang setelah proses selesai. Jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari area kerja selama pembersihan berlangsung.
Indikator Butuh Bantuan Profesional
Hubungi jasa pembersihan jamur profesional jika area yang terkena jamur lebih luas dari satu meter persegi. Jamur yang berada di lokasi sulit dijangkau seperti di dalam dinding, di atas langit-langit, atau di sistem HVAC memerlukan penanganan khusus dengan peralatan profesional.
Gejala kesehatan yang parah seperti sesak napas, ruam kulit yang persisten, atau masalah pernapasan kronis menandakan perlunya intervensi profesional. Material berpori seperti karpet, drywall, atau furnitur yang sudah terinfeksi jamur dalam skala besar biasanya sulit dibersihkan sendiri dan mungkin perlu diganti.
Tanya Jawab (Q&A)
Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghilangkan jamur dinding secara tuntas?
A: Waktu bervariasi tergantung luas area dan tingkat keparahan. Pembersihan sederhana bisa selesai dalam 2-4 jam, namun proses pengeringan dan pengecatan ulang membutuhkan 3-7 hari. Untuk kasus berat, proses lengkap bisa memakan waktu 2-3 minggu termasuk perbaikan sumber kelembapan.
Q: Apakah jamur dinding bisa hilang sendiri tanpa dibersihkan?
A: Tidak, jamur tidak akan hilang sendiri dan justru akan semakin menyebar jika dibiarkan. Spora jamur akan terus berkembang biak selama kondisi kelembapan mendukung. Pembersihan aktif dan pengendalian kelembapan mutlak diperlukan untuk mengatasi masalah jamur secara tuntas.
Q: Bahan pembersih mana yang paling aman untuk anak-anak dan hewan peliharaan?
A: Cuka putih murni dan baking soda adalah pilihan teraman karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Hindari penggunaan pemutih, amonia, atau boraks jika ada anak kecil atau hewan peliharaan di rumah. Pastikan area benar-benar kering dan terventilasi sebelum memperbolehkan akses kembali

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4317754/original/028876200_1675852194-TV_Panasonic_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464855/original/057151700_1767750985-BabySafe_Digital_Slow_Cooker_1_5_L_babysafe_coid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464930/original/092456600_1767754315-Model_Gamis_Terbaru_Anak_Remaja_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464849/original/012469300_1767750711-Model_Roster_yang_Kurang_Cocok_untuk_Rumah_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4772480/original/082625300_1710408770-front-view-brown-wooden-desk_140725-79250.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464916/original/024540000_1767754026-Gemini_Generated_Image_63k4gr63k4gr63k4.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464803/original/025152800_1767747131-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464867/original/091833000_1767752357-Membersihkan_Blender_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5015711/original/012748000_1732170744-1284510713_808510-5654.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464809/original/034648900_1767748859-Konsep_Taman_Depan_Rumah_Hemat_Air_tapi_Tetap_Hijau.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464777/original/087885000_1767744872-Cara_Mengatasi_Lantai_Kamar_Mandi_Licin_Tanpa_Bongkar_Keramik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4766049/original/064861500_1709873357-popular-potted-houseplants-white-background.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464610/original/093438800_1767696446-Gemini_Generated_Image_l174t0l174t0l174_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464484/original/070443700_1767691417-minyak1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463710/original/077328100_1767668817-ilustrasi_rice_cooker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464571/original/011919400_1767694591-Gemini_Generated_Image_cg5ch1cg5ch1cg5c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464428/original/093092200_1767689867-trik_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904986/original/089636400_1642321633-pexels-zen-chung-5749098_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3103045/original/028636700_1586946369-001991900_1435207162-kolak-pisang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464306/original/024700000_1767685042-ide_jualan_takjil_cup_kekinian.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344958/original/029872800_1757497950-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354601/original/013523100_1758259145-ChatGPT_Image_Sep_19__2025__12_08_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5333184/original/050501600_1756610400-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354530/original/059277200_1758256607-Gemini_Generated_Image_5vkn9p5vkn9p5vkn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354654/original/036226500_1758261026-Gemini_Generated_Image_9notrf9notrf9not.jpg)