Liputan6.com, Jakarta Angka pada meteran listrik menunjukkan jumlah energi yang sudah dipakai atau sisa daya yang masih tersedia di rumah. Cara membaca angka meteran listrik pada dasarnya cukup dengan mencatat deretan angka di layar atau dial, lalu menghitung selisihnya.
Ada tiga jenis meteran yang paling umum, yaitu analog, digital pascabayar, dan prabayar berbasis token. Tampilannya berbeda, tetapi inti cara membaca angka meteran listrik tetap sama, yakni mengenali satuan kilowatt-hour (kWh).
Dilansir dari Department of Energy, meteran listrik bekerja layaknya jam yang digerakkan oleh arus yang mengalir ke rumah, dan satu kilowatt-hour setara dengan pemakaian daya 1.000 watt selama satu jam. Angka pada meteran itulah yang menjadi dasar penagihan oleh penyedia listrik setiap periode.
Cara Membaca Angka Meteran Listrik Analog (Model Jarum)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3937823/original/022578700_1645116551-PLN.jpg)
Perbesar
Meteran analog atau pascabayar model lama memakai empat sampai lima dial berbentuk jam untuk menampilkan konsumsi dalam kWh. Bagi banyak orang, cara membaca angka meteran listrik jenis ini terasa paling menantang, padahal hanya butuh beberapa detik setelah terbiasa.
-
Posisikan meteran sejajar mata: Berdiri tepat di depan meteran agar posisi jarum terlihat jelas. Jika cuaca buruk, potret dulu meteran dan lakukan pembacaan di dalam rumah.
-
Kenali arah putar tiap dial: Dial yang berdekatan berputar berlawanan arah secara bergantian, ada yang searah dan ada yang berlawanan jarum jam. Perhatikan tanda panah pada tiap dial sebagai petunjuk arah.
-
Catat angka dari dial paling kiri ke kanan: Dial paling kiri mewakili nilai puluhan ribu, lalu ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan di paling kanan. Susun angkanya secara berurutan.
-
Bulatkan ke angka yang lebih kecil: Bila jarum berada di antara dua angka, catat angka yang lebih rendah. Jarum harus benar-benar melewati sebuah angka untuk dihitung.
-
Periksa dial di sebelah kanannya: Jika jarum tampak tepat pada satu angka, lihat dial di kanannya. Bila dial itu belum melewati nol, kurangi satu angka pada dial yang sedang dibaca.
-
Hitung selisih dengan catatan sebelumnya: Angka meteran bersifat kumulatif dan tidak pernah kembali ke nol. Kurangi pembacaan bulan ini dengan bulan lalu untuk mengetahui pemakaian dalam kWh.
Metode yang sama juga membantu ketika Anda ingin melakukan cara cek meteran listrik secara mandiri sebelum tagihan terbit. Untuk memahami satuan dasarnya lebih dalam, Anda juga bisa menyimak penjelasan tentang satuan daya listrik yang diukur dalam watt.
Cara Membaca Angka Meteran Listrik Digital Pascabayar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289844/original/067372800_1783415505-yvzcMOlUGI200ezkhuPWj7ZM3ibWMhnaSL7izfW9.jpg)
Perbesar
Cara membaca angka meteran listrik digital jauh lebih mudah karena angkanya ditampilkan langsung di layar LCD atau LED. Anda hanya perlu mencatat angka total kWh tanpa perlu menafsirkan posisi jarum seperti pada meteran analog.
-
Temukan layar digital: Layar biasanya menampilkan lima hingga delapan digit angka. Angka ini adalah total konsumsi listrik sejak meteran dipasang atau terakhir direset.
-
Tekan tombol bila layar padam: Sebagian meteran perlu diaktifkan dengan menekan tombol agar layar menyala. Bacalah angka dari kiri ke kanan seperti membaca jam digital.
-
Abaikan angka desimal atau berwarna merah: Digit di belakang koma atau yang berlatar merah nilainya sangat kecil dan tidak signifikan terhadap tagihan. Cukup catat bilangan bulatnya.
-
Tunggu tampilan yang tepat: Meteran modern sering berganti-ganti menampilkan beberapa layar, jadi tunggu hingga muncul keterangan "kWh" atau "Total". Sebagaimana dilaporkan PG&E, sebagian meteran digital lebih dulu menampilkan "888888" sebagai tes layar dan itu bukan tanda kerusakan.
-
Bandingkan dengan struk atau tagihan: Kurangi angka saat ini dengan angka pembacaan terakhir untuk mendapatkan pemakaian bulan berjalan. Angka sekarang seharusnya sama atau lebih besar daripada pembacaan di tagihan terakhir.
Setelah tahu angkanya, Anda bisa mencocokkannya dengan cara cek tagihan listrik secara resmi. Ada pula panduan praktis cek tagihan listrik lewat HP, bahkan untuk memeriksa cara cek voltase listrik yang tampil di sebagian meteran digital.
Cara Membaca Angka Meteran Listrik Prabayar (Token)
Perbesar
Berbeda dengan pascabayar, angka pada meteran prabayar menunjukkan sisa kredit listrik, bukan total pemakaian. Karena itu, cara membaca angka meteran listrik prabayar berfokus pada berapa kWh yang masih bisa Anda gunakan.
-
Pastikan jenis meterannya prabayar: Meteran prabayar dilengkapi tempat memasukkan 20 digit token dan tombol angka. Angka utama di layar adalah sisa kWh, biasanya dalam bentuk desimal seperti 50,5 kWh.
-
Baca sisa kWh di layar: Pada kondisi normal, layar langsung menampilkan sisa saldo listrik. Catat angka ini untuk memantau berapa lama listrik masih bertahan.
-
Tekan tombol info bila perlu: Jika sisa kWh tidak langsung tampil, tekan tombol navigasi atau tombol bertanda "i" hingga informasi saldo muncul. Tampilan tiap merek meteran bisa sedikit berbeda.
-
Perhatikan tanda peringatan: Meteran akan berbunyi atau menyalakan lampu indikator saat saldo menipis. Sebagai patokan umum, siapkan token baru ketika sisa mencapai sekitar 30 kWh agar listrik tidak padam mendadak.
-
Catat setelah pengisian token: Setiap kali token diisi, saldo kWh akan bertambah sesuai nominal yang dibeli. Bandingkan jumlah tambahan dengan yang tertera pada struk pembelian.
Untuk pengelolaan token yang lebih lengkap, simak panduan cek kWh token listrik, tata cara memasukkan token listrik, hingga trik melihat nomor token listrik yang hilang.
Baca juga: Perbedaan Listrik Prabayar dan Pascabayar untuk Memilih Layanan yang Tepat
Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Membaca dan Menghitung Meteran Listrik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537842/original/075226500_1774468939-IMG_20260313_113316_369.jpg)
Perbesar
Membaca angka meteran bukan sekadar mencatat deretan angka, tetapi juga memahami konteks di baliknya agar tagihan tidak mengejutkan. Karena itu, mengenali lokasi meteran menjadi langkah awal. Meteran umumnya terpasang di dinding dekat pintu masuk atau area yang mudah dijangkau, meski pada sebagian bangunan bisa berada di dalam garasi, ruang panel, atau area servis. Setelah menemukannya, perhatikan poin-poin berikut agar pembacaan dan perhitungan Anda akurat:
-
Pahami sifat angka yang kumulatif: Pada meteran pascabayar dan analog, angka hanya akan naik seperti odometer mobil dan tidak pernah reset otomatis. Pemakaian nyata Anda adalah selisih dua pembacaan, bukan angka besar yang tampil di layar.
-
Perhatikan faktor pengali: Mengacu pada Los Angeles Department of Water and Power, sebagian meteran untuk pemakaian besar memiliki faktor pengali atau constant, sehingga angka pembacaan harus dikalikan dulu untuk mendapatkan konsumsi kWh yang sebenarnya.
-
Abaikan digit desimal dan angka merah: Digit di belakang koma sering berubah cepat dan nilainya terlalu kecil untuk memengaruhi tagihan. Fokuslah pada bilangan bulat yang menjadi acuan penagihan.
-
Waspadai tagihan berstatus estimasi: Pastikan tagihan Anda didasarkan pada pembacaan nyata, bukan perkiraan. Bila tertera estimasi, segera kirimkan pembacaan meter mandiri agar biaya sesuai pemakaian sesungguhnya.
-
Gunakan alat pengukur colok: Merujuk panduan Eastron, alat pengukur colok atau plug-in power meter dapat menampilkan watt dan kWh sebuah peralatan secara langsung, sehingga memudahkan Anda menemukan perangkat paling boros di rumah.
-
Catat pada jam yang sama tiap hari: Membaca meteran di waktu yang konsisten memudahkan menghitung pemakaian harian yang setara. Angka yang melonjak tanpa sebab jelas bisa menjadi tanda kebocoran arus atau kerusakan meteran.
-
Pahami tarif untuk memperkirakan biaya: Berdasarkan ketetapan Kementerian ESDM, tarif tenaga listrik ditinjau setiap tiga bulan; golongan rumah tangga R-1/TR 900 VA dikenakan Rp1.352 per kWh, sedangkan 1.300 VA hingga 2.200 VA sebesar Rp1.444,70 per kWh. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan, "tarif listrik kuartal III Tahun 2026 tetap atau tidak naik."
-
Baca meteran saat pindah rumah: Catat angka meteran begitu menempati rumah baru agar Anda tidak menanggung pemakaian penghuni sebelumnya. Langkah kecil ini mencegah selisih tagihan di kemudian hari.
Setelah angka pemakaian diketahui, Anda tinggal mengalikannya dengan tarif. Pelajari cara menghitung tagihan listrik, rincian menghitung biaya listrik, serta teknik menghitung daya listrik berdasarkan peralatan di rumah. Anda juga dapat mengecek rincian tarif listrik per kWh dan tarif listrik PLN terbaru sesuai golongan daya.
Kebiasaan memantau meteran akan makin bermanfaat bila dibarengi upaya efisiensi. Terapkan cara menghemat listrik di rumah, ikuti tips membuat rumah lebih hemat energi, dan pelajari strategi menghemat listrik tanpa mengurangi pemakaian. Untuk keluarga besar, ada pula panduan hemat listrik untuk keluarga dan ragam cara menghemat energi listrik lainnya.
Baca juga: Cara Cek Konsumsi kWh Listrik Harian agar Tagihan Terkendali
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Meteran Listrik
Apa arti angka yang tertera pada meteran listrik?
Pada meteran analog dan digital pascabayar, angka menunjukkan total konsumsi listrik dalam kWh sejak meteran dipasang, dan nilainya terus bertambah. Sementara pada meteran prabayar, angka di layar adalah sisa kredit atau saldo kWh yang masih bisa digunakan sebelum harus mengisi token kembali.
Bagaimana cara menghitung pemakaian listrik dari angka meteran?
Catat angka meteran pada awal dan akhir periode, lalu kurangi pembacaan terbaru dengan pembacaan sebelumnya untuk mendapatkan jumlah kWh yang terpakai. Setelah itu, kalikan hasilnya dengan tarif per kWh sesuai golongan daya rumah Anda untuk memperkirakan besaran biayanya.
Kenapa angka meteran listrik terus bertambah meski sudah berhemat?
Pada sistem pascabayar, angka memang selalu naik karena bersifat kumulatif, jadi yang perlu dilihat adalah selisih antarbulan, bukan angka totalnya. Perangkat yang dibiarkan dalam mode standby juga tetap menyedot daya, sehingga sebaiknya dicabut dari stopkontak saat tidak digunakan.
Membiasakan diri membaca angka meteran secara rutin membuat Anda lebih peka terhadap pola konsumsi, cepat mendeteksi keanehan seperti meteran listrik yang menampilkan tulisan Periksa, sekaligus lebih siap saat harus melakukan cek tagihan listrik lewat aplikasi. Dengan begitu, pengeluaran bulanan menjadi lebih terencana dan setiap kejanggalan bisa segera dilaporkan ke layanan pelanggan PLN.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296149/original/065907700_1784005879-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296095/original/046461300_1784003770-Desain_Rumah_yang_Terlihat_Berkelas.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1013558/original/005420700_1444269375-rupiah230715.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296118/original/075652700_1784004555-5493898018821954083.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289799/original/087182700_1783415439-4fszIMnb2kw9ojhc7zbepcDGR5ofS1UNU4NtIP5a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296179/original/053405400_1784006514-HL_carport.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467006/original/037405600_1767859793-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296121/original/092514300_1784004786-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296096/original/075118500_1784003841-Cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296068/original/090911000_1784003062-panitia_17_agustus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3240586/original/064573100_1600318535-20200917-Warga-Curug-Terima-Bantuan-Langsung-Tunai-Dana-Desa-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296028/original/077503400_1784001225-10039766567052096269.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295911/original/089827800_1783994298-13843373358203188400.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289798/original/080863300_1783415437-DFtiH8esOVYRnOyjs9E29Axlvn6Xkmm2PAe1eR2g.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295892/original/073796500_1783992837-3ae6f4c8-89c1-4802-9de7-9a9580e28b47.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295928/original/090232300_1783995011-Gemini_Generated_Image_2ntiry2ntiry2nti.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491195/original/013645100_1770087761-Gemini_Generated_Image_txl12gtxl12gtxl1_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295883/original/099587600_1783991397-Membuat_Area_BBQ_Menyatu_dengan_Kebun.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4230582/original/075524200_1668740154-calvin-mano-CXS27RrJObQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289215/original/087886000_1783395752-3darfHhUXDvZjM8wwoZItbiIp8p3JeWI4Xq6Hg3D.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552830/original/094815200_1775832773-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528242/original/032994000_1773267692-coq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4955220/original/019136200_1727495901-pexels-mareefe-932577.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4009875/original/001439500_1651133864-3795223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536889/original/019012800_1774348758-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541563/original/023593700_1774868056-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521871/original/058370700_1772702607-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904890/original/026747300_1642309949-Jembatan_Sawunggaling_Surabaya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536947/original/082994500_1774358477-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538055/original/006041700_1774499757-Gamis_Brokat_Bridesmaid_Terbaru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535088/original/094896700_1773913042-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537684/original/000893000_1774433253-43136ce3-700b-4a55-ad89-c17e130f5510.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551751/original/092211600_1775740607-1.jpg)