Liputan6.com, Jakarta - Liburan sekolah menjadi momen yang paling dinantikan banyak siswa karena memberikan kesempatan untuk beristirahat dari rutinitas belajar sekaligus menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Berbagai kegiatan dapat dilakukan selama masa liburan, mulai dari bepergian ke tempat wisata, pulang kampung, mencoba hobi baru, hingga sekadar menikmati kebersamaan di rumah. Pengalaman-pengalaman tersebut sering kali menjadi kenangan berharga yang layak diceritakan.
Selain menjadi tugas yang kerap diberikan guru setelah liburan berakhir, menulis cerita liburan juga membantu siswa melatih kemampuan menyusun kalimat, mengembangkan ide, dan mengungkapkan pengalaman secara runtut. Berikut 22 contoh cerita liburan sekolah bersama keluarga yang dapat dijadikan inspirasi untuk berbagai jenjang pendidikan, dihadirkan Liputan6.com, Selasa (14/7).
1. Liburan ke Pantai Bersama Keluarga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4166892/original/017722700_1663813612-john-mcarthur-H764P2--L9w-unsplash_1_.jpg)
Perbesar
Liburan sekolah kali ini saya dan keluarga memutuskan pergi ke pantai yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah. Kami berangkat sejak pagi agar bisa menikmati suasana pantai yang masih sejuk dan belum terlalu ramai.
Sesampainya di sana, saya bermain pasir bersama adik, sementara ayah dan ibu menyiapkan tikar untuk beristirahat. Kami juga menikmati makanan yang dibawa dari rumah sambil memandang ombak yang datang silih berganti.
Menjelang sore, kami pulang dengan hati yang senang. Meskipun hanya sehari, liburan tersebut memberikan banyak kenangan indah dan membuat hubungan keluarga terasa semakin dekat.
2. Mengunjungi Rumah Kakek dan Nenek
Saat liburan sekolah, saya menghabiskan waktu di rumah kakek dan nenek di kampung. Suasananya sangat berbeda dengan lingkungan tempat tinggal saya yang ramai yaitu kota.
Selama di sana, saya membantu kakek memberi makan ayam dan menemani nenek memasak makanan tradisional. Saya juga bermain bersama sepupu yang sudah lama tidak bertemu.
Liburan sederhana ini mengajarkan saya pentingnya menghargai keluarga. Saya merasa sangat bahagia bisa menghabiskan waktu bersama orang-orang yang saya sayangi.
3. Piknik di Taman Kota
Karena tidak berencana bepergian jauh saat liburan sekolah, keluarga saya memilih mengadakan piknik di taman kota. Kami membawa bekal makanan, minuman, dan permainan sederhana.
Kami menikmati udara segar sambil bercanda dan bermain bola. Banyak pengunjung lain yang juga menghabiskan waktu bersama keluarga sehingga suasananya terasa meriah.
Meski sederhana, kegiatan ini membuat saya sadar bahwa kebahagiaan tidak selalu harus diperoleh dari liburan yang mahal.
4. Berlibur ke Kebun Binatang
Liburan sekolah dimanfaatkan saya bersama keluarga untuk mengunjungi kebun binatang. Saya sangat antusias karena bisa melihat berbagai jenis hewan secara langsung.
Hewan yang paling menarik perhatian saya adalah gajah, harimau, dan jerapah. Kami juga mengikuti sesi edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian satwa.
Sepulang dari kebun binatang, saya mendapatkan banyak pengetahuan baru. Pengalaman tersebut membuat liburan terasa menyenangkan sekaligus bermanfaat.
5. Bermain di Trans Studio
Saya dan keluarga menghabiskan satu hari penuh di taman hiburan indoor. Banyak wahana seru yang kami coba bersama.
Awalnya saya merasa takut menaiki beberapa permainan, tetapi akhirnya berani setelah didampingi ayah. Kami juga menikmati berbagai pertunjukan yang berlangsung sepanjang hari.
Liburan ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan karena dipenuhi tawa dan kebersamaan.
6. Berkemah Bersama Keluarga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4476332/original/015096700_1687397683-beautiful-family-spending-time-together-home.jpg)
Perbesar
Liburan sekolah kali ini diisi dengan kegiatan berkemah di bumi perkemahan. Kami mendirikan tenda dan memasak makanan sederhana bersama-sama.
Saat malam tiba, kami berkumpul sambil menikmati api unggun dan bercerita. Langit yang dipenuhi bintang membuat suasana semakin indah.
Saya belajar hidup lebih mandiri selama berkemah. Pengalaman tersebut membuat saya semakin mencintai alam.
7. Mengunjungi Museum
Ayah mengajak kami ke museum sejarah saat liburan. Awalnya saya mengira museum akan membosankan.
Ternyata saya melihat banyak benda bersejarah yang menarik dan mendapatkan penjelasan dari pemandu. Saya jadi lebih memahami perjalanan bangsa Indonesia.
Liburan ini membuat saya menyadari bahwa belajar juga bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan.
8. Bersepeda Keliling Kota
Suatu pagi kami bersepeda bersama mengelilingi kota. Udara masih segar sehingga perjalanan terasa nyaman.
Kami berhenti di beberapa tempat untuk beristirahat dan menikmati jajanan. Saya juga sempat berfoto bersama keluarga.
Kegiatan sederhana ini membuat tubuh menjadi lebih sehat sekaligus mempererat kebersamaan.
9. Memasak Bersama Ibu
Selama liburan saya belajar memasak bersama ibu. Kami membuat beberapa makanan favorit keluarga.
Ibu mengajari saya cara memotong sayuran, mengaduk adonan, dan menyajikan makanan. Saya merasa senang karena bisa membantu pekerjaan di rumah.
Hasil masakan kami dinikmati bersama seluruh anggota keluarga. Saya menjadi lebih menghargai usaha ibu saat memasak setiap hari.
10. Menonton Film Bersama
Liburan sekolah diisi dengan menonton film di bioskop bersama keluarga. Kami memilih film yang bisa dinikmati semua anggota keluarga.
Setelah selesai menonton, kami berdiskusi tentang cerita film tersebut sambil makan malam. Suasananya sangat menyenangkan.
Hari itu menjadi salah satu momen favorit saya selama liburan sekolah dan mungkin untuk kedepannya bisa dijadikan opsi sebagai salah satu kegiatan di hari libur sekolah.
11. Liburan ke Desa Wisata
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263884/original/097006900_1782027970-f2b61d3a-cbbb-452d-917a-7dccf72e2ced.jpg)
Perbesar
Saat liburan sekolah, kami mengunjungi sebuah desa wisata yang menawarkan suasana pedesaan yang asri dan menenangkan. Di sana, saya berkesempatan mencoba berbagai aktivitas tradisional yang belum pernah saya lakukan sebelumnya.
Saya belajar menanam padi di sawah, memberi makan ternak, serta membuat kerajinan tangan sederhana bersama warga setempat. Semua kegiatan tersebut terasa sangat seru sekaligus memberikan pengalaman baru yang bermanfaat.
Sepulang dari desa wisata, saya membawa banyak pengalaman yang tidak saya dapatkan di sekolah. Liburan ini membuat saya semakin ingin mengeksplorasi keindahan alam, budaya, dan tradisi yang dimiliki berbagai daerah di Indonesia.
12. Memancing Bersama Ayah
Saat liburan sekolah, ayah mengajak saya memancing di sebuah danau. Kami berangkat sejak pagi sambil membawa perlengkapan memancing dan menikmati suasana alam yang masih sejuk.
Walaupun harus menunggu cukup lama, akhirnya kami berhasil mendapatkan beberapa ikan. Saya merasa bangga karena untuk pertama kalinya bisa menangkap ikan hasil usaha sendiri.
Pengalaman tersebut mengajarkan saya arti kesabaran dan ketekunan. Momen memancing bersama ayah juga menjadi salah satu kenangan paling berharga karena kami dapat menghabiskan waktu bersama sambil berbincang dan menikmati keindahan alam.
13. Mengunjungi Perpustakaan
Liburan sekolah tidak selalu diisi dengan bermain atau bepergian. Saya diajak oleh keluarga mengunjungi perpustakaan daerah untuk menghabiskan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.
Di sana, saya membaca beberapa buku cerita dan buku pengetahuan yang menarik. Suasananya tenang dan nyaman sehingga saya betah berlama-lama menikmati berbagai koleksi buku.
Kegiatan ini membuat saya semakin gemar membaca sekaligus menambah wawasan tentang banyak hal. Saya pun menyadari bahwa liburan bersama keluarga juga bisa menjadi kesempatan yang tepat untuk belajar dengan cara yang menyenangkan.
14. Membersihkan Rumah Bersama
Saat liburan sekolah, keluarga saya memanfaatkan waktu untuk membersihkan rumah bersama-sama. Setiap anggota keluarga memiliki tugas masing-masing sehingga pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat selesai.
Saya membantu menyapu, mengepel lantai, serta merapikan kamar tidur. Setelah semua pekerjaan selesai, rumah terlihat jauh lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk ditempati.
Dari kegiatan ini, saya belajar bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Saya juga semakin memahami bahwa kebersamaan dalam keluarga dapat membuat pekerjaan terasa lebih menyenangkan sekaligus mempererat hubungan antaranggota keluarga.
15. Berkebun di Halaman Rumah
Selama liburan sekolah, saya belajar berkebun bersama ayah di halaman rumah. Kami menanam berbagai jenis tanaman, seperti cabai, tomat, dan bunga yang mudah dirawat.
Setiap pagi saya menyiram tanaman dan memperhatikan pertumbuhannya dari hari ke hari. Rasanya sangat menyenangkan melihat tanaman yang kami rawat bersama mulai tumbuh subur.
Liburan ini membuat saya semakin menyukai kegiatan berkebun. Saya juga belajar bahwa merawat tanaman membutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan tanggung jawab agar hasilnya bisa dinikmati di kemudian hari.
16. Mengunjungi Air Terjun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5416159/original/051763400_1763443115-pexels-greggalasimage-3647545.jpg)
Perbesar
Saat liburan sekolah, saya dan keluarga pergi mengunjungi sebuah air terjun yang memiliki pemandangan sangat indah. Meskipun perjalanan menuju lokasi cukup menantang, rasa lelah terbayar setelah melihat keindahan alam di sana.
Sesampainya di lokasi, kami menikmati udara yang sejuk, bermain air, dan bersantai sambil menikmati suasana alam. Saya juga mengabadikan banyak foto bersama keluarga sebagai kenang-kenangan.
Perjalanan tersebut menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi saya. Saya berharap dapat kembali mengunjungi air terjun itu bersama keluarga pada liburan sekolah berikutnya.
17. Mengikuti Car Free Day
Pada hari Minggu saat liburan sekolah, saya dan keluarga mengikuti kegiatan Car Free Day. Suasananya sangat ramai karena banyak orang berjalan santai, bersepeda, dan berolahraga di sepanjang jalan.
Kami menikmati udara pagi yang segar sambil berjalan bersama. Setelah itu, kami membeli sarapan dan beberapa jajanan dari para pedagang di sekitar lokasi.
Kegiatan ini membuat saya semakin semangat untuk menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu, saya juga senang bisa membeli jajanan dari pedagang kecil karena secara tidak langsung turut mendukung usaha mereka.
18. Berlibur ke Danau
Saat liburan sekolah, saya dan keluarga mengunjungi sebuah danau yang memiliki pemandangan sangat indah. Hamparan air yang tenang serta udara yang sejuk membuat suasana terasa damai dan menyegarkan.
Kami menaiki perahu untuk menikmati keindahan alam di sekitar danau sambil mengobrol dan mengabadikan beberapa foto bersama. Saya merasa sangat senang karena dapat menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga.
Liburan tersebut memberikan ketenangan sekaligus kebahagiaan yang sulit dilupakan. Bagi kami yang sehari-hari tinggal di kota, menikmati keindahan alam seperti ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dan membuat pikiran terasa lebih segar.
19. Menginap di Vila
Saat liburan sekolah, keluarga saya menyewa sebuah vila di kawasan pegunungan selama dua hari. Suasananya sangat sejuk, tenang, dan jauh dari keramaian sehingga cocok untuk beristirahat bersama keluarga.
Selama menginap, kami memasak bersama, bermain berbagai permainan keluarga, serta menikmati udara segar sambil bercengkerama di teras vila. Tanpa terasa, waktu berlalu begitu cepat karena kami sangat menikmati setiap momen kebersamaan.
Liburan singkat tersebut menjadi salah satu pengalaman yang paling menyenangkan bagi saya. Saya berharap suatu hari nanti dapat kembali menginap di vila yang sama dan menciptakan lebih banyak kenangan indah bersama keluarga.
20. Belajar Membuat Kerajinan
Selama liburan sekolah, ibu mengajak saya membuat berbagai kerajinan tangan menggunakan bahan-bahan sederhana yang ada di rumah. Kegiatan ini menjadi cara yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang sekaligus belajar hal baru.
Saya membuat hiasan meja dan tempat pensil dari bahan yang mudah ditemukan. Walaupun hasilnya belum sempurna, saya merasa bangga karena berhasil menyelesaikannya dengan usaha sendiri.
Kegiatan ini melatih kreativitas, kesabaran, dan ketelitian saya. Selain menghasilkan kerajinan yang unik, saya juga semakin percaya diri untuk mencoba membuat karya lainnya di kemudian hari.
21. Mengunjungi Tempat Bersejarah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1727837/original/083189200_1507018872-aice_2_673x373.jpg)
Perbesar
Saat liburan sekolah, saya dan keluarga mengunjungi sebuah benteng peninggalan sejarah. Selama berada di sana, saya mendengarkan penjelasan dari pemandu wisata dengan saksama agar lebih memahami sejarah tempat tersebut.
Saya belajar banyak tentang perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Melihat langsung bangunan bersejarah membuat saya lebih mudah membayangkan peristiwa yang pernah terjadi di masa lalu.
Liburan kali ini memberikan banyak pelajaran yang berharga. Selain menambah pengetahuan, pengalaman tersebut membuat saya semakin menghargai jasa para pahlawan dan pentingnya menjaga warisan sejarah bangsa.
22. Liburan Sederhana di Rumah
Pada liburan sekolah kali ini, keluarga saya memilih tetap berada di rumah. Kami memanfaatkan waktu untuk berkumpul dan melakukan berbagai aktivitas bersama.
Kami bermain permainan papan, memasak makanan favorit, menonton film, dan saling bercerita. Walaupun tidak bepergian, suasana di rumah tetap terasa hangat dan menyenangkan.
Saya menyadari bahwa liburan yang menyenangkan tidak selalu harus dilakukan di tempat wisata. Kebersamaan dengan keluarga adalah hal yang paling berharga dan menjadi kenangan indah yang akan selalu saya ingat.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Contoh Cerita Liburan Sekolah Bersama Keluarga
1. Bagaimana cara membuat cerita liburan sekolah bersama keluarga yang menarik?
Cerita akan lebih menarik jika ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dengan urutan yang jelas, mulai dari awal kegiatan, pengalaman selama liburan, hingga kesan atau pelajaran yang diperoleh. Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
2. Apa saja tema yang bisa digunakan untuk cerita liburan sekolah bersama keluarga?
Temanya sangat beragam, seperti liburan ke pantai, gunung, kebun binatang, museum, desa wisata, rumah kakek dan nenek, berkemah, piknik di taman, memasak bersama, berkebun, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah.
3. Apakah cerita liburan harus berdasarkan pengalaman nyata?
Sebaiknya cerita liburan ditulis berdasarkan pengalaman nyata agar lebih mudah diceritakan dan terasa alami. Namun, jika digunakan sebagai contoh atau latihan menulis, cerita juga dapat dikembangkan dari imajinasi selama tetap masuk akal dan runtut.
Umumnya cerita liburan terdiri atas tiga bagian, yaitu pembuka yang menjelaskan waktu dan tujuan liburan, isi yang menceritakan berbagai kegiatan selama liburan, serta penutup yang berisi kesan, pelajaran, atau harapan setelah liburan berakhir.
Menulis cerita liburan dapat melatih kemampuan menyusun kalimat, mengembangkan ide, serta meningkatkan keterampilan bercerita. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mengabadikan kenangan indah bersama keluarga dan mengajarkan siswa untuk lebih menghargai pengalaman yang telah dilalui.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296149/original/065907700_1784005879-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296095/original/046461300_1784003770-Desain_Rumah_yang_Terlihat_Berkelas.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1013558/original/005420700_1444269375-rupiah230715.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296118/original/075652700_1784004555-5493898018821954083.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289799/original/087182700_1783415439-4fszIMnb2kw9ojhc7zbepcDGR5ofS1UNU4NtIP5a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296179/original/053405400_1784006514-HL_carport.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467006/original/037405600_1767859793-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296121/original/092514300_1784004786-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296096/original/075118500_1784003841-Cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296068/original/090911000_1784003062-panitia_17_agustus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3240586/original/064573100_1600318535-20200917-Warga-Curug-Terima-Bantuan-Langsung-Tunai-Dana-Desa-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295911/original/089827800_1783994298-13843373358203188400.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289798/original/080863300_1783415437-DFtiH8esOVYRnOyjs9E29Axlvn6Xkmm2PAe1eR2g.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295892/original/073796500_1783992837-3ae6f4c8-89c1-4802-9de7-9a9580e28b47.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295928/original/090232300_1783995011-Gemini_Generated_Image_2ntiry2ntiry2nti.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491195/original/013645100_1770087761-Gemini_Generated_Image_txl12gtxl12gtxl1_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289804/original/000031200_1783415448-qyDPLKkH0g5MV9yHa6zhIsCXi4zkUJWfWnZgI6pZ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295883/original/099587600_1783991397-Membuat_Area_BBQ_Menyatu_dengan_Kebun.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4230582/original/075524200_1668740154-calvin-mano-CXS27RrJObQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289215/original/087886000_1783395752-3darfHhUXDvZjM8wwoZItbiIp8p3JeWI4Xq6Hg3D.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552830/original/094815200_1775832773-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528242/original/032994000_1773267692-coq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4955220/original/019136200_1727495901-pexels-mareefe-932577.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4009875/original/001439500_1651133864-3795223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536889/original/019012800_1774348758-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541563/original/023593700_1774868056-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521871/original/058370700_1772702607-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904890/original/026747300_1642309949-Jembatan_Sawunggaling_Surabaya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536947/original/082994500_1774358477-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538055/original/006041700_1774499757-Gamis_Brokat_Bridesmaid_Terbaru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535088/original/094896700_1773913042-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537684/original/000893000_1774433253-43136ce3-700b-4a55-ad89-c17e130f5510.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551751/original/092211600_1775740607-1.jpg)