6 Pupuk Alami untuk Sirih Gading agar Warna Daunnya Makin Cerah, Mudah Dicoba

3 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Sirih gading dikenal sebagai tanaman hias yang mudah dirawat dan mampu mempercantik ruangan. Agar tampil lebih subur, banyak orang mulai memanfaatkan pupuk alami untuk sirih gading agar warna daunnya makin cerah karena bahan-bahannya mudah diperoleh sekaligus membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.

Pertumbuhan sirih gading sangat dipengaruhi oleh kecukupan unsur hara, terutama nitrogen yang berperan menjaga warna daun tetap hijau. Nutrisi yang seimbang juga membantu memperkuat akar, mendukung pertumbuhan daun baru, serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit.

Artikel Liputan6.com, Selasa (14/7/2026), ini akan membahas pupuk alami untuk sirih gading. Pemupukan alami secara rutin menjadi pilihan yang ramah lingkungan untuk menjaga kesehatan sirih gading. Berbagai bahan sederhana, seperti ampas kopi, air cucian beras, kulit pisang, hingga cangkang telur, dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi agar tanaman tumbuh lebih segar dan rimbun.

1. Ampas Kopi

Ampas kopi mengandung nitrogen yang penting untuk merangsang pertumbuhan daun sirih gading agar lebih rimbun, hijau, dan kuat. Selain itu, ampas kopi juga menyediakan kalium, fosfor, kalsium, serta magnesium yang membantu memperbaiki struktur tanah sekaligus mendukung perkembangan akar.

Agar aman digunakan, ampas kopi bekas perlu dikeringkan terlebih dahulu sebelum ditaburkan tipis di atas media tanam atau dicampurkan ke dalam tanah sebagai pupuk lepas lambat.

Cara membuatnya, keringkan ampas kopi bekas hingga benar-benar kering agar tidak berjamur. Setelah itu, taburkan tipis di atas media tanam atau campurkan ke dalam tanah setiap 2–3 minggu sekali. Alternatif lainnya, buat pupuk cair dengan mencampurkan sekitar dua cangkir ampas kopi seduh ke dalam 18 liter air, lalu diamkan semalaman sebelum digunakan.

2. Air Cucian Beras

Air cucian beras mengandung pati, vitamin B1, B3, B6, vitamin E, serta berbagai mineral seperti kalsium, magnesium, besi, mangan, fosfor, kalium, dan sedikit nitrogen.

Kandungan tersebut membantu menjaga daun tetap hijau mengilap, mendukung pertumbuhan tanaman, sekaligus meningkatkan aktivitas mikroba tanah yang membantu akar menyerap nutrisi dengan lebih baik. Air cucian beras dapat langsung digunakan sebagai siraman atau difermentasi terlebih dahulu untuk meningkatkan kandungan mineralnya.

Cara membuatnya, cuci beras menggunakan air dengan perbandingan sekitar 3:1, lalu rendam selama 30–45 menit atau gosok beras dengan tangan. Saring airnya, simpan dalam wadah tertutup, kemudian gunakan sebagai air siraman saat tanah mulai mengering. Air ini juga bisa difermentasi beberapa hari untuk meningkatkan kandungan mineralnya.

3. Kulit Pisang

Kulit pisang merupakan sumber kalium yang sangat baik untuk memperkuat batang tanaman, meningkatkan ketahanan terhadap penyakit, serta mendukung pertumbuhan daun dan akar. Selain kalium, kulit pisang juga mengandung fosfor, magnesium, sodium, dan sulfur yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil.

Biasanya kulit pisang difermentasi di dalam air selama beberapa hari sebelum diencerkan dan digunakan sebagai pupuk cair. Karena kandungan nitrogennya rendah, pupuk ini sebaiknya dipadukan dengan sumber nitrogen lain.

Cara membuatnya, potong-potong kulit pisang segar, rendam dalam air selama 3–4 hari hingga terfermentasi, kemudian saring. Sebelum digunakan, encerkan dengan perbandingan 1 liter pupuk cair dan 10 liter air. Karena kandungan nitrogennya rendah, pupuk ini sebaiknya dipadukan dengan sumber nitrogen lainnya.

4. Cangkang Telur

Cangkang telur kaya akan kalsium yang berfungsi membangun struktur sel tanaman sehingga daun dan batang tumbuh lebih kuat.

Untuk memanfaatkannya, cangkang telur yang sudah dibersihkan dan dikeringkan dihancurkan, kemudian direbus dan direndam selama sekitar 24 jam agar kalsiumnya larut ke dalam air. Air rebusan tersebut dapat digunakan sebagai alternatif penyiraman satu hingga dua kali setiap bulan.

Cara membuatnya, bersihkan dan keringkan sekitar 10–20 cangkang telur, lalu hancurkan hingga berukuran kecil. Rebus dalam 3 liter air, kemudian diamkan selama 24 jam agar kalsium larut ke dalam air. Setelah disaring, gunakan air rebusan tersebut sebagai pengganti air siraman satu hingga dua kali setiap bulan.

5. Air Akuarium Bekas

Air akuarium yang telah digunakan mengandung fosfor, amonia, dan berbagai mineral hasil sisa metabolisme ikan yang masih bermanfaat bagi tanaman.

Kandungan nutrisi tersebut dapat membantu mempercepat pertumbuhan sirih gading sekaligus menjaga warna daunnya tetap hijau. Air bekas akuarium dapat langsung digunakan sebagai air siraman, terutama jika berasal dari akuarium air tawar dan tidak mengandung obat atau bahan kimia tambahan.

Cara menggunakannya cukup mudah, yaitu gunakan air bekas akuarium air tawar sebagai air siraman secara langsung. Sebaiknya gunakan air dari akuarium yang tidak diberi obat, garam, atau bahan kimia tambahan agar tetap aman bagi tanaman.

6. Pupuk Kandang

Pupuk kandang merupakan pupuk organik yang kaya unsur hara dan mampu memperbaiki kesuburan media tanam secara alami. Selain menyediakan nutrisi secara bertahap, pupuk kandang juga membantu meningkatkan struktur tanah sehingga akar sirih gading lebih mudah menyerap air dan unsur hara.

Pengaplikasiannya cukup dilakukan sekitar tiga bulan sekali agar tanaman tetap tumbuh sehat dengan daun yang segar dan berwarna hijau.

Cara menggunakannya, gunakan pupuk kandang yang sudah matang atau telah melalui proses fermentasi, kemudian campurkan secukupnya ke media tanam atau taburkan tipis di permukaan pot. Pemupukan dapat dilakukan sekitar tiga bulan sekali agar sirih gading tetap tumbuh subur dan berdaun hijau segar.

Pertanyaan Seputar Pupuk Alami untuk Sirih Gading

Mengapa daun sirih gading bisa menguning?

Daun sirih gading bisa menguning karena kekurangan nutrisi esensial seperti nitrogen, atau akibat penyiraman berlebihan yang menyebabkan busuk akar.

Seberapa sering ampas kopi dapat digunakan sebagai pupuk sirih gading?

Ampas kopi disarankan digunakan setiap 2-3 minggu sekali sebagai pupuk lepas lambat, setelah dikeringkan untuk mencegah jamur.

Apakah air cucian beras harus difermentasi sebelum digunakan?

Tidak harus, air cucian beras bisa langsung digunakan setelah disaring. Namun, fermentasi selama beberapa hari dapat meningkatkan kandungan mineralnya hingga lebih dari 200 persen.

Apa manfaat utama kulit pisang untuk sirih gading?

Kulit pisang kaya kalium, fosfor, dan magnesium yang membantu memperkuat batang tanaman, melawan penyakit, serta menyuburkan bunga dan buah. Namun, perlu dikombinasikan dengan pupuk kaya nitrogen karena kulit pisang rendah nitrogen.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |