:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709170/original/020775700_1782788120-negara_laos.jpeg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta +856 negara mana? Pertanyaan ini kerap muncul ketika seseorang menerima panggilan tak dikenal dengan awalan kode tersebut. Kode telepon +856 adalah milik Laos, sebuah negara yang terletak di kawasan Asia Tenggara.
Laos, atau secara resmi bernama Republik Demokratik Rakyat Laos, merupakan satu-satunya negara landlocked di Asia Tenggara. Mengetahui +856 negara mana pemiliknya sangat penting, baik untuk keperluan bisnis, perjalanan, maupun menghubungi kerabat di negara tersebut.
Mengacu pada standar ITU-T E.164, kode telepon negara di seluruh dunia ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) dan menjadi bagian dari rencana penomoran telepon internasional. Kode +856 secara spesifik ditetapkan oleh ITU sebagai identitas telekomunikasi resmi Laos di kancah global.
Pengertian Kode Telepon +856 dan Negara yang Menggunakannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709171/original/037053500_1782788120-laos.jpeg)
Perbesar
Kode telepon internasional merupakan rangkaian angka unik yang berfungsi sebagai "alamat" suatu negara dalam jaringan telekomunikasi dunia. Kode +856 sangat penting untuk membangun panggilan internasional ke Laos dan memastikan bahwa panggilan diarahkan secara akurat melalui jaringan telekomunikasi global. Tanpa kode ini, panggilan dari luar negeri ke Laos tidak akan tersambung ke tujuan yang benar. Baik saat menelepon ponsel maupun telepon rumah, kode +856 tetap sama untuk keduanya.
Negara-negara besar mulai menerima kode dua digit sejak tahun 1960, kemudian sejak 1964 negara-negara yang lebih kecil menerima kode tiga digit, yang menjadi praktik standar sejak era 1980-an. Laos sendiri mendapatkan kode tiga digit +856 sebagai bagian dari blok kode yang dimulai dengan angka 8. Dalam sistem penomoran ITU, angka pertama pada kode telepon menunjukkan zona geografis suatu negara, sementara angka-angka berikutnya mengidentifikasi negara secara spesifik.
Sebagaimana disampaikan Kemkominfo, ITU telah membagi kode negara berdasarkan beberapa zona. Zona 8 mencakup kawasan Asia Timur, termasuk Jepang (+81), Korea Selatan (+82), Tiongkok (+86), dan Laos (+856). Indonesia sendiri berada di zona 6 yang mencakup Oseania, Australia, dan kawasan sekitarnya. Inilah alasan mengapa tanda plus (+) pada awal nomor telepon sangat berperan penting sebagai penanda kode negara dalam panggilan internasional.
Kode negara terdiri dari satu digit atau kombinasi dua hingga tiga digit yang mengidentifikasi negara tujuan dan digunakan untuk mengarahkan panggilan ke negara tersebut. Ketika Anda melihat nomor telepon yang diawali +856, kini Anda sudah memahami bahwa itu merujuk pada Laos. Setiap negara hanya memiliki satu kode telepon unik, sehingga kode negara menjadi sistem identifikasi yang tidak mungkin tumpang tindih antara satu negara dengan negara lainnya.
Profil Singkat Negara Laos Pemilik Kode +856
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709172/original/056391100_1782788121-laos.jpg)
Perbesar
Setelah mengetahui jawaban +856 negara mana, penting juga untuk memahami profil negara Laos secara menyeluruh. Dilansir dari Britannica, Laos merupakan negara landlocked yang terletak di bagian timur laut-tengah daratan Asia Tenggara, dengan bentuk bagian utara yang bulat tidak beraturan yang kemudian menyempit menjadi wilayah mirip semenanjung ke arah tenggara. Berikut profil lengkap Laos yang perlu diketahui:
- Nama Resmi dan Ibu Kota. Nama resmi Laos adalah Republik Demokratik Rakyat Lao (Lao People's Democratic Republic), dengan ibu kota dan kota terbesar di Vientiane serta populasi lebih dari 6 juta jiwa. Nama Vientiane sendiri berasal dari bahasa Lao "Viangchan" yang berarti "kota cendana".
- Letak Geografis dan Batas Wilayah. Laos berbatasan dengan Tiongkok di sebelah utara, Vietnam di timur laut dan timur, Kamboja di selatan, Thailand di barat, serta Myanmar di barat laut. Laos mencakup area seluas 236.800 kilometer persegi di pusat semenanjung Asia Tenggara.
- Kondisi Alam dan Topografi. Hampir tiga perempat wilayah Laos ditutupi pegunungan dan perbukitan berhutan yang terlalu terjal untuk dihuni. Sungai Mekong mengalir sepanjang hampir 1.900 kilometer melintasi negara ini dari utara ke selatan dan menjadi fitur geografis utama Laos. Inilah yang menjadikan kondisi geografis Laos begitu unik di kawasan Asia Tenggara.
- Keanggotaan ASEAN. Laos menjadi anggota ASEAN pada tahun 1997 dan bergabung dengan WTO pada 2013. Bersama Myanmar, Laos resmi bergabung pada 23 Juli 1997, memperluas representasi negara-negara anggota ASEAN di kawasan Indochina.
- Ekonomi dan Sumber Daya. Ekonomi Laos terus berkembang, didorong oleh sektor pertanian, tenaga air, dan pariwisata yang berkontribusi pada pertumbuhan PDB negara ini. Sumber daya unggulan Laos mencakup produksi kopi, beras, tembaga, emas, serta potensi energi hidroelektrik yang besar.
- Budaya dan Agama. Sekitar 64,7 persen penduduk Laos menganut agama Buddha, yang paling banyak dianut oleh masyarakat dataran rendah. Negara ini juga memiliki keragaman etnis yang kaya, dengan lebih dari 49 kelompok etnis yang diakui secara resmi oleh pemerintah.
- Status Landlocked. Laos merupakan satu-satunya negara di ASEAN yang tidak memiliki akses langsung ke laut. Kondisi ini mendorong pemerintah Laos menerapkan strategi transformasi dari negara landlocked menjadi land-linked, termasuk melalui pembangunan jalur kereta Laos-Tiongkok yang beroperasi sejak 2021.
Seperti yang diberitakan National Geographic, Laos adalah satu-satunya negara landlocked di Asia Tenggara. Meski demikian, kekayaan alam, warisan budaya, serta tiga Situs Warisan Dunia UNESCO menjadikan Laos destinasi menarik bagi wisatawan maupun pelaku bisnis internasional.
Baca juga: ASEAN Didirikan pada Tahun Berapa? Lengkap dengan Sejarah dan Negara Anggotanya
Cara Menelepon ke Laos Menggunakan Kode +856 dari Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709173/original/067802500_1782788121-panggilan_masuk.jpeg)
Perbesar
Setelah memahami +856 negara mana, langkah selanjutnya yang perlu diketahui adalah cara menggunakan kode tersebut untuk melakukan panggilan ke Laos. Sebagaimana dikutip dari CountryCode.org, kode Laos 856 memungkinkan Anda menelepon Laos dari negara lain, dihubungi setelah kode IDD dan diikuti oleh kode area. Berikut langkah-langkah menelepon ke Laos dari Indonesia:
- Siapkan kode akses internasional. Dari Indonesia, tekan kode akses internasional terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan tanda "+" pada ponsel atau kode akses seperti 001, 007, atau 017 sesuai operator yang digunakan.
- Masukkan kode negara Laos. Setelah kode akses, tekan 856 sebagai kode negara Laos. Format lengkapnya menjadi +856 atau 001856 dari telepon rumah.
- Tambahkan kode area atau kode operator. Kode +856 berlaku untuk nomor ponsel (dengan awalan seperti 20) maupun telepon rumah (menggunakan kode area seperti 21 untuk Vientiane, 30, 40, dan lainnya). Angka-angka setelah +856 menentukan jaringan atau wilayah tujuan.
- Hilangkan angka nol di depan nomor lokal. Pastikan Anda telah menghilangkan angka "0" di depan nomor lokal Laos, karena angka tersebut hanya digunakan untuk panggilan domestik dan tidak diperlukan saat menelepon secara internasional dengan kode +856.
- Masukkan nomor tujuan. Setelah kode negara +856, nomor telepon Laos biasanya terdiri dari 9 digit, yang mencakup awalan 2 digit (mengidentifikasi area atau operator seluler) ditambah 7 digit nomor pelanggan.
- Periksa ulang sebelum menelepon. Untuk menghindari kesalahan, periksa kembali nomor yang Anda hubungi dan konfirmasi dengan orang yang ingin dihubungi bahwa Anda memiliki nomor yang benar, termasuk awalan atau akhiran yang diperlukan.
Sebagai contoh, jika Anda ingin menelepon nomor ponsel di Laos dengan nomor lokal 020 1234 5678, maka format internasionalnya menjadi +856 20 1234 5678. Saat menyimpan nomor Laos, selalu gunakan format +856 XX YYYYYYY untuk kompatibilitas maksimal. Selain telepon langsung, Anda juga bisa menggunakan layanan pesan seperti WhatsApp dengan memasukkan format nomor internasional yang benar.
Perkembangan Telekomunikasi di Laos
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709174/original/081390000_1782788121-laos_2.jpeg)
Perbesar
Lao Telecom didirikan pada tahun 1996 sebagai usaha patungan antara pemerintah Laos dan Shinawatra International Public Company Limited dari Thailand, memulai operasinya dengan hanya 20.000 pelanggan dan menawarkan layanan telepon rumah serta seluler dasar. Merujuk data GSMA, jaringan layanan 2G, 3G, 4G, dan 4.5G Lao Telecom kini mencakup seluruh provinsi di negara tersebut, sementara layanan 5G yang baru diluncurkan sudah tersedia di wilayah Vientiane Capital.
Sebagaimana dilaporkan Logcluster.org, sektor telekomunikasi Laos didominasi oleh empat pemain utama, yaitu Lao Telecom (LTC), Star Telecom (UNITEL), Enterprise Telecommunications Lao (ETL), dan T-Plus Laos (sebelumnya Beeline). Salah satu kebijakan utama kerangka regulasi telekomunikasi Laos adalah mendorong kompetisi di sektor ini, dan pemerintah telah menerbitkan lisensi kepada beberapa perusahaan lain untuk menyediakan layanan telekomunikasi.
Pertumbuhan telekomunikasi di Laos terjadi sangat pesat dalam dua dekade terakhir. Pada 1997, hanya ada 25.000 saluran telepon yang beroperasi di seluruh negara, namun pada 2015 Laos bahkan berhasil meluncurkan satelit komunikasinya sendiri bernama LaoSat 1. Pada tahun 2023, Laos memiliki sekitar 6,45 juta koneksi telepon seluler, mencakup 85 persen dari total populasi negara yang berjumlah 7,58 juta jiwa.
Revolusi komunikasi seluler di Laos telah mengubah cara masyarakat terhubung dan mengakses informasi, dengan tingkat penetrasi ponsel melebihi 90 persen dalam beberapa tahun terakhir berkat keterjangkauan harga perangkat dan persaingan antar penyedia layanan.
Pemerintah Laos sendiri terus mendorong transformasi digital melalui rencana strategis yang menargetkan cakupan internet 100 persen di seluruh negeri. Perkembangan ini membuat kode +856 semakin sering digunakan dalam komunikasi internasional seiring meningkatnya konektivitas global negara tersebut.
Waspada Panggilan dari Nomor Internasional Tidak Dikenal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709175/original/095346200_1782788121-unknowns.jpeg)
Perbesar
Meski kode +856 secara sah merupakan kode telepon Laos, penting untuk tetap berhati-hati ketika menerima panggilan dari nomor internasional yang tidak dikenal. Berdasarkan panduan FCC (Federal Communications Commission), panggilan satu dering (one-ring call) mungkin tampak berasal dari nomor telepon di dalam negeri, namun penipu sering menggunakan nomor internasional dari berbagai wilayah yang memiliki kode tiga digit. Berikut tips yang dapat membantu Anda menghindari modus penipuan melalui kode telepon internasional:
- Jangan langsung menelepon balik nomor asing. Jika Anda menelepon balik, Anda berisiko tersambung ke nomor telepon di luar negeri dan dapat dikenakan biaya koneksi serta biaya per menit yang signifikan selama mereka berhasil menahan Anda di telepon. Biaya ini bisa muncul sebagai layanan premium pada tagihan Anda.
- Verifikasi identitas penelepon. Waspadai panggilan tak diminta yang meminta informasi pribadi, terutama jika tampak berasal dari awalan Laos +856, dan selalu verifikasi identitas sebelum membagikan data sensitif melalui telepon. Ini adalah langkah dasar untuk menghindari ciri-ciri telepon penipuan yang umum terjadi.
- Gunakan aplikasi identifikasi penelepon. Aplikasi seperti Truecaller atau GetContact dapat membantu mengidentifikasi apakah nomor yang menelepon Anda terdaftar sebagai spam atau penipuan. Langkah sederhana ini sangat efektif untuk mengenali ciri-ciri nomor spam.
- Blokir panggilan internasional keluar jika tidak diperlukan. Jika Anda tidak melakukan panggilan internasional, minta penyedia layanan telepon Anda untuk memblokir panggilan internasional keluar pada saluran Anda. Ini mencegah Anda secara tidak sengaja menelepon balik nomor asing.
- Laporkan nomor mencurigakan. Jika Anda ditagih atas panggilan yang Anda lakukan akibat penipuan ini, pertama-tama coba selesaikan masalah tersebut dengan perusahaan telepon Anda, dan jika tidak berhasil, ajukan pengaduan ke pihak berwenang. Semakin banyak laporan, semakin efektif penegakan hukum dalam menindak pelaku.
- Waspadai modus penipuan Wangiri. Modus "satu dering" atau Wangiri merupakan jenis penipuan yang memanfaatkan rasa penasaran korban. Penipu menelepon sekali lalu memutus sambungan, berharap korban akan menelepon balik dan terkena tarif premium. Kenali juga berbagai modus penipuan via kode telepon yang kini semakin beragam.
- Jangan bagikan kode OTP atau data pribadi. Pesan atau panggilan dari nomor internasional yang meminta kode OTP atau informasi sensitif melalui WhatsApp hampir bisa dipastikan merupakan modus penipuan. Lembaga resmi tidak pernah meminta informasi rahasia melalui panggilan telepon maupun pesan instan.
Dikutip dari Reader’s Digest, Joseph Steinberg, pakar keamanan siber, menjelaskan bahwa penjahat diketahui menggunakan caller ID dengan kode area 473 yang terlihat seperti nomor domestik, tetapi sebenarnya merupakan kode area untuk Grenada. Kode area tersebut kerap dikaitkan dengan modus penipuan telepon yang dikenal sebagai "473 scam" atau "one ring scam".
Prinsip kewaspadaan yang sama berlaku untuk kode telepon dari mana pun, termasuk +856 dari Laos. Jika Anda tidak mengenal penelepon dan tidak memiliki urusan di Laos, sebaiknya abaikan panggilan tersebut dan lakukan pengecekan melalui langkah-langkah verifikasi terlebih dahulu sebelum merespons.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kode Telepon +856
Apa arti kode telepon +856 dan negara mana yang menggunakannya?
Kode +856 adalah kode telepon internasional yang ditetapkan untuk negara Laos dan digunakan untuk memastikan bahwa panggilan diarahkan dengan benar ke negara yang ingin Anda hubungi. Kode ini wajib ditambahkan sebelum nomor lokal ketika menelepon Laos dari luar negeri, baik ke nomor ponsel maupun telepon rumah.
Bagaimana cara menelepon ke Laos dari Indonesia menggunakan kode +856?
Untuk menelepon ke Laos dari Indonesia, tekan tanda "+" pada ponsel Anda, lalu ketik 856 (kode negara Laos), diikuti kode area atau awalan operator, dan nomor lokal tanpa angka nol di depan. Contoh formatnya adalah +856 20 XXXX XXXX untuk nomor ponsel Laos. Pastikan format nomor sudah benar agar panggilan dapat tersambung tanpa kendala.
Apakah panggilan dari nomor +856 selalu aman?
Tidak selalu. Meskipun +856 merupakan kode telepon resmi Laos, oknum penipu bisa memanfaatkan nomor internasional mana pun untuk melancarkan aksi penipuan. Jika Anda menerima panggilan dari nomor +856 yang tidak dikenal, jangan langsung menelepon balik. Verifikasi terlebih dahulu melalui aplikasi identifikasi penelepon atau hubungi pihak yang Anda kenal di Laos melalui saluran komunikasi lain yang tepercaya.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672316/original/020132300_1782711769-3BoTsBLJowdrNEsfIA6A4CRrvj4LS1XbxQEfzKrE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3898069/original/074060200_1641628434-home01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8712412/original/099539700_1782793897-ll3OEvgQIDy8vNPoZl0lgiCnXxT6zHvVwPdhzJyv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672246/original/070693200_1782711698-91Ul8JC4OFNxLdRlRd0GR4PdbNtE6uvID1vLtPmr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8712403/original/025753100_1782793891-5mM8GtsuXx1vFloiuOXy8dI8o3q0Od5rJrEpMKUy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8712416/original/051989400_1782793900-TCXqQThVqoNS9jNvkborK1stQ4I4e4hC1BvmT0sC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8715524/original/090592600_1782807954-Gemini_Generated_Image_i2n9hoi2n9hoi2n9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8712418/original/082078100_1782793901-QFeo4yZlq5jIpvzOkKFiqyWtulzghubggvpZfWip.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8709844/original/038813500_1782789456-4075603707415568857.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8715335/original/009237600_1782800443-LPStX85GzCYK7eLKQDljyMHxHA3j8P7veaA9NUt2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672381/original/036150700_1782711866-VAq1YRY8G1NKXXrCCzEZ8MiUqw7DslAy3KzdnZOQ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259838/original/028621500_1781515096-000_B6Y99N6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4606433/original/042954700_1696994881-top-view-adult-correcting-grammar-mistakes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8715341/original/082692800_1782800450-wmZeNIlcJjXbpoi9mJqOrpmhETWR5H3lizGyxsH0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8709825/original/040402900_1782789347-Gemini_Generated_Image_usumxxusumxxusum.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672263/original/094764300_1782711713-EpYjyZAii1X0LWJlsPEUh4t63MAvDJqy9T5JsJdl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4777020/original/043461600_1710823015-IMG_20240319_112650_623.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8712358/original/035901200_1782793851-nLCG3raIfLmPFl0zowQpJCh5lFQq8hHhQWsKtcbS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672341/original/071571400_1782711804-70hRn97LteFVB11vw967oEXLbWSKb9ch7GjPqNrz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672323/original/048717100_1782711775-jTFMG3mpeJONqKlT3yEVB2UIVGZEqugiVhEvlOg1.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530617/original/099175500_1773466166-mud1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522319/original/072750000_1772755216-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522345/original/079886200_1772757830-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4401674/original/056918100_1681909694-20230419-Mudik-Jalur-Pantura-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528599/original/064914600_1773288962-Ashera_Dress_Sq1_1770721983416.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1045202/original/018183200_1446724420-151105-THR-PNS-Grafis-Abdillah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521841/original/047869500_1772701578-open_space_3a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522260/original/039984700_1772750807-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522537/original/050337400_1772768376-Model_Rambut_Pendek_Wanita_Cina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522506/original/039967800_1772767694-Teras_rumah_subsidi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522634/original/031632000_1772771522-Gemini_Generated_Image_68hqe168hqe168hq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522514/original/063562100_1772767710-marlon-soares-NDe1cA_jb_4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478554/original/057404800_1768904586-Beternak_Jangkrik_Pakan_Ternak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524816/original/031467100_1773012780-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)