+81 Negara Mana? Ini Kode Telepon Jepang Beserta Cara Menelepon dan Daftar Kode Areanya

10 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta Pernahkah Anda menerima panggilan atau pesan dari nomor berawalan +81 dan bertanya-tanya, +81 negara mana? Kode negara +81 adalah milik Jepang, sebuah negara kepulauan di Asia Timur yang dikenal dengan teknologi canggih dan budaya uniknya.

Kode negara merupakan awalan numerik unik yang berfungsi mengidentifikasi negara tertentu saat melakukan panggilan telepon internasional, dan ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) untuk memastikan perutean panggilan yang akurat lintas batas. Memahami arti kode +81 negara mana sangat penting bagi siapa saja yang berkomunikasi secara internasional dengan kontak di Jepang.

Sistem telekomunikasi Jepang mengikuti standar ITU-T E.164 dengan kode negara +81 dan mendukung pasar seluler yang sangat besar, dengan 188,9 juta koneksi seluler per Januari 2024. Melansir dari DataReportal, jumlah koneksi seluler di Jepang setara dengan 153,6 persen dari total populasi negara tersebut.

Pengertian Kode Negara +81: Identitas Telekomunikasi Jepang

Ketika seseorang bertanya +81 negara mana, jawabannya jelas mengarah pada Jepang. Kode panggilan internasional spesifik untuk Jepang, yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) berdasarkan standar E.164, adalah +81. Kode ini berfungsi sebagai identitas telekomunikasi Jepang di jaringan telepon global.

Kode panggilan +81 milik Jepang terdiri dari 2 digit (tidak menghitung awalan +), dan termasuk dalam ITU Zone 8 yang digunakan langsung setelah prefiks keluar internasional. Kawasan Zona 8 mencakup negara-negara Asia Timur seperti Tiongkok (+86), Kamboja (+855), Vietnam (+84), Jepang (+81), Korea Selatan (+82), serta beberapa kode layanan khusus.

Sebagaimana dikutip dari Wikipedia, kode negara telepon merupakan awalan khusus negara untuk International Direct Dialing (IDD), yang didefinisikan oleh ITU dalam standar ITU-T E.123 dan E.164. Kode +81 ini berperan sebagai identitas global unik yang memastikan panggilan terhubung dengan benar ke Jepang dari negara mana pun.

Baca juga: 234 Kode Negara Mana? Simak Penjelasannya Agar Terhindar dari Modus Penipuan

Sejarah Penetapan Kode +81 dalam Sistem Telepon Internasional

Untuk memahami lebih dalam mengenai +81 negara mana dan bagaimana kode ini ditetapkan, kita perlu menengok sejarah sistem penomoran telepon internasional. Dilansir dari Wikipedia, kode negara awalnya diperkenalkan dan disebut "International Codes" pada tahun 1960 oleh International Telegraph and Telephone Consultative Committee (C.C.I.T.T.) dalam Sidang Paripurna kedua di New Delhi.

ITU menerbitkan daftar kode panggilan internasional pertama yang dinamai "Red Book," yang pada awalnya menetapkan kode dua digit terutama untuk negara-negara Eropa. Kemudian, "Blue Book" tahun 1964 memperkenalkan kode zona yang membagi dunia menjadi sembilan wilayah.

Mengacu pada HowStuffWorks, Sektor Standardisasi Telekomunikasi adalah bagian dari ITU, sebuah badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berbasis di Jenewa, Swiss, dan bekerja sama dengan 191 negara anggota untuk mengembangkan teknologi komunikasi global. Rekomendasi E.164, yang juga disebut "rencana penomoran telekomunikasi publik internasional," pertama kali disetujui dan diterbitkan oleh ITU-T pada Mei 1997, yang menetapkan kerangka standar bagi setiap negara untuk membuat nomor telepon internasionalnya.

Daftar kode negara disusun dengan menciptakan sembilan zona: Zona 1 untuk AS, Kanada, dan Karibia; Zona 2 untuk Afrika; Zona 3 dan 4 untuk Eropa; Zona 5 untuk Amerika Selatan; Zona 6 untuk Oseania dan Asia Tenggara; Zona 7 untuk Rusia; Zona 8 untuk Asia Timur dan layanan khusus; serta Zona 9 untuk Asia Selatan, Tengah, Barat, dan Timur Tengah. Jepang dengan kode +81 secara logis ditempatkan dalam Zona 8 karena posisi geografisnya di kawasan Asia Timur.

Baca juga: Nama-nama Negara di Dunia Lengkap dengan Ibukotanya

Cara Menelepon ke Jepang dari Indonesia dengan Kode +81

Setelah mengetahui jawaban dari +81 negara mana, langkah selanjutnya adalah memahami cara menelepon ke Jepang dengan benar. Proses ini dimulai dengan menekan kode keluar internasional negara Anda, lalu menambahkan kode negara Jepang (+81), dan setelah kode +81, lewati angka 0 di awal kode area saat menelepon.

Berikut langkah-langkah menelepon ke Jepang dari Indonesia:

  1. Tekan kode akses internasional Indonesia — Gunakan 001, 007, 008, atau cukup tekan simbol + pada ponsel.
  2. Masukkan kode negara Jepang — Tekan 81 setelah kode akses internasional.
  3. Masukkan kode area tanpa angka 0 di depan — Misalnya, Tokyo memiliki kode area 03, sedangkan kota besar lain seperti Osaka menggunakan kode 06. Saat menelepon internasional, hilangkan angka 0 sehingga menjadi 3 untuk Tokyo atau 6 untuk Osaka.
  4. Masukkan nomor telepon lokal — Tekan nomor telepon tujuan secara lengkap.
  5. Tekan tombol panggil — Tunggu hingga koneksi terhubung.

Sebagai contoh, untuk menelepon nomor Tokyo (03) 1234-5678 dari Indonesia, format yang benar adalah: +81 3 1234 5678. Pastikan Anda telah menghapus angka 0 di depan nomor lokal Jepang karena angka tersebut hanya untuk panggilan domestik dan tidak diperlukan saat menelepon secara internasional dengan +81.

Jepang diketahui memiliki 563 kode area yang berkisar dari 1 hingga 5 digit tergantung pada kota atau lokalitasnya. Kota-kota kecil dan daerah pedesaan memiliki kode area yang lebih panjang, sementara kota besar memiliki kode yang lebih pendek.

Bagi pengguna WhatsApp yang ingin mengirim pesan tanpa menyimpan nomor kontak, format nomor Jepang dalam WhatsApp juga harus menyertakan kode +81 diikuti nomor tanpa angka 0 di depan. Misalnya, nomor ponsel Jepang 090-1234-5678 ditulis menjadi +81 90 1234 5678 di aplikasi WhatsApp.

Jepang beroperasi pada Japan Standard Time (JST), UTC +9, dan tidak menerapkan daylight saving time sehingga waktunya tetap konsisten sepanjang tahun. Waktu ideal untuk menjadwalkan panggilan adalah antara pukul 10.00 hingga 16.00 JST. Ini berarti sekitar pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, waktu yang cukup nyaman untuk kedua belah pihak.

Baca juga: Waspada Kode Telepon Penipuan, Hati-hati Banyak Modus Baru

Daftar Kode Area Utama dan Struktur Nomor Telepon Jepang

Mengetahui +81 negara mana saja tidak cukup tanpa memahami kode area yang digunakan di berbagai wilayah Jepang. Kode area Jepang merupakan bagian penting dari sistem nomor teleponnya dan bervariasi panjangnya tergantung pada wilayahnya, di mana kode telepon internasional Jepang dimulai dengan +81, diikuti oleh kode wilayah spesifik dan kemudian nomor lokal.

Berdasarkan data dari Wikipedia, kode area di Jepang meningkat dari utara ke selatan; Sapporo di Hokkaido (prefektur paling utara) memiliki kode 11, sementara Setouchi dengan kode 99-73 berada jauh di selatan di Kagoshima. Berikut daftar kode area utama di Jepang:

Kota/Wilayah Kode Area (Domestik) Format Internasional
Tokyo (23 Ward) 03 +81-3
Osaka 06 +81-6
Sapporo 011 +81-11
Nagoya 052 +81-52
Yokohama 045 +81-45
Kyoto 075 +81-75
Kobe 078 +81-78
Fukuoka 092 +81-92
Sendai 022 +81-22
Hiroshima 082 +81-82
Okinawa 098 +81-98
Nagasaki 095 +81-95

Jepang menggunakan sistem kode area hierarkis yang mencerminkan distribusi geografis populasinya, di mana kode area umumnya meningkat dari utara ke selatan: satu digit untuk wilayah metropolitan besar (misalnya 3 untuk Tokyo, 6 untuk Osaka). Kode area yang lebih pendek ditetapkan untuk wilayah berpenduduk padat, sedangkan kode yang lebih panjang melayani daerah yang kurang padat penduduk.

Fakta menarik terkait sejarah penomoran Jepang: ketika sistem telepon dirancang, Okinawa masih berada di bawah pendudukan AS, sehingga saat dikembalikan ke Jepang pada tahun 1972, nomor teleponnya "dijejalkan" antara Miyazaki (98x) dan Kagoshima (99x) dan dimulai dengan 988, 989, dan 980.

Terkait nomor ponsel, nomor seluler Jepang menggunakan tiga prefiks: 070, 080, dan 090, yang ketiganya sama-sama valid untuk ponsel dan diperluas dari rentang awal 090-saja untuk mengakomodasi pertumbuhan pelanggan. Nomor ponsel Jepang biasanya terdiri dari 11 digit dan diformatkan sebagai 090-xxxx-xxxx, 080-xxxx-xxxx, atau 070-xxxx-xxxx.

Perlu diketahui pula, Jepang berencana menambahkan prefiks 060 untuk layanan suara seluler mulai Juli 2026 guna mengatasi kekurangan sumber daya nomor seluler yang ada. Sistem portabilitas nomor (Mobile Number Portability) di Jepang juga telah diterapkan. Sistem MNP Jepang memungkinkan pengguna mempertahankan nomor telepon mereka saat berpindah operator, yang diluncurkan pada 24 Oktober 2006 untuk nomor seluler dan Maret 2001 untuk nomor telepon tetap.

Baca juga: 0812 Kartu Apa? Simak Beberapa Cara Mudah Cek Nomor Ponsel

Jepang juga memiliki sistem prefiks operator yang terperinci. Nomor bebas pulsa di Jepang biasanya dimulai dengan prefiks 0120, 0531, 0088, dan 0800. Selain itu, terdapat juga nomor darurat penting yang perlu diingat saat berada di Jepang: 110 untuk polisi, 119 untuk pemadam kebakaran dan ambulans, serta 118 untuk penyelamatan maritim.

Dari sisi infrastruktur telekomunikasi, Jepang termasuk negara paling terhubung di dunia. Berdasarkan data dari Statista, Jepang memiliki cakupan 5G sebesar 98,1 persen dari populasinya per Maret 2024, dengan peluncuran layanan 5G komersial oleh operator utama NTT Docomo, KDDI, dan SoftBank dimulai pada Maret 2020. Pasar telekomunikasi seluler didominasi oleh tiga operator besar: NTT Docomo, KDDI Corporation, dan SoftBank Corp., dengan NTT Docomo memegang pangsa pasar terbesar dalam hal pelanggan ponsel di Jepang.

Baca juga: Cara Melacak Nomor HP Lewat Internet

Tips Aman Menerima Panggilan dari Nomor Berawalan +81

Setelah memahami +81 negara mana, penting juga untuk mengetahui bagaimana menyikapi panggilan masuk dari nomor berawalan kode ini. Tidak semua panggilan dari nomor internasional bersifat mencurigakan, tetapi kewaspadaan tetap diperlukan. Waspadalah terhadap panggilan tidak diminta yang meminta informasi pribadi, terutama jika panggilan tersebut tampak berasal dari awalan Jepang +81.

Berikut beberapa tips aman yang perlu diperhatikan:

  1. Verifikasi identitas penelepon — Verifikasi identitas sebelum membagikan data sensitif melalui telepon. Jika seseorang mengaku dari lembaga resmi Jepang, pastikan untuk memeriksa ulang melalui situs web resmi lembaga tersebut.
  2. Jangan langsung menelepon balik nomor tak dikenal — Panggilan tak terjawab dari nomor asing bisa jadi merupakan modus wangiri. Jika Anda menelepon balik, Anda mungkin dikenakan biaya internasional yang mahal atau diarahkan ke layanan premium berbayar.
  3. Periksa format nomor — Nomor telepon rumah Jepang biasanya memiliki empat hingga delapan digit, dan nomor seluler biasanya sepuluh digit. Nomor yang tidak sesuai format ini patut dicurigai.
  4. Gunakan aplikasi identifikasi nomor — Aplikasi seperti Truecaller atau Getcontact dapat membantu melacak identitas nomor yang tidak dikenal.
  5. Blokir nomor mencurigakan — Jika Anda yakin panggilan tersebut adalah spam atau penipuan, segera blokir nomor tersebut melalui pengaturan ponsel Anda.
  6. Laporkan ke pihak berwenang — Jika Anda menjadi korban penipuan melalui kode telepon internasional, segera laporkan ke kepolisian atau platform terkait.

Salah satu cara paling populer untuk menelepon Jepang secara gratis adalah dengan menggunakan layanan Voice over Internet Protocol seperti Skype, WhatsApp, Viber, atau Google Voice, yang memungkinkan panggilan gratis selama kedua pihak memiliki akses internet. Ini menjadi alternatif hemat biaya dibanding panggilan internasional konvensional.

Menyimpan nomor WhatsApp melalui WhatsApp Web juga bisa membantu Anda mengelola kontak internasional dengan lebih rapi. Khususnya jika Anda sering berkomunikasi dengan kontak di Jepang untuk keperluan wisata maupun bisnis.

Nomor telepon di Jepang biasanya tidak memiliki kotak pesan suara (voicemail), dan banyak orang Jepang lebih memilih berkomunikasi melalui teks atau sarana kontak lainnya seperti aplikasi perpesanan. Hal ini perlu dipahami agar Anda tidak bingung jika panggilan yang tidak dijawab tidak mengarahkan ke voicemail.

Baca juga: Jepang, Lawan Berat untuk Timnas Indonesia

Bagi Anda yang tertarik dengan budaya dan gaya hidup Jepang atau memiliki kepentingan bisnis di negara tersebut, memahami sistem telekomunikasi mereka akan sangat membantu kelancaran komunikasi Anda.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kode Negara +81

Apa itu kode +81 dan negara mana yang menggunakannya?

Kode +81 adalah kode panggilan internasional yang digunakan oleh Jepang, dan ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU). Setiap kali Anda melihat nomor telepon yang diawali dengan +81, nomor tersebut berasal dari Jepang. Kode ini diperlukan saat melakukan panggilan internasional ke Jepang dari luar negeri.

Bagaimana cara membedakan kode +81 (Jepang) dengan kode +62 (Indonesia)?

Kode +81 adalah milik Jepang dan termasuk dalam ITU Zona 8 (Asia Timur), sedangkan +62 adalah kode negara Indonesia yang termasuk dalam Zona 6 (Oseania dan Asia Tenggara). Kedua kode ini ditetapkan berdasarkan pembagian zona geografis oleh ITU. Jika Anda menerima panggilan berawalan +81, artinya panggilan tersebut berasal dari Jepang, bukan Indonesia.

Apakah panggilan dari nomor +81 selalu aman?

Tidak selalu. Meskipun +81 adalah kode telepon resmi Jepang, panggilan dari nomor internasional mana pun tetap perlu diwaspadai. Selalu berhati-hati, waspadailah panggilan tidak diminta yang meminta informasi pribadi terutama jika berasal dari awalan Jepang +81, dan verifikasi identitas penelepon sebelum membagikan data sensitif melalui telepon. Gunakan aplikasi identifikasi nomor untuk memeriksa keaslian penelepon jika diperlukan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |