8 Ide Pembatas Akar Murah untuk Rumah Tipe 36, Bikin Terlihat Rapi

19 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Rumah tipe 36 memiliki halaman dengan ukuran terbatas sehingga penataan tanaman perlu diperhatikan sejak awal. Salah satu masalah yang sering muncul ialah akar tanaman yang menyebar ke jalur jalan, dekat saluran air, hingga area rumput. Jika dibiarkan, halaman menjadi sulit dibersihkan dan susunan taman terlihat tidak teratur.

Pembatas akar dapat menjadi solusi sederhana untuk menjaga area tanam tetap rapi. Cara ini membantu mengarahkan pertumbuhan akar agar tidak melebar ke bagian lain halaman. Selain mudah diterapkan, banyak bahan pembatas akar yang dapat dibuat sendiri menggunakan barang bekas di rumah.

Pemilik rumah tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk membuat pembatas akar. Sejumlah material sederhana masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi pembatas yang fungsional dan mudah dipasang. Sebagai referensi, berikut Liputan6 hadirkan 8 ide pembatas akar murah lengkap dengan cara membuatnya untuk rumah tipe 36. Simak selengkapnya, Senin (18/5).

1. Pembatas Akar dari Batu Bata Bekas

Batu bata bekas dapat dimanfaatkan untuk membuat area tanaman lebih tertata. Material ini mudah ditemukan setelah renovasi rumah dan masih layak dipakai sebagai pembatas akar. Selain membantu menjaga arah pertumbuhan akar, susunan bata juga membuat taman terlihat lebih rapi.

Penggunaan batu bata cocok untuk rumah tipe 36 karena tidak membutuhkan banyak ruang. Bata dapat dipasang membentuk lingkaran kecil di sekitar tanaman tanpa mengganggu jalur jalan di halaman depan rumah. Cara ini juga membantu memisahkan area tanam dengan tempat pijakan.

Perawatan pembatas batu bata cukup mudah karena hanya perlu membersihkan rumput liar di sela susunan bata. Dengan memanfaatkan material sisa, pemilik rumah dapat menghemat pengeluaran tanpa mengurangi fungsi pembatas akar.

Cara membuat pembatas akar dari batu bata bekas:

  1. Bersihkan batu bata dari sisa semen dan tanah.
  2. Gali tanah mengelilingi tanaman dengan kedalaman secukupnya.
  3. Susun batu bata membentuk lingkaran atau persegi.
  4. Tanam sebagian bata ke dalam tanah agar posisi lebih kuat.
  5. Rapikan area sekitar tanaman setelah pemasangan selesai.

2. Memanfaatkan Genteng Rusak sebagai Pembatas

Genteng rusak sering hanya ditumpuk di sudut rumah padahal masih bisa digunakan untuk kebutuhan taman. Potongan genteng dapat menjadi pembatas akar sederhana yang membantu menjaga tanaman tetap berada di area tertentu. Cara ini cukup praktis karena bahan mudah ditemukan.

Penggunaan genteng cocok diterapkan pada halaman kecil rumah tipe 36. Potongan genteng dapat dipasang berdiri mengelilingi tanaman sehingga batas area tanam terlihat jelas. Selain membantu mengarahkan akar, halaman juga lebih mudah dibersihkan setiap hari.

Pembatas dari genteng tidak membutuhkan biaya tambahan sehingga cocok untuk penataan taman sederhana. Pemilik rumah juga dapat menyesuaikan ukuran pembatas sesuai luas halaman yang tersedia.

Cara membuat pembatas akar dari genteng rusak:

  1. Kumpulkan potongan genteng yang masih dapat digunakan.
  2. Bersihkan permukaan genteng dari debu dan tanah.
  3. Gali jalur melingkar di sekitar tanaman.
  4. Tancapkan genteng secara berdiri dengan jarak rapat.
  5. Padatkan tanah di sekitar genteng agar tidak mudah bergeser.

3. Menggunakan Pipa Bekas untuk Area Tanam

Pipa bekas saluran air masih dapat dimanfaatkan sebagai pembatas akar tanaman. Material ini cukup kuat dan mudah dipasang di halaman rumah tipe 36. Selain membantu menjaga akar tetap berada di area tanam, pipa juga membuat susunan taman terlihat lebih jelas.

Pipa dapat dipotong sesuai ukuran tanaman sehingga tidak memakan banyak ruang di halaman depan rumah. Bentuk lingkaran dari pipa membantu membatasi area akar tanpa mengganggu jalur jalan di sekitar taman. Cara ini cocok digunakan untuk tanaman kecil maupun tanaman hias.

Pemanfaatan pipa bekas juga membantu mengurangi barang tidak terpakai di rumah. Dengan pemasangan sederhana, halaman menjadi lebih mudah dirawat dan tampak lebih tertata.

Cara membuat pembatas akar dari pipa bekas:

  1. Pilih pipa bekas dengan ukuran yang masih layak pakai.
  2. Potong pipa sesuai diameter area tanaman.
  3. Gali tanah membentuk lingkaran kecil.
  4. Masukkan pipa ke dalam tanah hingga cukup kuat.
  5. Rapikan tanah di sekitar pipa agar posisi tidak mudah berubah.

4. Pembatas Akar dari Kayu Palet

Kayu palet bekas pengiriman barang dapat digunakan kembali untuk kebutuhan taman rumah. Potongan kayu membantu membentuk batas area tanam sehingga akar tidak menyebar ke halaman depan. Cara ini cukup sederhana dan dapat dibuat tanpa bantuan tukang.

Penggunaan kayu palet cocok untuk rumah tipe 36 karena mudah disesuaikan dengan ukuran halaman. Potongan kayu dapat dipasang membentuk garis lurus maupun lingkaran kecil di sekitar tanaman. Selain membantu mengatur area akar, taman juga terlihat lebih tertib.

Kayu palet mudah dipindahkan jika pemilik rumah ingin mengubah posisi tanaman. Dengan memanfaatkan kayu bekas, biaya penataan taman menjadi lebih hemat.

Cara membuat pembatas akar dari kayu palet:

  1. Potong kayu palet menjadi beberapa bagian kecil.
  2. Bersihkan kayu dari paku atau serpihan tajam.
  3. Gali tanah di sekitar tanaman.
  4. Tancapkan kayu secara berjajar membentuk pembatas.
  5. Padatkan tanah agar kayu tidak mudah roboh.

5. Memakai Botol Kaca Bekas sebagai Pembatas

Botol kaca bekas minuman dapat dimanfaatkan sebagai pembatas akar yang mudah dibuat. Botol cukup ditanam terbalik di sekitar tanaman untuk membentuk garis pembatas sederhana. Cara ini membantu area taman terlihat lebih teratur tanpa membutuhkan biaya besar.

Penggunaan botol kaca cocok diterapkan di rumah tipe 36 yang memiliki taman kecil. Susunan botol membantu memisahkan area tanam dengan jalur jalan sehingga halaman lebih mudah dibersihkan. Selain itu, barang bekas di rumah juga dapat dimanfaatkan kembali.

Pemasangan botol tidak membutuhkan alat rumit sehingga dapat dilakukan sendiri di rumah. Dengan susunan yang rapi, area taman terlihat lebih tertata dan nyaman dipandang.

Cara membuat pembatas akar dari botol kaca:

  1. Kumpulkan botol kaca dengan ukuran serupa.
  2. Bersihkan botol dari label dan sisa cairan.
  3. Gali jalur kecil di sekitar tanaman.
  4. Tanam botol secara terbalik dengan posisi rapat.
  5. Padatkan tanah agar botol berdiri dengan kuat.

6. Pembatas dari Bambu Potong

Bambu menjadi salah satu bahan yang mudah ditemukan untuk kebutuhan taman rumah. Potongan bambu dapat dipasang mengelilingi tanaman agar akar tidak melebar ke area lain. Cara ini cocok digunakan pada rumah tipe 36 dengan halaman terbatas.

Bambu dapat dipotong pendek sesuai ukuran yang dibutuhkan. Susunan bambu membantu menjaga area tanam tetap rapi dan memudahkan pemilik rumah saat membersihkan halaman. Selain itu, pemasangannya juga tidak membutuhkan banyak alat.

Pembatas bambu dapat diganti sewaktu-waktu jika ingin mengubah bentuk taman. Dengan penataan sederhana, halaman rumah tetap nyaman digunakan setiap hari.

Cara membuat pembatas akar dari bambu:

  1. Potong bambu menjadi beberapa bagian pendek.
  2. Bersihkan bagian luar bambu dari kotoran.
  3. Gali jalur mengelilingi tanaman.
  4. Tancapkan bambu secara berjajar.
  5. Rapikan susunan bambu agar terlihat rata.

7. Menggunakan Batako Sisa Bangunan

Batako sisa renovasi rumah masih dapat dimanfaatkan sebagai pembatas akar tanaman. Material ini cukup kuat dan mudah dipasang di halaman rumah tipe 36. Selain membantu membatasi akar, batako juga membuat area taman lebih mudah diatur.

Batako dapat disusun langsung tanpa tambahan bahan lain. Bentuknya yang besar membantu mempercepat proses pemasangan pembatas di sekitar tanaman. Cara ini cocok untuk halaman kecil yang membutuhkan penataan sederhana.

Pemilik rumah juga dapat memindahkan batako jika ingin mengubah posisi taman. Dengan memanfaatkan material sisa, biaya penataan halaman menjadi lebih ringan.

Cara membuat pembatas akar dari batako:

  1. Bersihkan batako dari debu dan sisa semen.
  2. Tentukan area tanaman yang akan dibatasi.
  3. Gali tanah tipis di sekitar tanaman.
  4. Susun batako membentuk lingkaran atau persegi.
  5. Padatkan tanah di bagian bawah batako agar stabil.

8. Pembatas Akar dari Ember Bekas

Ember bekas dapat digunakan kembali untuk membantu mengarahkan pertumbuhan akar tanaman. Cara ini cukup praktis karena bahan mudah ditemukan di rumah dan tidak membutuhkan biaya tambahan. Selain menjaga akar tetap teratur, area taman juga terlihat lebih rapi.

Penggunaan ember cocok diterapkan pada tanaman kecil di halaman rumah tipe 36. Ember membantu akar tetap berada di area tanam sehingga tidak cepat menyebar ke jalur jalan atau dekat saluran air. Teknik pemasangannya juga cukup sederhana.

Dengan memanfaatkan ember bekas, pemilik rumah dapat mengurangi barang tidak terpakai di rumah. Halaman pun menjadi lebih mudah dirawat dan tetap nyaman digunakan setiap hari.

Cara membuat pembatas akar dari ember bekas:

  1. Pilih ember bekas yang masih kuat digunakan.
  2. Potong bagian dasar ember menggunakan alat sederhana.
  3. Gali tanah sesuai ukuran ember.
  4. Tanam ember mengelilingi tanaman hingga cukup masuk ke tanah.
  5. Rapikan area sekitar tanaman setelah pemasangan selesai.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Apa fungsi pembatas akar tanaman?

Pembatas akar membantu mengarahkan pertumbuhan akar agar tidak menyebar ke jalur jalan, saluran air, atau area lain di halaman rumah.

Material apa yang murah untuk pembatas akar?

Material yang sering digunakan antara lain batu bata bekas, bambu, batako, genteng rusak, pipa bekas, dan ember bekas.

Apakah pembatas akar cocok untuk rumah tipe 36?

Pembatas akar cocok digunakan karena membantu menjaga halaman kecil tetap rapi dan mudah dirawat.

Bagaimana cara membuat pembatas akar sederhana?

Pembatas dapat dibuat dengan menanam material bekas mengelilingi tanaman agar akar tetap berada di area tertentu.

Apakah pembatas akar harus dibeli baru?

Tidak. Banyak barang bekas di rumah yang masih dapat dimanfaatkan sebagai pembatas akar tanaman.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |