Liputan6.com, Jakarta Memiliki rumah mungil bukan berarti harus mengorbankan kenyamanan dan keindahan. Dengan luas 5x6 meter, desain rumah minimalis tetap bisa tampil menawan dan fungsional jika diatur dengan cermat. Salah satu elemen yang kini semakin digemari adalah kehadiran taman kecil di dalam rumah, baik di tengah, samping, atau belakang ruang utama.
Taman kecil tidak hanya mempercantik visual interior, tetapi juga memberikan sirkulasi udara yang lebih sehat. Udara segar dari tanaman membantu menurunkan suhu ruangan secara alami, terutama untuk hunian di iklim tropis seperti Indonesia. Selain itu, keberadaan taman juga menciptakan suasana relaksasi yang menyatu dengan interior rumah.
Konsep rumah dengan taman dalam ini juga sangat cocok diterapkan pada rumah 5x6 meter. Dengan memanfaatkan bukaan langit-langit, permainan pencahayaan alami, dan material yang ringan, hunian tetap terasa luas meskipun berdimensi kecil. Ruang hijau di dalam rumah mampu menghilangkan kesan sumpek yang kerap muncul pada rumah sempit.
Berikut 7 inspirasi model rumah minimalis berukuran 5x6 meter yang dilengkapi dengan taman kecil di dalam. Model ini tidak hanya praktis dan hemat tempat, tetapi juga menawarkan nilai estetika tinggi serta kenyamanan yang maksimal.
1. Model Rumah 5x6 dengan Taman Tengah Berkanopi
Desain ini menempatkan taman kecil tepat di tengah rumah, sebagai pemisah antara area ruang tamu dan dapur. Keberadaan kanopi kaca di atas taman membuat sinar matahari masuk secara maksimal tanpa harus khawatir hujan. Tata letak ini membuat rumah terasa terbuka, lapang, dan alami meski berada di lahan sempit.
Taman biasanya ditanami tanaman rendah seperti rumput jepang, lidah mertua, dan beberapa tanaman hias dalam pot gantung. Dinding sekitar taman bisa dihias dengan roster beton atau batu alam untuk menambah aksen alami. Taman ini juga bisa difungsikan sebagai area baca atau sudut minum teh dengan kursi rotan mungil.
Kehadiran taman tengah membuat sirkulasi udara lebih optimal dan memberikan pencahayaan alami ke seluruh sudut rumah. Model ini sangat cocok untuk keluarga kecil yang ingin tetap dekat dengan nuansa alam meski tinggal di perkotaan.
2. Rumah 5x6 dengan Taman Samping dan Dinding Kaca
Model ini menempatkan taman kecil di sisi rumah dengan dinding pembatas kaca dari ruang tamu atau dapur. Dinding kaca transparan memungkinkan penghuni tetap bisa menikmati pemandangan hijau dari dalam rumah tanpa harus keluar ruangan. Ini menciptakan efek visual yang lebih luas dan terang.
Area taman dapat diisi dengan tanaman vertikal, pot kecil, dan bebatuan putih sebagai elemen dekoratif. Beberapa orang juga menambahkan air mancur kecil untuk suara gemericik yang menenangkan. Penerapan taman samping seperti ini sangat efisien karena tidak mengganggu fungsi utama ruang di dalam rumah.
Model ini sangat cocok untuk rumah di gang sempit yang tidak memiliki halaman depan atau belakang, namun tetap ingin memaksimalkan pencahayaan dan kesegaran alami.
3. Rumah Minimalis dengan Void Atap dan Taman Mini
Konsep ini menggabungkan void atap (lubang di langit-langit rumah) dengan taman kecil yang diletakkan di bawahnya. Biasanya area taman ditempatkan di belakang rumah atau dekat tangga menuju lantai atas. Dengan adanya void, tanaman mendapat cahaya langsung dan sirkulasi udara lebih lancar.
Model taman ini dapat dibuat semi-terbuka, dikelilingi jendela atau partisi kayu untuk privasi. Tumbuhan rambat seperti sirih gading atau monstera sering dipilih karena tampilannya yang rimbun. Area ini juga bisa digunakan sebagai ruang meditasi atau tempat relaksasi setelah seharian beraktivitas.
Kombinasi void dan taman sangat ideal untuk rumah 5x6 meter karena memperkuat kesan vertikal dan menghadirkan nuansa tropis modern yang hangat.
4. Rumah 5x6 dengan Taman Kecil di Dapur Belakang
Dalam model ini, taman kecil terletak di belakang dapur dan berfungsi ganda sebagai area cuci jemur atau dapur basah. Penataan ini memungkinkan aktivitas rumah tangga dilakukan sambil menikmati udara segar. Selain itu, sisa-sisa aktivitas dapur bisa langsung dibuang ke kompos taman kecil.
Jenis tanaman yang digunakan biasanya tanaman herbal seperti kemangi, daun mint, seledri, atau cabai kecil yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan harian. Lantai bisa menggunakan batu kerikil atau ubin outdoor agar mudah dibersihkan.
Model ini sangat cocok untuk ibu rumah tangga yang hobi berkebun sekaligus ingin rumah tetap segar dan fungsional meski berada di lahan terbatas.
5. Rumah dengan Konsep Taman dalam Ruang Tamu
Alih-alih diletakkan di luar, taman kecil bisa ditaruh di sudut ruang tamu sebagai elemen interior yang artistik. Desain ini menggunakan pot terintegrasi atau platform beton rendah sebagai media tanam. Kombinasi tanaman hias, batu alam, dan pencahayaan lampu spot membuat tampilan rumah makin estetik.
Model ini cocok untuk penghuni yang menyukai konsep zen dan minimalis. Taman dalam ruang tamu tidak membutuhkan banyak perawatan karena menggunakan tanaman indoor seperti palem kuning, kaktus mini, dan anthurium. Penambahan tanaman air juga bisa jadi opsi menarik untuk estetika.
Konsep ini tidak hanya mempercantik ruang, tetapi juga membuat ruang tamu menjadi area relaksasi yang menyegarkan tanpa harus keluar rumah.
6. Rumah 5x6 Meter dengan Taman Sudut Terbuka
Model taman ini memanfaatkan sudut ruang sebagai area hijau terbuka. Letaknya bisa berada di antara dua ruangan seperti kamar tidur dan kamar mandi. Sudut rumah yang sebelumnya tidak terpakai kini bisa disulap menjadi taman mungil dengan batu, tanaman, dan lampu tanam.
Kelebihan dari desain ini adalah minimnya pemborosan ruang. Meskipun kecil, taman sudut bisa memberikan dampak visual besar karena berada di titik strategis. Penggunaan roster sebagai pemisah area taman juga menambah kesan dinamis dan lapang pada ruang.
Model ini cocok diterapkan pada rumah minimalis 5x6 meter dengan kebutuhan ruang yang padat, karena tidak mengganggu alur sirkulasi dalam rumah.
7. Rumah 5x6 dengan Taman Kering dalam Area Transisi
Taman kering atau dry garden menggunakan material seperti batu koral, pasir putih, dan tanaman kaktus. Model ini biasanya diletakkan di area transisi antara dua ruang seperti dari ruang tamu ke kamar tidur atau dapur. Karena tidak membutuhkan air dan tanah, taman kering lebih mudah dirawat dan tetap memberikan nuansa alami.
Elemen dekoratif seperti papan kayu, pot tanah liat, atau patung kecil bisa ditambahkan untuk memperkaya tampilan. Lampu temaram di malam hari membuat area taman ini menjadi spot yang sangat estetis. Taman ini juga bisa difungsikan sebagai ruang meditasi atau titik relaksasi dalam rumah.
Model ini sangat cocok untuk kamu yang tidak punya banyak waktu merawat tanaman tapi tetap ingin kehadiran unsur alam di dalam rumah.
FAQ
1. Apakah rumah 5x6 meter cukup untuk menampung taman kecil?
Tentu saja bisa. Dengan desain efisien dan pemilihan lokasi taman yang tepat seperti tengah rumah atau samping dapur, rumah mungil tetap bisa memiliki taman.
2. Apa jenis tanaman terbaik untuk taman dalam rumah?
Jenis tanaman terbaik adalah tanaman indoor seperti lidah mertua, monstera, sirih gading, dan palem kuning. Tanaman herbal juga cocok untuk taman dapur.
3. Apakah perlu atap terbuka di area taman dalam rumah?
Idealnya iya, terutama untuk taman hidup. Tapi jika tidak memungkinkan, gunakan atap kaca atau jendela besar untuk akses cahaya dan udara.
4. Apakah taman dalam rumah membuat rumah lebih lembap?
Tidak, justru taman dalam rumah dengan sirkulasi baik membantu menjaga kelembapan udara tetap seimbang dan menyegarkan ruangan secara alami.