:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311230/original/069622600_1785394175-watermarked_img_1540648258589150902.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas, menanam pohon buah dalam pot menjadi solusi praktis untuk tetap bisa menikmati hasil panen sendiri. Namun, keberhasilan budidaya tanaman buah dalam pot sangat bergantung pada pemilihan media tanam yang tepat. Pemilihan media tanam terbaik untuk pohon buah dalam pot agar subur merupakan fondasi utama yang mendukung pertumbuhan optimal dan produksi buah yang melimpah.
Media tanam memegang peran vital dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Fungsi utamanya adalah sebagai tempat akar tumbuh dan berkembang, sekaligus menyediakan pasokan air, udara, serta nutrisi yang esensial bagi tanaman. Komposisi media tanam yang sesuai akan memastikan perakaran dapat berkembang dengan baik, sehingga akar mampu menyerap air dan unsur hara secara memadai.
Untuk mencapai kesuburan maksimal pada pohon buah dalam pot, diperlukan kombinasi beberapa bahan media tanam. Setiap komponen memiliki fungsi spesifik yang saling melengkapi, mulai dari menjaga struktur tanah, menyediakan nutrisi, hingga mengatur drainase dan aerasi. Berikut beberapa media tanam terbaik untuk pohon buah dalam pot agar subur yang bisa dipilih sesuai kebutuhan tanaman, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (30/7/2026).
1. Tanah Subur sebagai Pondasi Utama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509842/original/038186400_1771766496-IMG-20260222-WA0027.jpg)
Perbesar
Tanah menjadi komponen dasar dalam media tanam yang menyediakan nutrisi alami bagi tanaman. Tanah yang gembur dan kaya humus merupakan pilihan yang baik untuk media tanam pohon buah dalam pot. Selain itu, tanah berfungsi sebagai penopang utama tanaman dan tempat akar berpegangan agar tajuk tanaman dapat berdiri kokoh.
Tanah dengan komposisi fraksi lempung, debu, dan pasir yang seimbang umumnya ideal untuk tanaman buah dalam pot. Tanah yang sehat secara alami mengandung unsur hara dan air yang penting bagi pertumbuhan tanaman. Penggunaan tanah yang tepat membantu tanaman mendapatkan sebagian besar nutrisinya secara berkelanjutan.
Apabila tanah yang digunakan tergolong berat atau liat, penambahan bahan lain sangat diperlukan untuk memperbaiki strukturnya. Tanah yang terlalu padat dapat menghambat pertumbuhan akar, sementara tanah yang terlalu gembur justru membuat tanaman mudah tercabut dan tidak stabil.
2. Kompos: Penyedia Nutrisi Organik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474810/original/056613800_1768536925-ilustrasi_membuat_pupuk_kompos_dari_ampas_teh_2.jpg)
Perbesar
Kompos adalah media tanam organik yang berasal dari proses fermentasi limbah organik, seperti jerami, sekam, daun, dan sampah kota. Penggunaan kompos terbukti dapat mengembalikan kesuburan tanah melalui perbaikan sifat fisik, kimiawi, dan biologis tanah secara menyeluruh. Kompos menyediakan nutrisi yang kaya dan meningkatkan kualitas tanah.
Kandungan bahan organik yang tinggi dalam kompos sangat penting untuk memperbaiki kondisi tanah. Kompos membantu meningkatkan kualitas tanah dengan mengembalikan bahan organik, membuat tanah lebih subur, dan memiliki kemampuan menahan air lebih baik. Kompos juga menyediakan makanan bagi mikroorganisme tanah yang bermanfaat.
Kompos mengandung banyak nutrisi esensial seperti nitrogen, fosfor, dan kalium yang secara langsung meningkatkan pertumbuhan tanaman. Tanaman yang mendapatkan nutrisi cukup cenderung tumbuh lebih cepat dan sehat. Selain itu, kompos juga dapat menekan pertumbuhan penyakit tanaman dan meningkatkan ketersediaan hara dalam tanah.
3. Pupuk Kandang untuk Kesuburan Optimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479744/original/008591800_1768988075-Panen_Pupuk_yang_Sudah_Matang.jpg)
Perbesar
Pupuk kandang merupakan pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan dan berfungsi efektif untuk meningkatkan kesuburan tanah. Pupuk kandang menyediakan unsur hara yang tinggi, sehingga sangat baik untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Penambahan pupuk organik seperti pupuk kandang membantu memperbaiki sifat fisika, kimia, dan biologi tanah secara komprehensif.
Pupuk kandang yang matang memiliki ciri gembur, remah, tidak beraroma menyengat, dan berwarna hitam pekat. Penggunaan pupuk kandang yang belum matang dapat menyebabkan munculnya bakteri yang berpotensi merusak tanaman. Pupuk kandang membantu tanaman mendapatkan asupan mineral yang membuat tanaman tumbuh subur dan menghasilkan tunas baru.
Pupuk kandang dapat dicampurkan ke dalam media tanam dengan proporsi tertentu, misalnya 1 bagian pupuk kandang untuk tanah berat. Pemberian pupuk kandang secara berkala sangat penting untuk menjaga kesuburan media tanam dalam jangka panjang.
4. Sekam Bakar: Penyeimbang pH dan Aerasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311231/original/078588300_1785394175-watermarked_img_17986898858936958840.jpg)
Perbesar
Sekam bakar adalah media tanam yang berasal dari kulit padi sisa penggilingan beras yang telah melalui proses pembakaran. Sekam bakar memiliki pH sekitar 8,5 hingga 9,0, sehingga sangat cocok untuk meningkatkan pH tanah yang cenderung asam. Bahan ini juga membantu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan pertukaran udara di sekitar akar.
Sekam bakar memperbaiki porositas tanah dengan menambah pori makro untuk meneruskan kelebihan air, sekaligus menambah pori mikro untuk menyimpan oksigen yang dibutuhkan akar. Kandungan silika pada sekam bakar dapat memperkuat struktur daun tanaman. Sekam bakar juga memiliki kemampuan mengikat unsur hara agar tidak mudah hilang saat proses penyiraman.
Sekam bakar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dan membantu tanaman tumbuh optimal. Bahan ini juga steril dari hama dan penyakit, serta mendukung tumbuhnya mikroorganisme baik dalam media tanam. Sekam bakar memiliki kandungan karbon dan fosfat yang baik untuk pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.
5. Cocopeat: Penahan Air dan Anti-Jamur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311232/original/087165600_1785394175-watermarked_img_9399206748826328154.jpg)
Perbesar
Cocopeat, atau serbuk sabut kelapa, adalah media tanam organik yang terbuat dari limbah sabut kelapa. Cocopeat memiliki daya serap air yang tinggi dan dapat menyimpan air lebih banyak daripada tanah biasa. Kemampuan ini membantu menjaga kelembapan media tanam lebih lama, sehingga mengurangi frekuensi penyiraman.
Cocopeat memiliki pori-pori yang memudahkan pertukaran udara, sebuah faktor penting untuk kesehatan akar tanaman. Struktur cocopeat yang berpori memungkinkan akar tumbuh bebas dan menyerap nutrisi lebih baik. Cocopeat juga memiliki sifat anti-jamur dan anti-bakteri alami yang membantu mencegah penyakit pada tanaman.
Cocopeat merupakan bahan yang ramah lingkungan karena terbuat dari limbah pertanian dan dapat terdegradasi dengan baik. Teksturnya yang mirip tanah membuat tanaman dapat beradaptasi dengan baik. Cocopeat juga dapat membantu menghindari hama dan gulma tertentu yang sering mengganggu pertumbuhan tanaman.
6. Pasir: Peningkat Drainase dan Aerasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311233/original/097528700_1785394175-watermarked_img_12614192930810554609.jpg)
Perbesar
Pasir adalah komponen media tanam yang berfungsi utama untuk meningkatkan drainase dan aerasi. Media tanam bertekstur pasir sangat mudah diolah dan memiliki ketersediaan rongga udara yang baik di dalamnya. Pasir membantu memperbaiki tanah yang padat dan secara signifikan mengurangi risiko pembusukan akar akibat genangan air.
Meskipun memiliki drainase yang sangat baik, pasir memiliki kemampuan menyimpan air yang relatif rendah. Oleh karena itu, pasir biasanya digunakan sebagai campuran dengan media tanam lain untuk menyeimbangkan sifatnya. Penambahan pasir membantu mencegah penggenangan air dalam pot, yang bisa merugikan akar tanaman.
Pasir dapat dicampurkan dengan tanah dan pupuk kandang untuk media tanam jeruk, misalnya. Proporsi pasir dalam campuran media tanam dapat disesuaikan dengan jenis tanaman dan kondisi tanah awal, untuk mencapai keseimbangan yang optimal.
7. Vermikulit dan Perlit: Amandemen Tanah Anorganik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311234/original/007997200_1785394176-watermarked_img_18350278055988817355.jpg)
Perbesar
Vermikulit adalah mineral alami yang dipanaskan untuk menghasilkan bahan ringan yang memiliki kemampuan menahan kelembaban dan mengatur suhu media tanam. Vermikulit meningkatkan volume, drainase, dan aerasi media perakaran. Struktur pori-pori vermikulit memungkinkan udara dan air bergerak bebas di sekitar akar, memastikan pasokan oksigen yang cukup untuk respirasi akar.
Perlit adalah batuan vulkanik alami yang diolah menjadi bahan ringan, berpori, dan berwarna putih. Perlit digunakan untuk memberikan aerasi yang baik dan memfasilitasi drainase sambil tetap mempertahankan retensi air yang memadai. Perlit membantu memperbaiki tanah yang padat dan mengurangi risiko pembusukan akar.
Kedua bahan ini sering digunakan sebagai amandemen tanah anorganik untuk memperbaiki sifat fisik tanah, termasuk retensi air, drainase, dan aerasi. Vermikulit memiliki kemampuan unik untuk menahan dan melepaskan nutrisi secara bertahap. Penggunaan vermikulit dan perlit sebaiknya dikombinasikan dengan bahan organik untuk mengoptimalkan penyerapan unsur hara oleh tanaman.
Tanya Jawab Seputar Perawatan Pohon Buah dalam Pot
Berapa kali pohon buah dalam pot harus disiram?
Penyiraman umumnya dilakukan satu hingga dua kali sehari pada musim kemarau, atau setidaknya dua hari sekali. Pada musim hujan, penyiraman dapat dikurangi dan hanya dilakukan ketika tanah terlihat kering.
Apakah pohon buah dalam pot memerlukan pupuk?
Ya, pemupukan rutin sangat penting untuk memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup. Pemupukan pertama dapat dilakukan setelah satu bulan penanaman, dan selanjutnya setiap tiga hingga empat bulan sekali.
Kapan waktu terbaik untuk memindahkan pohon buah ke pot yang lebih besar?
Penggantian pot atau repotting dilakukan ketika akar tanaman sudah memenuhi pot, untuk memberikan ruang tumbuh yang lebih leluasa. Ukuran pot yang ideal untuk tanaman buah memiliki diameter minimal 30-50 cm, disesuaikan dengan jenis tanaman.
Bagaimana cara mencegah hama pada pohon buah dalam pot?
Langkah pencegahan meliputi membersihkan gulma di sekitar pot, memilih bibit yang tahan hama, dan menarik serangga bermanfaat sebagai predator alami. Jika hama sudah menyerang, pembersihan secara langsung atau penggunaan pestisida organik dapat dilakukan.
Apa tanda-tanda pohon buah dalam pot kekurangan nutrisi?
Tanda-tanda kekurangan nutrisi dapat berupa pertumbuhan yang kurang dari normal, daun menguning, atau daun menggulung. Tanaman yang sehat dan subur menunjukkan pertumbuhan optimal dan produksi buah yang baik.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311590/original/093046700_1785409061-hlh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309577/original/026104800_1785231650-TefO7ZgMmOT093oFRBMB3Az6dUeyTRSvRGHyoKbt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404349/original/077032700_1762403317-pexels-karola-g-5902919.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311578/original/001820500_1785407563-baf06957-c224-4dc9-8df6-03fb8e41f42f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4686810/original/057930900_1702575320-Ilustrasi_main_HP_sambil_tiduran__kangen__LDR__membaca_pesan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309409/original/065141700_1785226833-I4PcH05wdyvv8AmGlf9BUGeqIIMSg5E8tP5CJcM6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311313/original/060149600_1785399147-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309237/original/072261300_1785221446-KfdLwbkW2Qn3XvGuk5AFfN4sLuYU3cjLduwoSK86.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311568/original/082875700_1785406663-8babbdf5-359b-46c4-9c10-915d97b103bf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311552/original/007291500_1785405619-Untitled8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311323/original/048829700_1785399240-5ac7cf40-51e4-4eb5-ad25-8180a6b97e73.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311510/original/084252100_1785404428-watermarked_img_4113658364125767107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3508101/original/084891400_1626074079-melon-2691415_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311503/original/021692200_1785403935-ex.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311243/original/062105200_1785395099-Inspirasi_rak_penyimpanan_dari_galon_bekas_untuk_dapur_mungil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311396/original/047058800_1785401924-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215585/original/024288200_1746859966-Diet_Plant-Based.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311498/original/041341600_1785403837-61990b46-99e8-46e1-9838-ea523f601db8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311367/original/045807300_1785400918-watermarked_img_10777769723126254383.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311375/original/018585100_1785400947-Desain_spanduk_17_Agustus_2026_yang_kreatif_dan_belum_pernah_dibuat.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552830/original/094815200_1775832773-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551751/original/092211600_1775740607-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4789531/original/047657400_1711842914-20240331-Malam_Paskah-AFP_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545506/original/095111700_1775196399-Gemini_Generated_Image_qunmakqunmakqunm.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449723/original/039403000_1766112570-Advertorial-Aplikasi_Alpha_Inv_Des25-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558460/original/066569600_1776419680-HL_mangga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560536/original/020239000_1776672350-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7026414/original/064378700_1779801039-Gemini_Generated_Image_bb1cq2bb1cq2bb1c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559831/original/019905700_1776645721-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557096/original/065659700_1776318001-Gambar_Rumah_Sederhana_6x9_di_Kampung_Dekat_Sawah_yang_Jadi_Tren_Desain_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550117/original/093812400_1775637545-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547853/original/042614700_1775473865-dpr1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545060/original/007773900_1775124073-Rumah_Tropis_Minimalis_-_Jendela_Louver.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5705844/original/009190100_1778588694-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566397/original/034900000_1777180569-Desain_Rumah_50_Juta_dengan_Ventilasi_Silang_Alami_Model_Teras_Ganda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551685/original/058687600_1775734917-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545090/original/026973600_1775125080-Teras_Pot_Bertingkat_Stepping_Stone.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547126/original/096181400_1775447470-Depan_Rumah_Coran_Minimalis.jpg)