14 Cara Agar Bisa Menangis untuk Melegakan Emosi yang Terpendam

9 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta Ada kalanya dada terasa sesak oleh perasaan, tetapi air mata justru enggan mengalir. Cara agar bisa menangis ternyata bisa dilatih, mulai dari trik fisik sederhana hingga menyentuh sisi emosi paling dalam.

Kuncinya adalah memberi ruang bagi tubuh dan hati untuk jujur pada perasaannya. Dengan mengenali pemicu emosi dan mengendurkan pertahanan diri, cara agar bisa menangis akan terasa jauh lebih ringan.

Menangis adalah respons alami tubuh terhadap emosi yang kuat, entah itu sedih, marah, takut, maupun bahagia. Dilansir dari Healthline, menangis membantu memulihkan keseimbangan emosi, dan setelah tangisan mereda, mengaktifkan sistem saraf parasimpatis sehingga tubuh merasa lebih tenang. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa tangisan emosional dapat membantu mengurangi rasa sakit pada sebagian orang.

Cara Agar Bisa Menangis dengan Teknik Fisik

Saat emosi terasa membeku, tubuh sering butuh pemicu fisik untuk membuka keran air mata. Sederet cara agar bisa menangis berikut memanfaatkan reaksi alami mata serta pernapasan, dan bisa langsung kamu praktikkan tanpa alat khusus.

Lena Suarez-Angelino, seorang terapis berlisensi (LCSW), dikutip dari AOL, menyatakan, "Ketika kamu menekan kebutuhan alami tubuh dan emosi, tubuh akan berusaha memulihkan keseimbangannya kembali."

  1. Cukupi kebutuhan cairan tubuh: Air mata sebagian besar tersusun dari air, sehingga tubuh yang dehidrasi akan kesulitan memproduksinya. Minum cukup air sebelum mencoba menangis membuat kelenjar air mata lebih mudah bekerja.

  2. Tatap satu titik tanpa berkedip: Cobalah menatap dinding kosong selama 20 hingga 30 detik tanpa mengedipkan mata. Mata akan mulai terasa perih dan berair hingga akhirnya satu atau dua tetes air mata jatuh.

  3. Menguap beberapa kali: Menguap menekan kelenjar air mata dan merangsang produksi cairan di permukaan mata. Lakukan beberapa kali, bahkan dengan mulut tertutup, untuk membangunkan saluran air mata.

  4. Atur pola napas: Tarik napas pendek dan agak cepat untuk memancing respons emosional tubuh, atau sebaliknya, embuskan napas panjang untuk melepas ketegangan. Kamu bisa meniru ritme napas orang yang sedang terisak, atau berlatih teknik pernapasan 4-7-8 untuk mengendurkan pertahanan diri.

  5. Manfaatkan aroma menyengat: Mengiris bawang atau mengoleskan sedikit balsam mentol di bawah mata, tanpa mengenai bola mata, bisa memancing air mata refleks. Trik ini kerap dipakai untuk memulai tangisan secara instan ketika emosi belum juga muncul.

Baca juga: latihan pernapasan praktis untuk meredakan kecemasan dan teknik relaksasi otot untuk menenangkan pikiran.

Cara Agar Bisa Menangis lewat Pendekatan Emosional

Teknik fisik saja kadang tidak cukup jika hati masih menutup diri rapat-rapat. Cara agar bisa menangis yang paling melegakan justru datang dari menyentuh emosi secara jujur, bukan sekadar memaksakan air mata keluar dari mata.

  1. Hadirkan kembali kenangan menyakitkan: Ingat kembali momen kehilangan, perpisahan, atau kekecewaan yang pernah kamu alami, lalu rasakan kembali emosinya secara utuh. Membaca kata-kata sedih yang menyentuh hati atau kumpulan kata-kata sad girl juga bisa membantu memancing perasaan itu naik ke permukaan.

  2. Dengarkan musik yang menyentuh hati: Pilih lagu yang punya kaitan emosional secara pribadi, misalnya lagu kenangan bersama seseorang. Melodi dan lirik yang tepat mampu membawamu kembali ke momen tertentu sehingga emosi yang terpendam ikut mengalir.

  3. Tonton film sedih atau baca kisah pilu: Tayangan yang mengharukan efektif membuka pintu air mata karena kita ikut larut dalam cerita tokohnya. Kamu bisa memilih film sedih yang bikin banjir air mata, drakor sedih di Netflix, drama China yang menguras emosi, hingga film anime sedih.

  4. Tuangkan perasaan lewat tulisan: Menulis jurnal, surat yang tak akan dikirim, atau sekadar catatan tentang apa yang kamu rasakan membantu emosi naik ke permukaan. Aktivitas ini termasuk cara meluapkan emosi yang sehat, dan bisa dimulai dengan merangkai kata-kata sedih buat diri sendiri.

  5. Berbagi cerita dengan orang terpercaya: Membuka perasaan kepada keluarga, sahabat, atau pasangan menciptakan rasa aman untuk menangis tanpa dihakimi. Sering kali, air mata baru mengalir ketika ada seseorang yang benar-benar mau mendengarkan.

Menurut para ahli, aktivitas reflektif seperti berjalan santai tanpa banyak distraksi dapat membantu seseorang lebih menyadari emosi yang selama ini terabaikan. Ketika pikiran tidak terus-menerus dipenuhi gawai atau rangsangan lain, sebagian orang mungkin lebih mudah memproses perasaan yang terpendam, termasuk munculnya dorongan untuk menangis.

Cara Agar Bisa Menangis ala Aktor Profesional

Para aktor terlatih menguasai seni menghadirkan air mata sesuai tuntutan adegan. Sebagian trik mereka bisa kamu adopsi sebagai cara agar bisa menangis saat perasaan benar-benar butuh disalurkan, terutama ketika emosi terasa mandek.

Menurut Backstage, kemampuan menangis sesuai perintah sering dianggap sebagai standar tertinggi dalam akting karena memperlihatkan penguasaan aktor terhadap instrumen emosionalnya. Kunci utamanya adalah berhenti memaksakan diri dan justru fokus pada kebenaran emosi yang sedang dimainkan.

Aktor Mike Colter, dikutip dari Backstage, menyatakan, "Kamu harus mengenali pemicu emosimu, mengingat apa yang membuatmu emosional, lalu memanggil kembali pengalaman itu ketika dibutuhkan."

  1. Manfaatkan ingatan emosional: Panggil kembali pengalaman pribadi yang punya bobot emosi serupa dengan perasaan yang ingin kamu munculkan. Teknik ini disebut emotional recall dan menjadi andalan banyak aktor untuk mengakses emosi yang jujur.

  2. Ciptakan situasi imajinatif: Bayangkan sebuah skenario yang menyayat hati, meski hal itu tidak pernah benar-benar terjadi padamu. Semakin detail indra yang kamu libatkan, semakin nyata emosi yang muncul.

  3. Kenali pemicu emosi dirimu: Setiap orang punya "tombol" emosi yang berbeda, entah itu soal kehilangan, pengkhianatan, atau rasa bersalah. Dengan memetakan pemicu ini, kamu bisa memanggilnya kapan pun diperlukan.

  4. Fokus pada emosi, bukan pada air matanya: Jangan jadikan tetesan air mata sebagai tujuan, karena justru akan membuatmu tegang dan gagal. Biarkan tangisan menjadi hasil alami dari emosi yang kamu rasakan sepenuhnya.

Manfaat Menangis untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Menangis bukan tanda kelemahan, melainkan mekanisme alami tubuh untuk memulihkan diri. Setelah menemukan cara agar bisa menangis dan melepaskan beban, ada banyak manfaat yang bisa kamu rasakan, sebagaimana diulas dalam pembahasan menangis bukan tanda lemah.

Sebagaimana dijelaskan dalam berbagai pembahasan di Psychology Today, tawa dan tangisan sama-sama dapat membantu melepaskan ketegangan emosional ketika seseorang menghadapi emosi yang intens. Berikut sederet manfaat yang membuat air mata layak dihargai.

  • Meredakan stres: News-Medical mengulas penelitian yang menunjukkan bahwa air mata emosional mengandung zat yang berkaitan dengan respons stres, termasuk kortisol, meski efek tangisan terhadap penurunan kadar hormon tersebut belum dapat dipastikan sepenuhnya. Inilah alasan hati terasa lebih ringan usai menangis, seperti diulas dalam manfaat mengeluarkan air mata.

  • Meredakan rasa sakit: Menangis dalam durasi cukup lama memicu pelepasan oksitosin dan endorfin yang bekerja sebagai pereda nyeri alami. Minkyung Chung, terapis dari Talkspace, menuturkan, "Menangis dapat membantu emosi yang terpendam keluar dan membuat tubuh melepaskan sebagian ketegangan yang selama ini menumpuk."

  • Memperbaiki suasana hati: Setelah menangis, banyak orang merasa lebih lega dan tenang. Efek ini turut membantu memperbaiki mood, bahkan disebut mampu menurunkan tekanan darah dalam ulasan 11 manfaat menangis.

  • Menenangkan sistem saraf: Sebagaimana dijelaskan oleh University of Colorado Anschutz Medical Campus, menangis dapat memicu aktivasi sistem saraf parasimpatis yang membantu tubuh kembali tenang setelah mengalami stres. Respons ini membantu meredakan kondisi 'lawan atau lari' yang muncul saat emosi sedang intens.

  • Mempererat hubungan sosial: Air mata mengirim sinyal bahwa kita sedang membutuhkan dukungan. Sebuah makalah riset dari University of Pittsburgh tentang neurobiologi tangisan emosional manusia menyebutkan bahwa menangis dengan air mata dapat membantu memfasilitasi terbentuknya hubungan sosial. Sementara itu, laporan Michigan State University Extension menjelaskan bahwa air mata emosional dapat membangkitkan empati dan mendorong respons yang lebih suportif dari orang lain.

  • Menjaga kesehatan mata: Air mata membantu membersihkan mata dari debu dan bakteri sekaligus menjaganya tetap lembap. Manfaat fisik ini dibahas pula dalam ulasan manfaat menangis untuk kesehatan mental dan mata.

  • Membantu tidur lebih nyenyak: Efek menenangkan, meredakan nyeri, dan memperbaiki mood dari menangis bisa membuat tubuh lebih rileks. Kondisi ini memudahkan seseorang untuk terlelap dengan lebih pulas.

Pada akhirnya, memaksakan air mata bukanlah tujuan utama; yang terpenting adalah memberi izin pada diri untuk jujur terhadap perasaan. Jika kesulitan menangis terus berlanjut dan membuatmu merasa mati rasa dalam waktu lama, berkonsultasi dengan psikolog adalah langkah yang bijak, dan kamu bisa mulai memahami cara menangis yang sehat sebagai bentuk perawatan diri.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Agar Bisa Menangis

Kenapa saya sulit menangis padahal sedang sedih?

Sulit menangis saat sedih bisa dipicu oleh kebiasaan menahan emosi, kondisi mata kering, kelelahan, atau cara seseorang memproses perasaan. Selama tidak mengganggu keseharian, hal ini umumnya wajar; namun jika kamu merasa mati rasa dalam waktu lama, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mental bisa sangat membantu.

Apakah menangis baik untuk kesehatan mental?

Ya, menangis merupakan bentuk katarsis yang membantu melepaskan hormon stres, meredakan ketegangan, dan memperbaiki suasana hati. Selama tidak berlebihan, menangis justru menyehatkan mental dan membuat perasaan terasa lebih lega serta ringan.

Bagaimana cara menangis dengan cepat saat dibutuhkan?

Cara agar bisa menangis dengan cepat biasanya menggabungkan trik fisik dan emosional, seperti menatap satu titik tanpa berkedip, menguap berulang, mengenang momen menyedihkan, atau mendengarkan musik yang menyentuh. Semakin jujur kamu pada perasaan sendiri, semakin mudah air mata mengalir.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |