7 Cara Merangsang Pohon Duku agar Cepat Berbuah di Pekarangan

6 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Pohon buah yang sudah tumbuh besar belum tentu langsung menghasilkan buah. Pembungaan dipengaruhi oleh kondisi tanaman dan lingkungan di sekitarnya, termasuk ketersediaan air, unsur hara, cahaya, serta kondisi tanah. Karena itu, pertumbuhan daun dan cabang yang terus berlangsung tidak selalu diikuti oleh munculnya bunga.

Hal tersebut juga bisa terjadi pada pohon duku yang ditanam di pekarangan. Perawatan yang hanya berfokus pada penyiraman dan pembersihan area sekitar batang belum tentu cukup jika kebutuhan tanaman belum terpenuhi. Pemupukan dan kondisi cabang juga perlu diperhatikan agar pertumbuhan tanaman tidak terus berfokus pada bagian vegetatif.

Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika pohon duku sudah lama tumbuh tetapi belum juga berbuah? Beberapa langkah perawatan versi Liputan6 berikut bisa diterapkan sesuai kondisi di tempat Anda, Selasa (22/9).

1. Atur Penyiraman untuk Mendukung Pembungaan

Pembungaan pohon duku berkaitan dengan periode kering yang kemudian diikuti ketersediaan air.

Merujuk Kajian IPB Digitani, bunga duku umumnya muncul setelah tanaman mengalami periode kering selama beberapa waktu. Karena itu, penyiraman tidak perlu dilakukan terus-menerus ketika kondisi tanah masih menyimpan air.

Di pekarangan, pengaturan air bisa dilakukan dengan memperhatikan hujan dan kondisi tanah. Ketika hujan masih sering turun, penyiraman bisa dikurangi. Setelah periode kering berlalu, air diberikan kembali untuk membantu tanaman melanjutkan proses pembentukan bunga dan buah.

2. Berikan Pupuk Sesuai Kondisi Tanaman

Pemupukan menjadi bagian penting dalam cara merangsang pohon duku karena tanaman membutuhkan unsur hara untuk mempertahankan pertumbuhan sekaligus menghasilkan buah.

Berdasarkan buku Pedoman Sertifikasi Fitosanitari Buah Duku Indonesia yang diterbitkan Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa pohon duku akan baik jika tumbuh di PH tanah 6-7, namun tanaman duku relatif lebih toleran terhadap keadaan tanah masam.

Meski begitu, pemberian pupuk sebaiknya tidak dilakukan dengan asal-asalan. Menambah atau mengurangi dosis secara sembarangan akan tetap mempengaruhi pertumbuhannya. Untuk pohon yang sudah besar, pemilik pekarangan bisa menggunakan pupuk organik dan pupuk sesuai anjuran.

3. Kurangi Cabang yang Mengganggu

Pemangkasan bisa membantu mengatur pertumbuhan cabang dan membuat bagian dalam tajuk tidak terlalu tertutup. Cabang yang tumbuh terlalu rapat dapat dikurangi secara bertahap agar cahaya bisa mencapai bagian tanaman yang membutuhkan.

Langkahnya bisa dilakukan sebagai berikut:

  • Buang cabang yang kering atau rusak.
  • Potong cabang yang tumbuh saling bertumpuk.
  • Kurangi tunas yang tumbuh menuju bagian dalam tajuk.
  • Hindari memangkas banyak cabang sekaligus.
  • Gunakan alat yang bersih agar luka potongan tidak menjadi tempat masuk gangguan tanaman.

4. Jaga Tanah Tetap Mendukung Pertumbuhan Akar

Kondisi tanah ikut menentukan kemampuan tanaman memperoleh air dan unsur hara. Duku memiliki perakaran yang dalam, sehingga kondisi tanah di sekitar pohon perlu dijaga dan tidak dibiarkan terus-menerus tergenang. Penelitian mengenai produksi duku di Jambi juga menemukan hubungan antara kondisi air tanah dan produksi tanaman.

Tanah di sekitar pohon bisa diberi bahan organik dan dibersihkan dari rumput yang mengambil air serta unsur hara. Namun, bahan organik tidak perlu ditumpuk menempel pada batang. Berikan ruang di sekitar pangkal batang agar tetap kering dan tidak mudah menjadi tempat gangguan tanaman.

5. Berikan Jeda dari Pertumbuhan Daun

Pohon yang terus menghasilkan tunas dan daun belum tentu segera masuk ke tahap pembentukan bunga. Karena itu, perawatan perlu diarahkan agar tanaman memiliki kondisi yang mendukung perubahan pertumbuhan tersebut.

Beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu:

  • Hindari pemberian pupuk nitrogen secara berlebihan.
  • Amati pertumbuhan tunas baru sebelum menambah pupuk.
  • Kurangi penyiraman ketika kondisi tanah masih cukup basah.
  • Berikan air kembali setelah periode kering sesuai kondisi tanaman.
  • Jangan membuat tanaman mengalami kekeringan sampai daun dan cabang mengalami kerusakan.

6. Pilih Bibit dengan Cara Perbanyakan yang Tepat

Jika pohon duku masih berupa tanaman baru dan tujuan utamanya mendapatkan buah dalam waktu lebih singkat, asal bibit perlu diperhatikan sejak awal. Duku yang diperbanyak dari biji membutuhkan waktu lama untuk menghasilkan buah, sedangkan perbanyakan vegetatif seperti sambung pucuk bisa mempercepat tanaman memasuki masa produksi.

Artinya, cara merangsang pohon duku bukan hanya berkaitan dengan perawatan setelah tanaman tumbuh. Pemilihan bahan tanam juga ikut menentukan waktu tanaman memasuki masa berbuah. Untuk penanaman baru di pekarangan, bibit hasil sambung pucuk dari induk yang sudah berbuah bisa menjadi pilihan yang perlu dipertimbangkan.

7. Periksa Hama dan Penyakit Secara Berkala

Tanaman yang mengalami gangguan pada daun, batang, atau buah akan kesulitan mempertahankan pertumbuhan. Karena itu, pemeriksaan bagian tanaman perlu dilakukan saat melakukan penyiraman, pemangkasan, atau pemupukan.

Perhatikan perubahan pada daun, adanya serangga, cabang yang rusak, serta kondisi buah jika tanaman sudah mulai menghasilkan. Gangguan yang ditemukan bisa ditangani sesuai jenisnya. Dinas Pertanian juga memasukkan pemeliharaan dan pengendalian hama sebagai bagian dari budidaya duku.

Perawatan tersebut perlu dilakukan secara bertahap. Pohon duku yang belum berbuah tidak selalu bisa dipacu dalam waktu singkat karena pembungaan dipengaruhi umur tanaman, asal bibit, kondisi lingkungan, air, dan ketersediaan unsur hara. Dengan memahami penyebabnya, pemilik pekarangan bisa memilih tindakan yang sesuai tanpa memberikan perlakuan berlebihan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Merangsang Pohon Duku

1. Mengapa pohon duku sulit berbuah?

Pohon duku bisa sulit berbuah ketika kondisi yang mendukung pembungaan belum terbentuk, termasuk periode kering, ketersediaan unsur hara, dan kondisi lingkungan.

2. Apakah pohon duku perlu sering disiram?

Pohon duku membutuhkan air, tetapi penyiraman perlu disesuaikan dengan kondisi tanah dan musim. Genangan juga perlu dicegah karena bisa mengganggu kondisi akar.

3. Apakah pupuk bisa membuat pohon duku cepat berbuah?

Pupuk membantu memenuhi kebutuhan unsur hara, tetapi tidak otomatis membuat pohon langsung berbuah. Jenis dan jumlah pupuk perlu disesuaikan dengan kondisi tanaman.

4. Berapa lama pohon duku dari biji bisa berbuah?

Tanaman duku dari biji membutuhkan waktu lebih lama untuk memasuki masa berbuah dibandingkan tanaman hasil perbanyakan vegetatif.

5. Apakah pemangkasan bisa membantu pohon duku berbuah?

Pemangkasan bisa membantu mengatur pertumbuhan cabang dan membuka ruang bagi cahaya masuk ke bagian tanaman. Pelaksanaannya sebaiknya dilakukan bertahap agar tanaman tidak mengalami gangguan pertumbuhan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |