11 Cara Membuat Pohon Sirsak Pendek tapi Cepat Berbuah, Perawatannya Lebih Praktis

4 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat pohon sirsak pendek tapi cepat berbuah dapat dilakukan dengan perawatan yang tepat agar tanaman tetap produktif tanpa membutuhkan lahan luas. Pemilihan bibit, pemangkasan, pemberian nutrisi, serta pengendalian hama menjadi beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.

Pemangkasan rutin dalam cara membuat pohon sirsak pendek tapi cepat berbuah membantu menjaga tinggi tanaman sekaligus memudahkan perawatan dan pemanenan. Cabang yang tidak diperlukan dapat dikurangi agar pertumbuhan tanaman lebih terarah.

Selain pemangkasan, kebutuhan air dan nutrisi juga perlu dipenuhi untuk mendukung pertumbuhan serta pembentukan bunga. Penerapan cara membuat pohon sirsak pendek tapi cepat berbuah secara konsisten dapat membantu menjaga tanaman tetap sehat dan produktif.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara membuat pohon sirsak pendek tapi cepat berbuah, Selasa (22/9/2026).

1. Pilih Bibit dari Perbanyakan Vegetatif

Pemilihan bibit menjadi langkah awal untuk mendapatkan pohon sirsak yang sehat dan lebih cepat memasuki fase berbuah. Bibit hasil perbanyakan vegetatif, seperti okulasi atau cangkok, umumnya lebih cepat berbuah dibandingkan tanaman yang berasal dari biji karena memiliki tingkat kematangan fisiologis yang lebih baik. Pilih bibit dengan batang kokoh, daun hijau segar, pertumbuhan normal, serta tidak menunjukkan tanda serangan hama maupun penyakit.

2. Pilih Varietas yang Produktif

Varietas yang dikenal produktif dapat menjadi pilihan untuk budidaya sirsak, terutama jika tanaman akan dipelihara di lahan terbatas atau menggunakan pot.

Selain mempertimbangkan karakter buah dan produktivitas, pilih bibit yang pertumbuhannya sehat serta sesuai dengan kondisi lingkungan tempat penanaman. Bibit yang mampu beradaptasi dengan baik akan lebih mudah dirawat dan dikembangkan.

3. Pastikan Tanaman Mendapatkan Sinar Matahari yang Cukup

Sirsak membutuhkan cahaya matahari yang cukup untuk mendukung pertumbuhan vegetatif maupun pembentukan bunga dan buah. Pilih lokasi yang memperoleh sinar matahari langsung selama beberapa jam setiap hari dan tidak terlalu terhalang oleh bangunan atau pohon lain.

Pencahayaan yang baik juga membantu menjaga tajuk tidak terlalu lembap sehingga sirkulasi udara di sekitar tanaman tetap optimal.

Tanah yang subur dan tidak mudah tergenang diperlukan agar akar sirsak dapat berkembang dengan baik. Gunakan media tanam yang kaya bahan organik, gembur, serta memiliki drainase yang baik.

Jika ditanam dalam pot, pastikan wadah mempunyai lubang pembuangan air yang cukup. Kondisi media yang terlalu basah dalam waktu lama dapat mengganggu kesehatan akar dan pertumbuhan tanaman.

5. Atur Jarak Tanam atau Ukuran Pot

Pada penanaman di lahan, berikan jarak yang cukup antartanaman agar setiap pohon memperoleh cahaya dan sirkulasi udara yang memadai. Jarak tanam dapat disesuaikan dengan kondisi lahan, varietas, serta pola pemeliharaan yang digunakan. Untuk tabulampot, gunakan pot yang cukup besar dan kokoh agar perkembangan akar tetap leluasa. Ukuran wadah juga perlu disesuaikan seiring pertumbuhan tanaman supaya akar tidak terlalu terbatas.

6. Lakukan Pemangkasan untuk Mengontrol Tinggi Tanaman

Pemangkasan merupakan bagian penting jika ingin mempertahankan pohon sirsak tetap pendek dan mudah dirawat. Pangkas cabang yang tumbuh terlalu panjang, mengarah ke dalam, bersilangan, atau terlalu rapat.

Pemangkasan dapat dilakukan secara bertahap untuk membentuk tajuk yang lebih rendah dan terbuka. Dengan bentuk seperti ini, cahaya lebih mudah masuk ke bagian dalam tajuk dan proses pemanenan juga menjadi lebih praktis.

7. Pangkas Cabang yang Tidak Produktif

Selain membentuk tajuk, pemangkasan dapat dilakukan untuk membuang cabang yang kering, rusak, sakit, atau tidak diperlukan. Setelah tanaman selesai berbuah, cabang yang tidak produktif dapat dipangkas secara selektif agar pertumbuhan tunas baru lebih terarah.

Gunakan alat potong yang bersih dan tajam untuk menghasilkan luka potongan yang rapi. Hindari memangkas terlalu banyak bagian tanaman sekaligus karena dapat menyebabkan tanaman mengalami stres dan menghambat pertumbuhan.

8. Berikan Pupuk Sesuai Fase Pertumbuhan

Kebutuhan nutrisi sirsak perlu disesuaikan dengan tahap pertumbuhannya. Nitrogen berperan dalam mendukung pertumbuhan daun dan batang, sedangkan fosfor dan kalium turut dibutuhkan dalam pembentukan bunga serta perkembangan buah.

Pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang yang sudah matang juga dapat digunakan untuk membantu memperbaiki kondisi media tanam. Pemupukan sebaiknya dilakukan secara teratur dengan dosis yang disesuaikan dengan usia, ukuran, dan kondisi tanaman.

9. Jaga Ketersediaan Air

Penyiraman secara teratur membantu menjaga tanaman tetap sehat, terutama ketika curah hujan rendah atau cuaca sedang panas. Siram tanaman sesuai kondisi media tanam dan pastikan air dapat mengalir dengan baik agar tidak terjadi genangan.

Pada tanaman dalam pot, kelembapan media perlu lebih sering diperhatikan karena tanah dapat lebih cepat mengering. Hindari pola penyiraman yang berlebihan maupun terlalu jarang karena keduanya dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

10. Bantu Penyerbukan Jika Pembentukan Buah Kurang Optimal

Penyerbukan buatan dapat dilakukan sebagai salah satu upaya membantu pembentukan buah ketika penyerbukan alami kurang optimal. Serbuk sari dapat dipindahkan ke bagian bunga yang berfungsi menerima serbuk sari menggunakan kuas kecil yang bersih.

Waktu pelaksanaan perlu diperhatikan karena kesiapan bagian bunga jantan dan betina tidak selalu berlangsung pada saat yang sama. Teknik ini dapat menjadi pilihan tambahan, terutama ketika tanaman sudah berbunga tetapi buah yang terbentuk masih sedikit.

11. Kendalikan Hama dan Penyakit Sejak Dini

Periksa daun, tunas, ranting, bunga, dan buah secara rutin untuk mendeteksi serangan hama maupun penyakit sejak awal. Sirsak dapat mengalami gangguan dari hama seperti kutu putih, kutu sisik, dan lalat buah, serta penyakit yang berkaitan dengan jamur atau kondisi media yang terlalu lembap.

Bagian tanaman yang terserang dapat segera dibersihkan atau dipangkas jika diperlukan. Jaga kebersihan area tanam, perbaiki sirkulasi udara, dan gunakan pestisida sesuai jenis serta dosis pada label apabila pengendalian diperlukan.

Pertanyaan Seputar Cara Membuat Pohon Sirsak Pendek tapi Cepat Berbuah

Berapa lama waktu yang dibutuhkan pohon sirsak dari bibit vegetatif untuk berbuah?

Bibit sirsak dari perbanyakan vegetatif seperti okulasi atau cangkok dapat mulai berbuah dalam usia 1-2 tahun setelah tanam.

Kapan waktu terbaik untuk melakukan pemangkasan awal pada pohon sirsak?

Pemangkasan awal sebaiknya dilakukan saat pohon sirsak masih muda, sekitar 6-12 bulan setelah penanaman.

Bagaimana teknik 'stres air' dapat merangsang pembungaan sirsak?

Teknik 'stres air' dilakukan dengan menghentikan penyiraman selama 2-3 hari hingga daun sedikit layu, lalu siram kembali dengan air melimpah yang dicampur pupuk perangsang buah. Kondisi ini memicu insting tanaman untuk bereproduksi dengan mengeluarkan bunga.

Apa manfaat penyerbukan buatan pada sirsak?

Penyerbukan buatan dapat menghasilkan buah sirsak yang lebih besar, lonjong, dan mulus, dengan bobot buah bisa mencapai 2-3 kali lipat dari hasil penyerbukan alami.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |