6 Cara Menjaga Air Kolam Ikan Tetap Jernih Tanpa Perlu Sering Dikuras

8 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Menjaga kebersihan kolam ikan seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi para pecinta ikan hias, terutama jika harus sering melakukan pengurasan yang menguras tenaga dan waktu. Padahal, kualitas air yang terjaga merupakan kunci utama agar ekosistem di dalamnya tetap seimbang dan ikan-ikan dapat hidup dengan sehat tanpa stres akibat penumpukan amonia. 

Berikut Liputan6.com rangkum secara mendalam mengenai alasan mendasar mengapa menjaga kualitas air kolam ikan sangat krusial bagi kelangsungan hidup ikan, sekaligus membagikan berbagai strategi efektif mengenai cara menjaga air kolam ikan tetap jernih secara alami maupun teknis tanpa perlu repot melakukan kuras total. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!.

Kenapa Harus Menjaga Kualitas Air Kolam Ikan?

Menjaga kualitas air kolam merupakan faktor paling krusial karena air adalah media utama bagi ikan untuk bernapas, bergerak, dan tumbuh. Air yang kotor atau tercemar oleh sisa pakan dan kotoran akan meningkatkan kadar amonia yang bersifat racun bagi ikan. Jika kondisi ini dibiarkan, ikan akan mudah stres, kehilangan nafsu makan, hingga rentan terserang penyakit mematikan seperti infeksi jamur atau bakteri. Dengan menjaga air tetap bersih dan kaya oksigen, ekosistem di dalam kolam akan tetap seimbang sehingga ikan dapat hidup lebih lama dan aktif. 

Selain untuk kesehatan ikan, kualitas air yang baik juga sangat berpengaruh pada nilai estetika dan kenyamanan lingkungan sekitar. Air yang jernih memudahkan pengamatan terhadap keindahan warna dan gerakan ikan secara maksimal, yang seringkali menjadi sarana relaksasi bagi pemiliknya. 

Sebaliknya, apabila air kolam ikan keruh, berwarna hijau pekat, atau mengeluarkan aroma tidak sedap tentu akan merusak pemandangan dan mengganggu kenyamanan di area rumah. Oleh karena itu, memastikan air tetap berkualitas menjadi hal yang penting karena bukan hanya soal merawat ikan, tetapi juga menciptakan area hunian yang asri dan menenangkan.

Cara Menjaga Air Kolam Ikan Tetap Jernih

1. Memaksimalkan Sistem Filtrasi yang Efisien

Sistem filtrasi merupakan jantung dari sebuah kolam ikan yang berfungsi menyaring kotoran padat maupun zat kimia berbahaya. Penggunaan filter yang terdiri dari tiga tahap, yaitu mekanis, biologis, dan kimiawi, sangat disarankan untuk memastikan air tetap bening. 

Pertama, filter mekanis akan menjaring kotoran padat, seperti sisa pakan dan feses agar air jernih. Kedua filter biologis menyediakan rumah bagi bakteri baik untuk mengurai amonia dan nitrit menjadi zat lebih aman. Terakhir, filter kimiawi akan menghilangkan sisa racun, warna, bau, dan bahan kimia terlarut yang tidak terjangkau filter lain, sehingga menciptakan air kolam ikan yang bersih dan sehat secara menyeluruh.

2. Memasang Lampu Ultraviolet (UV)

Lampu UV sangat ampuh dalam mengatasi masalah air kolam yang berubah warna menjadi hijau akibat pertumbuhan alga mikroskopis. Menurut researcher dari University of Cincinnati bahwa cahaya dari lampu UV bekerja dengan cara merusak struktur sel alga sehingga alga akan mati dan menggumpal. Hal ini kemudian memudahkan filter untuk menyaringnya. 

Selain itu, penggunaan lampu UV secara teratur akan memastikan air tetap jernih dan bebas dari masalah air hijau yang sering mengganggu keindahan kolam.

3. Mengontrol Jumlah Pemberian Pakan

Salah satu penyebab utama air kolam cepat keruh adalah sisa pakan yang tidak habis termakan oleh ikan. Pakan yang mengendap di dasar kolam akan membusuk dan memicu timbulnya zat beracun serta memacu pertumbuhan lumut yang berlebihan. Pemberian pakan sebaiknya dilakukan dalam jumlah yang cukup dan habis dalam waktu singkat agar tidak ada residu yang merusak kualitas kejernihan air.

4. Menambahkan Tanaman Air sebagai Filter Alami

Tanaman air seperti eceng gondok, teratai, atau melati air memiliki peran ganda dalam menjaga kebersihan kolam. Selain mempercantik tampilan, akar tanaman ini berfungsi menyerap nutrisi berlebih seperti nitrat yang menjadi makanan utama alga. Kehadiran tanaman air juga mampu meneduhkan permukaan kolam sehingga suhu air tetap stabil dan pertumbuhan lumut matahari dapat ditekan secara alami.

5. Rutin Menambah Bakteri Pengurai

Pemberian bakteri starter atau probiotik secara berkala sangat membantu dalam proses pembersihan kolam dari dalam. Bakteri ini akan bekerja secara aktif memakan sisa-sisa organik, kotoran ikan, dan bangkai alga yang mengendap di dasar kolam. Dengan populasi bakteri pengurai yang seimbang, proses penguraian limbah organik menjadi lebih cepat sehingga air tidak mudah keruh dan tidak menimbulkan aroma yang menyengat.

6. Menggunakan Bahan Penjernih Alami

Salah satu bahan penjernih alami yang bisa digunakan untuk menjaga air kolam ikan tetap jernih adalah zeolit. Batu zeolit atau arang aktif sering digunakan sebagai media tambahan dalam filter untuk membantu mengikat zat kimia berbahaya dan menjernihkan warna air. 

Bahan-bahan ini bekerja dengan cara menyerap bau tidak sedap serta polutan yang tidak tertangkap oleh filter mekanis. Penempatan bahan penjernih alami ini pada bagian terakhir sistem filter akan memberikan hasil akhir air yang lebih kristal dan segar bagi penghuni kolam.

Pertanyaan tentang Cara Menjaga Air Kolam Ikan Tetap Jernih

1. Mengapa air kolam tetap hijau padahal sudah menggunakan filter?

Air hijau biasanya disebabkan oleh pertumbuhan alga yang sangat cepat akibat paparan sinar matahari berlebih dan tingginya kadar nutrisi dari sisa pakan. Solusi paling efektif adalah memasang lampu UV di dalam sistem filtrasi untuk membunuh sel alga dan memastikan kapasitas filter sesuai dengan volume air kolam.

2. Berapa sering media filter kolam harus dibersihkan?

Pembersihan filter mekanis sebaiknya dilakukan setiap 1-2 minggu atau saat aliran air mulai mengecil. Filter biologis sangat jarang dibersihkan, cukup dibilas ringan 3-6 bulan sekali dengan air kolam saja. Sedangkan untuk filter kimiawi bisa diganti setiap 1-2 bulan karena cepat jenuh.

3. Apa perbedaan aerator dan filter untuk kolam ikan?

Aerator tidak membersihkan kotoran seperti filter. Aerator berfungsi untuk menambah oksigen ke dalam air agar ikan dapat bernapas dengan baik, sedangkan filter berfungsi untuk menjaga kebersihan dan kejernihan air.

4. Apakah tanaman air benar-benar bisa membantu menjernihkan kolam?

Sangat bisa. Tanaman air berfungsi sebagai filter alami yang menyerap nitrat dan fosfat hasil dari kotoran ikan yang merupakan makanan alga. Selain itu, daun tanaman air yang menutupi permukaan kolam memberikan keteduhan, sehingga suhu air lebih stabil dan pertumbuhan lumut menjadi terhambat.

5. Mengapa air kolam berbusa dan bagaimana cara mengatasinya?

Air berbusa umumnya menandakan tingginya kadar protein terlarut yang berasal dari pemberian pakan berlebih atau penumpukan kotoran organik. Cara mengatasinya adalah dengan mengganti sekitar 10-20% air kolam, mengurangi porsi pakan, dan memastikan sistem sirkulasi udara atau aerasi berjalan dengan baik.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |